Jun 092014
 

 (gambar  ilustrasi : www.lanud-iswahjudi)

Samarinda – Pasca pembangunan tiang pancang dan manuver helikopter Malaysia di perairan Tanjung Datok, Kalimantan Barat (Kalbar), TNI AU berencana memperkuat pertahanan udara. Landasan pacu eks peninggalan Belanda bakal difungsikan kembali untuk pendaratan pesawat tempur.

“Ini instruksi Panglima TNI untuk memfungsikan kembali landasan pacu di Paloh, di perbatasan Malaysia menjadi landasan pangkalan AU,” kata Asisten Operasi KASAU, Marsekal Muda Sudipo Handoyo, kepada wartawan saat berada di Lanud Supadio Pontianak, Kalbar, Senin (9/6/2014).

Di Paloh, memang memiliki landasan pacu sepanjang 750 m dan telah dibersihkan dalam 5 hari terakhir ini. Landasan pacu itu sendiri dibangun sekitar 1978 silam dan berada dalam posisi strategis di perbatasan Kalbar dan Malaysia.

Sudipo menerangkan, di Temajuk, Paloh, Kabupaten Sambas, Kalbar, TNI AU juga akan menempatkan 500 personelnya sebagai penambahan kekuatan di pangkalan TNI AU.

“Akan ada 500 personel di Temajuk setingkat batalion. Penguatan ini sebagai bentuk antisipasi provokasi dari Malaysia. Kita lakukan survei untuk analisis sejauh mana kekuatan yang dibutuhkan,” ujar Sudipo.

Tidak hanya untuk TNI AU, lahan seluas 100 hektar juga tengah dipersiapkan untuk lahan markas TNI AL dan TNI AD. Dengan begitu, seluruh satuan akan ditempatkan di perbatasan utara Kalbar dengan Malaysia.

“Landasan pacu Pangkalan AU yang kita benahi nanti akan memiliki panjang hingga 2.500 meter dan bisa didarati Boeing,” tegasnya.

Pemerintah RI sempat memprotes pembangunan 3 tiang pancang suar oleh Malaysia di perairan Tanjung Datok, Sambas, Kalbar. Nelayan pun takut untuk melaut pasca pembangunan itu. Akhirnya melalui pertemuan dan pembicaraan kedua negara baru-baru ini, Malaysia menyepakati untuk menghentikan pembangunannya.

Kedatangan Sudipo di Lanud Supadio, turut didampingi oleh Pangkoops AU 1 dan Dankorpaskhas serta Pangdam XII Tanjungpura Mayjend TNI Ibrahim Saleh. Selanjutnya dia bersama rombongan menuju ke Temajuk, Kabupaten Sambas, untuk mengecek lahan pembangunan pangkalan AU di wilayah itu. (news.detik.com)

Bagikan Artikel :

  170 Responses to “Landasan Pacu Pesawat Tempur di Perbatasan Malaysia”

  1. pertamaaaaaxxx

  2. Ok laa tuu, untuk antisipasi ancaman dr utara

  3. mantap banget.. keduax

  4. 1

  5. Tambah heli serangnya saja. Di tempatkan di lanud tsb

    • @ cak wie, heli apache khabarnya sebagian ke natuna, kira2 apa cocok klo fennec ditempatkan di situ ditambah dgn blackhawk klo jd dibeli??

      Di artikel : “Tidak hanya untuk TNI AU, lahan seluas 100 hektar juga tengah dipersiapkan untuk lahan markas TNI AL dan TNI AD. Dengan begitu, seluruh satuan akan ditempatkan di perbatasan utara Kalbar dengan Malaysia.”

  6. Apresiat. Dan banyak sekali di kalimantan timur lapangan2 tdk terpakai baik ex Belanda dan perusahaan yg dpt di jadikan pangkalan rhs.

  7. pitu besar…

  8. waah…bkalan mulai mnjadi knyataan nie clue2 yg prnh d utarakan para senior warjag…mantaff TNI ku

  9. 10 besarkah?

