May 262014
 

JAKARTA – Usai kecolongan pembangunan mercusuar oleh Malaysia di Tanjung Datu, Sambas, Kalbar, Mabes TNI mengambil langkah lebih maju. Mabes TNI memastikan bakal membangun pangkalan AL (Lanal) di Tanjung Datu, untuk menggantikan pos AL Temajuk. Lanal itu nanti sekaligus untuk memperkuat pertahanan di kawasan Natuna.

Saat ini, TNI AL baru sebatas menyetop pembangunan mercusuar dan menyiagakan tiga kapal korvet yang berpatroli di sekitar kawasan tersebut. Kapal-kapal itu adalah KRI Senadi Senaputra, KRI Barakuda, dan KRI Madang. Induk pengawasan wilayah tanjung Datu adalah Lanal Pontianak yang membuat pos AL di kawasan Temajuk.

Panglima TNI Jenderal Moeldoko menyatakan,pihaknya sejak awal memang ingin membangun pangkalan AL di Tanjung Datu. Mengingat, kawasan tersebut merupakan grey area atau status quo yang rawan sengketa. Dengan adanya insiden Tanjung Datu, maka pembangunan lanal akan segera direalisasikan.

“Kami juga akan membangun air street, pangkalan udara. Satuan infanteri juga akan masuk di kawasan itu,” terang Moeldoko usai menginspeksi pasukan di Kolinlamil Jakarta kemarin. Rencananya, Rabu (28/5) mendatang pihaknya mengundang Gubernur Kalbar dan Bupati Sambas untuk mematangkan rencana pembangunan pangkalan militer.

Dalam pertemuan tersebut akan dirumuskan kebutuhan pertahanan di kawasan Tanjung Datu. Juga, kebutuhan personel maupun alutsista pendukung. Moeldoko menginginkan penempatan pasukan dalam jumlah besar, karena pangkalan tersebut tidak hanya untuk mempertahankan Tanjung Datu.

Moeldoko menuturkan, sengketa di Laut Tiongkok Selatan yang makin panas berpotensi besar berdampak ke Indonesia. Terutama, bagi kawasan Natuna. “Baik Natuna maupun Tanjung Datu itu nanti yang paling cepat kena impact situasi tersebut,” lanjut Doktor Ilmu Administrasi Universitas Indonesia itu.

Selain pembangunan Lanal, rencananya hari ini (26/05) Pihak Indonesia dan Malaysia akan bertemu di Jakarta untuk membahas persoalan Tanjung Datu. Moeldoko menuturkan, pihak Indonesia menghadirkan TNI dan Kementerian Pertahanan dalam pertemuan tersebut dengan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) sebagai tuan rumah sekaligus fasilitator.

Pokok bahasan dalam pertemuan itu adalah kesepakatan terkait posisi Indonesia dan Malaysia di Tanjung Datu. “Kalau itu dinyatakan grey area, jangan macam-macam, jangan berbuat aneh-aneh,” ucapnya. Perjanjian terkait kawasan tersebut sudah dibuat pada 1969. “Perjanjian sudah ada, hanya sekarang masalahnya komitmen yang tidak ada,” tambah Moeldoko.

Ketegangan di Tanjung Datu bermula saat Malaysia mulai membangun mercusuar di kawsan tersebut. Lokasi pembangunannya di perairan Indonesia, tepatnya pada titik koordinat 02.05.053 Lintang Utara-109.38.370 Bujur Timur. Lokasi tersebut berjarak sekitar 900 meter di depan patok SRTP 1 (patok 01) di Tanjung Datu.

Kawasan Tanjung Datu sendiri berada di ujung barat laut pulau Kalimantan. Jika dilihat di peta,bentuk Tanjung Datu menyerupai buntut yang mungil. Karena wilayahnya yang sempit, hingga saat ini kawasan tersbeut masih menjadi sengketa antara Indonesia dan Malaysia.

Sementara itu, saat dikonfirmasi terkait pertemuan kedua negara hari ini, pihak Kemenlu irit bicara. Direktur Informasi Media Kemenlu Siti Sofiah hanya menuturkan bahwa hingga Minggu malam, pihaknya masih belum mendapat konfirmasi tentang pertemuan yang dimaksutkan oleh Moeldoko. “Belum ada konfirmasi. Besok (hari ini) saya infokan kalau ada ya,” ungkap Sofi melalui pesan singkatnya kemarin.

