TNI Angkatan Udara Gelar Operasi Benteng Ambalat

44
19
Salah satu pesawat tempur yang didatangkan dari Skuadron 15 Lanud Iswahyudi Semarang saat berada di Lanud Tarakan, Selasa (15/11). (Bulungan Post/JPNN)
Salah satu pesawat tempur yang didatangkan dari Skadron 15 Lanud Iswahyudi saat berada di Lanud Tarakan, Selasa (15/11). (Bulungan Post/JPNN)

TNI Angkatan Udara mengerahkan lima pesawat tempur dari Skadron 15 Pangkalan Udara (Lanud) Iswahyudi, Magetan, Jawa Timur, ke wilayah Ambalat. Pesawat-pesawat tempur itu akan mendukung operasi Benteng Ambalat selama seminggu ke depan.

Pada hari Senin (14/11), tiga pesawat jenis Golden Eagle T-50 atau T-50i buatan Korea Selatan sudah tiba di Lanud Tarakan. Selain itu, pesawat pengintai jenis boeing 737 juga dikerahkan dalam operasi ini.

“Benteng Ambalat adalah tugas yang dilaksanakan oleh TNI AU dengan TNI AL. Tugasnya pengamanan Ambalat. Di udaranya kami melaksanakan patroli udara, dikombinasi dengan Angkatan Laut yang melaksanakan patroli laut Ambalat,” ujar Komandan Lanud Tarakan Kolonel (Pnb) Umar Fathurrohman, seperti dikutip JPNN.com pada Rabu (16/11).

Kolonel (Pnb) Umar menjelaskan bahwa di sela patroli, pihaknya memberikan kesempatan bagi Skuadron 15 untuk singgah di Tarakan guna mengisi keperluan. Menurutnya, kehadiran jet-jet tempur itu juga menjadi ajang unjuk kekuatan kepada warga Tarakan tentang kemampuan TNI Angkatan Udara dalam menjaga perbatasan.

Danlanud Tarakan menegaskan bahwa TNI Angkatan Udara berusaha untuk mengamankan wilayah perbatasan RI, termasuk Ambalat. Dirinya mengatakan bahwa TNI Angkatan Udara akan melakukan patroli guna mencegah berbagai ancaman dari luar dan memberikan rasa aman bagi seluruh masyarakat dan rakyat Indonesia.

Sumber: JPNN.com

44 COMMENTS

  1. pantesan hari senin itu ada 4 pesawat muter2 di langit tarakan.
    maksudnya mau masukin foto tapi sinyalnya timbul tenggelam.
    ada yg formasi 4 pesawat, ada juga sperti dogfight gitu.
    info dr tmn biasa nya jaringan inet gag pernah timbul tenggelam.
    kirain mo ngejar pesawat melon yg lagi ngintip.

  2. Yg dikerahkan cuma sekelas pesawat tempur ringan T-50i. Padahal musuh nyata yg dihadapi adalah pesawat tempur kelas berat dan sedang spt SU-30 MKM dan F-18 hornet. Apakah yg membuat T-50i begitu bernyali berhadapan dng 2 jenis pespur tersebut.? Dan apa jg pertimbangan TNI AU mengirim pespur tsb ya.? Apa tdk takut nantinya dijadikan bulan2an mainan kedua jenis pespur tsb.?

    • @D’boys dan @Uling Putih : T-50 GoldenEagle latih lanjut
      APT (Advanced Pilot Trainer)
      TA-50 konversi pelatih
      FLI (Penerbangan-Lead-In)

      Radar : APG-67 (v) 4 berubah ke EL/M-2032

      Persenjataan : Kanon 20 mm General Electric M61 Vulcan dengan 205 peluru diumpankan linear tanpa sambungan (linkless linear feed) yang bisa dipasang internal tepat di belakang kokpit. Sebuah rudal udara ke udara pencari panas AIM-9 Sidewinder bisa dipasangkan pada setiap rel di ujung sayap, dan rudal-rudal yang lain bisa dipasang di cantelan bawah sayap. Senjata udara ke darat yang kompatibel di antaranya adalah rudal AGM-65 Maverick,peluncur roket LAU-3 dan LAU-68 , bom kluster CBU-58 and Mk-20, dan bom multiguna Mk-82, Mk-83, dan Mk-84 . Tiga tangki bahan bakar minyak eksternal bisa juga dipasang dipesawat ini.

      Sumber : https://id.m.wikipedia.org/wiki/T-50_Golden_Eagle

  3. Percepat pembangunan pulau2 terluar,jangkauan sgnl internet khususnya.Biar yg jaga jg menikmati kehidupan seperti qta yg ada dirumah skrg.Mereka kan jg manusia,yg pastinya kangen dg keluarga yg ditinggalkan demi jihad.Disaat qta tertidur lelap,para punggawa bangsa siap sedia menjaga tidur qta agar tidak terganggu dr ancaman luar.