  10. Test… 10 besar…!!!!
    Percepat pembangunannya…
    Biar yg caplok wilayah pikir 7 kali klo mau bikin masalah…

    • Salam Persatuan dan kesatuan ………

      semoga bisa terealisasi anggaran TNI/POLRI 2015 1,5% PDB … atau sekitar 150 Trilliun …. setidaknya sekitar 50 Trilliun untuk gaji dan belanja rutin, yang 100 T bisa buat beli Alutsista baru + produksi dalam negri alutsista baru + perawatan dll …….. 100T cukup buat beli import 1 skwadron sukhoi 35, 1 skwadron gripen NG, 2 KS, + persenjataan taktis ….+ produksi dalam negri 10 KCR 60, 10 KCR 40 , 120 Anoa canon, 1000 RHan,…. dll , dll, dll ………….. ( 150 T tahun 2015, dan akan selalu naik 7% per tahun ……. pada tahun 2020 bisa mencapai 230 Trilliun / tahun ) ……. NKRI akan semakin berjaya …………

  11. Jangan lupa bentuk milisi, dan perbanyak satuan2 yg bisa menggunakan sumpit beracun suku dayak untuk antisisapi perang hutan yg berlarut, seperti satuan raider yg kemaren sukses saat operasi terpadu aceh 2004 dengan menggunakan senjata rahasia (sumpit)

    • Spt nya ndak hrs milisi bung@aitarak.. Mnrut sya klo milisi ini resikonya bsr jg..spt 2 sisi mata pedang…lbh baik itu KOMCAD segera direalisasikan..bkn kah tujuan nya sama.

      Salam hangat bung@aitarak..

      • Mohon maaf bung kalau boleh tau Komcad itu apa ya..

        Salam hangat untuk anda dan keluarga bung

        • Komando Cadangan Bung@Ai..atau nama lainnya Wamil / Wajib Militer..ini yg hrs segera di sah kan di DPR agar pemuda-pemudi Indonesia dpt belajar bagaimana mencintai Negaranya..

          Selamat pagi Bung@Aitarak.. Maaf br di respon pgi ini.. 🙂

    • Bung Aitrak, dulu di mana sewaktu di timor leste.. apa anggota dari Eurico Guteres..he.hehe
      gimana kabar sikon timor leste sekarang..
      apa seperti jamannya aitarak..

      salam kenal bung Aitarak

      • Ya begitulah bung rakyat timor-timur yang pro otonomi terseok seok di atambua, padahal mereka rela meninggalkan tanah airnya (timor timur) untuk berperang sesama org timor timur demi supaya merah putih tetap berkibar dibumi lorosae..
        Tapi apalah daya meski semua upaya sudah dilakukan, meski harta benda ditinggalkan,terusir dari tanah air dan hidup menderita tanpa dipikirkan nasib kami masyarakat pro integrasi oleh pemerintah sekarang, tapi ya sudahlah.. Mungkin itulah harga yg harus dibayar untuk sebuah arti nasionalisme dan kami tidak menyesal untuk tetap setia kepada merah putih

        • Ah.. ceritamu bikin sedih kami bung Aitarak. sayang saya tidak tahu informasi secara pasti, mengapa hal itu terjadi pada saudara kami di Atambua..Untuk warjager bisa di share alasan apa yang membuat hal ini terjadi ?

          • gerilya-anti gerilya-milisi-perang berlarut- aaah yg tersisa hanya kerusakan,kpdihan,khancuran hdp manusia, damai tu sangat indah teman…males ah ngorek2 luka lama

          • Bung@Lemadang krn luka làma kita semakin bisa untuk mawas diri…
            Pangaputen!

  12. Perkuat dengan SU-35 (1 skuadron)…

  13. jin rapa nd leo aj yg di tempatin dsitu..

  14. Kalau entar runwai nya udah kelar armada udara yg layak adalah : 1 ska UAV pengintai & bersenjata, 1 ska apache, 1 ska multirole fighter….

  15. Pake pakfa aja bung gw untuk mengimbangi raptornya sonora, sekalian ngawasin LCS, slam NKRI

  16. klo panjang nya sampe 2500m berarti akan menjadi lanud class A donk,, bisa buat kandang su 27 / 30 / 35..

    mudah2an bs secepatnya terlaksana amin,,,

    • amin yra ….
      berarti klo ada akusisi Su-35 nggak ditempatkan di lanud IWJ sebagai pengganti si tiger dong tapi lgs di taruh di paloh dong ? Apa TNI lgs tancap gas akusisi su-35 tahun depan (maklum tahun ini sibuk pilpres)?

