Jan 132019
 

Helikopter angkut medium H225M (dulu dikenal sebagai EC725) © PTDI

JakartaGreater.com – TNI Angkatan Udara memesan 8 helikopter Super Puma varian H225M dari perusahaan Airbus Helicopters. Helikopter-helikopter tersebut nantinya berfungsi untuk tugas pencarian dan pertolongan (SAR) dalam kondisi tempur, seperti dilansir dari laman Detik News.

“Kami sangat mendukung keputusan TNI AU dalam memilih H225M melengkapi armada mereka. H225M adalah helikopter yang telah teruji di medan tempur dan disenangi banyak pelanggan diseluruh dunia. Pesanan tambahan mencerminkan kepercayaan Indonesia terhadap Airbus Helicopters”, kata Airbus Helicopters Executive Vice President Ben Bridge dalam keterangannya, Jumat (11/1/2019).

Helikopter yang dipesan, berdasarkan kesepakatan Kemenhan dan PT Dirgantara Indonesia, akan diserahkan ke TNI AU seusai perakitan, penambahan kelengkapan serta penyesuaian akhir oleh PTDI di fasilitas mereka di Bandung.

Tak dijelaskan berapa harga yang dibayar untuk pemesanan 8 helikopter tersebut.

“Indonesia terus mengambil peran penting dalam rantai pasokan global Airbus Helicopters. Bersama rekan tepercaya kami yakni PTDI, kami siap mendukung kesiapsediaan armada helikopter Indonesia”, tutur Bridge.

Airbus Helicopters dan Indonesia telah lama menjalin kerjasama, yang diawali ketika PTDI – dulunya bernama Industri Pesawat Terbang Nusantara (IPTN) – menerima lisensi produksi helikopter NBO-105 di tahun 1976, lebih dari 40 tahun yang lalu.

Menurut CNBC Indonesia, terkait H225, PTDI telah menjadi pemasok penting untuk badan utama dan badan belakang helikopter jenis ini sejak tahun 2008, diikuti oleh beroperasinya lini produksi H225 di tahun 2011. Airbus Helicopters dan PTDI memperluas kerjasama di tahun 2017 dengan mengadakan layanan dan dukungan khusus untuk armada helikopter militer Indonesia.

Saat ini, sebanyak 88 unit H225M telah diserahkan kepada penggunanya. Helikopter ini telah terbukti keandalan serta ketahanannya dalam berbagai situasi tempur dan wilayah krisis di seluruh dunia.

H225M, yang merupakan varian militer dari keluarga helikopter multi-peran Super Puma, saat ini beroperasi di Prancis, Brazil, Meksiko, Malaysia, Indonesia dan Thailand, dan baru-baru ini telah dipesan pula oleh Hongaria, Kuwait dan Singapura.

  6 Responses to “TNI AU Pesan 8 Helikopter Canggih H225M”

  1.  

    Black Hawk nya bijimane urusannye.?

  2.  

    8 biji H225m tambah simulator 1 biji plus cadangan spare part, seluruhnya bernilai USD 330 juta.

  3.  

    Admin, bersama2 dengan tanda tangan H225M untuk TNI AU itu ada juga tandatangan kontrak 9 unit NBell 412EPI untuk TNI AD.

  4.  

    39 11 05

    99 28 11

    Itu mimpi para bapak berseragam coklat.

    Berdasar wilayah udara, perairan RI, pulau-pulau dan pantai, jarak jangkau, deteksi radar dan kapasitas muat berbagai alutmasus, deretan angka itu saya prediksi untuk Polairud :

    39 unit setara Bell 412EPI atau yang lebih canggih.
    11 unit setara H225M atau yang lebih canggih.
    5 unit setara Chinook terbaru.

    99 unit kapal patroli kecil 28-30 meter
    28 unit kapal patroli sedang 40-60 meter.
    11 unit OPV 70-80 meter.

  5.  

    Alhamdulillah tidak beli produk LM

    😎

  6.  

    Jayalah TNI ku