Feb 182018
 

Jet tempur Sukhoi Su-35S Angkatan Udara Rusia. Β© Dmitry Terekhov (CC BY-SA 2.0) via Wikimedia Commons

JakartaGreater.com – Tentara Nasional Indonesia (TNI) diharapkan dapat menyambut dua jet tempur Su-35 “Flanker-E” bersenjata lengkap dalam armada tempurnya pada bulan Oktober, setelah menandatangani kontrak pembelian jet tempur Rusia, seperti dilansir dari laman Arab News. (16/2/2018)

Juru bicara Kementerian Pertahanan, Brigjen Totok Sugiharto mengkonfirmasi kepada media tersebut bahwa kontrak pembelian 11 pesawat tempur multiperan telah diteken di Jakarta pada tanggal 14 Februari 2018.

Laksda Agus Setiadji, Kepala Badan Sarana Pertahanan (Kabaranahan) di Kementerian Pertahanan telah mewakili pemerintah Indonesia menandatangani kesepakatan untuk membeli pesawat tempur Su-35 dari Rusia.

Dua pesawat tempur Su-35 pertama diperkirakan akan tiba pada awal Oktober, tutur Totok, untuk ambil bagian dalam parade perayaan hari ulang tahun TNI pada tanggal 5 Oktober 2018.

“Jet tempur Su-35 akan menggantikan armada tempur F5-E yang ada”, tambahnya.

Kontrak senilai $ 1,14 miliar tersebut diselesaikan setelah negosiasi dimulai pada 2017. Ini termasuk penandatanganan kesepakatan bilateral di Moskow pada bulan Agustus untuk barter dengan kopi, teh, minyak sawit, kakao, rempah-rempah dan juga turunan komoditasnya, ikan olahan dan tekstil serta produk pertahanan dari Indonesia dengan armada Sukhoi.

Informasi tentang kontrak pembelian Su-35 oleh Indonesia juga dirilis olehΒ voaindonesia.com, 17/2/2018.

Menurut voaindonesia.com, Indonesia telah menandatangani kontrak satu miliar dolar untuk membeli 11 pesawat tempur Sukhoi Su-35 dari Rusia, ujar seorang pejabat, Sabtu (17/2/2018).

Kontrak yang ditanda-tangani wakil kedua negara di Jakarta, Rabu (14/2/2018), bernilai $1,14 miliar, kata juru bicara kementerian pertahanan Indonesia Totok Sugiharto.

β€œDua pesawat Sukhoi akan diserahkan bulan Agustus tahun 2018,” katanya kepada AFP.

Imbal Dagang

PT Perusahaan Perdagangan Indonesia dan Rostec, perusahaan negara Rusia yang akan menjadi badan yang mengimplementasikan proses imbal dagang tersebut.

Kesepakatan imbal dagang tersebut memungkinkan Indonesia membayar 50 persen dari nilai kontrak jet tempur Sukhoi dengan mengekspor komoditasnya senilai $ 570 juta, kata Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita di bulan Agustus dalam sebuah konferensi pers bersama dengan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu.

“Dengan kesepakatan barter ini, Indonesia bisa mengekspor lebih banyak komoditas yang sebelumnya telah kita ekspor, dan juga komoditas yang belum kita ekspor sebelumnya”, kata Enggartiasto.

Sesuai undang-undang industri pertahanan Indonesia, kontrak pengadaan peralatan utama sistem pertahanan dari produsen asing harus memenuhi persyaratan offset 35 persen.

Rusia telah mengatakan bahwa pihaknya akan memberikan 35 persen offset dari total nilai kontrak dengan memberi pelatihan untuk pemeliharaan serta perbaikan armada Sukhoi kepada Indonesia.

Pada bulan Oktober 2018, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengatakan sesuai permintaan dari TNI Angkatan Udara, bahwa jet tempur Su-35 tersebut akan dilengkapi dengan rudal udara-ke-udara, rudal udara-ke-darat, bom, peralatan pendukung darat, simulator, suku cadang dan mesin cadangan.

Sejak pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, yang merupakan pendahulu Presiden Indonesia saat ini, Joko Widodo, Indonesia secara signifikan meningkatkan anggaran pertahanannya untuk terus memodernisasi armada dan peralatan Angkatan Bersenjata yang sudah tua dan meremajakan industri pertahanannya.

Pengeluaran untuk belanja peralatan militer terebut bertujuan untuk memenuhi target Minimum Essential Force (MEF) pada tahun 2024.

Bagikan :

  306 Responses to “TNI Berharap Dua Su-35 Tiba Bulan Oktober”

  1.  

    Pertamax hehe, tidur lagi ah………zzzzzzzzzzzzzz

  2.  

    Mantap jiwa! ???

  3.  

    Cius oktober ntar dh hadir? Tumpengan kita.. Stlah goreng gorengan Su35 hadir go or no go… Wkwkwk

  4.  

    satu pesawat $90 juta dollar.. harga segitu semoga sudah terpasang jammer khibiny.

    •  

      Seharga $103,6jt.. Selisih $20jt lebih mahal sama punya china.. Menurut anda udah terpasang belom.. Xixixixixixixi

      •  

        Gini aja bung welleh,,,,,pakai kata2 mutiara yg sudah laku dipasaran….