      • mudah2an begitu bung , meliat situasi tetangga yg makin usil, dgn dukungan alutsista tmn2nya yang juga sama2 usil, keinginan TNI utk memiliki su 35 sangat tinggi, hanya saja sekarang terbentur pilpres, penentu nya adalah RI 1 selanjutnya,,

        mau mngakuisisi su35 atau F35 ,, tergantung kabinet selanjutnya,, atau bahkan bisa saja di susupi pihak asing utk tidak membeli su 35 atau F35 dgn alasan penghamatan ekonomi , sementara Indonesia sendiri sedang buat F33 (KFX/IFX), kemungkinan itu bisa saja terjadi klo RI 1 kita tekan USA & antek2 nya.

        salah satu contoh KS hibah rusia, karena harga nya mahal kata pak peor, ga jadi di ambil dgn alasan kita sedang buat KS changbogo, selanjutnya kita bisa buat banyak changbogo versi TNI.

      • Bung gue..klo melihat kemampuan sukhoi..kok sayang ya klo ditempatin disana..lebih baik di pontianak saja..yg workhorse lebih baik diperbatasan..klo di ponti kemampuan sukhoi bisa maksimal bisa menjangkau sabah sekalian tidak hanya fokus di perbatasan serawak..lagian sudah ada sukhoi juga di natuna yg bisa setiap saat scramble ngasih bantuan ke workhorse yg lg patroli..imho

        • iya betul bung akung, klo sukoi ditempatkan lgs di dekat perbatasan sebenarnya sangat rawan krn bs kena sasaran alteleri musuh.
          Mungkini lanud ini sebatas pangkalan aju klo ada konflik di lcs sekaligus penyeimbang dgn tetangga

          • Bener bung akung, kalau si malon luncurin cruise missile bisa hancur semua 1 skaurdon. paling bagus sebenernya tu di sulawesi atau bangka belitung. masih ada waktu buat intercept.

          • maaf ya Bung Akung dan Bung Gue
            mungkin point nya ada di “Landasan pacu Pangkalan AU yang kita benahi nanti akan memiliki panjang hingga 2.500 meter dan bisa didarati Boeing,”
            mungkin mengejar kecepatan Diploy Pasukan dan Logistik
            seperti China yang bersitegang dengan India membangun jalur kereta dan airstrip di dekat perbatasan 2 Negara

          • Bung diesel, menurut sy yang anda sampaikan juga benar, krn itu salah satu kegunaan pangkalan aju terdepan, tp klo liat point pertama seperti judul di artikel, maka pangkalan tsb juga digunakan sebagai pangkalan aju untuk pesawat tempur kita. Mungkin ke depannya saling mengisi dgn pangkalan yg ada di natuna dlm melihat situasi di natuna.

    • bung buat psawat tempur jenis f16, su, dll butuh landasan brp panjang ya?
      hehe

  17. Jangan lupa tingkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar + kualitas akses jalan,infrastruktur+stasiun relay siaran tv & BTS

  18. izin nyimak

  19. kalo dari segi alusista menurut ane malah yang penting dari titik2x terdekat perbatasan, bisa jadi batu loncatan untuk deploy kekuatan militer dibelakang garis musuh he he he. Jadi kalo konflik jangan nunggu diserang, tapi dikunci dulu posisi2x utama mereka.

  20. Bung Gue saya setuju dengan komen di no 1. Kavaleri udara, ATGM, altileri. Dan jika sudah datang kita perlu caesar.

    • iya bung wie, sebenarnya klo lanud pas perbatasan juga rawan terserang alteleri lawan. Attros dan caesar serta meriam 155 cocok untuk daerah perbatasan, lanud lebih baik letaknya minimal jangkauan roket terjauh milik tetangga

  21. Sambil menyiapkan infrastruktur militer, tidak ada salahnya utk membangun stasiun pemancar semua tv Indonesia utk menyerang negara tetangga dng informasi dan budaya kita.Saya yakin orang serawak pasti lebih suka menonton acara TV Indonesia daripada TV malingsial yg monoton. utk merealisasikan hal itu bisa kerjasama antara pemda setempat yg menyiapkan lahan, pembangunannya bisa oleh pemda setempat atau kementerian daerah tertinggal (daripada tdk terdengar kiprahnya), operasional oleh tv ybs.
    Maaf ini hanya pendapat orang awam yang kerjanya hanya penjual ayam di pasar.

