Feb 162015
 

FIR-indonesia

Jakarta – Angkatan Udara Indonesia mendesak pemerintah untuk mengambil alih kendali Flight Information Region (FIR) atas pulau-pulau di Riau dan Natuna, yang saat ini di bawah pengawasan Singapura, untuk membantu mencapai visi poros maritim Presiden Joko “Jokowi” Widodo.

“Kami telah meminta Departemen Pertahanan untuk mengambil alih FIR dari Singapura. Hal ini sangat penting karena program poros maritim membutuhkan Angkatan Udara yang kuat. Bagaimana kita bisa mengamankan wilayah udara kita jika beberapa daerah masih diawasi oleh negara lain ? “Kata Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal Agus Supriatna kepada wartawan saat pertemuan eksekutif Angkatan Udara di Cilangkap, Jakarta Timur, baru-baru ini, 9/2/2015.

“Sudah saatnya Angkatan Udara untuk kembali memiliki supremasi di wilayah udara Indonesia,” kata Marsekal Agus.

FIR merupakan area khusus dari wilayah udara di mana informasi penerbangan dan alert service (ALRS) disediakan.

Wilayah udara dibagi menjadi blok-blok FIR tertentu. Negara-negara kecil ‘wilayah udaranya dibuat menjadi single FIR dan negara-negara yang lebih besar’ wilayah udara dibagi menjadi beberapa regional FIR.

Singapura mengontrol wilayah udara hingga radius 110 mil laut, meliputi Batam, Natuna sampai Dumai, Riau. Singapura telah mengendalikan sebagian wilayah Indonesia sejak tahun 1946 atau setahun setelah Indonesia merdeka.

Sebagai wilayah udara yang termasuk dalam FIR Singapura, Indonesia tidak memiliki kewenangan mutlak atas wilayah udaranya, yang juga merampas pendapatan negara dari biaya rute yang dikenakan pada pesawat yang melewati wilayah udara tersebut.

Patroli yang dilakukan oleh Angkatan Udara Indonesia dan Angkatan Laut di wilayah itu juga harus dipandu oleh Singapura. Selain itu, negara Singapura juga telah menetapkan kontrol lalu lintas udara (ATC), berdasarkan kepentingan sendiri, sehingga menghambat kegiatan Indonesia di daerah tersebut.

“Kami mendorong pemerintah untuk mengambil alih FIR dan tentu saja Indonesia harus mempersiapkan infrastruktur yang diperlukan untuk memastikan bahwa hal itu dapat mengontrol FIR atas Kepulauan Riau dan Natuna,”. KASAU menambahkan bahwa Natuna, misalnya, adalah daerah yang sangat strategis bagi Indonesia karena itu adalah batas luar antara Indonesia dan Laut Cina Selatan.

Agus mengatakan ide untuk mengambil alih FIR telah sesuai dengan beberapa hukum yang ada; UU No 1/2009 tentang penerbangan, artikel 1 dan 2 dari Konvensi Chicago 1944 tentang FIR, 1982 konvensi hukum laut internasional dan UU no. 43/2008 tentang otoritas negara.

Undang-Undang Nomor 1/2009 tentang penerbangan menetapkan bahwa wilayah udara di atas Indonesia harus dikontrol oleh pemerintah Indonesia.

Undang-undang memberi mandat bahwa Indonesia harus mengambil kembali wilayah udara yang didominasi oleh pihak asing, tetapi hukum tersebut belum ditindaklanjuti oleh tindakan pemerintah.

Menurut Direktorat Jenderal penerbangan sipil, Indonesia harus mengendalikan semua ruang udara di atas wilayahnya pada tahun 2024, tetapi pengambilalihan bisa terjadi lebih cepat.

Juru Bicara Departemen Pertahanan Brigadir Jenderal Djundan Eko Bintoro mengakui bahwa FIR atas Natuna dan Riau masih di bawah pengawasan Singapura.

“Kita memang perlu melapor atau mengkoordinasikan ketika kita ingin melalui daerah itu,” kataBrigjen Djundan.

Namun, ia percaya bahwa Indonesia akan mengambil alih FIR demi mengamankan wilayah Indonesia.

“Kami akan mengambil alih ketika kita siap,” kata Brigjen Djundan.

Indonesia, Singapura dan Malaysia dikabarkan telah membahas masalah ini beberapa kali sejak tahun 1993, namun Indonesia gagal untuk mengambil alih wilayah udara tersebut karena lemahnya lobi dari pihak pemerintah. (thejakartapost.com)

*nb: Pergi dan Lakukan !

Bagikan :

  44 Responses to “TNI AU Ingin Take Over FIR Riau-Natuna”

  1.  

    mendesak terus. kapan realisasinya?