        “Yang Rusiyah punya kita juga punya”……..kata jamaah ghoibiyah…xixixi

        •  

          Begini bung WI, pespur itu sudah diminati oleh TNI AU dan disetujui pemerintah, dan sebagai operator langsung jelas saja TNI AU memiliki alasan untuk mendapatkanya…
          Yang tidak bisa dimengerti adalah sikap anda yang menempatkan seolah2 fansboys lah yang memegang peranan untuk mendapatkan pespur ini…
          Lagian memiliki pespur dengan kemampuan tinggi jelas sangat didambakan pilot dan TNI AU, daripada hanya bisa memble ketika F-16 hibah diadu dengan F-16 tetangga yang jauh lebih modern dan lebih gahar…

          •  

            Bung Yuli bener, yang jelas yang milih itu bukan hanya ahli, bahkan sebagian diantaranya mantan pilot pespur yang ngerti urusan luar daleman entu pesawat, dibanding kita yang cuma bisa nyinyir cari google tapi gak pernah megang minimal ban rodanya aja xixixi

    •  

      kayaknya mahal karena belinya gak pake full cash deh, tp karena pake sawit dan macem2

      •  

        Sudah dijelaskan oleh pak RR, Russia mematok harga tinggi diawal sampai kemudian dilakukan tawar menawar dalam waktu yang cukup lama bahkan kalau tidak salah dari harga $150 juta USD… ditawar sampai harga $90 juta USD dengan mendapatkan senjata meskipun jelas tidak dirinci senjata apa saja yang di dapatkan…
        Tetapi memang imbal dagang menjadi salah satu alasan kenapa harganya lebih mahal… Dan juga perlu diingat China membeli langsung 24 pesawat itupun mereka melakukan pendekatan sejak 2012, bandingkan dengan Indonesia yang melakukan pendekatan dari 2015…

      •  

        @Arief Budi : Saat diterpa krisis ekonomi di awal tahun 1990-an, Uni Soviet akhirnya bersedia menukar 24 pesawat tempur superioritas udara Su-27 dengan 10.000 jaket kulit anjing dari China.
        Intinya komoditas Indonesia tetap dihitung harga pasaran yang berlaku, hanya saja saya kurang paham apakah hitungannya flat atau statis, karena harga komoditi pastinya naik turun sesuai permintaan pasar, terlebih lagi dengan tenor yang panjang.

  5.  

    Mantap…..tunggu tanggal mainnya….

  6.  

    semoga di tambah lagi

  7.  

    Ah, pasti pinjaman. Masak iya TTD Februari datengnya Oktober, bersenjata lengkap lagi. Itu pespur apa Bakso?? Hhhhhhhhhh

    •  

      Bisa jadi bung,,, mungkin TTD ini memang sudah terjadi, namun alasan kenapa barangnya datang secepat itu, mungkin karena TNI ingin mengikutsertakan pesawat impian mereka ikut parade di hut TNI sebagai tanda bahwa SU35 ini sudah jadi ditandatangan pihak TNI, meskipun su35 yang akan datang oktober minjam dulu dari papah putin.,,

      •  

        Saat ini kapasitas perakitan pabriknya mampu merakit 3 unit Su-35 dalam 5-6 bulan.

        •  

          Kalau begitu,, yang akan datang bulan oktober bisa saja resmi milik kita ya bung lingkar, tapi punya china juga belum beres semua bung ?

        •  

          Kata siapa??? Produksi pespur berapapun kapasitas pabrik dalam membuat pespur ttp aja butuh waktu sekitar satu sampai dua tahun. Bahkan Rusia terkenal dg pembangunan produk industri yg lambat, dan perencanaan produksi yg tidak terintegrasi.

          Kalo ada pespur Rusia sekelas Sukhoi bisa jadi dalam 5-6 bulan seperti kata Bung Lingkar berarti Rusia dibantu sama Jin Siberia. Dukun Rusia sakti bener yak. Hhhhhhhhhh

          •  

            Anggap.. Aja kaya apache.. ,, barang.. Ikut pawai duluan.. ,,

          •  

            kata bung ngitung phd di web sebelah, “Sukhoi bisa mulai dikirim pada 6 bulan sesudah kontrak efektif.

            Jika kontrak ditandatangani bulan Februari maka bulan Agustus seharusnya bisa datang dan bisa untuk latihan para pilotnya dulu supaya bisa ikut parade di oktober.

            Kalau Oktober baru datang itu udah kelamaan.”
            nah itu gimana bung agato?

          •  

            Ehh, Awas bung kalau pake ava anime ntar ada sales wibu Somplak teriak2 Lho xixixi… Kaboeeer…

          •  

            ya klo baca berita itu yg lengkap jgn setengah-setengah…..

            di berita kan jelas 35% offset berupa pelatihan pilot dan pelatihan mekanik.

            dimulai dari kata :
            Rusia telah mengatakan bahwa pihaknya akan memberikan 35 persen offset dari total nilai kontrak dengan memberi pelatihan untuk pemeliharaan serta perbaikan armada Sukhoi kepada Indonesia.

            offset itu ibarat cashback,,,,,,bayar dulu sampai lunas baru dapat offset…..klo belum lunas ya ga ada latihan.
            …..jadi ngerti ga boy…..mosok begini aja mesti dijelasin sama fansboy sebelah……xixi

          •  

            itu mah cuma omongan sales yg dagangan nya gk dibeli hhhhh
            makanya bilang ama juragan ente , kalau nawarin ke indonesia jangan mentok di f-16 v aja , sekali nawarin MD F-15 , pasti indonesia mau beli ,,,,

          •  

            Bung WI, anda sotoy…
            Mana ada pelatihan menunggu pespur dibayar lunas???
            Dimanapun setiap pembelian pespur baru, pasti paket pelatihan sudah dilakukan setelah kontrak pasti di teken, karena aneh jika paket pelatihan perawatan diberikan setelah lunas… dan pelatihan perawatan juga menjadi salah satu cara promosi supaya produk tersebut atau generasi dan variasi lain bisa dilirik… paket seperti ini sangat penting bagi strategi penjualan…

          •  

            WI ini cuma pake data artikel lalu di analisa sendiri, tp sdh merasa paling bener

            😎

          •  

            lha,,,,,,,,justru yang aneh itu kalian, jelas2 diartikel sudah dijelaskan kok malah punya pemikiran lain, kalian ini punya pemikiran anti mainstream ya ??

            jangan lupa pembeliann sukhoi ini menggunakan imbal dagang yg mana harus berupa 85% offset. dimana 50% adalah imbal dagang dan 35% adalah offset.

            semua tergantung dari kontrak yg disetujui kedua belah pihak apakah offset yg 35% bisa dibayar oleh rusia ketika selesai kontrak atau setelah pembayaran berapa % nya.