    • klo masalah tv org malon dah banyak yg mengakui indonesia, lbh kreatif dan inovatif dibanding malon,

    • Pitik@…. betul pendapat mu bung sekarang secara realitas penduduk di pedalaman Sarawak seperti di Rumah2 panjang dan di Camp2 pembalakan, kebanyakan mereka memakai Parabola dan LEBIH TERTARIK NONTON ACARA TV NYA INDONESIA

    • Bung pitik,kalo kawasan “sonora wetan”make antena VHF biasa aja TV kita jg nongol semua. :mrgreen:

      Tambahan OOT bung.di kawasan “sonora kulon” tepatnya sepanjang pesisir johor,jaringan provider telko kita jg nyampe sono.coba bayangin aja,penduduk setempat kalo mau telfon menjauh dari kawasan pesisir.sebab kena ROAMING aneh bukan? 😀

      • Justru sebaliknya om, untuk di daerah Nunukan, jaringan telekomunikasi lebih baik jaringan malaysia. Jadi kita di Nunukan yang banyak kena Roaming. Miris rasanya.

        • Mungkin pemda Nunukan yg kurang tanggap, di beberapa kabupaten di luar jawa ada pemda yg menyediakan tanah dan anggaran pembangunan tower, provider/operator selular tinggal mencantolkan saja perangkatnya. Sekarang tergantung tekad Bupati/Walikotanya saja utk mengatasi hal itu, mau dibikin gampang atau sulit. Begitu saja koq repot, hehehe … salam kenal utk @RDadi dari pedagang ayam di pasar wonokromo.

    • bung ptk saya kurang setuju dengan kalimat anda yang
      “atau kementerian daerah tertinggal (daripada tdk terdengar kiprahnya)”

      saya rasa KPDT merupakan salah satu kementrian yang palig efektif dalam penggunaan anggaran , padahal anggaran mereka paling sedikit jika di bandingkan dengan kementrian yang lain 🙂

      saya lebih menyayangkan anggaran pendidikan yang kurang memihak atau belum maksimal dalam hal pengembangan dan penelitian 🙂

      salam hangat bung ptk

  22. untuk mengahadapi sonora di tanjung datuk dibutuhkan arsenal militer yg gahar dan komplit baik itu matra darat, laut dan udara karena ketiga matra ini saling menguatkan di front tanjung datuk…jika salah satu matra kita yg lemah maka negeri upin ipin yg akan memanfaatkan celah itu..

  23. ada apakah ini? apakah clue clue yang tersebar selama ini bakalan menjadi kenyataan? dengan penambahan lanud lanud baru? jumlah pespur yang terpublish kan bisa diitung to? hehehehehe

    kayaknya ini sebuah sinyalemen bahwa jumlah pespur kita memang tidak sesuai dengan yang dipublish. kebiasaan TNI kita menggadakan nomer lambung alusista strategis kita salah satu buktinya. coba pikir baik baik, ngapain bangun lanud banyak banyak kalo gak ada stok yang ngisi?apakah cuman pespur itu itu aja yang diajak mondar mandir terus?

    • setuju saia dgn pendapat bung MP 119…bkn cma pespur aja yg d gandain…lontongnya jg udh bnyk yg siluman yg mondar mandir d perairan kita..jd kangen sma clue n bocor alusnya bung PS…hehehe

    • Hehehe sssttttt

    • sebenarnya prinsip dasar untuk memiliki sistem yang high availability (HA) nya tinggi, adalah dengan menerapkan HOT REDUNDANCY ….. mahal, at least setiap 1 aset, punya 2 aset lain yang siap di pakai dengan 0 latency. Jadi total 3. Jadi kalo kasel total minimum adalah: 2 (401,402) x ( 3 + 3) = 12. Jadi menurutku ada 6 kasel yg lambungnya 401

      • jangan2 401 dan 402 adalah no skuadron dari kasel tersebut? seperti di au

        • Bisa jadi Bung.. 🙂

          Bntar lg mgkn nambah ska 403, 404 dkk.. 🙂

        • Kalau di Penerbal memang nomor skadron bisa dobel. Misalnya Skadron Udara 800 (Patroli Maritim) itu ada 2, satu di Wing Udara 1 di Surabay dan di Wing Udara 2 di Tanjungpinang.
          Mungkin mengikuti jumlah Komando Armada yang ada.