Sebelumnya, pihak Kemenlu memang berjanji untuk memfasilitasi Tim Teknis Delimitasi Batas Maritim Indonesia dan Malaysia untuk membahas masalah ini di Jakarta. Kemenlu juga telah menyampaikan protes yang disampaikan oleh TNI AL atas pembangunan mercusuar di Tanjung Datu tersebut pada Malaysia.

“Atas permintaan pihak Pemerintah RI, menurut laporan, Malaysia telah menghentikan kegiatan pembangunan tiang pancang rambu suar tersebut,” ujar Sofi pada Rabu (21/05) lalu. (jpnn.com)

Bagikan Artikel :

  163 Responses to “Lanal di Tanjung Datu, Perkuat Pertahanan Natuna”

  1.  

    Uno kah?

  2.  

    Hehe ..keduax

  3.  

    Sebaiknya tidak hanya di Tanjung Datu saja, tapi semua grey area harus didirikan Lanal.

    •  

      setuju bung awan..

      pastikan bahwa tidak ada satu jengkalpun wilayah NKRI baik udara laut dan darat yg tdk terawasi…

      •  

        klo aku sih setuju langkah TNI skarang..
        bayangkan…. klo semua daerah grey kita buat pangkalan, kita pasti d anggap arogan. sama saat kita menganggap arogannya malyng saat bangun mercu suar tsb. trus apa bedanya kita?
        lebih suka gaya TNI…. malyng nembak dulu, terus kita berondong deh….
        liat aja…. malyng bangun mercu suar di daerah grey, TNI langsung bangun pangkalan d daerah grey…jd TNI punya alasan….. “la elo dulu yang cari gara2” gitu kata TNI. πŸ˜€

    •  

      Semua perhatian ke Tanjung Datu (Baca Laut Cina Selatan), bagaimana dengan Halaman Belakang kita, jangan sampai kecolongan oleh penyusupan Australia……….

      •  

        tenang bung@wong tani disana dah dijaga ama BUK- M2 ama S300MPU, itu buktinya drone dan f18 barat jd korban waktu peluncuran satelit militer buatan dalam negeri di bumi papua 2012 lalu

        •  

          Bung@santri….di selatan ada duo nyai….loro dan blorong….ehhhh..klo selatan orang2nya takut mati jadi rada getar getir….. kecuali bawa ‘the gank” buktinya pencarian pesawat MH370 …malah nyasar jadi mencari “nyai: selatan…..

          •  

            iya bung @jenggo kita doain aja moga2 yg nyari MH370 ga jd tumbalnya nyai roro kidul karena ngintip nyai roro lg mandi

  4.  

    kelima

  5.  

    duo kah?

  6.  

    Idealnya bukan cuman Lanal yang dibangun. Tapi infrastruktur yg baik supaya potensi masyarakat juga bisa bangkit. Seperti kata Panglima dulu, untuk memperkuat perbatasan yg perlu dibangun adalah perekonomiannya.
    Semoga Pemda2 di perbatasan bisa segera bangkit dan bekerja sama dg pemerintah pusat meningkatkan perekonomian masyarakat perbatasan menembus berbagai kebuntuan dan kesemerawutan birokrasi yg tak berujung, agar bisa mengikuti kecepatan langkah TNI dalam menjaga perbatasan.

  7.  

    semoga cepat di realisasikn lanal nya Dan. Jgn ada sipadan&ligitan kedua… jayalah NKRI

  8.  

    siap kawal πŸ™‚

  9.  

    Dan jika terealusasikan wah gag kebayang gmn perasaannya malon….

  10.  

    Bung Nara,
    apakah selama ini pernah kejadian si jaguh berani stand off dengan kita ?
    Satu flotilla tersebut biasanya komposisinya apa saja Bung kalau fix ?

    •  

      trus siapa yang biasanya ngalah Bung,apakah yang waras yang selalu ngalah,he he….
      Adakah insiden yang hampir sampai meletuskan peluru ?
      Trus maaf OOT, insiden dengan tentara PNG itu apakah ada cerita yang tidak diwartakan di media online ?
      Apakah di sana sudah ada flotilla musuh yang sudah di deploy ?

      •  

        waduh,kliatan aman tentram masyarakat adem ayem ngisap rokok sementara TNI berjibaku .
        Seperti tidak adil ya Bung, apalagi kalo TNI selalu dihujat .
        Mungkin hal-hal sperti ini sedikit banyak masyarakat harus tahu, tidak seperti sekarang menganggap TNI pengangguran.
        Sekali-kali harus diungkap ke publik agar masyarakat tidak terlena keamanan yang bergejolak .
        Silahkan dibabar kejadian lain yang boleh dibuka Bung. Sebagai rakyat saya hanya bisa mendoakan keselamatan para prajurit yang bertugas . Ucapkan terima kasih itu Bung, mereka tidak sendiri .

