Nov 212017
 

Kasau Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dalam pelantikan dan pengambilan sumpah Setukpa A-20 di Lanud Adi Soemarmo, Karanganyar, Jawa Tengah, 21/11/2017.

Karanganyar, Jakartagreater.com – Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan para perwira lulusan sekolah pembentukan perwira (Setukpa) TNI AU yang baru dilantik akan mengisi Lanud-Lanud wilayah terluar yang sedang dikembangkan.

Para perwira TNI AU tersebut akan mengisi terutama untuk Lanud-Lanud terluar seperti kebijakan Panglima TNI, yakni mengembangkan lima Lanud terluar antara lain di Morotai, Biak, Merauke dan Selaru, ujar Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, usai melantik 187 perwira lulusan Setukpa Angkatan ke-20 2017, di Lapangan Dirgantara Lanud Adi Soemarmo Karanganyar, Jawa Tengah, Selasa, 21/11/2017.

“Perwira-perwira ini, akan mengawaki Lanud-Lanud yang sedang dikembangkan terutama di wilayah terluar Indonesia,” kata Marsekal Hadi Tjahjanto.

Kasau mengatakan kekurangan pesonel di TNi AU menjadi hal yang pokok untuk segera diatasi, hal ini sejalan dengan akan datangnya alat utama sistem pertahanan / Alutsista, di antaranya : jet tempur jenis Sukhoi 35, Hercules baru Tipe C, penempatan alat radar -yang sekarang eksis ada 20 unit- dan ke depan akan menambah 12 radar sehingga totalnya 32 radar.

Menurut Marsekal Hadi Tjahjanto hal ini yang diperlukan perwira-perwira yang memiliki kemampuan tehnis, karena mereka dari anggota Bintara, sehingga sudah mampu untuk itu, ketika diterjunkan di lapangan sudah tidak ada masalah.

Pembangunan Lanud di wilayah terluar, kata Kasau, pertama melihat program Nawacita Bapak Presiden Joko Widodo, adalah “Poros Maritim Dunia”. Hal ini, antara lain pembangunan konektivitas antara pulau-pulau, sehingga diperlukan untuk melaksanakan sinkronisasi kekuatan TNI dengan program Nawacita.

“Kami akan mengamankan program pembangunan itu, di antaranya selain laut, juga mendengar adanya jembatan udara, sehingga nantinya ke depan kesejahteraan semuanya rata, dan tidak ada diskualitas harga,” kata Marsekal Hadi Tjahjanto.

Dia mengatakan pesawat tempur Sukhoi 35 sekarang dalam proses dan menunggu kontrak. Apabila ke depan sudah jadi untuk sementara akan ditempatkan di Lanud Hasanudin Makassar, karena infrastrukturnya sudah siap.

Namun, lanjut dia, sambil menunggu pembangunan infrastrtur di Lanud Iswahyusi Madiun. Pesawat tempur Sukhoi 35 akan dipindahkan untuk mengganti pesawat tempur F-5.

“Kami belum berani membangun Lanud Iswahyudi, sebelum pesawat yang baru itu, datang di Indonesia. Kami masih memiliki waktu satu tahun untuk menunggu pewasat itu, datang sambil membangun infrastruktur untuk sementara akan tempatkan ke Lanud Hasanudin terlebih dahulu,” katanya.

Kasau mengatakan semua penerbang pesawat tempur sudah siap termasuk penerbang jet tempur F-5 yang pesawatnya sudah harus diganti. Mereka juga terbang di jenis pesawat Sukhoi, F-16 dan T50 sehingga mereka semuanya siap.

“11 pesawat tempur Sukhoi 35 jenis baru dengan persenjataannya, dan TNI AU bangga jika banyak memiliki pesawat terbang karena sebanding dengan kesiapan pilotnya,” katanya.