          •  

            maaf nih bung WI, walaupun pengetahuanku tentang alustista bahkan dunia militer tidak sehebat anda, tapi ya coba dinalar dulu deh masak harus lunas baru ada pelatihan, la terus pesawatnya gimana dong? masak cuma jadi tontonan gak boleh diterbangkan.ibarat aku beli smartphone kredit masak aku harus nunggu sampe kreditku lunas, kan aneh to bung?
            bener kata bung yuliantoro, setiap pembelian pesawat entah itu lunas atau kredit pastinya sudah disertakan paket pelatihannya. terima kasih atas komentarnya bung WI karena kacang itu mahal jadi aku mengapresiasi komentar anda yang telah membalas komentarku.

          •  

            @WI : TNI AU sudah mengirimkan perwakilannya (calon pilot, calon mekanik dan lainnya) untuk mengikuti pelatihan pespur Sukhoi di Rusia.

          •  

            http://suluhnuswantarabakti.or.id/ketahanan-nasional-dan-pertahanan-negara/

            Jika ada Alpahankam yang belum bisa diproduksi di dalam negeri, maka harus dilakukan dengan cara hubungan langsung antar pemerintah ke pemerintah (G to G) dan atau pemerintah langsung ke industri (Go to B), dengan harus memenuhi persyaratan:
            (a) tidak ada potensi embergo; dilakukan melalui mekanisme offset yakni
            (b) harus ada transfer of technology;
            (c) harus ada kandungan lokal (local content)produk dalam negeri;
            (d) harus ada penyertaan industri pertahanan nasional;
            β€” dan nilai offsetnya minimal 35% dari total harga pembelian produk Alpahankam pada saat awal diimplementasikasikannya UU No 16/2012 yakni pada tahun 2014, dan setiap 5 tahun harus mengalami kenaikan 5%, sehingga dapat mencapai minimal 85% dari total harga pembelian.
            Jika belum bisa mencapai angka 85% dari nilai total harga pembelian, maka nilai sisa dari 35% dapat dipenuhi dengan membeli produk Indonesia lainnya melalui mekanisme imbal dagang atau counter trade.

            Silahkan artikan sendiri… kalau menurut saya, sangat aneh jika pelatihan didapatkan setelah lunas… masak menunggu lunas baru kirim teknisi untuk perawatan, ngapain saja kerja mereka yang bernegoisasi alot untuk pembelian alutista jika pelatihan didapatkan setelah lunas… aneh

          •  

            begini bung Ai chan,, dalam bidang usaha apalagi simpan pinjam, minimal pihak yg meminjam memberikan jaminan, pihak yang memberi pinjaman menerima jaminan.

            contoh seperti pembelian kendaraan bermotor melalui kredit, alhasil setelah kontrak diTTD maka pemilik akan menerima kendaraan dan STNK, tetapi BPKB masih ditahan oleh leasing.

            dalam hamkan kredit alutsista diberikan oleh pihak swasta kepada pemerintah, setelah melihat [Kredit Rating].

            tapi dalam kasus pembelian sukhoi ini, si penjual berhubungan langsung dgn pembeli, nah yg menjadi masalah si pembeli ini maunya beli tapi pakai imbal dagang, jika seandainya kontrak dibatalkan oleh pihak pembeli si penjual ada jaminan apa ?

            seperti yg ditulis bung yuli malah membenarkan statement saya yg dimana 85% nilai total yg terdiri dari 50% counter trade dan 35% offset. dimana 35% adalah pelatihan seperti yg ditulis diatas…….

            dimulai dari kata :
            Rusia telah mengatakan bahwa pihaknya akan memberikan 35 persen offset dari total nilai kontrak dengan memberi pelatihan untuk pemeliharaan serta perbaikan armada Sukhoi kepada Indonesia.

            offset diberikan setelah dilakukan pelunasan.

            ———————

            tapi saya rasa kontrak belum diTTD krn belum jelasnya ToT dan skema imbal dagang.

            https://kumparan.com/@kumparanbisnis/ri-dan-rusia-sudah-teken-kontrak-barter-11-sukhoi-dengan-komoditas

            menurut komporan dilihat dari kata :
            “Iya pembayarannya pakai imbal dagang. Tapi belum dibahas. Dalam waktu dekat, segera. Kan belum (detailnya), baru ditanda tangan kemarin,” katanya.

          •  

            Justru itu bung WI… yang membuat rumit ttd kan faktor tradenya… Indonesia minta di pilih dulu dan dimasukan dalam skema kontrak sedang Rusia minta ttd dulu tradenya di bahas belakangan… Makanya menjadi tarik ulur dan menjadi berlarut2… Kunjungan pak Mattis yg menyatakan keberatan tentang pengadaan pespur ini justru menekan Rusia sehingga mengikuti skema yg diminta Indonesia, Rusia terkesan sedikit panik karenanya dan jelas itu sangat menguntungkan Indonesia… Itu saja, dan tetap saja masalah pelatihan akan ada didepan tidak dibelakang seperti pendapat anda, itu juga berlaku untuk kredit otomotif terutama dalam kasus niaga seperti perawatan truk/bus… Kalau motor dan mobil pribadi jelas berbeda karena perawatan bisa memilih menggunakan resmi maupun tidak dan itu sangat memungkinkan dengan segala konsekuensinya…

          •  

            susah ngomong ama jongos CIA temen2, mo secanggih apapun barang russia dia akan berusaha menarik opini warjager untuk pro mamarika

        •  

          Yg penting su35 nya sdh di ttd tangani dan akan tiba di indonesia bln oktober, entah itu milik indonesia ato pinjeman, bodo amat, yg penting bs meliak liuk di langit cilegon oktober nti,,,skr tugas kita syukuri aja, jgn minta yg aneh2 dan jgn berpikir begitu begini,,.ckckc

    •  

      Klo kita merakit IF-X bisa saja terkendala suku cadang sehingga bisa molor dan anda boleh tertawa karena itu bung Agato, tertawa lucu atau pun mengejek tak jadi soal.

