Oct 142014
 

image

Keinginan untuk menjadikan TNI menjadi angkatan udara yang kuat dan disegani ternyata sudah sejak lama dikumandangkan oleh para pendiri bangsa ini. Keinginan ini jelas tercermin dalam pidato presiden RI kesatu salaku laksamana tertinggi udara pada hari peringatan 5 tahun AURI (sekarang TNI AU) 9 april 1951. “Beliau mengatakan jika angkatan perang kita hendak berdiri setaraf, setinggi dan sederajat dengan angkatan perang dumia internasional, maka kita harus mempunyai angkatan udara yang sebaik-baiknya”.

Makna dari penggalang pidato ini menandakan bahwa para pendiri bangsa sudah melihat jauh ke depan ketika terjadi perang di masa depan, maka kekuatan udara menjadi faktor penentu perang walaupun ibu dari semua perang adalah perang darat. Kekuatan udara yang kuat terbukti dengan beberapa perang yang terjadi di abad 21 era modern dan digital ini bagaimana AS mendominasi perang ketika terjadi perang teluk II dan invasi ke Irak, serta perang arab israel (perang yong kipur) yang menunjukkan kekuatan udara menjadi faktor penentu jalannya kemenangan.

Membangun dan memiliki sebuah angkatan udara yang kuat memang hukumnya wajib serta menjadi keharusan bagi bangsa sebesar Indonesia ini. Mari kita bernostalgia kembali mengenang sejarah bahwa kita bangsa Indonesia pernah menjadi kekuatan udara terkuat di belahan bumi selatan.

Pada awal tahun 1950-an kekuatan AU terdiri atas 25 pengebom B-25 mitchell skuadron udara 1. 29 pesawat C-41 dakota dan 30 pemburu P51 mustang di lanud halim perdana kusuma (waku itu lanud cilitan) 22 fluster di skuadron udara 4 lanud Atang Sanjaya bogor (waktu itu lanud semplak) dan PBY-50 catalina di skadron udara 5 lanud abdulrachaman saleh malang (waktu itu lanud bugis). Untuk pesawat latih terdapat 62 pesawat latih L-4J piper cup dan 46 pengebom latih BT-13 valiant serta 74 AT-16 harvard di lanud husein sastranegara (waktu itu lanud andir).

Selanjutnya pada periode 1960-an secara cepat dibangun skadron-skadron baru antara lain, skadron 6 dengan 41 helikopter Mi-4, Skadron 7 dengan 28 bell 204B, bell-47G dan S-61 serta skadron 8 dengan sembilan helikopter raksasa Mi-6 lanud atang senjaya. Kekuatan peswat tempur meliputi. Skadron 11 dengan 49 MiG-17, 30 MIG -15 serta 10 MIG 19 (skadron 12) di pangkalan udara kemayoran jakarta, skadron 14 dengan 30 MIG-21 di lanud iswahyudi. Untuk angkutan udara terdapat skadron 17 dengan 3 C-140 jetssta, 21 il -14 avia, C47, tujuh L 401/402 cessna dan skadron 31 dengan C – 130 B Hercules di lanud halim perdana kusuma, skadron 31 enam An-12B antonov di lanud huesein bandung. Untuk bagian pesawat pembom ditempatkan di skadron 21 dengan il-28 beagle di lanud kemayoran, skadron 41 dengan 14 Tu badger dan skadron 41 dengan 12 Tu 16/KS di lanud iswahyudi.

Dengan kekuatan udara yang ideal pada saaat itu siapa yang berani mengusik sang garuda?

Menjaga Langit Nusantara
Indonesia merupakan negara kepulauan yang berbentuk republik, terletak di kawasan Asia Tenggara. Indonesia memiliki lebih kurang 17.000 buah pulau dengan luas daratan 1.922.570 km2 dan luas perairan 3.257.483 km2. Berdasarkan posisi geografisnya, negara Indonesia memiliki batas-batas: Utara – Negara Malaysia, Singapura, Filipina, Laut Cina Selatan. Selatan – Negara Australia, Samudera Hindia. Barat – Samudera Hindia. Timur – Negara Papua Nugini, Timor Leste, Samudera Pasifik. Dibuthkan kerja keras untuk menjaga langit dirgantara ibu pertiwi dari gangguan Negara asing. Pada tahun 1960-an mungkin tidak begitu sulit AURI untuk melaksanakan tugas pokoknya mengawal langit dirgantara nasional. Pada masa itu, pengebom Tu 16 bisa terbang dari madiun ke Darwin untuk kemudian terus ke Andaman dan mendarat di medan, sebuah aksi show of force yang luar biasa mengagumkan.

Lain dulu lain sekarang
Celakanya dunia tidak pernah berdamai dengan kelemahan, situasi dimana AU kita banyak memiliki kelemahan dan keterbatasan yang dimanfaatkan oleh sejumlah Negara tetangga untuk merongrong kedaultan kita. Aksi-aksi penerbangan gelap dan pelanggaran wilayah udara tidak mampu kita tangkal secara maksimal. Dahulunya kita adalah Negara dengan kekuatan udara yang diperhitungkan sekarang menjelma menjadi kekuatan udara di bawah rata-rata Negara asean yang mengakibatkan penurunan drastis kekuatan tempur udara kita. Implikasinya Negara tetangga kita tidak lagi memandang Indonesia menjadi Negara yang harus ditakuti dan disegani. Indonesia dianggap seperti garuda tanpa sayap dan macan tanpa taring inilah fakta yang harus kita semua cermati bersama. Beberapa kasus seperti amblat, lepasnya sipadan-ligitan, yang terakhir kasus pembangunan mercusar tanjung datuk dan perongrongan lain oleh Negara tetangga harus kita sikapi dengan serius jika kita tidak mau kecelongan untuk yang ke sekian kalinya.