      •  

        Nah gitu dong. Mereka merdekanya dikasih. Tapi kita kehilangan sanak saudara yang banyak, hanya untuk menaikan itu bendera

      •  

        sekelumit kisah di ambalat dan perbatasan PNG mungkin bisa naik artikel bung Nara..kisah2 seperti ini bagus untuk membakar nasionalisme..rencana penempatan Astros II seperti apa bung??salam

      •  

        Komentar aaaaah…

        Nah yg ini neh yg saya tunggu2.
        Segerakan utk dibabar dimari Bung @Nara…

        Akan sangat bermanfaat utk rakyat kecil sprti saya agar semakin menghargai, cinta dan bangga trhdp TNI, pengawal ibu pertiwi. Ditunggu lho bung…

  11.  

    Alutsista terbaik dan prajurit terbaik segera disebar ke seluruh perbatasan negara, TNI selama ini selalu mengirimkan prajurit dan alutsista terbaik untuk misi pasukan penjaga perdamaian di berbagai negara tentu bukan hal sulit untuk menempatkan prajurit dan alutsista terbaiknya di sepanjang perbatasan dengan negara lain terutama yang selalu bersengketa.

  12.  

    ..juga daerah perbatasan yg lain..!
    bung diego/ admin ane minta ijin ganti nick name ya…
    kaya’nya blom ada yg make nick name God Sigma…film kartun robot th 80’an..!

  13.  

    Sip, tp ko cendrung reaktif ya… Untuk daerah perbatasan lain bakal ada perkuatan ga nih?

  14.  

    di Kalbar perli ada 1 brigade infanteri , sedangkan di Tanjung Datu perlu ada 4 batalion marinir, kemudian perlu dipasang S 400/S500, dipasang peluncur rudal platform darat untuk menangkis rudal jelajah dan juga utk meluncurkan rudal anti kapal selam, rudal atau torpedo anti kapal selam, dari berbagai sisi dari Tanjung Datu dan pesisir pantai mulai sepanjang pulau2 di seluruh wilayah indonesia, termasuk pulau2 terluar, juga perlu di bangun mercusuar2 di tiap2 pulau, di tiap2 pulau perlu dibangun lanal, dan lanud, serta pangkalan militer untuk infanteri dan marinir serta pasukan TNI A.U.

  15.  

    Jangan lupa radar dan silo yakhont wajib hukumnya.

  16.  

    Salam sejahtra buat smua sesepuh dan warjagers…

    Bung Jalo, bisahkah dan tolong dibuatkan artikel untuk perubahan nama Indonesia menjadi NUSANTARA ?
    Pernah juga dibhs di Kick andy

    •  

      Wah..wah ini topiknya berat bung. Jangan sampai bahas wilayah kekuasaan Sriwijaya & Majapahit ya. Habis tuh Asia Tenggara punya kita semua he..he..he

  17.  

    baby dan 52 yan ndan…
    pengen ngintip ke abdulrahman saleh, khan kabarnya disana isinya si tukano dan herc..
    sapa tahu nemu pesawat ajib…

  18.  

    gpp biar lambat asal selamat tuh wilayah kita yg mau di caplok lagi sama si malay..klo ane liat kejadian demi kejadian, antara malay,singaporno,aushit,png…semua nya ada HIKMAH yg terkandung dari setiap kejadian, mata bangsa ini sudah mulai terbuka bahwa pertahanan negara harus di segerakan sebab konflik sudah didepan mata..sampai kapan bangsa ini trs sibuk dg masalah internal dlm negeri yg mengakibatkan lupa akan bibit /potensi ancaman dari luar..wahai.!!!.para pemangku jabatan negeri ini marilah BERSATU..!! LUPAKAN SEMUA PERBEDAAN, SATUKAN TUJUAN DEMI MAJUNYA NEGERI INI…”BERSATU KITA TEGUH BERCERAI KITA RUNTUH” ….NKRI HARGA MATI…!!!!!!!!!!!!!!!!!!

  19.  

    Bung nara jangan lupa floating christmas

  20.  