          Kalau nanti dibentuk Wing Udara 3 maka bisa ada 3 buah skadron dengan nama/label Skadron Udara 800 (Patroli Maritim). 🙂

  24. Jangan lupa tukino buat perang gerilya dan anti gerilya …

  25. Assalamualaikum semua , mohon ijin nyimak. terima kasih banyak Bung Diego krn sampai turun gunung untuk tetap memotivasi kita2 yang awam ini.

  26. Jangan lupa jawara dayak Dan jawara kutai dilibatkan

  27. FOTO LANDASAN

    PETA LOKASI

  28. Mantap lanjutkan…….!!!!!!

  29. salesman topix muncul

    • betul bung. ternyata persaingan forum / blog juga seramai akuisi alusista dan capres ya? … secara etika nggak bener tuh. kecuali kalo udah minta ijin bung diego … nah baru itu namanya kerjasama cross selling he he he. cuekin aja.

  30. Dengan perkembangan geopolitik yg kurang stabil di kawasan (LTS) maka langkah ini sangat penting utk pemerataan kekuatan. Yg patut disyukuri saat ini pemerintah dan parlement sejalan dlm hal meningkatkan kekuatan TNI, karena tanpa adanya dukungan dr elemen bangsa (terutama sumber dana) maka mustahil akan tercipta angkatan perang yg kuat. Semoga MEF dpt terus dilanjutkan walaupun pergantian tampuk pemerintahan yg sebentar lagi akan terjadi syukur2 setelah MEF ada kesinambungan dgn program lanjutannya yaitu menuju postur angkatan perang yg ideal demi menjaga kewibawaan Indonesia.

    Maaf hanya sekedar pendapat rakyat jelata yg awam.

  31. bung @pitik…rakyat upin ipin “wetan” dan “kulon” juga sangat “nggames” rokok gudang garam surya 16…
    xixixixixi…..

    • Ya bung @Ipur… katanya banyak produk Indonesia yg disukai di Serawak. Akan lebih sip lagi kalau Serawak juga di gelontor sinyal TV Indonesia, mereka bisa lupa dengan siaran TVnya sendiri yg monoton. Barangkali melalui serbuan budaya Indonesia, mereka bisa jatuh cinta dengan Indonesia. Seandainya tidak jatuh cinta, mereka jadi bisa mengerti dan memahami karakter yg dikatakannya saudara serumpun.Hehehehe. Salam kenal buat bung @Ipur dari pedagang ayam di pasar wonokromo.

    • Setau sya..GG Surya 16 itu rokok nya tengku2 bung.. Klo mau dpt yg Ori asli buatan Indonesia belinya sembunyi2..krn gk dijual bebas..spt beli narkoba 🙂

      Ndak tau klo skrg yaa..

  32. setuju saia dgn pendapat bung MP 119…bkn cma pespur aja yg d gandain…lontongnya jg udh bnyk yg siluman yg mondar mandir d perairan kita..jd kangen sma clue n bocor alusnya bung PS…hehehe

  33. iklan
    *DEBAT CAPRES*
    sekarang
    tentukan nasib bangsa 5 tahun kedepan
    maaf nyampah
    markasi

  34. bagus ni artikelnya.
    gmn kl admin bikin artikel modelnya kyk game misalnya kl aus menyerang kira2 alutsista ap yg cocok dideplop untuk menandingi alutsista negara tsbt, biar banyak sr yg ngomen dgn imajinasi mereka .
    sekedar masukan

  35. Bung nara, bung jalo, bung ps, bung yayan, bung now, bung weh, mohon untuk nongol barang sejenak supaya kami bisa belajar lagi…..

  36. Maaf Bung gapura@ apanya yg untuk game? Kita hanya punya pespur shukoi andalan 1 skua,pespur rongsokan f 16 dan pespur generasi museum hawk, kasel gaet cakra nenggala 2 biji. G d menariknya . Mendingan kita diskusi tentang rencana2 asu,aus n friends kpd indonesia dan cara2 meng-counter. Agar para SR seperti saya ini semakin tergugah jiwa nasionalismenya. Salam NKRI bung 🙂

  37. helah ATM sudah mengena
    umpan dipasang sudah masuk

  38. bung @ nala…
    Saya suka koment bung : pespur “rongsokan” f 16, pespur generasi “museum” hawk, kasel “gaek” cakra dang nanggala….saya tambahin BTR amphibi yang macet waktu latgab kemarin…LOL ( sambil guling2)…

  39. hebat dah, jadi punya satu kegiatan baru jadi pembaca jkgr, cuma jadi kena side effect ketagihannnn…..tolong ditambah lagi dosisnya biar makin ketagihannnnn grrrrr….hhhhhh

  40. ajib……….