TNI AU Membangun lagi KEKUATAN UDARA
Menghadapi kenyataan dan kelemahan menurunnya kekuatan tempur TNI AU tidak boleh berputus asa, sebaliknya tanpa malu dan harus berani mengakui kelemahan dan kekurangann yang ada sebagai pemicu untuk membangun kekuatan tempur TNI AU menjadi lebih bertaji dan bertaring. Sebagai salah satu komponen pertahanan negara, TNI Angkatan Udara terus tumbuh berkembang seiring dengan dinamika pembangunan nasional dan perkembangan lingkungan strategis. Maka kebijakan yang ditempuh TNI Angkatan Udara yakni “Minimum Essensial Force” yang merupakan jawaban tepat untuk dilaksanakan. Harus diakui bahwa kekuatan militer yang tangguh dari sebuah negara merupakan detterent power untuk mencegah serangan dari musuh atau calon musuh. Oleh karena itu kita kagum dengan upaya Kabinet Indonesia Bersatu Jilid-II di bawah Presiden SBY yang memutuskan meningkatkan kemampuan militer (TNI) dalam konsep MEF yang akan dilaksanakan melalui rencana strategis 5 tahunan.

TNI Angkatan Udara akan terus menambah jumlah alat utama sistem senjata (alutsista) yang dimilikinya, bahkan ada 102 alutsista baru pada rencana strategis pembangunan TNI AU tahun 2010-2014. Alutsista baru tersebut meliputi pesawat tempur F-16, T-50, Sukhoi, Super Tucano, CN-295, pesawat angkut Hercules, Helikopter Cougar, Grob, KT-1, Boeing 737-500. TNI AU juga akan melengkapi alutsista modern, seperti radar pertahanan udara, peluru kendali jarak sedang, dan pesawat tanpa awak.

Sukhoi SU-35

Sukhoi SU-35

SU 35 Calon penjaga langit nusantara
TNI Angkatan udara memang harus selalu berkembang seiring dengan kemajuan teknologi dan dan peralatan militer canggih, serta mampu menjawab tantang di lingkungan regional yang akan memanas pada masa depan. Suasana kawasan yang panas akan konflik kepentingan dan penjarahan sumber daya alam ini jelas terlihat di kawasan regional, seperti bagaimana pada Bulan April 2014 yang lalu, tetangga selatan tempat peenerima suaka politik, Australia mengumumkan rencana pembelian 58 F-35 A Joint Strike Fighter buatan Lockheed Martin senilai $11.6 Miliar. Pesanan ini merupakan pesananan tahap kedua Australia dimana sebelumnya di tahun 2009, mereka juga sudah memesan 14 unit F-35 A JSF. Dengan kedua tahap pemesanan ini, maka Australia akan memiliki 72 F-35 A JSF yang diharapkan sudah full operasional pada tahun 2023.

Kondisi serupa tidak jauh berbeda dengan tetangga kita negara tempat menampung koruptor dan kekayaannya Singapura juga sudah menunjukkan minat yang sangat besar untuk mengakusisi varian F-35 JSF. Walapun ketertarikan ini belum dilanjutkan dengan pemesanan, namun berbagai sumber berita menyebutkan bahwa Singapura sejak tahun 2011 sudah melakukan study terhadap F-35B varian yang sama dengan Corps Marinir Amerika. Maka pada beberapa tahun kedepan lagi Indonesia akan dikepung dengan pesawat pesawat generasi kelima. Belum lagi sengketa laut china selatan memanaskan perseteruan di antara tiongkok dan negara-negara asean yang saling tunpang tindih mengklaim waliayah yang kaya akan sumber alam, apabila konflik terbuka terjadi di palagan laut china selatan tentu akan berimplikasi pada wilayah kita khususnya natuna dan kemungkinan kita terseret panasnya palagan LCS terbuka lebar.

SU 35 Tentu para warjagers dan sebagaian military fans boy sangat familiar dan mengidolakan pesawat tempur buatan rusia ini. Pesawat tempur multi peran Sukhoi Su-35 dibangun oleh Komsomolsk-na-Amure Aviation Production Association (KnAAPO) Rusia, merupakan versi modern dari Su-27. Pesawat yang sangat bermanuver ini mampu terbang dengan kecepatan 2,25 Mach (2.756 km/jam). Su-35 saat ini digunakan oleh Angkatan Udara Rusia. Su-35 didukung oleh dua mesin turbofan Saturn 117S dengan all-axis thrust-vector control (TVC) nozzles. Dengan afterburner, masing-masing mesinnya menghasilkan daya dorong 142 kN. Dengan bahan bakar penuh, Su-35 mampu terbang lebih dari 3.600 km Selain itu, pesawat tempur Su-35 ini dilengkapi dengan radar Irbis-E PESA yang disebut salah satu radar pesawat tempur tercanggih dari Rusia karena mampu mencari dan mendeteksi banyak sasaran baik di udara, darat dan permukaan laut dari jarak yang sangat jauh. Beberapa sumber menyebutkan bahwa radar Irbis-E PESA yang terpasang di Su-35 ini mampu mendeteksi pesawat tempur “siluman” F-35 dari jarak yang cukup jauh sehingga memliki efek gentar yang cukup tinggi jika berhadapan dengan pesawat tempur generasi ke 5 seperti F-35 dan F-22 sekalipun.

Untuk masalah persenjataan, jangan ditanya mengadposi mazhab rusia strooong karena tercatat Su-35 ini memiliki kemampuan untuk menggotong senjata seperti R-77, R-27, R-73, KH-29, KH-31, KH-59, Bomp pintar, dan berbagai jenis senjata lainnya. sebagian senjata ini sudah dimiliki oleh Indonesia.

Su-35 Merupakan jawaban dari dinamika geopolitik di kawasan. Dengan memiliki Su-35 maka TNI AU akan memberikan efek gentar yang sangat luar biasa di kawasan dengan kemampuan radar yang canggih, combat radius yang sangat jauh, kemampuan super manufer dan banyaknya senjata yang bisa digotong menjadikan pesawat tempur Su-35 menjadi mimpi buruk bagi para calon musug yang akan mengganggu kedaulatan wilayah Indonesia. Dengan kata lain akuisisi Su-35 merupakan kebangkitan kekuatan udara kita yang sejak lama mati suri dihiasi dengan pespur barat yang rawan akan embargo. Mengakuisisi Su-35 adalah pilihan yang cerdas karena memiliki banyak kelebihan yang akan sangat bermanfaat bagi modernisasi Militer Indonesia. Hal ini akan membuat kekuatan alutsista TNI menjadi meningkat secara significant. Kebangkitan kekuatan udara raksasa jilid dua sudah didepan mata semoga IFX dapat bersanding dengan Su-35 menjadi ujung tombak menjaga kedaulatan pertahanan wilayah udara Indonesia.