    @ bung nar……
    ane guru swasta murni bung…. πŸ˜€ gk tau mesin ganda atau tunggal….
    boro2 tau mesin tunggal atau ganda…lha wong ngitung aja salah terus…. maklum gugup πŸ˜€ πŸ˜€ πŸ˜€ πŸ˜€ yup formasi ujung tombak / berlian … berarti 7 ya bung nar…
    senangnya hatiku… senangnya sama waktu nembak pacar yg skrg jadi ibunya anakku πŸ˜€ πŸ˜€

  21.  

    di Malang kira-kira ada yang ngumpet g Bung Nara, kali saja waktu pulang ke Malang beruntung bisa ngintip yang aneh-aneh,he he…

    •  

      waduh mana mudik masih 2 bulan lagi…
      mudah2an pas landing atau take off dari Abdulrahman Saleh bisa ngintip2 dikit hehehe.. Soalnya selama ini kalo mudik seringnya lihat Herky doang hahaha…. Harus siapin kamera nih….

  22.  

    kamerad pada tgl 21 pagi ae ke surabaya melalui juanda πŸ˜€ dan sempat tegur sapa dengan beberapa sanak family yang bertugas disana πŸ˜€ denger denger nih beberapa layangan baru kita sudah stand by deket juanda ya :mrgreen: cuman sayang ga dapat ngintipin karena keterbatasan waktu yang kudu balik lagi ke base camp benoa :mrgreen:

  23.  

    @ bung nar….

    hehehe…..

    kalo gitu … kapan2 ikut teman guru yg sering antar orang ke bandara…
    biasa tau bisa nemu..
    tapi belajar dulu nih tentang seluk beluk pesawat tempur…
    biar gk bengong ae kalo dah nemu πŸ˜€

  24.  

    gimana ngeh Bung kalo deket terminal penumpang, yang ada pada ngeliatin pramugari dan cewe-cewe yang lewat , he he….
    Kayany abis ini banyak yang nongkrongin di bandara nih , yang beruntung kirim foto ya…. πŸ˜€

  25.  

    Sebuah langkah dan tindakan yg sangat tepat dan produktif menurut saya. Kita butuh pejabat spt pak moel yg sgt responsif.

    Pembangunan pangkalan di tanjung datuk ini menurut saya sangat strategis kalau dilihat dari peta. Selain utk mengawasi grey area diperbatasan dgn malon juga utk menahan serangan dari utara masuk ke dalam juga utk back up natuna dan batam.

  26.  

    Mbah ngak ingin perdamaian, mbah ingin segera perang !!!!

    Sungguh indah melihat kota-kota terbakar, mayat bergelimpangan, mobilisasasi pasukan dan dentuman artileri penangkis udara bersaut-sautan. Tank-tank berderap maju kedepan, itulah gambaran perang di Laut china selatan.

    Mbah ingin segera kepulauan di natuna ditanami berjuta juta ranjau darat, lautnya diberi ranjau laut, pantai-pantainya dipenuhi senapan penangkis serangan udara, S 300 digelar di sepanjang kepulauan Natuna, Shukoi su-35 yang barusan beli segera di pajang disana, tiap hari harus 2 kali sorti, fregate harus patroli terus, KCR harus mondar-mandir sekitar natuna. Divisi marinir harus disiagakan minim 2 divisi.

    Segera memanas, mbah cuma mewanti-wanti saja.

  27.  

    Tes coment

  28.  

    bung nara< pantesan aja bbrp waktu yll sempay jemput teman di juanda, ada penampakan aneh pespur di sana, seingat saya penerbal g ada pespur, mgkn heli, cessna, ato cn235, nah ini pespur kayake bentuke aneh hehehe,bkn f16 biasanya

  29.  

    kalo saya dah biasa liat barang2x dg tulisan sirilik sono he he he. cuman yg turun biasanya jegeg-jegeg bin tajir.

  30.  

    hehehehee…. bung Nara, semalem saya sempat ngobrol ngobrol ama temen nyang di AU, sekarang dia balik tugas di makassar, nanya nanya soal pespur, terus ane ngasiin list A2 nya, dia bilang emang lagi bertahap pengadaannya, trus ane bilang lagi, ntu pespur dah lunas tuh, die senyum aje, hehehehehe giliran wa tanya soal shukoi fam, dianya cuman babarin yang umum aja, soal deploy bungkem seribu bahasa hehehehehehehe……

    •  

      nah itu dia bung MP…
      memegang rahasia negara sekeras kerasnya…
      saya juga pernah nanya…
      jawabnya… you know what… sungguh terlalu jawab nya…
      dia bilang…

      abang sayang… i could tell you, but then i had to kill you…

      asem banget..
      tapi aku salut lah…

      •  

        Sallam Semua dan sesepuh War Jager,

        boleh dikata saya mendapat pengalaman, sewaktu saya tingal di Beirut, kebetulan ade saya lulusan AAL dan ada temen dia di AAL yang kebetulan saya tau lagi menjalankan tugas di Lebanon.

