Pesawat TNI AU Cari WNA Hilang

24
68

http://poskotanews.com/cms/wp-content/uploads/2014/08/cari-sub-216x180.jpg

BIMA (Pos Kota) – TNI AU dalam hal ini Lanud Rembiga di bawah kendali Koopsau II mengerahkan pesawat intai strategis Boeing B-737 dari Skadron Udara 5 Makassar serta Pesawat CN-295 dari Skadron Udara 2 untuk melakukan penyisiran dan pencarian korban Kapal wisata Versace Amara yang diduga tenggelam setelah menabrak karang di perairan Pulau Sangeang, Kec Wera, Kab Bima, NTB. Kapal yang membawa 20 turis asing dan 5 awak kapal itu tenggelam pada hari sabtu 16 Agustus yang lalu sekitar pukul 20.00 WITA.

Sebagaimana konteks Lanud Rembiga sebagai pangkalan aju operasi, Komandan Lanud Rembiga Letkol Pnb Ardi Syahri, ST.,MM.,MMA beserta seluruh personel Lanud Rembiga siap mendukung dan membantu proses pencarian dua warga Negara spanyol korban kapal tenggelam di perairan pulau Sangeang, Kec Wera Kab. Bima NTB yang hingga kini masih belum diketemukan.

Pencarian sebelumnya telah menyisir sektor utara sampai 100 mil dari bima hingga ke pulau tengah kemudian kembali ke selatan menyusuri pantai utara ke pulau sangeang api hingga gili banta sampai pulau kelapa.

Di pencarian hari kedua Pesawat CN-295 tail number A-2907 dari Skadron 2 dengan Captain Pilot Mayor Pnb Dhian dan Copilot Kapten Pnb Anto bersama 6 crew menyisir wilayah pantai selatan bima hingga ke tambolaka hingga ke pantai timur lalu kembali ke pulau sangeang dan terbang sekitar 2 jam pencarian dengan menggunakan metode low level, dan terbang di ketinggian 2000 ft sampai dengan 1000 ft diatas laut untuk visual contact dengan sasaran.

cari-tengah

Turut serta dalam pencarian menggunakan pesawat CN 295  Kabasarnas Marsdya TNI FH Bambang Soelistyo, S.Sos dan Deputy Operasi Basarnas Brigjend TNI Tatang Zaenudin.

Pesawat Boeing B-737 dari Skadron Udara 5 Makassar juga turut terlibat dalam pencarian dan penyisiran di perairan sangeang, dengan Captain Pilot Mayor Pnb Iwan dan Copilot Lettu Pnb Muslih.

Danlanud Rembiga Letkol Pnb Adi Syahri, ST.,MM.,MMA menjelaskan Keterlibatan TNI AU dalam hal ini Koopsau II dan Lanud Rembiga khususnya sebagai Pangkalan Aju Operasi dalam mendukung pelaksanaan tugas Operasi Militer Selain Perang (OMSP)  TNI mutlak diperlukan sebagaimana diamanatkan dalam UU Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI.

Selain itu hal ini juga didasari oleh semangat jiwa kita untuk ingin bersatu padu menyelesaikan persoalan kesulitan manusia dalam memberikan perlindungan,  pertolongan dan penyelamatan warga bangsa, khususnya para korban kecelakaan pelayaran, penerbangan dan di lokasi-lokasi ekstrim lainnya.

cari-tengah-1

(Pentak Rembiga/sir)

Teks Gbr- Danlanud Rembiga Letkol Pnb Ardi Syahri, ST.,MM.,MMA berfoto bersama Kabasarnas Marsdya TNI FH Bambang Soelistyo, S.Sos sebelum CN-295 take off dari Bandara Internasional Lombok (BIL) memulai pencairan ke perairan Sangeang Bima.

(poskotanews.com)

24 COMMENTS

  1. bung yayan @
    itu yg lanud rembige itu ada di mataram (lombok) bung yayan. .
    dnger2 bkalan jadi lanud yg berharap diisi pespur..
    kami orang2 lombok belum pernah liat pespur bung haha. .
    sedangkan bandara internasional lombok(BIL) terletak di kab. lombok tengah..
    baru2 diresmikan bapak SBY untuk mengganti peran bandara selaparang( skrg lanud rembige) melayani penerbangan karena semakin pesatnya minat wisatawan asing ke lombok yg bermodal pariwisata alam dengan pantai2nya yang eksotis bgt..
    kapan2 holiday kesini bung , dijamin pasti pingin balik lagi hehe

  2. Drone perlu bang tp utk action ny tetep perlu KRI,kapal Coast Guard. Yg perlu d perbanyak itu KRI kelas eskorta/patroli dan coast guard bung. Drone klo anda tahu sangat rumit,selain bth stasiun relay & komando pilot UAV/UCaV, pangkalan aju. Klo mau simple & low cost ya perbanyak kapal / pesawat patroli. Amerika aj ga slalu pk Drone utk patroli,mrk lbh senang pk Old Ways/ Pilot pespur/patroli krn reaksi mrk lbh cpt dr drone. As,Israel aj yg raja ny drone & satelit mata2 msh bth personel darat utk verify ny. Blm ada drone yg bsa gantikn Real Pilot in the Real Action. Anggota pokja pertahanan mayoritas domain ny ke israel via Drone.

  3. bung yayan@ Sama sama bung..
    alhamdulillah Selama periode bapak SBY .. banyak Sekali kemajuan , khususnya pembangunan di sektor pariwisata..
    Didekat BIL sedang dimulai pembangunan Kawasan Pariwisata seluas 3 ribu hektar yg didalamnya terdapat sirkuit khusus untuk F1 ..
    semoga proyek ini tetap dilanjutkan. .
    sy berterimakasih untuk artikel2 anda selama ini..
    semoga anda dan keluarga diberi kemudahan dan kesehatan selalu bung..

LEAVE A REPLY