Kesimpulan
Sejarah mencatat di era Soekarno kita menjelma menjadi angkatan udara yang paling tangguh di belahan bumi bagian selatan. Dan ketangguhan kekuatan tempur itu lambat laun hanya menjadi seperti mitos atau legenda pasca jatuhnya bung karno dan kini sang garuda perlahan telah mengepak sayapnya untuk melindungi langit nusantara dari segala ancaman yang mengganggu. Sang garuda perlahan tapi pastk mengembalikan panji-panji kekuatan yang dulu pernah tersohor di bumi bagian selatan. Harapan kami putra bangsa semoga di era pemerintahn pak Jokowi-JK kepak sayap sang garuda dapat menjangkau seluruh langit nusantara. Modernisasi angkatan udara menjadi sangat penting dan krusial, akuisi pespur su-35 1-2 skadron bukan hal yang tidak mungkin bagi indonesia dan merupakan jawaban atas tantangan dikawsan yang bisa saja kita dihajar dari 4 mata angin.

Selalu ada secercah harapan yang menanti, akan masa depan yang gemilang dari negara kita tercinta ini. Sikap skeptis dan pesimistis tentunya harus dibuang jauh-jauh. Dengan potensi ekonomi kita yang menunjukan kenaikan positif dari tahun ketahun, serta potensi SDM yang ulet dan dapat diandalkan ditmbah SDA kita yang melimpah. Mestinya hanya masalah waktu sajalah untuk kita kembali mempunyai sebuah AU yang kuat dan disegani oleh negara-negara di kawasan. Sejarah pernah mencatat AURI pernah menjadi pemain kunci di kawasan, angkatan udara dari dulu sampai sekarang memiliki penerbang2 hebat dijamannya. Dan sejarah juga pernah membuktikan sang garuda pernah menjadi penguasa dirgantara di kawasan. Sukhoi Su-35, Siapa yang tidak gentar?.

Catatan : Maaf rekan-rekan warjagers kalau artikelnya kurang bagus dan berbobot ilmiah soalnya baru pertama kali menulis tentang militer, tidak pernah dikenal kata sempurna pada setiap karya. Oleh karena itu dengan penuh rasa hormat, penulis menerima kritik dan saran dari dari rekan-rekan warjagers semuanya. Khususnya para sesepuh semoga dapat menggoreksi tulisan ini.

(written by Adela Tuakia)

Referensi
*Buku Pelangi Dirgantara, Chappy Hakim
*ramalanintelijen.net
*artileri.org/2014/04/10-pesawat-tempur-tercepat-di-dunia-2014.html
*analisismiliter.com/

  123 Responses to “TNI AU Membangun Kekuatan Nasional Air Power”

  1. Mantap artikelnya

    • Aneh dini hari pun ga bisa dapet pertamax hehehehee….siaga semua para warjager

    • Numpang pertamax yah bung,,
      F 35 klo dtg nyerang ke indonesia rasa nya ga bakal nyampe, cos radius tempur nya cuma 1,110 km, jadi butuh pesawat tanker, pesawat tanker tidak ada yg stealth , sdh pasti terdeteksi oleh radar,
      Kecepatan F 35 hanya sampai 1.67 mach, kalah jauh sama su 30 mk2 kita,
      Klo pesawat tanker nya di tembak lebih dulu, F 35 akan ke bingungan mendarat nya, karena keterbatasan BBM nya, bs jadi nyungsep di laut, kecuali bawa kapal LPD yg terbaru nya, soo F 35 ga mungkin dtg kesini sendiri tanpa pesawat tanker atau LPD nya,

      • Klo mereka posisi nya di sabah/sarawak akan lebih mudah di susupi pasukan darat kita secara individu, masuk ke bandara,
        atau di salvo astors II bandara nya, klo masih terlihat mata telanjang bs menggunakan vshorad menembak nya,

      • LHD gak bisa leluasa beroperasi di samudera hindia karena (konon) ada ‘kuncen’-nya yang hingga hari ini belum kasat mata…

      • Salam bung andri..
        Ketika australia menyerang indonesia tentu skenarionya tidak semudah seperti yang anda katakan Selalu ada strategi yang matang untuk mengempur musuh dengan rasio keberhasilan tinggi. F35 memiliki kelemahan keterbatasan kombat radiusnya bagaimana kalau formasi tempurnya f18super hornet didepan utk melawan su30 punya kita dan f35 tugas membombardir instalasi radar miliki kita yang dekat dengan ausiy sehingga mata dan telinga kita tidak dapat mendeteksi musuh dari selatan. Ketika radar kita telah di bombardir bagaimana bisa kita bisa mendeteksi pesawat tempur ataunpun tanker yg mau memasuki wilayah kita dan apakah su30 milik kita dpat melock f35? bagaimana kalau radar f35 yang melock kita duluan. Perang adlah tipu daya, dan pertarungan taktik serta strategi maka dari itu kita tidak boleh meremehkan setiap potensi ancaman udara yang akan terjadi masa depan.

        • Assalamualaikum wr.wb.
          artikelnya bagus bung memang sebuah karya tidak akan mengena kata sempurna dan akan terus berkembang.

          pertama yang harus di perhatikan adalah menemukan alasan kenapa sonotan mau menyerang kita.
          seperti sejarahnya timtim dulu sonotan berani karena PBB ikut campur. jika mereka duel 1 vs 1 saya rasa tidak berani bung.

          untuk f18, saat mereka masuk ke wilayah kita pasti dilakukan intercept dulu bung jika pesawat intercept kita ditembak maka suasananya pasti akan menjadi darurat. namun yang perlu dibangun adalah kontak komunikasi bilamana pesawat kita di tembak jatuh sebelum mereka melapor pada menara pengawas.

          dan saat posisi darurat kita juga tidak mungkin terus bertahan juga, disini siapa yang paling cepat meratakan base lawan maka kemungkinan besar dia pemenangnya, walaupun belum tentu juga.

          kalau salah ya maaf 😀

          • Salam kenal bung wong deso..
            Betul kata anda selalu ada alasan yang kuat untuk menyerang suatu negara atau konfrontasi terbuka dengan lain, apa yang bung andri dan saya katakan cuman game war dan simulusasi ketika terjadi situasi terburuk. Hubungan dengan sonotan kita mempunyai sejarah panjang hubungan panas dingin dengan mereka. Subtansi dari artikel diatas bagaimana kita bisa memetakan potensi ancaman pespur negara2 tetangga yang dalam beberapa tahun kedepan sudah memiliki pespur gen 5. Semoga kita dapat mengantisipasi pelanggaran udara dan penerbangan gelap di atas wilayah udara kita. Pertanyaannya apakah pada beberapa tahun kedepan radar kita dapat mendeteksi pesawat gaib tersebit.