        Seperti biasalh kita ngobrol kesana kemari, pas saya Tanya berapa KS yang kita punya, mereka cuman tersenyum dengan mimic wajah yang bikin penasarann!!!

      •  

        salut bung ama TNI kita, tetep teguh pegang sumpah dan janji prajurit. tdk peduli keluaga dekat, istripun kagak boleh tau hehehehehe……….

  31.  

    Pertahanan Negara memang Mahal harganya, tapi Demi Indonesia jaya semuanya adalah harga yang wajib dibayar, berapapun Alutsista Hankam yang dibutuhkan untuk mempertahankan kedaulatan Bangsa, semahal apapun, sejauh apapun harus diikhtiarkan solusinya.. Bravo TNI.. kami mendukungmu.

  32.  

    wah kebetulan rmh deket juanda.. mau ngintip layangan baru…hi..hii…

  33.  

    test

  34.  

    Siang warjager, saya SR mau share sedikit, ijin gabung.
    Waktu saya baca artikel bung Yayan tentang poros JAB saya kaget karena sudah beberapa hari saya berkhayal jadi bankir arab yang nawarin kredit ke menham dan panglima. Saya berkhayal tawarin KE dari bank Arab (bisa Arab Saudi atau UEA) saya tawarin KE sebesar USD 15 miliar dengan tenor 12 sd 15 tahun dan kurs dollar posisi dari kurs APBN. KE ini dengan syarat untuk pembelian alutsista AL dan AU saja bukan untuk AD. Terus AL saya sarankan beli 10 unit kapal frigare kelas OHP dan diretrofit dengan radar baru dan senjata baru. Ini cuma mengerjar kuantitas saja soalnya negara lain ngak ada supply fregate bekas sebanyak itu (Bremen class cuma ada 4 unit ya). Terus AU beli jin rafa atau badai. Untuk AD bisa di kasih tambahan USD 5 miliar asal membangun divisi serbu udara dan divisi pertahanan udara (untuk alatnya mis. tambah MI 35 jadi 2 skd dan angkut blackhawk 2 skd , Divisi PSU bisa Buk mina, pantsir atau s300/ S350 dll). Terus ada bonus nih bantuan Brunei USD 5 miliar untuk bangun prasarana mis: bangun airstrip di Natuna (perpanjang landasan dan runway jadi 2), bangun airstrip di Morotai dan Biak ( 2 runway), bangun airstrip di pulau buru dan Eltari (2 runway) bangun airstrip di Kalijati ( 3 runway) untuk tempat 1 skd heavy fighter dan 1 skd angkut berat (penganti Halim).
    Untuk AL bangun lantamal di Natuna, belitung dan pulau buru, lanal di Sabang, Ujung kulon Morotai dan biak, kep Aru dll

  35.  

    Bung Bento..kalau saya g salah itu t-50 latihan di Pandan Wangi Lumajang ya?
    Bung Nara…saya sudah baca blog malay emang benar kayaknya sdg bangun sistem pertahanan “rig” yg di lengkapi aneka air defence n macem2 lainya. apakah pesanan armada 7 ASU ya?
    Trima ksih rekan-rekan

  36.  

    Ijin menyimak…

  37.  

    Selamat siang om sesepuh JKGR…
    Semakin banyak bocoran om sesepuh yg terbukti.. Yg suka bilang2 hoax sekarang gx kedengeran lagi..
    Makin bangga dgn kemajuan INDONESIA..
    Saya liat sendiri akhir2 ini lanud yg di daerah pondok cabe makin penuh sama heli dan pesawat angkut TNI..

    •  

      itu di lanud bung erwin, coba di rumah ane ngumpul tu helo hehehehehe…. bisa geger tetangga gw :mrgreen: joke

      •  

        Hehehe..
        Iya om MP..
        Soal’y saya peratiin baru akhir2 ini aja rame yg nongkrong di sono..sampe2 sempet jadi tontonan pengendara mtor yg lewat..
        Mungkin di tempat asal’y udah penuh..
        Jadi pade di tongkrongin di sono..

