TNI AU: Skuadron Tempur dan VIP akan Bertambah

47
82

TNI AU Skuadron Tempur dan VIP akan Bertambah

Jakarta – TNI AU ingin menambah sejumlah skuadron tempurnya untuk memperkuat keamanan Republik Indonesia. Tak hanya skuadron tempur, beberapa skuadron lain seperti skuadron angkut dan helikopter juga akan diperkuat.

“Nanti kuartal ketiga sampai tahun 2024, TNI AU akan menambahkan skuadron tempur bertambah menjadi 11 skuadron. Skuadron angkut berat dan angkut ringan bertambah menjadi 6 skuadron. Skuadron heli akan bertambah menjadi 4 skuadron, skuadron intai di mana sebelumnya hanya 1 skuadron bertambah menjadi 2 skuadron,” ucap Kadispen TNI AU Marsekal Pertama Hadi Tjahjanto saat peluncuran buku kumpulan foto skuadron TNI AU di FX Sudirman, Jakarta Selatan, Sabtu (14/2/2015).

Selain itu, Hadi juga menyebutkan Skuadron VIP akan ditambah juga. Nantinya skuadron itu akan menjadi 2 skuadron.

“Kemudian VIP akan bertambah menjadi 2 skuadron,” ucapnya.

Kemudian Hadi juga mengatakan TNI AU akan mengadakan pembaharuan beberapa unit pesawat. Hadi ingin pesawat tempur TNI AU mengikuti perkembangan zaman yaitu generasi 4,5.

“Belum tahu jenis apa (pembaharuannya). Cuma kita berharap pesawat generasi 4,5 yang saat ini,” ucap Hadi. (detikNews)

47 KOMENTAR

    • Saya pikir saat ini juga ga perlu banyak2 pespur. Mungkin arhanudnya aja yg di berbanyak dan di percanggih. Karena indonesia bukan negara aktif yg berperang. Beda dengan amerika mereka aktif berperang (menjajah) negara lain, misal iraq/afgan. Jadi mereka memerlukan alutsista yg oprasional jmlh banyak. Dan dengan jajahanya mereka bisa dpt untung (minyak). Jadi saya pikir jgn terlalu muluk2 mengenai jmlh skuadron. Realistis saja lah. Biaya operasional juga mahal bung. Amerika nyerang iraq/afgan juga ada pertimbangan ekonominya. hanya opini

  1. kalau bisa tni au jngn cuma menargetkan 11 skadron tempur,,buat negara sebesar indonesia minimal kudu punya 50 skadron tempur yg dpt menunjang keamanan dan kedaulatan negara. kita kan ga pernah tau kapan perang itu terjadi, minimal selama masa damai bisa di gunakan untuk mempersiapkan perang yg sesungguhnya ..

  2. sekarang ini TNI berpacu dgn waktu, khususnya skuadron tempur harus secepatnya ditambah dalam waktu dekat ini, ingat tetangga sudah mulai menambah skuadron tempur yang bisa dengan mudah menjangkau NKRI disamping NKRI sudah terkepung oleh pangkalan militer asing, hal inilah yg harus segera di antisifasi, …………… jangan menunggu keadaan darurat !!!