TNI Angkatan Laut Resmi Menerima KRI Tarakan-905

TNI Angkatan Laut secara resmi menerima kapal bantu cair minyak (BCM) KRI Tarakan-905 dari galangan kapal PT Dok & Perkapalan Kodja Bahari (DKB). Pesanan kapal itu berdasarkan kontrak jual beli antara Kementerian Pertahanan dan DKB pada tahun 2011.

Dirut DKB, SA Bandung Bismono dan Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL), Laksamana Ade Supandi, secara simbolis melakukan penandatanganan serah terima kapal BCM itu di galangan 2-DKB, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Senin (8/8).

Bismono mengatakan bahwa kapal BCM itu merupakan kapal tanker dengan teknologi mutakhir yang dibangun pertama kalinya oleh anak bangsa. Menurutnya, seluruh kegiatan pembangunan dan pengawasan teknis KRI Tarakan-905 telah dilakukan sesuai standar yang ditetapkan.

“Ini merupakan rangkaian kegiatan proses pembangunan kapal yang merupakan satu kesatuan dalam kontrak pengadaan material,” ujar Dirut DKB.

Sementara itu, Laksamana Ade berharap bahwa KRI Tarakan-905 bukan hanya menjadi kapal angkut minyak di daerah operasi, tetapi juga mampu melaksanakan pembekalan di laut sambil tetap berlayar untuk mendukung kapal-kapal perang RI.

KRI Tarakan-905. (defense-studies.blogspot.co.id)
Menurut KSAL, adanya kapal BCM itu dapat menjadikan peran yang lebih strategis terhadap kapal-kapal TNI Angkatan Laut sekaligus membangun kemandirian teknologi dan industri nasional.

“Ini sesuai instruksi Presiden Joko Widodo, spesifikasi kapal ini harus bisa dibangun dan diselesaikan oleh industri galangan dalam negeri,” ujar Laksamana Ade.

KRI Tarakan-905 dilengkapi dengan sistem Replenisment at Sea (RAS) sesuai standar NATO sehingga dapat mengisi bahan bakar dua kapal sekaligus sambil berlayar di tengah laut.

Saat ini, DKB masih dalam proses menyelesaikan dua kapal Tank lainnya yang menjadi pesanan TNI Angkatan Laut. Kedua kapal itu ditargetkan selesai pada pertengahan tahun 2017.

Sumber: kabar24.bisnis.com