Oct 092016
 
Pesawat Boeing 737-400 hibah dari Lion Air. (Achmad Taufiq)

Pesawat Boeing 737-400 hibah dari Lion Air. (Achmad Taufiq)

TNI Angkatan Udara mendapat tambahan pesawat Boeing 737-400, yang diserahkan di Hanggar PT. Batam Aero Technic, Bandara Hang Nadim, Batam, pada hari Sabtu (8/10) kemarin. Pesawat ini merupakan hibah dari PT Lion Group.

Penandatanganan serah terima pesawat Boeing 737-400 PK-LIW menjadi A-7308 ditandatangani oleh Direktur Utama PT Lion Group Edward Sirait dengan Aslog Kasau Marsda TNI M. Nurullah. Kemudian, dilanjutkan dengan pemecahan kendi di bawah roda pesawat oleh Kasau Marsekal TNI Agus Supriatna didampingi CEO Lion Group Rusdi Kirana.

Marsekal Agus Supriatna menyampaikan terimakasih dan penghargaan kepada Direktur Utama PT. Lion Group beserta jajarannya. Menurutnya, melalui koordinasi dan penyelesaiaan secara administrasi maka proses hibah ini dapat berjalan baik dan lancar.

Kasau Marsekal TNI Agus Supriyatna. (Dispenau)

Kasau Marsekal TNI Agus Supriyatna. (Dispenau)


Kasau menjelaskan bahwa TNI Angkatan Udara akan memelihara dan mengoperasikan alutsista udara secara maksimal. Pihaknya juga terus mengupayakan agar alutsista yang ada mempunyai usia pakai yang panjang dan mempunyai nilai manfaat tinggi bagi terselenggaranya tugas TNI Angkatan Udara di masa kini maupun di masa mendatang.

Sementara itu, Rusdi Kirana berharap bahwa sumbangsih ini dapat membantu TNI Angkatan Udara dalam menjaga dan mempertahankan keutuhan wilayah Indonesia.

Pesawat hibah dengan nomor seri 24684 ini dibuat pada tahun 1990 dan pertama kali dioperasikan Lion Air pada tahun 2006. Pesawat berkapasitas tempat duduk 168 kursi ini merupakan pesawat narrow body dengan mesin ganda jenis CFM56-3C1.

Sumber: Tribunnews

Bagikan :

  90 Responses to “TNI Angkatan Udara Menerima Hibah Pesawat Boeing 737-400”

  1.  

    We e eh JakGreat ganti tampilan. Untuk ke sembilanpuluhtujuh kalinya
    BERUBAH !

  2.  

    TNI spesialis hibah..
    Saya punya tenda doom kalau dihibahkan mau ndak ya?

  3.  

    TNI apa panti asuhan? Hibah mulu..

  4.  

    Lumayan dapat hibah…

  5.  

    TNI Makin Kuat!
    Selamat datang armada baru Boeing 737-400 yg membuat TNI makin disegani dengan Alutsista ini yg punya deterrent effect tinggi.

  6.  

    waduh..bingung cari theme ni.diego,padahal iklan sudah bejibun

  7.  

    Tampilan nya enakan yg ini…trasa ringan di android sy….cuman sayang subscribe mail nya di tiadakan

  8.  

    ini saja sudah nyaman kok

  9.  

    Palingan “PESAWAT”ini menjadi PETI MATI MELAYANG kayak si Rongsokan HERCULES
    1 atau 2 minggu kemudian

    •  

      cangkem mu…
      sama2 ngomong nya yg baik kenapa.. ucapanmu adalah doa mu..
      trs apa yg sudah kamu lakukan buat negara.. banyak bacot doank.. itu mulut spt sasaran rudal..
      lebih baik diem dr pada banyak bacot tp tidak tau apa2 …

  10.  

    Langsung ubah jadi Surveillance,MPA atau AEW-C

    Amiin aja lah

  11.  

    hibah tapi bayar jaman sekarang mana ada makan siang gratis….

  12.  

    Berharap nggak ada udang di atas piring he..he..he….

  13.  

    Pesawat hibah dengan nomor seri 24684 ini dibuat pada tahun 1990 dan pertama kali dioperasikan Lion Air pada tahun 2006. Pesawat berkapasitas tempat duduk 168 kursi ini merupakan pesawat narrow body dengan mesin ganda jenis CFM56-3C1.