          • *simulasi

          • Australia Boleh Bangga dengan F 35, tapi kita juga harus bangga dengan apa yang kita punya … Man Behind The Gun … kalo Pilotnya TNI AU jelas lebih unggul dari ASU …

            Ngarepnya kita beli Kasel Typoon …. biar muncul secara senyap di Darwin dan Sydney he he ….

          • kenapa pertahanan udara nasional kok yang dicari su-35
            ini mw pertahanan atau ada tujuan offensif
            kalau mau membentuk pertahan nasional fokuslah pada radar militer dan sam nya.
            setahu saya ketika perang yang diutamakan bukan seberapa canggih pespur yang dimiliki, tetapi seberapa canggih pertahanan udaranya
            kalau cuma punya oerlikon, bofors, mica, dll, tapi mau punya su-35, nah itu niatnya perlu dipertanyakan lagi. IMHO

          • Bung @Chaos kita harus menyesuaikan doktrin militer kita. Walaupun dengan radar dan SAM yang bagus tanpa pesawat yang mumpuni sama juga dengan membiarkan maling masuk wilayah kita tanpa rasa takut. Kalau dengan pesawat yang bagus maka maling juga akan mikir 10x sebelum masuk.

        • Ummm kalo keputusan upgrade diveto gmn tuh bung hehehe.. misal perintahnya spt ini ” kamu kena veto gk boleh upgrade dan bertempur karena itu”

          Terus ditanya kenapa?
          Jawab ya itu…

        • soal perang pespur apa melulu antar pespur doang, kapur ma kaselnya mana..

          lagean ntu oshit nyerang dalam rangka paan, mo nduduki kagak..kalo mo ngijakin kaki ditanah ri, ntu tentara oshit suruh ijin dolo ma nyi riri kidil penjigi liit silitin..

          kalo belon ijin ya bakal tinggal sisanya doang yg nyampe hehe..

        • walah…kenapa F18 mereka kok disuruh menghadapi su30 kita?
          kenapa gak SU27 yang merupakan air superiority?
          di pitch black th 2012..F18 super hornet aussie gak ada apa2 nya dg Su27 kita.
          SU30 adalah untuk maritime strike.

          sedangkan untuk menghadapi F35 jelas skenarionya adalah dg menggunakan SU35BM atau S..yang mempunyai alat IRST yang mampu mendeteksi stealth fighter gen 5. pada jarak yang jauh. dan patut diingat F35 tidak mempunyai senjata macam sukoi yang kaliber 30mm untuk dogfight jarak dekat. jika dia lolos dari BVR sukoi.

          jadi hanya makanan empuk buat sukoi35 .

          lagipula….untuk mendeteksi F35 yg stealh itu ada banyak radar yang mendetekisnya…misal radar vostok E… yang beroperasi di L band atau radar OTH (500km) punyanya cina yang sedang dilirik oleh TNI kita.

          jadi begitu terdeteksi sejak awal tuh F35 dan rombongannya sudah harus siap2 untuk di pre emptive strike oleh TNI.

        • @ sennopati
          di veto oleh siapa…? PBB?
          lhah veto nya kan bisa dijegal oleh rusia yang anggota DK PBB.

          emange rusia mau rugi apa..? Rusia mau mengandalkan siapa lagi kalau bukan indonesia. Cina alamat akan di kopi habis2an. India ? alamat akan dibongkar oleh Israel lalu rahasainya akan di berikan ke ASU….teman rusia yg bisa dipercaya dan bisa di andalkan hanya indonesia.

          • klo @ sennopati obsesinya ‘kan hanya 1, jokowi.
            orang udah lain udah pada ngomongin apa, doi stuck di situ….

    • Bung dimitri oslo. numpang pertamax ya.

      nah itu dia deterjennya yg banyak biar mumpuni…tukang pukulnya sukro 35 beserta keluarganya,sibadai anak jalanan,jin rafa,cobek sama talenan,…maknyusssssss

      cuma pendapat tukang cuci piring….heheheheheheheheh

    • Pada jaman kekuatan AURI mencapai titik tertinggi di pemerintahan orde lama, kondisi ekonomi sangat jauh dari kondisi sekarang atau jaman orde baru, dan kita tau semua armada perang TNI waktu itu didapat dengan sistem kredit dari uni soviet, kenapa sekarang untuk menjadi kekuatan medium di kawasan asia tenggara rasanya susah betul atau banyak pertimbangan, semoga pemetintahan yang akan datang Indonesia melupakan sopan satun dalam penggadaan alusista, walaupun akan memicu perlombaan senjata di Asia Tenggara, TNI harus menjadi yang terbaik, terkuat dan profesional (semoga)

  2. Selamat malam Bung2 senior

  3. ketiga kah

  4. kecolongan juga pingin numero uno

  5. Setuju…..

  6. Eh ? Dpt no 2

  7. Hadir

  8. Jadilah negara super power maka dari itu indonesia harus punya kapal induk, destroyer, kapal selam, helikopter serang, pesawat angkut sekelas globemaster 111, mbt leopard sebanyak mungkin.. Makin jayalah indonesia 😀

  9. Njihh pak De…sendiko dawuh

  10. Sip mantap

  11. sekalian borong PAK-FA…jaman soekarno aja walaupun lagi krisis berani borong alutsista…karna untuk pertahanan keamanan bukan perkara main2…negara berwibawa maka ekonomi pun lancar…jaya TNI (ilangin budaya ngeteng..!!)