    •  

      ia betul, jatohnya sm jg omong doang

    •  

      Sudah ada realisasi yg dilakukan pihak TNI AU yaitu pencegatan dan penurunan paksa bagi pesawat asing yg tidak memiliki izin melintas karena ini kedaulatan NKRI walaupun mereka punya izin dari singapur, mereka juga diwajibkan izin ke Indonesia, kalau ini diberlakukan konsisten penerbang-penerbang asing akan menyadari bahawa ini milik Indonesia cuma tukang parkirnya saja dari singapur

    •  

      kalau harus menunggu indonesia siap kapan siapnya,. yang harus dilakukan indonesia saat cukup siap langsung harus mengambil alih FIR bila perlu lakuakn tindakan pelarangan pelintasan wilayah indonesia bila tidak melapor ke indonesia dan denda sampai $200.000 biar pada kapok tuh,. indonesia harus tegas kalau ngak gtu kita tetep saja hanya dipandang sebelah mata oleh tetangga yang usil itu,.

    •  

      [USUL]
      Gimana kalo salah satu dari warjager bikin akun fb dan twitter khusus untuk mendengngungkan “AMBIL ALIH FIR” soalnya sepertinya yang tahu FIR kita diatur singapura cuma paling orang-orang yg suka baca berita doang.

    •  

      Tangan Besi AZA Om..!
      Lo Nggak bayar Lewat Sini, gw Tembak.

  2.  

    pertamax

    •  

      6 Mimpi Buruk Asia Yang Bisa Pecah di 2015

      1.Konfrontasi Bersenjata di Laut China Selatan
      2.Krisis Korea Utara
      3.Konfrontasi China-Jepang di Laut China Timur
      4.Konfrontasi India-Pakistan dikashmir.
      5.Clash Antara China dan India
      6.Kerusuhan Etnis di Cina

      Sumber: Business Insider

  3.  

    hal yg urgent itu..!! scra tdak langsung hal trsebut bs dikatakan merupakan salah satu bntuk “pnjajahan” scra halus tnpa disadari bnyk orang indonesia..

  4.  

    kebanyakan teori ga ada aksi dr dulu

  5.  

    Perfourmax.!!!

  6.  

    Perfourmax.!!!!

  7.  

    AMBIL.. …!!!!!!segera….!!!! Gregetan tiap dengar berita ini

  8.  

    Harus diambil alih, itu hak NKRI

  9.  

    langsung ambil alih disetujui ataupun tidak dengan alasan menjaga kedaulatan NKRI. Bravo TNI

  10.  

    bagus itu,yang lebih penting dari itu fasilitas untuk mendukung kembalinya fir sudah ada belum.jangan sampai listrik pun byar pet,pihak kemenhubpun tidak menganggarkan kesitu.

  11.  

    Ambil atau keambil malaysia.hahaha

  12.  

    Segera ambil alih FIR Riau-Natuna dari singaporn, dan apakah Indonesia sudah siap dengan infrastruktur nya yang diperlukan untuk mengontrol FIR tsb ……….. ??? jangan cuma ngomong doang ……… !!!

  13.  

    Libatkan KPK , karena pernah dengar laporan pihak otoritas Changi menyerahkan sepenuhnya kepada ” Pejabat Indonesia ” atas fee yang diberikan atas hak pengelolaan lalu lintas penerbangan / FIR .

    sudah ada clue , ” tikus” dan yang membuat Indonesia sendiri kerdil adalah Orang Indonesia sendiri yang menjual kedaulatan negaranya

    mulai dijegal peraturan pemerintah lah DLL

    TNI AU tolong intersept dan bayangi penerbangan komersial & non komersial di wilayah Indonesia Tiap jengkal , kami mendukungmu

    •  

      Udah lama sekali berita mau ambil alih FIR dari singapure ,tapi tak ada upaya serius dari pemerintah.Siapkan dulu sarana dan perlengkapannya.Contoh bandara mana yang mau di jadikan titik nol pengendaliannya.Siapkan radar yang mutakhir, sumber daya manusia yang memenuhi standar ICAO.Minta FAA meng audit sesuai International Avitation Safety Assessment (IASA). Indonesia masih masuk kategori 2 bersama India.Tingkatkan sesuai kategori pertama.Negara yang sudah masuk kategori pertama di asia adalah Singapure,Malaysia,Brunai. Dari hasil audit baru ajukan ke ICAO untuk dapat mengendalikan FIR di sekitar kita,yang juga harus di rundingkan dengan Singapure dan Malaysia.Sudahkan kita siapkan itu semua ??Maskapai kita selama ini banyak di rugikan terutama yang berangkat dan menuju Batam.Mereka tentu memprioritaskan yang mendarat/terbang dari Changi.Sehingga pesawat kita di suruh mutar mutar dulu yang menghabis kan banyak fuel.