  41. miris.baca komen yg merendahkan bangsa sndri. daripda mencela bknkah lbih baik saling mmberi ide,masukan yg jauh lbh bermanfaat daripda skdar hinaan yg ga berguna. ingat bung semua indonesia milik kita semua. bukan cuma milik tni aja. siapa yg mnjga teritori kita dari tngn2 jahil slma ini.sehingga ente semua yg sllu mncla masih bisa tidur nyenyak. tnpa mrka.ykn ga ente klo hari ini ente msh bisa hdup dlm kmrdkaan.

  42. Red Alert : banned priority….

    • ###########

      • Maaf bung satrio suroboyo, apakah anda sama apa tidak dgn bung satrio yg di warjag? terima kasih

        • #############

          • Bung satrio suroboyo tolong jawab pertanyaan saya di atas, krn IP anda tdk sama dgn bung satrio yg kita kenal? Terima kasih

          • Hihihi. Denkarung efek. Asik pada dateng abang 2 tersayang. Monggo di babar.
            Mau tanya nih
            Astor II kan udah dateng tahun 2012 yang kalih doso pindo tahun 2013 terus yang kemarin opo sing abang kelire yo. Minta pencerahannya bang ss.
            Diwarung sebelah ane pantengin ngga nambah nambah halamannya.

          • malam Bung Gue,boleh minta tolong apus komen beliau? karena itu adalah kata kata saya di warung sebelah yang di copast dengan beliau. terima kasih Bung hehe

        • Beda

        • Pasti bukan saya itu bung Gue
          Saya kalau masuk disini pasti login memakai nama satrio yang sudah tidak bisa diganti,,, memakai email saya yang sudah terdaftar dan tidak bisa diganti,,,
          Kalau nama satrio suroboyo adalah nick yang saya pakai disebelah,

          Dan yang Paling PENTING
          Warjager sudah hafal bahasa dan irama ketikan saya…
          terimakasih

          • Kami tau itu bukan anda bung..kita serahkan pada admin..

          • iya bung satrio, kami insyaallah tau, krn jelas pake email dan IP yg berbeda, dan kami hapal dgn tata bahasa dari bung satrio.
            Cuma kami pengin tau motifnya apa……. Terima kasih

          • Lanjutkan Bung Satrio untk cerita Hoaknya, biar rame. Salam NKRI

    • Hehehe kalah cepet sama admin…..jadi kayak orgil ngomong ndiri :$

  43. Setuju sama koment No 24 @ Bung MP119. Nggak mungkin kayaknya bikin lanud baru tanpa penambahan perpur. So, perpur apakah yang bakalan nongol? Rafale? Su-30+/Su-27+?

  44. Kayaknya perlu juga tuh di taruh radar coastal.

  45. Sudah saatnya daerah perbatasan diberikan perhatian lebih baik, infrastruktur,alutsista,harus lebih baik dari tempat lain.sebab benteng terdepan kita.

  46. apa landasan pacu itu gag masuk jarak tembak astros mereka tuh

  47. maaf saya wong deso topix itu apaan sih..?kalau kata temen sih tempatnya saling hujat ya…??

    hehe berita kemaren di bales sm RI dengan berita ini.ngga penting alutsista apa yg di taro disana,itu domainnya TNI.yang penting pasukannya…

  48. Kayanya landasan ini bakal buat pendaratan herkules dech sebagai pengangkut logistik dan alutsista lain seperti artileri dan lain2..
    Biar suplainya lebih cepet..
    sekalian buat tempat mangkal uav dan pesawat intai lainnya..
    Klo buat skadron pespur rawan kena jangkauan mlrs nya sonora..

  49. TNI modal alutsista jadul aja malon dah kabur dari tanjung datuk apalagi pake buat lanud baru wah bisa bisa malon undang us tuh supaya bikin pangkalan militer di serawak…gimana nih?