    GILA….kirain pesawat baru …tau nya uda memasuki masa masa pensiun…ngeri banget..di buat tahun 1990..lalu di beli lion taun 2006 artinya lion beli bekas…. jd usia pesawat 26 tahun…muka gila… secara pribadi harusnya TNI menolak dengan halus.. masa di kasih pesawat yg berumu 26 tahun…ngeri ngeri sedap…

    •  

      mgk bisa dicek juga tahun pembuatan c-130b tni-au bung..

      •  

        C-130B Hercules diperkenalkan pertama kali pada April 1959 dengan mesin Allison T56-A-7 turboprop sebanyak 134 yg pertama memasuki layanan Angkatan Udara USA. Dengan Model membawa tambahan bahan bakar disayap. Pesawat ini baru berusia 67 tahun dan masih bisa digunakan oleh angkatan udara indonesia sampai tahun 2049.

    •  

      mgkin yg dimaksud adalah pesawat ini model pertamanya di luncurkan tahun 1990, dan lion air membeli dan mengoperasikan nya tahun 2006, jdi bukan lion air membelinya tahun 1990 bung, apalg membeli bekas pada 2006, perhatikan kalimatnya bung!

  14.  

    PT.DI suruh mudif tuh Boeing jadi pesawat pengintai dilengkapi rudal sama radar canggih pasti keren

  15.  

    terima aja gpp. itung2 buat simulasi anti teror. Gak usah diterbangin. Kalo gak diterbangin, dibuat mode autopilot, pilotnya loncat pake parasut terus tuh pesawat dijadiin sasaran bergerak aja buat SAM medium kita nanti (kalo udah kebeli). Sayang kan kalo buat nembak Malonsia airways atw Qantas airways.

  16.  

    klu untuk tni ,kusus pespur klu bisa jangan bekaslah

  17.  

    Lumayan

  18.  

    APa masih laik & ekonomis buat TNI,,secara kualitas utk TNI hrs diatas sipil,,masak bekas sipil dipakai TNI,,kalau utk surveilance hanya bisa memanfaatkan ariframe saja,,isinya hrs dibongkar dganti pernangkat elektronic, radar, camera, dll..buat apa nii pesawat sipil

  19.  

    Perlu menjadi perhatian Panglima TNI, itu kan pesawat komersil, pasti selama di pakai Lion di gas habis untuk terbang melayani penumbang. artinya hibah pesawat militer jam terbangnya pasti beda dengan pesawat komerrsil. kalau digunakan untuk patroli resikonya membawa peralatan canggih dan mahal. Kalau untuk mobilisasi pasukan bukannkah mendidik satu kompi pasukan khusus juga sangat mahal. 26 tahun pesawat digunakan untuk komersil tentu berbeda jauh penggunaannya untuk militer, contohnya hibah pesawat Hercules Australi. Faktor keselamatan harus benar benar dipertimbangkan, pesawat jatuh, bisa beli lagi. Tapi yang jadi korban putra terbaik bangsa, dan lebih lebih lagi malunya itu muka mau disembunyikan dimana bila terjadi kecelakaan (tidak ngarep) akibat pesawat Hibah. maaf, ini hanya pendapat saya, karena tak ingin lagi dengar putra terbaik bangsa bukannya tewas di medan laga, tapi karena pesawat Tua dan hibah lagi. Salam NKRI

    •  

      Lion Air adalah maskapai penerbangan yg tiketnya murah. Saking murahnya management jadi amburadul dan pasti biaya maintenance pun jadi diirit-irit dan mungkin jarang diservis.

      Jam terbangnya pun digenjot habis.

      Akibatnya usia airframe nya tinggal sedikit.

      Masih mau pesawat bekas ? Padahal instruksinya jelas lho : Tidak boleh lagi terima bekas.

      Paling nanti jatuh lagi.

    •  

      @ariekinjeng menurut saya pesawat tangan kedua, ketiga dan seterusnya ga masalah asal ada kelebihannya. Lagi pula pesawat ini masih muda kok, baru berusia 26 belum di atas 50 tahun. Dan untuk prajurit (putra terbaik bangsa) yg jadi korban mereka sebenarnya bisa memilih, mau jadi prajurit dengan resiko nyawa atau rt, lurah dan seterusnya dengan segala fasilitas dan gaji tinggi, tidak terlalu capek serta kesejahteraan terjamin.