  12. kapan indonesia bisa bikin pesawat amhibi…jadi kalo di kejar raptor
    bisa nyemplung kelaut…

    edisi: lamunan tengah malam

  13. Dunia militer adalah dunia abu-abu. Yang pagi hari dinyatakan tidak mungkin, bisa saja sore harinya sudah terlaksana.
    Semoga cita-cuta Nusantara ini terwujud dengan salah satu caranya memperkuat armada udara kita.

    Amin.

    • Seiya sekate dengan bung tedjo.. salam kenal

    • bener bung Tedjo…..sama kaya dunia marketing yang abu abu…militer kita juga abu abu….ga jelas dimana mana

      • Kita masyarakat sipil susah mengetahui seberapa besar kekuatan militer Negara kita. Jangan kita, bahkan di kalangan militer sendiri juga belum tentu jelas seberapa besar kekuatan militer kita. Sebagai contoh KS kilo.
        Kita sudah punya KS Kilo sejak 2007 dan baru beberapa hari kemarin di release secara resmi. Padahal antara tahun 2007-2014 terjadi banyak silang pendapat dan perdebatan tentang KS Kilo tsb. Banyak yang tidak percaya bahwa kita tidak punya KS Kilo. Dan setelah release resmi, baru pada percaya.
        Dan tentang pespur, kita juga tidak tau seberapa banyak jenis dan jumlah pespur kita.
        Jangankan jumlah, jenis nya saja burem… abu-abu.
        Ada berapa JENIS pespur Sukhoi family yang sudah seliweran di udara kita, kita pun nggak tahu dengan pasti. Resminya cuma 2 jenis. Yang nggak resmi (release resmi)? kita tunggu release resminya saja 3-4 tahun lagi.

        PG pasti senyum-senyum sendiri. :v

      • Waduh double…… maaf min.

  14. Selamat bung adela artikelnya sangat menarik, salam kenal terus berkarya 🙂

  15. 1 lagi,sales ASU dgn pespur menggelikan juga dilenyapkan,indonesia disegani semenjak punya heavy fighter macam sukhoi family 😆

  16. Pilihan logis untuk saat ini ya su-35
    Untuk menghadapi dua kekuatan yg saat ini menjepit dr singapura dan australia yg akan memiliki f-35
    Tp pilihan dan kebijakan pembelian ada di tangan kemhan

  17. Mantap..semoga tetep SU 35 dan pengambil keputusan tahan godaan sales-sales pespur barat dengan iming-iming ot ot + embargo. Hanya SU 35 yang punya deterent tinggi.

  18. Kalau saya pribadi tetap SU 35 🙂

  19. Su-35
    Doa terindah sebelum tidur.

  20. <:D
    ?) siap !!!
    _||_ Komandan !!!
    Artikel yang muuuaaantaabb bung…
    Semangat!

  21. SU 35..MANTEP

  22. hanya SU35 pilihan bagi manusia yg ber IQ tinggi …

  23. Rencana penggantian skoadron f5 tiger sebaiknya memang su 35..dan ini resmi di buka di media biar memberikan efek gentar..jadi musuh atau calon musuh akan berfikir ulang kalau mau coba2 dgn nkri…kalau yg tidak di buka di media bisa jenis yg lainnya ( gripen,rafale ataupun taypun) sebagai pendukungnya..ataupun su 35 di skoadron lainnya..CMIIW
    salam Nkri

  24. Amin semoga segera direalisasikan kekuatan matra udara Indonesia yg disegani negara tetangga dikawasan

  25. wew 33

  26. Yang penting jgn pilih selain pesawat tempur dri rusia SU35…. walaupun rafale dan thipoon nawarin dgn paket berbeda. Mudahan pemerintah jgn sampai tergiur dgn iming2. Ingat kasus kapal mistral francis yang dibeli rusia, sampai2 si ASu meminta untuk ditunda pengirimannya krna dalam terlibat kasus diukraina. …bisa jdi sebaliknya mengarah kekita apabila diakuisisi antara rafale dan tipoon maka terjadi hal sedemikian, apabila kita dalam bersitegang antara sekutu2 nya tetangga kita baik selatan ataupun sonora pasti akan sama akan diperlambatkan pengiriman dan bsa jdi diembargo supaya kekuatan militer kita tidak diatas sekutunya. Salam

    Wahai presiden kami yang baru, tolong dengar suara ini,…..asikkk. hehehehe

    • Benar bung, hal ini harus menjadi perhatian pemerintah kita. Seharusnya barat dengan sdm dan hukum yg sudah maju bisa menghormati kontrak yang sudah berjalan, kalau kasus ini rusia bisa menggugatnya di peradilan internasional krn dgn yurispudensi ini, suatu transaksi bisnis dgn kontrak yg sudah berjalan bisa dihentikan oleh salah satu pihak dengan alasan tertentu.

  27. negara besar itu harus punya nuklir… kalo gak punya nuklir nasibnya akan jadi boneka negara yg lain…alasan apapun nuklir itu mutlak dipunyai.

  28. bismillah bismikaalluhuma ahyawabismika amut….amiin hee

  29. Saat ini pengguna Su-35 masih Angkatan Udara Rusia..

  30. Bung Diego nick name yg namanya si CendoL itu banned aja , dari masuk sampai sekarang ngetroLL meLuLu , baru bahasanya kasar banget , mohon bung Diego & Bung gue untuk menindaklanjuti org tersebut , mohon konfirmasinya , terima kasih sebeLumnya

  31. Mantap bung artikelnya.kyknya 2015 awal su35 sdh dtg mengudara disini

  32. Jika kita terlalu rusia strong barat ga suka bisa terjadi lagi gestapu kedua dan orba kedua. bangganya cuma sebentar habis itu dibully kawasan. terlalu kebaratan juga ga enak karena mudah di setir kemauan barat. Maka dari itu kita pilih jadi showroom alutsista aja, TOT, kemandirian, dan bersekutu dengan kekuatan ketiga yaitu kekuatan alam dan penguasanya yaitu Allah SWT. kita masih ingat dengan perang tabuk, burung ababil, dan sakit kusta pada zaman perang salib. Kita juga dapat memintanya kembali berupa badai petir elektromagnetik di udara untuk menghadap serbuan udara atau badai topan mahadahsyat di laut untuk menenggelamkan armada pasifik.