      “Untuk merakit satu pesawat tempur, waktu yang dibutuhkan sejak awal perakitan hingga selesai berkisar lima sampai enam bulan”.

      atau baca : https://jakartagreater.com/perakitan-pesawat-tempur-sukhoi-su-35/

      Feb-Oktober itu sekitar 7-8 bulan, klo cuma 2 pesawat tentunya hal yang mudah.

      •  

        setuju bung Lingkar … 2 unit bisa on time dan bukan pinjaman utk demo 5 Oktober

      •  

        Atau bs jd sudah ready stock ketika terjadi perundingan2an pespur sudah mulai dirakit. Hanya pihak terkait yg lbh mengetahuinya, warjager cuma bs mendo’akan agar bs berjalan lancar tanpa halangan berarti.he3

      •  

        Sy juga sebenarnya masih ragu bung Lingkar apa benar bisa datang 2018 ?? Kecuali Kalau bilangnya datang 2019 yah percaya sih, mungkin benar yg 2018 cuman buat di pinjamkan, Tapi yah sudahlah… Jng lupa borong Rudal maut R-77 sm KH-35 xixixi..

        •  

          R-77 seri lawas bukan hal yg menakutkan. Beda kalo pake R-77-1.

          •  

            Kalo mau lebih menakutkan pake Meteor.. Ehh,, K-77M kamsudnya.. Xixixixixixixi

          •  

            Lebih menakutkan lagi yah rudal ASMP wkkkkk…

          •  

            rudal masih tahap uji coba kok ditakutin…..
            lulus tes dulu,,,,unggah data inputnya dan disajikan ke publik. AIM-120 saja datanya lengkap,,,sampai data loftingnya juga disajikan. Rusiyah mana berani unggah data K-77 nya.

            setelah masuk masa produksi massal,,,baru ditakutin.
            lha ini belum juga produksi massal udah klaim rudal mematikan…….hahaha

          •  

            Saya sih sepele saja… bandingkan saja Tomahawk dan Kalibr, dari situ bisa sedikit memberikan gambaran kemampuan rudal Russia, bukan yang terbaik tetapi jelas bukan barang rongsokan seperti yang selalu di gembar-gemborkan…
            Secara umum semua rudal baru akan di promosikan lebih hebat dan lebih efektif maupun lebih membunuh… Meteor saja di promosikan 5 kali lebih mematikan daripada AMRAAM… dan jelas produsenya memiliki alasan untuk menyatakan itu karena mereka mengembangkan dari rudal yang sudah pernah dibuat sebelumnya…

          •  

            Ini buat bung@WI..

            “The fighter jet comes armed with K-77M radar-guided missiles with a range of over 120 miles (193km) providing pilots with standoff capabilities ensuring pilot protection, an R-74 infrared-guided missiles that allow for targeting by a pilot using a helmet-mounted optical sight, and a thirty-millimeter cannon with 150 rounds for dogfight battles.

            The acquisition of the Su-35 by the Chinese is a major boon for the country’s defense as well as its avionics industry. China has worked to produce its own turbofan akin to the Su-35’s, known as the WS-10 turbofan, but it continues to underperform the Russian-made AL-117S. If China is able to reverse engineer the technology they may be able to rapidly overcome their avionics gap with the West.”

            Masa china udah akusisi nih rudal sepaket sama su-35 kalo belom di test..xixixixixixixi

            Su-35 indonesia lebih mahal loh.. Masa ga bisa dpt paketan kaya china.. Hihihihi

            China Acquires Vicious 1,553MPH Su-35 Multirole Fighter Jets From Russia – Sputnik International https://sputniknews.com/military/201609171045416113-china-fighter-jet-russia-su35/

          •  

            Gak perlu pake rudal mahal2, sukhoi bisa manfaatin kecepatan dan ketinggian, jatuhin aja P-100 buatan Dahana tepat diatas F-15 sing atw F-18 aussy, modar tuh pespur

          •  

            s200 terbukti menolak teori yg lawas gak mampu lawan

      •  

        Bung Lingkar, bisa bedakan gak merakit dan membuat. Apalagi itu full armament loh. Ane emang pernah denger Uni Soviet bisa buat kapal destroyer, kasel dan Fregat dalam waktu tiga bulan sekaligus. Tapi ini bukan Uni Soviet, dan kondisinya bukan perang dingin tapi buat pesanan ekspor. Apalagi dulu juga banyak kasus Bahwa buatan Rusia tak terstandarisasi. Ada sucad yg tidak pas ketika dipasang di alutsista yg lain. TNI pernah mengalami hal itu. Itu artinya Mereka bisa cepat karena satu produk dilakukan secara manual dan melibatkan begitu banyak orang tanpa terintegrasi. Selain itu Ane pikir, 3 bulan itu mungkin bukan buat tapi merakit seperti di artikel yg disampaikan Bung Lingkar.

        •  

          Ibaratnya kalo produk barat kaya bengkel resmi dg peralatan yg memadai.. Sementara produk rusia kaya bengkel non resmi di indonesia.. Cuma dari segi tenaga ahli (SDM) tetep sama bung..
          Jd kalo masalah ga terintegrasi.. Ga jugalah bung.. Xixixixixixixi

          Yg pasti kalo ada penambahn SDM dan fasilitas proses produksi bisa bantu meningkatkan kapasitas produksi.. Yg artinya rusia harus cari customer potensial berikutnya agar proses produksi ga trputus..