  50. Apapun yg akan di tmptkan,yg penting ada penguatan di perbatasan. .

    • klo ga salah di komen bung nara tempo hari, bahwa deploy pasukan malays. di serawak dlm formasi serang, dan katanya jg kita hrs siap (di artikel bung Yayan soal rafale, klo ga salah….duh insomnia nok)

  51. Apache+F-16 blok 52 + S300 + pantsir + marder + anoa + Astros + Rm grad 70 + KRI Banjarmasin + KCR + KCT + Klewang II kek nya cocok tuh :mrgreen:

  52. seorang teman yang bekerja diperusahaan saudaranya sebuah biro desain kapal komersil dan cargo untuk pasar jepang tapi didisain di indonesia dengan sistem baru dan cara kerja efisien, mengatakan, pernah ada seorang ahli radar asal indonesia yang sudah kembali keindonesia punya temuan radar yng sangat rendah penggunaan dayanya, kalo tidak salah dibwh 10 watt tetapi dengan jangkauan yg sangat luas, panjang cerita….(disingkat) katanya sebagaimanapun bagusnya punya kita kalo tidak bisa bayar para petinggi dan pengambil keputusan maka tidak akan dilirik maupun dibeli, apa kita tidak miris dengan kondisi demikian ? apa kah benar seperti ini…kita tentunya sangat prihatin dan sedih mendengarnya….mudah2an kedepan sudah ada perbaikan ditambah amanat undang-undang yang mewajibkan pembelian alutsista buatan tangan2x bangsa ini….yg pernah jaya sebagai negara besar pewaris atlantis yg hilang (menurut prof ahli fisika nuklir dari brasil dan dokter dari oxford university dinggrid) Jayalah dan bangkitlah Indonesiaku..NKRI harga matiii

    • Betul bro … dia sdh bs buat radar BVR & sys sonar KS jarak jauh, cost product nya cuma sekitar 10% dari produk impor, selanjutnya secret ah … sorry

      • setali tiga uang plus satu peti emas, wkwkwkw….apa sdh jadi tuh barang minta lemnya dong (clue-not glue) buat ngelem biar mabokk…..eforia kemandirian alut sista….hehehhe merdeka…..!

      • Wah bung ‘den bdg’, ceritain dong itu radar & sonar! Apa sudah selesai risetnya? Sudah prototipe & ujicoba?

        Saya masih belum ngerti, koq bisa ya watt rendah tapi daya jangkau radar-nya jauh?

  53. apa tdk terlalu beresiko yah jk armada pesawat tempur terlalu dkat dgn perbatasan..apa tdk lbh baik sdkt lbh jauh,misal klo di kalbar di tempatkan di singkawang atau tetap di pontianak..khawatir mudah di awasi negara lain,kecuali bs buat landasan yg di design kamuflase menyerupai semak belukar utk mengelabui lawan,atau di buat di dalam perut perbukitan/gunung..mungkin gak ya

  54. ah nyang bener bung gue
    ditunggu klo gitu
    bocor alus juga gapapa
    perlu ada selamatan kayanya
    buat dosen lainnnya juga yg belum mampir
    @pocong serem
    @erich
    @bung yayan
    titip salam ya dari tukang kompor gas

  55. Buat apa indo perbanyak alutista, lawan freeport aja penakut.

  56. jalan tol jagorawi? jangankan gripen, klo cuman utk mendarat doang ( emergency ) 747 juga bisa koq. cuman nyang jadi masalah utk refueling & reloading ammonya bijimane? mengkonverting jalan tol utk jadi mobile lanud gak segampang kayak bikin ceplok telor loh kang……..he,he,he
    http://www.topix.net/forum/world/malaysia/T7F2RMDFEHRN2B7VN/p3115#c67066

  57. permisi bocah ndeso numpang lewat mau dengar wejangan para sesepuh. siapa tau kl udah lulus bisa jadi panglima di JKGR

  58. Landasan aju ini sebenernya terlalu dekat perbatasan darat negara lain. Rawan untuk di salvo dengan ASTROS, naval gun, dan artileri lain. Jika dilihat dari Natuna, maka pangkalan ini strategis untuk mendukung dan memperkuat posisi natuna. Namun niat TNI mengaktifkan kembali landasan aju ini membawa kecurigaan besar. Hampir seluruh titik perbatasan kalimantan utara berbenah. Seolah-olah TNI mencium niat agresi Malaysia terhadap seluruh Borneo. Masalahnya kalau sendirian nyaplok borneo apa iya berani. Bagaimana kalau bareng-bareng disaat bersamaan australia mencaplok papua, Armada 7 mencaplok sulawesi dan maluku, malaysia dapat kalimantan, dan singapura dapat kepri bangka belitung. Indonesia hanya akan tersisa Sumatra-Jawa.