  33. red dot dengar2 batch 1 order 24 F-35A dan menunggu rilis resmi F-35B yang direncanakan akan mengisi lhd sekelas punya oz.

  34. kalau TNI AU itu marskal bukan laksamana?
    kemandirian alusista
    1.satelit
    2.radar
    3.roket/rudal
    4.pespur
    5.kasel/kaprang
    6.mbt
    mari berdoa semoga bisa mengejar ketinggalan dengan negara lain.

  35. Opsi pemerintah hanya ada dua,Keluarga falcon dan keluarga flanker.Typhoon dan rafale hanya rumor,SU35 yang akan menyalip di tikungan.

    • Betul bung, klo kita pesan falcon otomatis makin bergantung lg ma USA. Kwalitas downgrade dr singapura , ga tau juga brpa thn lg dtg nya ke indonesia,cos yg hibah aja baru beberapa unit doank, tp falcon lebih familiar dgn TNI AU,

      Klo kita beli su 35. Punya efek gentar tersendiri di kawasan, kemungkinan nya akan malon juga akan ikut beli, tp tdk tau juga kapan akan dtg nya ke indonesia, cos ada banyak pesanan yg blm terpenuhi, diantaranya venejuela 24 unit, dan china, serta mungkin india atau vietnam,

      Klo dah terjadi perlombaan senjata, otomatis kawasan makin tegang,, perekonomian bs jatuh krisis,,,
      Saya yakin klo indonesia kuat, yg lain nya pasti ngiri, dan ingin bs melebih kekuatan indonesia, karena mereka masih khwatir indonesia mencaplok wilayah mereka, atai mereka tertarik dgn SDA kita

      Klo kita tidak lihai diplomasi nya, dan bs meredam tetegangan di kawasan, kita akan masuk kedalam permainan tukang buat senjata canggih,

      • Wah, bagus donk klo gtu bung MJ, kyk nya semua bergantung dgn kondisi perekonomian rusia juga, dlu mereka menolak permintaan china utk memiliki su35 tp belakangan karena kebutuhan finansial nya, akhir nya di kabulkan juga permintaan china,

        Klo boleh tau , dlu bung MJ ini niek name nya pake niek name Maling Jemuran bukan yah?

    • Opsi terbaik menurut saya hanya 3 bung:
      – 1 skadron Su-35
      – Su-35 untuk 3 Kogabwilhan
      – Su-35 sebagai pengganti F-5

      pilih yang mana??? 🙂

    • saya setuju klo eurofighter cuman sekedar wacana saja….liata jalah negara-negara operatornya euro fighter, jerman & inggris lagi krisis battle readiness…

  36. Semoga panglima tertinggi adalah manusia yang cerdas dan tidak ngapusi… kalo tidak semoga bagaimana dooong??? 🙂

    Tanya gmn militer indonesia melumpuhkan radar “jendule” australia? Sptnya radar ini harus dilumpuhkan dengN segala upaya dan biaya sebelum terjadi konflik nyata.. kan kita sudah pre-emptive metoda perangnyA.. hancurkan musuh sebelum menyerang

    Thanks

  37. Benar tantangannya kualitas sdm terutama yang paling tinggiiii posisinya ya

    • Saya sangat setuju klo SMI kembali menjadi mentri, mudah2an indonesia makin kuat ekonomi nya.

    • Bank bank sekarang kayak gitu bung…nguber uber masyarakat disuruh minjem..malah pada rebutan bank bank nya …akhirnya main kunci2an dah misalnya kalo pegawai dikasih kreditnya yg angsurannya sebanyak gaji thp nya…terserah dah orgnya bisa makan atau kagak kan gak ada bawa pulang gaji..akhirnyaaaa….

      • misalnya nawarin kta lewat hp ?

        tergantung yang punya hp ‘kan, paling gampang matiin aja, klo mau lebih sopan dikit bilang ‘kebetulan lagi banyak cash’…

        klo ngambil dan gak mampu bayar, ya jangan nyalahin orang lain klo diapelin debt collector…

    • Venomena smi melihat fakta fakta di lap saat kejadian kasus century, saham bumi dr 8050 ke 2000, mulai ditirunya cara2 eropa dan asu utk menutupi devisit anggaran negara dgn. SUN maka ini perlu diperhatikan krn ini fenomena gali lobang tutup lobang klo tutupnyabkurang maka akan gali lg. Akhirnya krisis lg utang. Jth tempo yg byk tanpa kemampuan byr. Statement gubernur BI utang RI skg sdh sama dgn thn 98. Kenapa terjadi? Dan ketika menkeu dipimpin siapa utang mulai. Naik tajam? Mari berpikir right man in the right job

      • saham bumi kemarin malah tinggal rp 125, anjloknya saham perusahaan terbuka bukan tanggung jawab pemerintah, tapi akibat kinerja manajemen perus ybs + kepercayaan publik thd manajemen tsb.

        smi jadi menkeu antara des 2005 (menggantikan jusuf anwar) hingga mei 2010.
        persentase hutang terhadap gdp RI turun curam dari 55.83% ke 28.64%,

        http://www.tradingeconomics.com/charts/indonesia-government-debt-to-gdp.png?s=idndebt2gdp

        setelah 2010 penurunan melandai…

        “ditirunya cara2 eropa dan asu” …walah klise dan murahan banget, lihat ke segala penjuru ruang tempat anda berada, listrik, lampu, telepon/fax/printer, laptop, hp, tv, sinyal tv dari satelit, diluar ada motor, mobil, kabel listrik, kabel serat optik semua tiruan, sampai ke pistol, mbt, pespur, rudal, kasel…

        SUN adalah cara untuk menghindari pinjam ke dan ‘dikangkangi’ oleh bank dunia, para pemegang SUN tidak berhak ngatur apa2…