    • @Reno : T-50 GoldenEagle latih lanjut
      APT (Advanced Pilot Trainer)
      TA-50 konversi pelatih
      FLI (Penerbangan-Lead-In)

      Radar : APG-67 (v) 4 berubah ke EL/M-2032

      Persenjataan : Kanon 20 mm General Electric M61 Vulcan dengan 205 peluru diumpankan linear tanpa sambungan (linkless linear feed) yang bisa dipasang internal tepat di belakang kokpit. Sebuah rudal udara ke udara pencari panas AIM-9 Sidewinder bisa dipasangkan pada setiap rel di ujung sayap, dan rudal-rudal yang lain bisa dipasang di cantelan bawah sayap. Senjata udara ke darat yang kompatibel di antaranya adalah rudal AGM-65 Maverick,peluncur roket LAU-3 dan LAU-68 , bom kluster CBU-58 and Mk-20, dan bom multiguna Mk-82, Mk-83, dan Mk-84 . Tiga tangki bahan bakar minyak eksternal bisa juga dipasang dipesawat ini.

      Sumber : https://id.m.wikipedia.org/wiki/T-50_Golden_Eagle

    • @Kajot : T-50 GoldenEagle latih lanjut
      APT (Advanced Pilot Trainer)
      TA-50 konversi pelatih
      FLI (Penerbangan-Lead-In)

      Radar : APG-67 (v) 4 berubah ke EL/M-2032

      Persenjataan : Kanon 20 mm General Electric M61 Vulcan dengan 205 peluru diumpankan linear tanpa sambungan (linkless linear feed) yang bisa dipasang internal tepat di belakang kokpit. Sebuah rudal udara ke udara pencari panas AIM-9 Sidewinder bisa dipasangkan pada setiap rel di ujung sayap, dan rudal-rudal yang lain bisa dipasang di cantelan bawah sayap. Senjata udara ke darat yang kompatibel di antaranya adalah rudal AGM-65 Maverick,peluncur roket LAU-3 dan LAU-68 , bom kluster CBU-58 and Mk-20, dan bom multiguna Mk-82, Mk-83, dan Mk-84 . Tiga tangki bahan bakar minyak eksternal bisa juga dipasang dipesawat ini.

      Sumber : https://id.m.wikipedia.org/wiki/T-50_Golden_Eagle

  4. Mengapa
    ada apa
    Heran…
    Jika tanggal 15 di twiter inyong cantumin Mempunyai Surat Ijin Bapak Kapolri.
    Sesuai Permintaan anda.
    Mohon Tanggung Jawabnya Anda.
    Kitab Undang Undang Pidana. Kitab Undang undang Perdata.
    Sudah masuk ranah Penegak Hukum POLRI dan sudah masuk P21 di peradilan

    • Hmmm
      Saking Takut nya. Akan Mencari Kepo Akan Kelemahan dalam Pribadi.
      Inyong Paham Akan Hal tersebut.
      Bahkan Orang Tua Kandung Inyong yang Terdekat Cukup Di Pintarin.
      Membeberkan Masalah Pribadi Anaknya.
      Menjadi Keturunan Selo, Cukup Mengetahui Juga Punya Teman Bapak Agung Di Bank Danamon Simpan Pinjam sidoarjo.
      Tetapi Apakah Bisa Merubah jika masuk Berkas Ranah Penegak Hukum POLRI dan P 21 Peradilan.

  5. Apa sudah dipasang Radar ..supaya Tidak Rabun jauh …?
    Sudah ada missile nya …?
    Minimal sidewinder Dan maverick …bukan rocket FFAR…
    Kalau belum ada radar Dan missile nya ..ya jangan dikirim Ke Ambalat ..Kasihan sekali pilot nya …

    • @Hamdhan : T-50 GoldenEagle latih lanjut
      APT (Advanced Pilot Trainer)
      TA-50 konversi pelatih
      FLI (Penerbangan-Lead-In)

      Radar : APG-67 (v) 4 berubah ke EL/M-2032

      Kanon 20 mm General Electric M61 Vulcan dengan 205 peluru diumpankan linear tanpa sambungan (linkless linear feed) yang bisa dipasang internal tepat di belakang kokpit. Sebuah rudal udara ke udara pencari panas AIM-9 Sidewinder bisa dipasangkan pada setiap rel di ujung sayap, dan rudal-rudal yang lain bisa dipasang di cantelan bawah sayap. Senjata udara ke darat yang kompatibel di antaranya adalah rudal AGM-65 Maverick,peluncur roket LAU-3 dan LAU-68 , bom kluster CBU-58 and Mk-20, dan bom multiguna Mk-82, Mk-83, dan Mk-84 . Tiga tangki bahan bakar minyak eksternal bisa juga dipasang dipesawat ini.

      Sumber : https://id.m.wikipedia.org/wiki/T-50_Golden_Eagle

      Yang kaaihan karena rabun jauh adalah anada…

    • Bung @Sofyan.
      Dulu waktu sesepuh seperti Pocong Syerem, bung Sofyan a.k.a Yayan Supriatna, Sartrio dll. “sering”, bung. Sekarang WarJag cuma buat hiburan aja, 80% entertainment, politik, dagelan, 20%nya informasi & edukasi.

      Komen aja sesuka hatimu bung, rak usah sungkan. Ceplas-ceplos & asal ngelink yo entuk.

LEAVE A REPLY