          Jd kira2 Oktober yg datang pinjaman atau ga yah.. Xixixixixixixi

        •  

          Bung Agato, anda harus ingat jargon anda… tanpa bukti itu adalah Hoax…
          @Bung Welleh…
          Produksi pesawat terutama pesawat tempur jelas berbeda dengan pesawat komersial, dan hanya sedikit negara yang mampu secara mandiri melakukanya… ketika sebuah negara sudah sampai pada fase mampu memproduksi pesawat dan helikopter secara mandiri jelas Industri mereka tidak lagi bisa disebut abal2 alias tidak resmi seperti yang anda maksudkan…
          Saya kurang respek ketika sebuah negara (manapun tidak hanya Russia) yang di remehkan hanya karena mereka dianggap memiliki gedung produksi yang tidak semegah lini produksi negara2 barat… India yang begitu besar dengan kemampuan IT yang sangat terkenal kualitasnya di dunia belum mampu menunjukan kemampuan memproduksi pespur secara mandiri… Korea Selatan dan Jepang pun belum semandiri itu dalam produksi pespurnya karena masih menggandalkan buatan USA…

        •  

          Jd maksud bung Agato bahwa Rusia gak bisa buat? Pernah baca berita terdahulu tentang program senjata negara Rusia? Berapa rencana Rusia akan akuisisi Su-35? Dengan kedekatan hubungan RI-Rusia, bukan hal yg mustahil, khusus 2 unit pertama diambil dari pesawat yg dipesan Rusia tapi di sesuaikan dengan spek yg kita minta.

          Mau merakit atau buat atau oprek-oprek itu bukan urusan saya dan anda bung Agato, kita cuma beli dan mereka menyediakan. Mau 1 bulan, 2 bulan, atau kapanpun klo mereka bilang bisa di bulan Oktober nnti ya bagus dong, gak perlu banyak mikir yg sebenernya bukan urusan, tapi semua balik lagi, saya persilahkan anda “memikirkannya” sendiri, itu kepala dan hati anda. πŸ˜€ hehehe

          •  

            Sebagai tambahan, itu berita diangkat JKGR sudah lama, apa anda kira thn 2018 kapasitas produksinya masih 3 unit ya?

            Tapi sudahlah, itu kan kepala otak anda, saya gak ambil pusing πŸ˜†

          •  

            Mantab bung lingkar

          •  

            Memangnya membuat pespur yang ready for batle waktunya sama seperti umur jagung?
            System elektronika (software) itu sangat rumit mas bro.
            Memangnya seperti semudah menterjemahkan google translate dari bahasa Rusia ke bahasa Indonesia?
            Lalu untuk apa para calon pilot, calon mekanik dan pendukung lainnya di kirim ke Rusia untuk mempelajari pespur yang akan di pinang oleh TNI AU?
            Terkecuali Indonesia memang sudah dari jauh sebelum teken kontrak SU-35 sudah ada kesepakatan dengan Rusia tentang pengiriman perdananya.
            Intinya kita (WARJAG) tidak usah debat kusir, kita tinggal menunggu saja bagaimana kenyataannya.

          •  

            @ Bung WK: Yang rumit itu cara kerja sistem pernikanya apa cara baca dan analisis pernikanya ???

            Yang kita bahas kan masa pembuatan hingga pengiriman pespur, bukan pelatihan orangnya. Jika pengiriman pelatihan dilakukan setelah sign kontrak juga takkan masalah kok.

      •  

        Biasa bung lingkar, syirik tanda gak kebeli Viper nya, nunggu kebeli nya Viper pada tahun ? kuda, xixixi..

    •  

      Tidak usah berpikir sempit begitu bung, bisa saja terjadi, karena Indonesia kan “dekat” dgn Rusia, …… beda hal nya kalo Indonesia “dekat” dgn Asu, pasti dikadalin mulu ……… ya kan ???

    •  

      papah putin mah baik hati sama indonesia , gk seperti om asu …..
      para fans boy mau ngadain syukuran , bila bung sugi ingin ikut monggo bung ,,,,,,

    •  

      Wahh, rame nih… Kabur ahh, takut dimassa Russian Fanboys. Hhhhhhhhhh.

      Oke, Ane memang tidak dapat data resmi berapa lama Sebuah Su-35 dibuat. Tapi Ane mau kasih link berita berapa lama Su-35 China ditandatangani hingga pengiriman batch pertama 4 unit.
      Ini link berita China menandatangani kontrak Su-35 November 2015.
      https://thediplomat.com/2015/11/confirmed-china-buys-24-advanced-fighter-jets-from-russia/

      Lalu China menerima Batch pertama 4 unit Su-35 bulan Desember 2016:
      https://thediplomat.com/2016/12/christmas-day-gift-china-received-4-su-35-fighter-jets-from-russia/

      Bila kontrak sekitar bukan November 2015 maka proyek kemungkinan besar dikerjakan sekitar bulan Desember. Rusia biasanya menguji pesawat ekspor apakah mengalami gangguan teknis atau tidak di negara tujuan ekspor. Jadi karena itu pespur batch pertama baru diterima China 25 Desember 2016 maka pespur itu masih Gress dari pabrik. Maka total waktu yang dibutuhkan untuk pembuatan hingga final assembly sekitar 13 bulan atau 1 tahun lebih 1 bulan.

      Nah, kalo link yg disampaikan oleh Bung Lingkar seperti yg Ane sampaikan itu adalah perakitan selama 5-6 bulan entah yg dimaksud dalam artikel adalah final assembly atau perakitan pasca parts bagian pesawat sudah siap dirakit semua. Kalopun benar waktu 5-6 bulan adalah pembuatan dan perakitan sekaligus, mungkin itu bagian dasarnya sebelum final assembly. Atau jika ternyata memang pesawat jadinya 5-6 bulan sesuai artikel, bukankah seharusnya pesanan batch Pertama China selesai bulai Mei dan bisa dikirim bulan Mei itu juga atau Bulan Juni. Bagaimana bisa terlambat hingga bulan Desember??? Hal itu gak mungkin terjadi. Apakah iya hanya karena Indonesia sahabat Rusia maka bisa dipercepat?? Bukankah China jauh lebih dekat dengan Rusia daripada kita??? Pernah sekali ideologi komunis, Rusia-China tergabung dalam SCO dan BRICS, tentu saja kerjasama militer, politik dan ekonomi jauh lebih erat daripada kita. Apalagi China belinya Su-35 lebih banyak daripada kita. Lalu siapa kita Dimata Rusia dibandingkan dengan China???