      •  

        mungkin untuk persiapan latgab bung erwin, sekalian jaga jaga si upin ipin yg lagi ngeyel lagi tuh hehehehehe

  38.  

    Lanjut kalau saya strategis pertahanan mungkin saya tidak akan bangun pearl harbour di Natuna tetapi di belitung. Alasan ada 2 yaitu Natuna terlalu terbuka tdk ada pelindung (seperti Pearl harbour gampang di serang) kalau di belitung menurut saya strategis, karena di utara ada Kep Riau, di Barat ada sumatra, di timur ada kalimantan dan di selatan ada pulau Jawa. Jadi di titik2 pulau tsb bisa di bangun jaringan radar dan jaringan rudal maritim dan udara yang kuat untuk melindungi belitung. Pangkalan belitung bisa menghadapi 3 front yaitu selat malaka, selat sunda dan LCS. Disana ditempat cruiser slava, destroyer talwar dan frigate, selain itu ditaruh radar sekelas jindale sonotan yang berhubungan dengan radar di anambas, natuna, batam, sabang, ujung kulon, pulau jawa dan kalimantan dan di pusatkan ke pust control and command di bangka (jadi layar theater of war).
    Di bangka adalah pust logistik dan commando di mana perlu di bangun kilang minyak, tangki BBM baik di permukaan maupun dalam tanah. Dibangun juga pabrik biofuel dan untuk supply bangun perkebunan kelapa sawit, pohon jarak dan sorgum (bahan baku biofuel) di pulau Sumatra dan Kalimantan. Untuk alutsista TNI harus bisa memakai bbm biofuel maksimal 50 % di campur solar. Dibangka di bangun pangkalan angkatan udara seperti clark atau guam. Disana di tempatkan skd pembom berat, heavy fighter dan interceptor juga intai. Untuk bag timur yang perlu di kembangkan pulau Buru. Pangkalan natuna di tempatkan 3 – 4 frigate ditambah 2 KS dan 1 destro saja.
    Alasan belitung dan bangka karena musuh sebelum sampai sana akan hilang kekuatannya tingal kurang dari setengah karena di perjalanan sudah dirontokan oleh hujan rudal dari titik di pulau terluar. Sore diatas lupa di kasih IMHO dan CMIIW

    •  

      Harus di natuna kang,
      karena kalau natuna sepi masih ada kemungkinan di klaim
      kalau disitu udah rame, mereka bakal pikir2 dulu, perang belakangan deh

      awalnya kan pangkalan TNI, nanti kan lama2 rame ada pusat2 niaga yang tumbuh
      imho πŸ™‚

      •  

        Bener kalau Natuna tdk ada pangkalan militer bisa di caplok Maling dan panda

      •  

        setuju, Natuna dan anambas jadi pusat ekonomi. Saya kan bilang Natuna di bangun lantamal sebagai pangkalan aju di pertahankan flotila sedang tdd 4 frigate, korvet, opv, 1 destro dan 2 KS dan ada logistic supply. Kekuatan ini untuk bertahan minimal 2 hari pertama, hari kedua disupport kapur dari tanjung datu dan batam terus hari ketiga full combatan dari belitung.
        Jadi belitung ditaruh core flotila (armada utama) untuk melindungi dari preempitive strike lawan

  39.  

    800-1000 personil..

  40.  

    indonesia semakin jaya.!!!

  41.  

    full armament ya bung PW ?

  42.  

    mbah bowo tambah geneter ni

  43.  

    MBAH BOWO TAMBAH NGUYUAN

  44.  

    jangan2 nanti kayak KS skorpeng jiran tuh..

  45.  

    Salam kenal semuanya, sy sebagai rakyat jelata sangat mendukung modersasi alusista TNI

  46.  

    kapal 878 bung…
    kl ga salah
    anti kapal selam…

  47.  

    bomnya katupat kandangan heheheh

  48.  

    Soal intip mengintip ane enggak mau ikutan deh soalnya takut timbilen.he..he..serahkan pada ahlinya.seru juga tuh kisah heroik tni dlm memppertahankan nkri diperbatasan.bisa lulus sensor enggak ya?colek bung nara!

  49.  