  14.  

    Indonesia, Singapura dan Malaysia dikabarkan telah membahas masalah ini beberapa kali sejak tahun 1993, namun Indonesia gagal untuk mengambil alih wilayah udara tersebut karena lemahnya lobi dari pihak pemerintah.

    Dari dulu, lagu lama.

  15.  

    ruang udara indonesia ko di kontrol negara lain……..ambil alih dong tunjukan ketegasan

  16.  

    Jangan lambang partai aja sangar. .keberanian memble
    Kalu pemerintahan yg dulu belum ada ke majuan tetang ambil alih FIR. .pemerintah sekarang harus lebih giat lagi.dan tunjukkan bahwa kita bangsa yg berdaulat. .
    Medekakan FIR dari singaporno

  17.  

    Dananya baru ada yahun depan untuk latih ESDM nya ndak percaya tanya Jokowo

  18.  

    Ayu segera di ambil alih fir di sana..kalau ga bisa secara baik2..maka gunakan..”kami akan mengambil alih fir kmi dengan cara apapun..dan kami serius tentang ini” kutipan dari artikel negeri gandi mayet..

  19.  

    FIR memang sewajarnya diambil alh dari singapura,karena ini menyangkut martabat bangsa dalam bentuk kedaulatan dan kemadirian.namunsiapkah kita mengelola FIR,karena selain infrakstruktur dan SDM angaran utuk operasionalnya harus dianggarkan.selama ini kita terkesan apa adanya dalam loby menyangkut FIR karena terbiasa “dimanjakan”atau disuapi singapura.mereka dengan infrastruktur,angaran,SDM melaksanakan kontrol udara dan memungut biaya dari penerbangan yang lewat disana(sektor A batam s/d natuna)dan membaginya dengan pemerintah Indonesia.akhirnya munculah sikap “untuk apa pergi ronda bila tetanga bisa begadang untuk kita”.akhirnya munculah sikap cuek&apa adanya setiap terjadi perundingan tentang FIR.
    masalahnya tahun ini MEA masyarakat ekonomi asean akan dimulai.sunguh sayang bila MEA dengan kebijakan open skynya tidak dimanfaatkan indonesia.karena dalam MEA operator FIR seluruh ASEAN akan diserahkan pada satu negara(dengan kapasitas sangat memadai).sunguh elok bila pemerintah tidak hanya TNI AU,ikut memperjuangkan FIR termasuk angaranya secara jelas&transparan.loby perlu diperkeras bila perlu paksa otoritas penerbangan sipil internasional (ICAO)untuk memindahkan kewenangan FIR dari singapura ke indonesia-karena kita punya alasan jelas untuk memaksa.bagaimana akan menjadi saudara tua di asean bila udara kita diatur sibungsu.dari dalam kubur westerlingpun akan tersenyum#

  20.  

    Saya kira kita dalam waktu dekat ini akan sulit merebut FIR dari Singapure,selain sumberdaya manusia halangan lain adalah Sinapure masti mati matian mempertahankannya.Karena layanan udara adalah sumber pemasukan negara yang sangat mereka andalkan di tambah mental bangsa kita yang maaf ” hijau “bila lihat dollar singapure.Lebih baik TNI fokus saja bikin ADIZ (Air Defense Identification Zone ) di Natuna.Dari pada nanti di dahului China yang sudah pasang kuda kuda mau bikin di Lcs.

  21.  

    Memang sudah saatnya di ambil alih akan tetapi pihak kita sudah siapkah utk mengelola FIR tsb dengan baik apa persiapan baik SDM serta maupun Infrastruktur Pendukung nya krn Lobi keras kita akan melemah kalo di debat soal persiapan Infrastruktur pendukung FIR tsb tidak Hanya TNI-AU yg hrus siap pemerintah juga harus siap

  22.  

    kalo ga mau , ambil paksa aja…

  23.  

    cara jitu nya kalo singaporno ttep ngeyel ga mau ngasih FLIR k indonesia lgi kita kerjain aja setip pesawat yg minta ijin menara singaporno lewat ke indonesia di cegat saja trus di denda 5T kan lumayan buat tambah2 anggaran negara & buat beli alutsista TNI AU nanti justru kita merasa ke bantu dgn pihak asing yg sudah kena tilang TNI AU untuk segera mendesak PBB supya FLIR itu di kembaalikan ke indonesia lagi dengan alasan supaya mereka ga kena denda TNI AU lagi .. hehehe

  24.  