      Otomatis yang paling realistis adalah pembuatan Su-35 sesuai dg pembuatan pespur untuk China dan jelas yg datang bulan Oktober nanti kita sudah bisa menebaknya dg cukup akurat, apalagi kalo bukan pinjaman buat ditampilkan dalam parade HUT TNI.

      Jadi Bung Lingkar, Ane tidak meremehkan Rusia sama sekali. Tapi Ente yg salah tangkep maksud komentar Ane. Rusia memang salah satu yg terdepan dalam manufaktur suku cadang transportasi luar angkasa baik untuk komponen roket maupun pesawat ulang Alik, selain itu mereka juga maju dalam industri baja. Namun Rusia bukanlah lawan untuk manufacturing barang jadi. Khususnya dalam pengembangan after Sales alutsista mereka.

    •  

      Buat yg tanya: apa benar Su-35 yg datang bulan Oktober asli punya kita, Apakah pengerjaan Su-35 antara 5-6 bulan?? Atau yg tanya kapan sebenarnya waktu pengiriman batch pertama Su-35 ke Indonesia.

      Nah ini ada salah satu link yg membahas hal tsb:
      http://defense-studies.blogspot.co.id/2018/02/dua-sukhoi-su-35-diharapkan-tiba-2019.html?m=1

      Jika kontrak efektif mulai Agustus 2018 maka pengiriman bisa dilakukan pada Agustus 2019 atau selama 1 tahun (beda 1 bulan dg lama pembuatan Su-35 China). Sedangkan sisanya akan dikirim pada tahun 2020.

  8.  

    Wah setelah lapak sebelah pada rame ngangkat ni kabar dari 2 hari yang lalu, bung diego baru berani ngasih infonya sekarang, itu tandanya bung diego sudah nyakin dengan kebenaran berita ini,,,, namun untuk lebih menyakinkannya lagi kita butuh klarifikasi bung jimsul sebagai sales resmi SU 35,,,,

  9.  

    ternyata setelah dicari sekian hari oleh bungadimin terjawab sudah kegundahan lahir batin akan simpang siurnya kabar
    diharapkan dapat menerima dua unit pada awal oktober
    harapan lagi
    mari kita sambut harapan baru di era penuh tanda tanya ini

  10.  

    Haboh dunia persilatan, lanjutkan rudal psu nya mangg….

  11.  

    TTD Pembelian SU-35 sudah di lakukan dalam skema G to G pada agustus 2017

    kutipan media tentang TTD sukhoi pada agustus 2017 ( Antara)

    ” Menteri Pertahanan Indonesia Ryamizard Ryacudu telah mengumumkan pemerintah akan membeli 11 pesawat Su-35 buatan Rusia. Kesepakatan (MoU) ditandatangani 4 Agustus 2017. Dengan event ini, Su-35 secara resmi akan hadir di Laut China Selatan yang mematahkan monopoli China (to break the unique position of China)”

    kutipan lain pada bulan september 2017..

    “Menurut informasi Duta Besar RI untuk Rusia, Wahid Supriyadi, Angkatan Udara Indonesia akan membeli 8 jet tempur Rusia Su-35 generasi ke-4 +++, bersamaan dengan persyaratan lainnya untuk transfer teknologi.

    “Wahid Supriyadi menekankan bahwa kedua pihak pada dasarnya telah menyelesaikan proses negosiasi kontrak pembelian pesawat buatan Rusia, yang saat ini sedang membahas tahap finalisasi, terutama di pihak Rusia, terkait produk transfer teknologi Su-35 ke Indonesia.”

    lebih jauh lagi pada juli 2017 ketika clue dari Menhan RI

    Menteri Pertahanan RI Ryamizard Ryacudu memastikan bahwa sebelas unit jet tempur Sukhoi Su-35 akan didatangkan dari Rusia. Pembelian ini telah dinegosiasikan sejak dua tahun lalu dengan pemerintah Rusia.
    Pemerintah Indonesia memastikan akan memperkuat pertahanan udaranya dengan membeli sebelas unit jet tempur Sukhoi Su-35 buatan Rusia. Jumlah tersebut lebih banyak dari yang sebelumnya direncanakan, yaitu delapan unit.

    β€œTadi membahas pembelian Sukhoi, (keputusan) sudah final. Setelah itu, kami akan membeli drone (pesawat tak berawak). Selain itu, kami juga membahas masalah regulasi siber,” kata Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu di Istana Kepresidenan di Jakarta.( ANTARA)

    lalu clue lain lebih jauh pada oktober 2016 ( Dinas penerangan TNI AU)
    Bersiap Sambut Su-35, Tentara Indonesia Wajib Belajar Bahasa Rusia
    Kursus digelar selama tiga bulan dalam tiga gelombang.
    Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI-AU) wajib mempelajari bahasa Rusia sebagai persiapan menyambut kedatangan pesawat Rusia Sukhoi Su-35 kelak,
    Kursus KIBA Rusia gelombang pertama diikuti oleh 40 orang, terdiri dari enam orang perwira pertama, 32 orang bintara, dan dua orang tamtama. Semua peserta berasal dari Skuadron Udara 14 Lanud Iswahjudi.

    Rencananya, kursus KIBA Rusia akan diikuti 84 orang dan dilaksanakan dalam tiga gelombang. Gelombang pertama terdiri dari 40 orang di Sesa Lanud Iswahjudi, gelombang kedua diikuti empat orang perwira Penerbang di Sesa Lanud Hasanudin Makasar, dan gelombang ketiga diikuti 40 orang akan dilaksanakan di sekolah Sesa Lanud Iswahjudi

    yg bikin lama adalah tanda tangan di tingkat kementerian karena melibatkan beberapa kementerian baik pertahanan, perdagangan,perekonomian , sehingga baru bisa di finalisasi per 14 febuari 2018

    welcome SU -35

  12.  

