Oct 302017
 

Salah satu Alutsista TNI AU terbaru, helikopter Eurocopter EC 725 Cougar ditempatkan di Skadron Udara 8 Lanud Atang Senjadja Bogor, Jawa Barat.

Jakarta. Jakartagreater.com – Kepala Staf TNI AU (Kasau) Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., mengatakan, dalam upaya meningkatkan postur dan kemampuan yang tangguh serta profesionalisme, TNI Angkatan Udara terus membangun kekuatan dan memodernisasi alutsista yang dimiliki.

“Dua dokumen strategis yang telah kita sepakati yaitu Postur TNI Angkatan Udara Tahun 2005-2024 dan Program Kekuatan Pokok Minimum atau Minimum Essensial Force (MEF), hendaknya menjadi pedoman dalam setiap kegiatan perencanaan maupun pelaksanaan program TNI AU”, demikian penjelasan Kasau.

Pernyataan ini dikatakan Kasau Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., saat memimpin Rapat Evaluasi Pelaksanaan Program Kerja dan Anggaran TNI Angkatan Udara TA 2017 sampai dengan akhir Triwulan III, di Ruang Rapat Kasau Mabesau Cilangkap, Jakarta, Senin, 30/10/2017.

Hadir dalam rapat ini : Wakasau Marsdya TNI Hadiyan Sumintaatmadja, Irjenau, Koorsahli Kasau, para Asisten Kasau, Panglima Kotama, Gubernur, Komandan, dan satuan jajaran Mabesau,

Kasau menambahkan, ke depan kebijakan TNI Angkatan Udara akan tetap mengarah pada upaya meningkatkan kesiapan operasional, untuk melaksanakan tugas TNI matra udara di bidang pertahanan, menegakkan hukum dan menjaga keamanan di wilayah udara yuridiksi nasional sesuai dengan ketentuan hukum nasional dan hukum internasional yang telah diratifikasi.

“Perencanaan strategis Angkatan Udara harus diarahkan pada sasaran yang realistis. Di bidang percepatan reformasi birokrasi, TNI AU harus dapat menyiapkan kekuatan pokok mínimum yang mampu mendukung pelaksanaan tugas TNI AU baik dalam tugas Operasi Militer untuk Perang maupun tugas Operasi Militer Selain Perang”, jelas Kasau.

Kasau Marsekal TNI Hadi Tjahjanto meminta agar rapat evaluasi ini dapat menjadi media untuk mengetahui berbagai hambatan dan permasalahan yang dihadapi selama kurun waktu tiga triwulan lalu. Selain itu rapat evaluasi juga sebagai wahana mencari solusi terbaik dan umpan balik terhadap hambatan dan permasalahan yang ada. Dengan demikian hasil evaluasi yang diperoleh, dapat dijadikan bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan untuk pelaksanaan Program Kerja dan Anggaran Tahun Anggaran berikutnya, ujar Kasau. (Dispen TNI AU).

Berbagi

  8 Responses to “TNI AU Terus Bangun Kekuatan Alutsista”

  1.  

    wah….apalagi nih min yg ditambah ?
    Viper ya 50 biji ……. xixixixi

  2.  

    Menurut kabar tni au akan mengakusisi 24 f16. Selain sukhoi su 35, dan kayaknya di luar f16 52id.

  3.  

    Masih Kelamaan, SU-35 gak datang2 IFX masih lama lg berwujud, F16V masig simpang siur.hadeuh.

  4.  

    Siiplah…..

  5.  

    yah kalau mintanya kelas no 1 rudal jarak jauh , radar jarak jauh , turun atau ditawarin setengah maksa jarak pendek atau jarak menengah ….sama NATO atau grup FPDA .

    maka yang ada Indonesia topografi kekuatan militer-nya yaa setengah setengah jadinya
    kekuatannya

    Mirip ane ketika SD , ada prakarya disuruh buat bingkai , teman yang lain dibolehin milih yang bagus … tapi ane g boleh malah disuruh milih yang type KW …

    alhasil nilainya pun jadi setengah setengah ….

    heheheheh

    edisi : masih ingat

 Leave a Reply