        …Dan ketika menkeu dipimpin siapa utang mulai naik tajam?…

        siapa ya?, monggo tampilkan link grafiknya klo ada,
        diskusi jangan hanya modal kata2…

  38. sukoi kita dh mutan semua ditambah perbaikan di avionik yg mendekati Su 35 mungkin malah plek 11/12 dgn Su35 .kl ane pengennya Su47/Su 37 maknyos gandos

  39. Bagaimana sakitnya pengalaman embargo alutsista blok barat, sekilas mengingat kembali cerita pesawat Hawk buatan mana ely yg ditinggal di bangkok dan elang botak yg tidak bisa terbang krn kasus Timtim, padahal pada waktu itu betapa dekatnya ORBA dng blok barat.
    Betapapun hebatnya dan canggihnya senjata dari blok barat, pasti tidak boleh dan tidak akan bisa digunakan utk melawan mereka.
    Belajarlah pada sejarah wahai para pimpinan yg diamanati rakyat dalam mengambil keputusan.
    Maaf pendapat oot rakyat jelata, yg rindu kejayaan TNI dan NKRI.

  40. cepetan Pak Pur akusisi SU-35, minimal 17 biar TNI-AU STRONG

  41. Tulisan yang bagus menambah wawasan,…
    Semoga cepat terwujud….

  42. Rakyat akn selalu mendoakan TNI mjd terhebat

  43. Mantabbbb artikelnya bikin semangat 45, smoga ada artikel pesawat pembom tupalev indonesia. Mantab

  44. bagus banget artikelnya bung..
    Benar2 maknyus..
    Salam hangat dari ????????
    Buat para sesepuh semuanya..
    Minta izin untuk bergabung…

  45. Mantab artikel ny bung…

    nyrupUt kopi dlu smbil nggu sesepuh2 hadir.. Hehee

  46. artikel yang konstruktif.

  47. dua jempol untuk artikel Bung AT… terima kasih sudah menambah wawasan dan membangkitkan Nasionalisme.

  48. yang terlihat adalah kita masih lemah walaupun ternyata cukup kuat dan wlapun ternyata kuat dan siap perang tetap saja masih lemah. Hanya tuhanlah yang maha kuat dan abadi serta mempergilirkan kekuatan dan kekuasaan di bumi kepada yang dikehendaki Nya tinggal manusianya mau berubah atau dirubah….

  49. tp sayangnya indonesia tdk pernah mampu membeli pesawat tempur baru lebih dr 1 skuadron,itupun pengadaannya memakan waktu yg lama.membeli yg baru setelah yg lama sdh tdk bs diandalkan lg,bknnya membeli tdk harus menunggu yg lama habis usia layak pakainya…mengapa tidak seperti singapore dan australia yg blh dikatakan mampu “memborong” pesawt tempur dgn jumlah yg fantastis,pdhl singapore negara yg sangat kecil loh?
    gmna negara lain bs gentar klo daya beli kita sangat rendah sekali,itupun mesti memakan waktu yg lama..sementara wilayah udara yg harus dijaga sangat luas sekali..

    • “tp sayangnya indonesia tdk pernah mampu membeli pesawat tempur baru lebih dr 1 skuadron,itupun pengadaannya memakan waktu yg lama.membeli yg baru setelah yg lama sdh tdk bs diandalkan lg,bknnya membeli tdk harus menunggu yg lama habis usia layak pakainya…”

      Bicara jgn asal bung frans…baca dulu artikel di atas:
      “Selanjutnya pada periode 1960-an secara cepat dibangun skadron-skadron baru antara lain, skadron 6 dengan 41 helikopter Mi-4 (3 SKADRON), Skadron 7 dengan 28 bell 204B, bell-47G dan S-61 (2 SKADRON) serta skadron 8 dengan sembilan helikopter raksasa Mi-6 lanud atang senjaya. Kekuatan peswat tempur meliputi. Skadron 11 dengan 49 MiG-17 (3 SKADRON), 30 MIG -15 (2 SKADRON) serta 10 MIG 19 (skadron 12) di pangkalan udara kemayoran jakarta, skadron 14 dengan 30 MIG-21 (2 SKADRON)…14 Tu badger dan skadron 41 dengan 12 Tu 16/KS di lanud iswahyudi (2 SKADRON)

      SEMUANYA BRAND NEW…

      • wehrmacht@itu apa yakin semuanya beli,dr mana uangnya?
        Waktu itu tentu soviet berharap indonesia menjadi salah satu basis komunis terbesar di asia pasifik,makanya alutsista tsb seperti hadangan di atas meja makan..

        • Beli bung frans….waktu orde baru kebagian juga bayarnya sewaktu rusia gencar menagih sisa pembayarannya (silahkan anda baca baca lg koleksi angkasa atau goggling…lgpl harga pesawat itu dulu tdk semahal harga pesawat sekarang karena teknologinya masih analog blm digital….waktu produksinya jg singkat sehingga pesanan dpt dipenuhi dlm waktu singkat dlm jumlah banyak karena teknologi rusia saat itu terkenal sederhana (kadang tdk presisi) namun handal…

    • Kenaikan harga BBM terakhir, misalnya harga Premium, dari 4500 menjadi 6500 Rupiah adalah 44.4%. Sedangkan pada saat itu kenaikan harga minyak dunia sekitar 10-15% dan fluktuasi kurs Rupiah terhadap US Dollar sekitar 5-10%. Kalau hitung-hitungan sederhana, tentunya pemerintah mendapatkan masukan dana segar yg melimpah.

      Dengan kondisi di atas, tentunya pembelian alutsista secara besar-besaran tentunya bukan hal yang mustahil lagi. Buktinya adalah kurs Rupiah saat ini yang menginjak angka 12.000 Rupiah, menunjukkan bahwa stok Rupiah di luar negeri sedang over supply.

      Maaf, cuma analisa ngawur nih bung frans. He..

  50. Red dot n ozy mo beli f35 atau f-tse (meteor garden) ora urus,. kl kita pny penangkalnya mrk mau apa?.. ga prl khwtr tntg pngktn kekuatan ttga,saya yakin TNI sdh waspada jauh2 hari,pait getir sdh kita jalani smpai 2014..tunggu tanggal mainnya aja,kl mrk brani usil tdk cm pswt nya tp diratakan tanah jg itu pangkalan2 musuh.. gmn caranya? slhkan jd anggota TNI pst tau jwbnya,hehe..