    Harusnya bkn oktober tibanya,,,kan hrs ada persiapan,,latihan dan pilot yg mumpuni disiapkan dl,,,hut tni tgl 5, su35 tiba tgl 1 nya, ya mana bisa pelatihan secepat itu??? mk dr itu, hrs nya tni minta su35 tiba di indonesia bln september or august akhir,,,jd semua itu sdh diprepare sedemikian cepat…jd tdk kelabakan nti nya,,,

  13.  

    sy positif thinking aja …
    2 unit SU35 akan tiba Oktober 2018, Rusia faham ttg kebutuhan mendesak “air superiority” TNI AU, jg sbg bukti hubungan baik dan show kemampuan marketing/produksi + perhatian Rusia khusus utk Indonesia.
    9 unit SU35 sisanya sy harap thn 2019 (max.2020) sdh selesai delivery.

  14.  

    Setelah kepastian TTD ini mulai real,, sekarang yang buat saya penasaran, ni SU 35 kita kan katanya fullcombat,, kira” gotongannya apa aja ya ??? Mungkinkah ada brahmos persi air yo air ya ga, soalnya papah syahrukan dulu pernah bilang kalau brahmos persi ini sudah mulai dilirik banyak negara, khususnya asia tenggara.

  15.  

    RIP proyek MRCA dan sukhoi tercanggih di Asean MKM wkkkk…

    •  

      waaaahhhhhh kompor ni,,,,,
      slmt mlm bung , ngomong2 gmn kbr nya malon ya, kok lama gk ada yg nongol di jkgr .???
      apakah mereka sedang sibuk panen pisang .???

      •  

        Malam juga bung @putra… malon lagi pusing bung, MKM yg selama ini dibanggakan sukro tercanggih di kawasan akan tergusur dan project MRCA mereka cuman omong kosong yg lebih parah dari project akan kita wkkkkk… Mo di upgrade juga bingung, lah onderdilnya aja kagak mampu beli apalagi upgrade xixixi… Great job Najib… Long live Najib wkkkkk…

        •  

          Saya khawatir sekaligus sedih bila MKM malon bakal di jual ke India bung πŸ˜› wkwkwwk πŸ˜†

          •  

            Ini bs jd pelajaran bg RI agar tdk terjadi hal yg sama dimari.Dan kita jg jgn sumbar dan menghinakan yg lain,klu bgt apa bedanya kualitas diri kita dgn mereka.toh mereka selalu meremehkan orang Indonesia yg dulu menjadi guru mereka kan akhirnya menjadi mulut kamu harimau kamu, lbh baik RI menurut ilmu padi!edisi ngelantur karena Patima (payah tidur malam)he3.

          •  

            Sepertinya mah malon sayang banget sm MKM nya bung lingkar… Buat sparepart aja sampe dibelain dituker sm Mig 29 Biar tuh MKM tetap terbang wkkkk… Ntar kalau mau di upgrade tuh MKM dituker Scorpung mungkin xixixi…

        •  

          makanya kita harus ttp dukung najib jadi perdana mentri malon bung hhhhhh

          dukung najib untuk kebobrokan malon ,,,,!!!

  16.  

    Alhamdulillaah Ya Allah… Tumpengan yuuuk setelah 4 tahun lbh tiap kali baca artikel atau komentar ttg Su-35 hanya spt kena PHP aja… Yeayyy…. Semoga nambah gag hanya 11 saja… (sekalian mohon maaf su’udzon kpd bpk Presiden Jokowi dan Menteri Pertahanan heheheh)

  17.  

    Di warung sebelah lebih realistis, batch 1 akan tiba d bulan agustus 2019 dan 2 unit yg akan tiba d bulan oktober 2018 itu adalah pinjaman…

  18.  

    Anggap… Aja kaya.. Apache.. , barang nongol duluan.. Ikut parade…

  19.  

    Tambah 2 skadron lagi itu bru mantap

  20.  

    sudah di tanda tangani awal sejak agustus 2017 secara G to G yg bikin lama itu tanda tangan di tingkat kementerian, karena melibatkan beberapa kementerian dan adanya re negosiasi awal alias diskon harga pesawat

    clue yg jelas ada pada bulan juli 2017 dimana KSAU berkata sedang mengirim beberapa pilot F-5 yang ngangur belajar bahasa rusia sejumlah 40 lebih ke rusia
    lalu di september 2017 KSAU bilang Su -35 akan bertempat di makasar dahulu sebelum di madiun…

    kenapa di beli 11 unit, karena su-35 adalah batu loncatan ke PAKFA 50 atau SU-57

  21.  

    Pertama kita harus syukuri kehadiran pespur generasi 4,5 ini.

    Kedua, pilotnya pasti lulusan jam terbang su27 dan su30 mk2 yg sudah mahir. Tinggal upgrade sedikit ilmunya pasti sudah ok.

    Ketiga, dst….

  22.  

    Pokoknya Rusia OK, ASU kelaut aja…….

  23.  

    namanya juga berharap ya belum tentu

  24.  

    ini Su35 kan? bukan 35 yang lain2…….peuhh.

  25.  

    Nantinya pengiriman Sukhoi ke Indonesia akan dilakukan dalam tiga tahap.
    Tahap pertama, akan dikirim dua unit pada Agustus 2019, dengan catatan kontrak efektif per Agustus 2018.

    Tahap kedua, enam unit akan dikirim 18 bulan setelah kontrak efektif. Dan, tiga unit sisanya akan dikirim setelah 23 bulan dari kontrak.
    Dari Sebelah ….

  26.  

    Alhamdulillah ya allah….

  27.  

    Kira2 menurut anda apa bung?? jgn cuma ngajak main tebak aja? tanya info di mabes sonolah, kalau cuma main tebak itu mah sama dgn kita

    😎

  28.  

    tahniah & syabas kerajaan republik Indonesia – from KL

  29.  

    2 pesawat Sukhoi Su-35 akan dikirimkan ke Indonesia pada Agustus 2019.
    6 unit berikutnya akan dikirimkan pada Februari 2020,
    3 unit lainnya pada Juli 2020.

    2 unit pinjaman Su 35 dari Rusia diperuntukan ke TNI AU dalam Rangka HUT TNI di bulan Oktober (Kedatangan Su 35 Pinjaman tgl 29 September 2018)

    Bung Diego…
    kok Artikel saya gak di angkat ya ???
    malah mubasir beritanya klo lama diangkatnya…

  30.  