    Yah.. lagi-lagi tentang wilayah.. dan berkali-kali juga dan tak pernah lelah tuk sampaikan takkan sejengkal pun NKRI di biarkan terjamah tangan bangsa lain.. Ukurannya sudah jelas “harga mati”.. salut yang dilakukan Panglima TNI.. Perkuat semua wilayah yang rawan potensi pelanggaran, terutama pelanggaran batas wilayah.. serta jangan lupa pendekatan kesejahteraan bagi kawasan perbatasan juga harus dilakukan.. MERDEKA..

  50.  

    bagaimana hasil pertemuan delegasi RI dengan delegasi sonora hari ini… any surprise??

  51.  

    Ass wr wb,bung nara,saya di bhumi bung karno,minggu2 ini seperti yg di katakan bung Bento,sering sekali si Tukino and Si elang, berkelebatan di angkasa,apa ini persiapan latgap ato memang rutinitas biasa,soal e blitar kan deket ama abdul R.S dan IWJ,dulu kira2 2th lalu pernah nemuin pespur yg ekor/kepet nya dua,berkelebat di angkasa,sukhoi fam kah itu….???

  52.  

    Salam hangat bung-bung sekalian. Sungguh TNI saat ini responnya sangat cepat. Dlu Sipadan_Ligitan kmana aja. Apa dah suruh diem sama nyonya.

  53.  

    Mas @Diego dan admin jkgr lainnya, ada artikel menarik dari dephan perihal lontong, monggo diangkat jadi menu Warjag edisi berikutnya πŸ˜€

    Indonesia Berpeluang Dapatkan Kapal Selam Canggih Dari Perancis.

    Pemerintah Indonesia dan Perancis dalam suatu forum bilateral β€œIndonesian-French Defense SMEs Bilateral Forum (First Edition)” membahas kemungkinan Indonesia untuk mendapatkan kapal selam dengan teknologi yang sangat canggih (sophisticated). Hari pertama forum bilateral, Rabu (21/5), diisi dengan seminar tentang β€œPeluang Kerjasama Industri Pertahanan Indonesia-Perancis dan pembahasan atau diskusi mengenai kapal selam litoral dalam waktu bersamaan (paralel)”.

    Untuk itulah forum bilateral ini diselenggarakan untuk mengkaji dengan seksama segala kemungkinan teknologi kapal selam litoral ini dalam menutup celah pertahanan Indonesia yang berkaitan dengan peta dan kondisi perairan Indonesia. Apakah memang harus menggunakan kapal selam dalam menjaga laut dangkal atau cukup dengan sarana pertahanan yang lain?

    Mengingat dua pertiga wilayah Indonesia adalah perairan, pengetahuan tentang hal-hal yang berhubungan dengan pemetaan laut adalah esensial. Bagaimana keadaan hidrografi, tingkat kedalaman, kuat dan arah arus setiap musim dan perubahannya harus dipelajari dengan seksama dalam konteks pertahanan.

    Hal ini akam melahirkan operation requirement baik untuk laut dangkal dan laut dalam. Misalnya laut yang dangkal akan menuntut kelincahan atau manuver dari kapal selam untuk menghindari pemantauan atau deteksi dari udara sehingga timbullah kekhususan operasional. Oleh karena itu maka dalam menghitung postur kemampuan perang tidak hanya berdasarkan kekuatan an sich tetapi juga berdasarkan kemampuan dan gelar.

    Sementara itu ketua delegasi Perancis Admiral (Navy) Jean Claudelle dalam kesempatan tersebut menyatakan bahwa Perancis merupakan salah satu negara di Eropa yang sangat mendukung industri pertahanan yang berdasarakan pada sistem pertahanan otonomi dan kedaulatan. Dalam 50 tahun terakhir ini bidang industri dan peralatan pertahanan serta persenjataan Perancis menjadi hal yang sangat penting.

    Hal ini memberikan peluang bagi pemerintah Perancis dan industri pertahanannya kemampuan untuk mengembangkan peralatan dan semua spesifikasi operasionalnya seperti untuk angkatan laut, angkatan udara, helikopter, satelit, missile antar negara dan antar benua.

    Seperti diketahui kekuatan persenjataan dan pertahanan Perancis saat ini tersebar di Afrika Selatan, Mali, Guinea dan benua Afrika secara otonom dengan mitra atau partner Perancis tanpa melibatkan kekuatan besar atau super power lainnya. Kemampuan ini menjadi suatu hal yang unik di benua Eropa. Diharapkan hal ini dapat menarik Indonesia sebagai partner Perancis yang menganggap kedaulatan wilayah sebagai sesuatu yang penting.