  51. Nice artikel Bung, thank’s. Semoga unt. alat pemukul dr negara yg netral, unt. alutsista ‘aksesoris’ bolehlah dari yg lainnya. Kan ndak lucu, senjata pamungkas kok dah ketahuan specnya, syukur2 hasil ‘oprekan’ atau karya sendiri. Moga sehat2 semua dan salm NKRI

  52. Su 35s strooooong habis deh.kita harus menjadi yg terdepan dalam kekuatan udara
    Hati hati asu hanya memperioritaskan kaki kaki tangannya di asean dan sonotan,kita jgn sampai jatuh pada embargo yg kedua.

  53. indonesia tidak perlu yg setroong setroong, kalau ada musuh mau nyerang tinggal gunakan jurus diplomatik, kalau kaga mempan juga tanyain maunya mereka apa, tinggal di kalkulasi aja…

  54. Bung AT, Ruaarr biasa artikelnya….komunikatif dan konstruktif.

  55. Salah satu kelebihan Su-35 sebagai penggentar jika jadi diakuisisi adalah:
    – Rusia sudah setuju dan bahkan menawarkan pespur ini untuk Indonesia
    – Tidak semua negara di Asean ini yang boleh membeli Su-35 termasuk Malaysia, sehingga ada sifat ekslusivitas disitu…

    So, efek deterjen plus ekslusivitas pemilik Su-35 jadi pendongkrak harga diri bangsa… 😎

  56. atu kategori diisi beberapa varian spesies pespur, misal yg buat wokhos f16 ma rafale..lagean ntu bisa minimalis embargo kata ente, tapi dolo banyak yg bilang ntu pemborosan n mubazir secara sama fungsi napa harus dari berbage jenis binatang..karang baru ngeh..

  57. wajib bungkus ini su35 kalo memang mau disegani dan memainkan peran dkawasan..
    opsi pemerintah tinggal 2 ,f16 dan su35…dr ini hrsnya dah tau siapa yg pling unggul dan hrus dbungkus.

  58. calon menhan P.Tebe dikenal rusia stroong….. 🙂
    bijimana neh rekan kalo kita ngarep SU 35…

  59. SU-35 harus menjadi salah satu kekuatan TNI AU sebagai pengimbang perkembangan alutsista negara kawasan.

  60. bung yonhap ga promo produk buatan asu mumpung lg rame neh,sapa tau tar ada yg tertarik hehe

  61. semakin maju saja indonesia in ya makin banyak kekuatan militernya

    di indonesia timur mau dibuat S-35 BM ya td ngebaca artiekl ini kalau betul hebat nanti ini

  62. @Adela Tuakia, Mantap bung artikelnya, salam kenal,
    sedikit menambahkan pilihan TNI jatuh pada Sukhoi Su-35 adalah cerdas & bijak, kita masyarakat harus apresiasi itu melihat pengalaman selama dgn alutsista dari barat (AS & sekutunya), kita selalu jadi bulan2an mereka, Rusia (Uni Sovyet dulu) lebih akomodatif thd Indonesia dgn tanpa syarat2 yg macam2, justru syarat yg diajukan Presiden Vladimir Putin thn 2003 adalah syarat yg bijak, pembelian senjata Indonesia dgn mekanisme G to G (Govermnet to Government), mengingat di era Orde Baru pembelian alutsista banyak mengalami kebocoran dgn adanya pihak ke-3 atau perantara/broker/calo dst, contoh yg sangat memalukan adalah pembelian tank ringan Scorpio utk TNI AD dari Inggris sebanyak 100 unit di thn 1990-an, Malaysia juga membeli tank yg sama dari Inggris dgn harga yg sama spt Indonesia beli tetapi memperoleh unit yg jauh lebih banyak, hal yg sering terjadi di era Orde Baru, semoga pengadaan alutsista TNI saat ini terlebih di era Jokowi-JK y.a.d. lebih transparan, efisien & sesuai kebutuhan sehingga mampu memaksimalkan kekuatan militer Indonesia demi HARKAT & MARTABAT BANGSA, Semoga…

  63. ….sudah waktunya pergeseran pola pikir pertahanan nasional dengan mengedepankan:
    TNI- AU dan TNI-AL sebagai ujung tombak ganda dengan peningkatan kapasitas dan kapabilitas dengan dukungan sarana dan prasarana bersifat strategis

    TNI-AD sebagai ujung tombak daratan (main land) lapis kedua yang juga memiliki kapasitas dan kapabilitas dengan dukungan sarana dan prasarana bersifat strategis

    ketiga matra harus dibangun berdasarkan skala ancaman dan kebutuhan mempertahankan kedaulan NKRI termasuk kepentingan nasional didalamnya.

    …stststtt,,,ini omongan sopir truck yg lagi ngetem…

  64. Iijin Melintas…Menyimak SU 35 Jagoan Qu…

  65. Kalau sempat F 35 datang ke Indonesia, khususnya ke Propinsi Riau, maka saya dengan pasukan saya akan men slepet ( ketapel pesawat tersebut ), pokoknya TNI tak usahlah turun duluan…biar aja dia terima gaji terus…yang penting kita rakyat yang di depan untuk menghancurkan musuh..

  66. Saya baru salut dengan pesawat tempur tni, kalau bisa menembak tepat kapal nelayan asing yang mencuri di peairan laut indonesia, itu baru saya acungkan jempol….kalau bicara kekuatan kekuatan terus,,,atau gertak gertak sambal terus…sama aja cerita kami yang duduk duduk di kedai kopi…( lawan kau…lawan kau…awas kau ya…awas kau ya…) itu aja yang ada keluar dari mulut…kelahi nya tak jadi jadi…

  67. Ikut numbrung ah,..
    Sebagai warga negara saya bangga dengan TNI
    Tp sebagai waga negara saya belum puas karna pesawat canginya hanya bisa di impor,..coba hasil buatan sendiri yah…
    Dari Komentarnya-komentarnya Saya suka semuanya berjiwa nasionalis..

 Leave a Reply