    Tni au sudah mendesak..
    artinya sudah siap konsekuensi nya dlm bid.eskalasi militer…tinggal NYALI diplomasi sipil ..gagap nya dikurangi.
    😀

  25.  

    Asal ada kemauan dengan perhitungan yang tepat dan dapat diselesaikan segera… catat ya segera.. taoi harua dingat perhitunganya harus hati2 *sambil ngelus kodok di istana bogor

  26.  

    Disaampaikan satu kebulatan suara dulu. Lalu ditetapkan segala sesuatunya dibawah satu komando…. Bisa dianggap ini proyek nasional skala besar jadi secara fisik dan non fisik harus siap dulu.. Lalu kapan ambil alihnya…. Ruwet nian… Harap maklum rakyat awam yang tidak pernah urusan dengan FIR…

  27.  

    Memang pantas mereka ngotot mempertahankan fir di dlm kedaulatan kita. Krn mrka sudah mendapatkan manfaat yang sangat besar dari fir itusendiri. Sudah menjadi rahasia umum pencuri sda diwilayah batam, kep riau, natuna dll adalah mereka berkedok tauke, mereka tau betul kapan disaat kita lengah. Fir akan diserahkan pada kita dgn sukarela saat sda kita habis diwilayah itu. Semua taklepas dari peran gerombolan siberat dkk, rebut dgn paksa jangan biarkan para pahlawan pendahulu menjerit melihat kenyataan ini. Nkri harga mati

  28.  

    “Kami akan mengambil alih ketika kita siap?????????????KAPAAAAANNN…KAPAAAANNNN…..KAPAAAAANNNN,….KAPAAAANNNNN…..KAAPAAAANNNNN

  29.  

    Bisa dipastikan Singapura sendiri akan mati-matian mempertahankan hak kontrol atas FIR tsb. Tergantung ketegasan pihak Indonesia sendiri. Kalau memang mereka ngotot, kenapa kita tidak bisa ngotot juga? tunjukkan dgn sikap. Misalnya kalau melakukan penerbangan di area FIR yang sekarang di kontrol oleh Si Upil kita gak perlu lagi melapor ke mereka. Kalo ada Pesawat yang melintas di area FIR tsb yang tidak melapor ke Pihak Indonesia harus di forcedown. Intinya gak perlu lagi menggubris Si Upil. dan saya yakin kalo pihak-pihak indonesia yang berkompeten dibidang tsb bersatu pasti tidak perlu lagi dialog-dialog yang tidak perlu dengan Si Upil ato dgn pihak asing manapun.

  30.  

    Hehehe… menhub kita kemana ya kok seperti hilang ditelan bumi.

  31.  

    jadi orang harus sabar agar tidak salah langkah dalam merebut fir, pemerintah kita sudah ada di jalur yang tepat untuk merebut fir secara paksa :

    1.membeli alutsista yang bisa menempatkan indonesia di peringkat 10 global military power rangking pada 2019 dengan cara mef dipercepat jadi berakhir pada 2019 (mef 2 dan 3 digabung) silakan google pernyataan pak poer yusgi

    2.tidak mengakui fir singapura secara defacto dengan cara forcedown dan denda semua black flight. dendanya tidak boleh mahal agar mereka mau membayar karena yang kita kejar adalah pengakuan bahwa mereka salah nanti bertahap denda dinaikkan supaya tidak tekor, dan kita berharap semoga ke depannya semakin banyak pelanggaran dan forcedown yang terjadi supaya rekor sukhoi bertambah mentereng sehingga bisa meningkatkan daya tawar kita

    3.mengundang panglima tentara singapura ke mabes tni dan kosekhanudnas untuk memamerkan kecanggihan radar oth tni supaya mereka mulai menghormati tni dan ini sudah dilakukan beberapa minggu yang lalu silakan google sendiri

    4.selanjutnya tidak bisa dibabar di sini, pokoknya tidak bisa terburu- buru sekarang kita bertitik berat pada forcedown black flight dulu untuk menunjukkan kepada dunia bahwa ijin dari singapura saja belum cukup bila tidak disertai ijin dari 3 lembaga di indonesia

    so nyantai aja bro karena kita benar2 harus berhati-hati dalam masalah ini

  32.  

    fir tdk di rebut ri ruang kontrol udara bolong bgi indonesia krn slma ini singapura mencoba memata2 kita dgn memakai drone canggih buatan usa pasti klian tdk sadar bahwa drone2 usa yg tinggix mlebihi 5000 kaki sllu memetakn wilayah kita. cmn kita tdk sadar dgn kasat mati. mkax hati2 dgn singapura krn sumber telinga bgi usa dan australia

 Leave a Reply