    Seminar yang diselenggarakan Kemhan RI dan The French Defense Procurement Agency (DGA) diikuti oleh berbagai perusahaan yang bergerak di bidang industri pertahanan Perancis seperti Airbus Helicopters, DCNS, EADS, MBDA Missile Systems, Thales dan perusahaan terkemuka Perancis lainnya. Pada hari kedua rangkaian kegiatan, Kamis (22/5), delegasi peserta dari Perancis bertolak ke Bandung untuk mengunjungi PT Pindad dan PT Dirgantara Indonesia.

    http://www.dmc.kemhan.go.id/post-indonesia-berpeluang-untuk-dapatkan-kapal-selam-canggih-dari-perancis-.html

    •  

      HAAAAH!!!. Kapal selam litoral dengan teknologi yang sangat canggih (sophisticated).
      Yang di bawah inikah??. Bung Nara & Bung PS mohon pencerahannya:

  54.  

    Mantap panglima TNI kita…btw jngan hanya di LCS saja yg diperhatikan..sebelah selatan kita jga hrus kita perhatikan krn Ausiie kyak nya adem ayem aja tpi kenyataan nti tetap cari gara2 ke kita

  55.  

    maju terus Indonesiaku!!!!!

  56.  

    jkgr emang hebat…

  57.  

    Permisi agan” semua… saya jadi tergelitik ngliat komen’ agan ttg layangan yang nyelip d juanda hehehe.. ane org sby, rumah ane dket juanda.. kapan hari tanggal 24-25 kalo gak salah.. ane nyetir lewat jembatan layang waru… waktu itu ane sekilas ngeliat manuver layangan.. entah itu layang komersil ato emang “layangan” .. seinget ane itu warna, warnanya kyk abu2 (maklum ane ngliat sekilas smbil nyetir.. gak fokus hehehe)

  58.  

    Bung Nar,itu komposisi 7 pesawatnya dari jenis apa aja? mohon pencerahannya?

  59.  

    Siap2 begadang nunggu artikel HIU KENCANA jilid 8 di realese om admin..

  60.  

    Nih jatahnya bung Erich buat jawabnya πŸ™‚

  61.  

    Waktu msh kerja di nunukan tepatnya disimanggaris th. 2011- 2012 sering bgt liat dilangit kampung kanduangan sekitar jam 18.00wita ada kelip lampu…kata tmn2 itu milik si malay…tp setelah liat komentar disini,aq jd bertanya2 jangan2 itu TNI AU…coz sering klo dibandara Tarakan liat penampakan ajaib…tp yg sering Mi-17 + barang ajaib…itu pesawat patroli apa tempur…maklum anak desa blm bs bedain..

  62.  

    harapan kpd panglima, seyogyanya grey area utara, timur dan tenggara segera diinventarisir utk dibuat semacam pos2 pengawasan shg konflik ke depan sudah bisa diantisipasi seawal mungkin.

  63.  

    jgn cm rencana..yg penting itu realisasinya,apalagi menyangkut hal2 yg bersifat strategis!
    klo dlm kehidupan terlalu byk rencana,umumnya berakhir dgn kegagalan(mdh2an tdk)..
    tidak perlu lah kita berteriak lantang untuk melakukan yang terbaik..tp tak satupun yg tampak di depan mata,Jgn sampai “tong kosong nyaring bunyinya” atau “besar pasak daripada tiang”

  64.  

    Mantab artikelnya bung PD

  65.  

    Banyak alesan semuanya !!!! MBAH NYURUH PERANG YA PERANG !!!!

    BAGAIMANA NEGERI INI BISA DIHORMATI DAN DISEGANI JIKA TIDAK BERPERANG !!!!

    Amerika serikat siap membantu kmita, vietnam dan filiphina memohon uluran bantuan tangan kita, masak kita diam saja !!!

  66.  

    berapa lama mau dijagain? paling hangat hangat tahi ayam

  67.  

    Bersama Rakyat TNI Kuat . Lanjutkan.. !

  68.  

    pembangunan perbatasan berarti sangat dekat dengan kemampuan gubernur mengelola daerah tersebut. Kalau saya baca di media mengenai perbatasan, mereka selalu tunjuk jarinya ke pusat, lalu apa fungsi pemerintahan daerah tersebut? apa harus jadi presiden dulu baru bisa beresin perbatasan? lool

    Saya sangat penasaran kualitas gubernur di daerah yang bebatasan dengan negara lain.. sptnya ini harus dicermati

 Leave a Reply