Menyinggung soal alih teknologi, Marsekal Hadi Tjahjanto menjelaskan pesawat tempur Sukhoi 35 masuk generasi 4,5, sehingga mulai mendidik prajuritnya harus ada lompatan teknologi di antaranya sistem avioniknya sudah menggunakan digitalisasi, termasuk bodi pesawat sudah menggunakan komposit. “Hal ini, kami sudah dididik menyongsong teknologi dirgantaranya yang mulai maju, di antaranya, digitalisasi dan komposit,” kata Kasau. (Antara).

  47 Responses to “TNI AU Bersiap Menyambut Alutsista Baru, Termasuk Su-35”

  1. Walau ada berita gini si X akan menggangap ini cuma berita ghaib, ya gitu lah …

  2. Gak Sabar Nungguin Pesawat ini datang…

  3. Digitalisasi dan komposit, kata kuncinya…hehehe

  4. Alhamdulillah sudah sampai Sukhoi Su-35 nya lhoo……….
    tapi di sudan bukan di indonesia………xixixi

    sumber TSM.

  5. kira2 udah dikirim belum ya, coba ane tracking dulu di internet……
    eh ada yg tahu nomor resinya ga…..itu lho anu….no resi pengiriman sukhoi….pakai Ji En Ee atau ……….. xixixixi

    • Beda dong sama Amrik… kalau amrik kan dikirimnya utuhan, alias dikendarai dari sono sampai mari, minimal belum diterima itu sudah makan jam terbang pokoknya, kalau Russia kan kirimnya pakai kargo, dimari dibongkar dan di assembling, sehingga sekalian bisa ngintip2 dikit… dan karena pengiriman dengan kargo jelas kalau ada masalah atau pesawat hilang jelas itu tanggung jawab pengirim, beda kalau di kirim utuhan… apalagi kalau pilot yang bawa dari Indonesia sendiri, nyusruk mampus dah… ilang tuh pesawat

  6. Di Warjag menunggu kedatangannya aja harap2 cemas karena kabar tanda tangan kontrak aja belum apalagi nerima pesawatnya!he3. Tapi KASAU sdh positif yakin walau katanya cuma 11Unit.

  7. disini ada yg tau ngk.. kenapa awan bisa ngambang dilangit..??

  8. konon beberapa minggu lalu ada 4 mesin sukoi datang dan hanya org khusus yg tau 4 mesin sukoi apa yg dimaksud

  9. Harusnya proyek Su 35 diselaraskan dengan IFX. Sekalian siapkan rencana B jika IFX tidak lancar.

  10. “Kami punya waktu satu tahun untuk menunggu pesawat datang, infrastruktur (di Iswahyudi) akan dibangun untuk sementara pesawat (Su-35) akan ditempatkan di Lanud Hasanuddin” KASAU said.

    Artinya kalau sampai setahun gak ada tanda-tanda tuh pespur nongol maka ??? Jawab sendiri ya

    Hhhhhhhhhh

    • kan dikirim paling cepat 2019… jadi hanya punya waktu setahun dari 2018 -2019…. selama belum siap maka akan ditempatkan di Makasar yang sudah biasa jadi homebase nya Sukhoi. sekalian buat test kalau2 ada yang berani nongol…

  11. Menurut berita hrg per unit SU-35 yg dibeli RI adalah USD 90 jt dari hrg penawaran Rusia yg sebesar USD 150 jt. Jauh sekali penurunannya ya plus dpt ofset dan imbal beli. Kira2 dr spek yg ditawarkan rusia tersebut apa saja yg dikurangi.? Atau mungkin ada kompensasi lain dlm bentuk mega proyek infrastruktur sehingga tetap sesuai spek seharga USD 150 jt.? Spt nya yg terakhir ini yg memungkinkan.

  12. Emang selain SU 35 apa lagi yang akan datang?

  13. Persiapan sdh sampe gosong ndan…… Bukan mateang lg tp gosong…..
    Kelamaan tunggu barangnya…..

 Leave a Reply