  59. Berita lama:
    http://batampos.co.id/28-03-2014/mako-wing-udara-2-dan-mess-perwira-lanudal-tanjungpinang-diresmikan/

    “Bulan depan, kami akan menerima 11 unit helikopter anti kapal selam (AKS),” kata Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Marsetio, Rabu (26/3) di Mako Wing Udara 2 Tanjungpinang. Merujuk beberapa literasi, ini merupakan pertama kalinya militer Indonesia memiliki helikopter tipe AKS setelah terakhir memiliki sekitar tahun 1960-an.

    Sementara untuk rencana jangka panjang, kata Marsetio, akan ada tambahan sebanyak 245 unit helikopter. ”Itu nanti, di tahun 2024,” ucap mantan Danlantamal IV Tanjungpinang ini.

    ——

    Wuih 245 heli!
    Danpuspenerbal bisa naik pangkat dari bintang 1 ke bintang 2 nih! Dan landasan udara sudah banyak tersedia saat itu ya.

  60. Saya pernah browsing asal-asalan di net cari info pasal Tanjung Datu, kira-kira demikian :

    Malaysia : Kami ingin batas wilayah berdasarkan Batas Landas Kontinen

    Indonesia : Kami ingin batas wilayah berdasarkan UNCLOS bahwa Indonesia adalah negara ARCHIPELAGO

    Malaysia : OK. Kami setuju, tapi dengan syarat Indonesia juga mengakui bahwa Malaysia adalah negara ARCHIPELAGO

    Indonesia : Oh, tidak bisa begitu, Indonesia adalah negara ARCHIPELAGO sedangkan Malaysia adalah negara PANTAI

    maka terjadi DEADLOCK sampai sekarang …

    Lalu Malaysia melihat peluang untuk memutus kurva tertutup (syarat untuk disebut negara ARCHIPELAGO) wilayah NKRI di sekitar Tanjung Datu. Tujuannya adalah agar NKRI batal disebut negara ARCHIPELAGO karena gagal membuat kurva tertutup batas wilayahnya.

    Selanjutnya akan menekan NKRI untuk membuat perjanjian berdasarkan Batas Landas Kontinen. Untung saja telik sandi kita sigap melaporkan kepada pemerintah pusat di Jakarta.

    Berdasarkan pengalaman kita di ambalat dengan suar Karang Unarang, maka apabila batu-batu di Tanjung Datuk sudah dicat Merah Putih dan tiang pancangnya juga sudah dicat Merah Putih, lalu laut di sekitarnya dijaga oleh kapal perang RI dan para nelayan RI sudah berani mencari ikan di sekitar tiang pancang tsb., maka status SENGKETA berubah menjadi “SENGKETA” (pakai tanda kutip), karena Indonesia menguasai secara DE FACTO.

    Ingat rumus berikut : Jika media massa teriak-teriak dan rakyat unjuk rasa, itu berarti kedudukan kita lemah, silakan menangis, tapi jika media massa adem-ayem saja itu berarti there is nothing to worry about. Cukup dilihat Kapal perang negara mana yang saat ini meronda di sekitar tiang pancang tersebut, maka dialah pemilik wilayah tersebut secara DE FACTO.

    Ingat kita tidak bisa memaksa negara lain untuk tanda tangan perjanjian batas wilayah dengan negara kita, karena harus atas kerelaan kedua negara, namun tentu saja kapal perang kita bisa MEMAKSA kapal perang negara lain untuk tidak meronda di wilayah kita.

    Penguasaan suatu wilayah secara DE FACTO itu yang terpenting, syukur-syukur sekalian dengan DE YURE, tapi kalau enggak bisa DE YURE, juga tidak apa-apa, karena cinta eh perjanjian tidak bisa dipaksa-paksa, harus atas kerelaan kedua belah pihak.

    • salam satu bangsa bung…

      setuju bung atas pemikiran nya..
      negara tetangga memperlakukan kita seperti itu, mereka tidak tulus…
      jadi kita wajib waspada.

  61. sammaaaa…

  62. Sby negarawan yg pintar dan penuh strategis

  63. wah di pagar ipin upin………

 Leave a Reply