  20.  

    Sedih . ironi negriku tercinta ini… Andai pak soekarno ada pasti dia malah membentak pihak lion, melecehkan.

  21.  

    please utk yg ini jg di bilang rongsokan walaupun sama2 “hibah”.
    tp klo bandara Soeta dah memadai lion tetep hrs hengkang dr Halim,,,

  22.  

    Hati2 spionase ya, namanya juga hibah, apa lg dari singoporn, pasti ada alat tertentu tuh yg di pasang, ……

  23.  

    Dapet peti terbang lagi dah…

  24.  

    Wah banget ….

  25.  

    .. wuiihhhh baru tampilannya

  26.  

    A. Ini bisa dibuat paratroper gak..bisa modif..??

    B. Pikir kenapa lion kasi hibah..?? Kalo alasan manisnya gak usah dibahaslah, tapi Alasan realnya apa ?? Apakah pesawatnya masih layak ?? Ataukah ada motif tersembunyi ?? Ataukah lion group baru sekali ini kasi hibah, atau ada maskapai lainnya sebelumnya ada yg kasi hibah (diluar garuda airline) ??

    C. Kenapa lion gak kasi duit aja buat beli su35 plus s500 kwakk kwakk…??

    D. Mending mana gak usah kasi hibah tapi kalo operasional TNI butuh pesawat, lion atau maskapai lain harus dikasin service free charge atau minimal charge ?? Hayoo..mumet to…

    E. Biaya perawatan maintenance repair overhaul nya duite sopo ??

    F. Pesawat komersiel umur 10 tahun jika dipakai bisa bertahan berapa lama..??

    Aku suwe suwe koyok wartawan..kevanyakan tanya..wakakaka…

  27.  

    dadaku terasa sesak dan prihatin knp? ngr sebesar n sekaya inihanya bisa mmberikn sesuatu/barang hibah melulu,. hrsnya ya yg digedung senayan itu yg diberikn barang hibah.

  28.  

    Hahahaha…

  29.  

    mau dibuat apa’pesawat ini???penumpang?patroli atau modif???

  30.  

    spesialis hibah…

  31.  

    Ni cocoknya dikonversi jd AFO-2 for wapres…..biar kesannya “dari teman, untuk teman”

  32.  

    Lumayan buat dikanibal onderdilnya om….airframenya saja masih laku di loakin.

  33.  

    Lebih ekstrem bisa buat latihan target rudal nasam kalau udh dibeli…

  34.  

    woww

  35.  

    ondon dapat pesawat bekas lagi kere keree kereee kah kah kah kah

  36.  

    Harusnya perusahaan besar di indonesia CSRnya ada salah satu bentuk bantuan alusista ke TNI…kalau seperti itu ….mantap…

    ** ngelamun dot com

  37.  

    Lumayan buat ngangkut logistik TNI, karena TNI masih kekurangan pesawat angkut. Nanti kalau anggaran memungkinkan TNI mau beli si Mriya dari Rusia

  38.  

    yoi

  39.  

    bakal jadi calon pesawat pengintai , pasti bakal di lengkapi:

    1. radar double agent AN/APS-504 v5 yang berfungsi sebagai radar konvensional yang mampu mendeteksi sasaran di permukaan dan udara hingga jarak 256 mil laut (Nm).

    2. sistem navigasi inertial (INS) LTN-72R buatan Northrop Grumman yang terintegrasi dengan GPS. serta, komunikasi lewat saluran telepon yg langsung terhubung ke komando pusat.

    3. SLAMMR (Side Looking Airborne Multi Mission Radar) SLAMMR merupakan sensor deteksi yang sangat kuat dengan jangkauan yang amat luas dapat mendeteksi wilayah perairan hingga jarak 85.000 mil persegi per jam.

    4.infra merah, Search Radar, dan sistem navigasi Omega.

  40.  

    Susah komen pak…

  41.  

    indo gak punya uang… kah kah kah

  42.  

    tes
    hibah.? cuma-cuma.?

  43.  

    Tukeran sama halim perdana kusuma hehe…

 Leave a Reply