    Seri Laut..

    Order yang sementara dikerjakan PT PAL Tahun 2018-2019,
    kapal OVH KRI Cakra,
    pengembangan platform KCR 60 Batch 2,
    KCR 60 SEWACO (Kapal 3 & 4),
    Platform + SEWACO (Kapal 5 & 6),
    PKR 3 dan 4,
    2 unit Offshore Patrole Vessel (OPV) 80-90 meter,
    2 unit Mine Counter Measure Vessel (MCMV) .

  31.  

    Seri Udara..

    Setelah kontrak pengadaan 11 jet tempur Sukhoi SU35, TNI AU akan diperkuat lagi dengan 46 Unit jet tempur F16 Viper.
    Untuk jet tempur Sukhoi SU35 juga masih dilanjutkan pembicaraan untuk mendapatkan 15-18 unit lagi melengkapinya menjadi 2 skadron.
    Saat ini TNI AU memiliki
    16 jet tempur Sukhoi SU27/30,
    34 jet tempur F16 blok 52 Id,
    36 jet tempur Hawk 100/200,
    15 jet latih tempur T50
    15 pesawat tempur coin Super Tucano.

    •  

      Memang akhir2 ini bung rojes susah diajak bicara bung Joe, saran sy sih minta bantuan ke bung tn, phd, agar dia yg memposting email bung joe, atau ga ulas di kolom komentar aja, jika kepanjangan, estafet aja, hr ini rilis sekian halaman, esok hr nya sekian halaman terus begitu smpe selesai,,,gmn bung joe???

    •  

      Ga jadi 48 unit bung? Kok gajil yah 15-18 unit su-35.. Xixixixixixixi

      •  

        Ehem bung Joe lupa rupanya.

        F16 c/d = 24 – 1 = 23
        F16 a/b = 10 – 1 = 9

        23 + 9 = 32

        Kebutuhan minimum F16 : 80

        80 – 32 = 48

        Jadi Viper bakal diambil 48 unit.

  32.  

    Alutsista yang mau datang tahun ini :
    – 6 Pesawat latih Grob -Jerman
    – 6 Pesawat latih KT1 Wong Bee -Korsel
    – 7 Helikopter AKS Panther(4 sdh diterima) -Perancis
    – 5 Helikopter Apache (3 sdh diterima) -AS
    – 6 Helikopter Fennec (6 sdh diterima) -Perancis
    – 2 Pesawat angkut Hercules ( 7 sdh diterima) -Australia
    – 2 Radar militer Weibel -Denmark
    – 1 Kapal selam KRI404 -Korsel-PAL
    – 1 Kapal LPD (Landing Plattform Dock) -PAL
    – 4 Kapal LST (Landing Ship Tank) -Galangan swasta nasional
    – 4 Battery Peluru Kendali Mistral -Perancis
    – 4 Battery Peuru Kendali Starstreak -Inggris
    – 2 Battery Peluru Kendali Nasams -Norwegia
    – 1 Unit Kapal Selam Improved Kilo Class – KRI 409

    Sign pengadaan tinggal menunggu realisasi kedatangan 2018-2020 (MEF II)
    – 11 Jet tempur Sukhoi SU35 -Rusia
    – 6 Helikopter Combat SAR Caracal -Perancis
    – 3 Helikopter Bell 412 EP -AS
    – 2 Pesawat CN295 -Spanyol – PT DI
    – 9 Pesawat Casa 212 -PT DI
    – 1 Pesawat CN 235 -PT DI
    – 4 KCR (Kapal Cepat Rudal) -PAL
    – 2 Kapal PKR Sigma 10514 (Hasil Tot Belanda-Indonesia)
    – 2 Kapal buru ranjau -Jerman
    – 1 Kapal OPV -Galangan swasta nasional
    – 1 Kapal selam KRI405 -Korsel-PAL
    – 4 Kapal Patroli Cepat -Galangan swasta nasional

    Sign Pengadaan dan Proses Pengadaan 2019-2024 (MEF III)
    – 2 Kapal Destroyer
    – 2 Kapal Selam U-214 (Turkey)
    – 2 Kapal Selam Changbogo Class (Hasil Tot Korsel-Indonesia)
    – 4 Kapal Korvet Diponegoro Class (SIGMA Clas Hasil Tot Belanda-Indonesia)
    – 15-18 Unit Su35 (Lanjutan Hasil Kontrak 11 Unit Su35)
    – 46 Unit F-16 V (3 Skuadron Baru)
    – 32 Unit FA-50 (Tot Pesawat Tempur Ringan Korsel-Indonesia)
    – 8 Battery Pertahanan Udara Jarak Sedang NASAM
    – 14 Battery Pertahanan Udara Jarak Sedang-Jauh HQ 9 jarak 200 KM
    – 2 Unit IF-X (Generasi Pertama – Prototipe)
    – 12 Unit IF-X (Generasi Pertama Hasil Program Korsel-Indonesia)
    – 36 Unit IF-X (Generasi Kedua PT DI-Indonesia)

    •  

      Bung joe itu seriusan 2018 dateng kilo??? op the record apa open ni????

    •  

      Ya seriusan dong…ini komen bung joe bs dipercaya kok..yg penting skr kita hrs banyak2 bersyukur dgn kedatangan alutsista yg gahar dan banyak itu…

      Bung joe ini artinya apa : – 15-18 Unit Su35 (Lanjutan Hasil Kontrak 11 Unit Su35)???

      apakah total akan ada 15-18 unit su35 atau 11 unit + 15 – 18 unit? berarti akan ada 11 + 18 unit = 29 unit..apakah akan ada 29 unit su35 ato 18 unit???

      •  

        kalo sukhoi saya jelas percaya bung.. cuman masalahnya kilo kan belum ada TTD kontrak n setau saya pembuatan kasel membutuhkan paling gak 1-2 tahun pembuatan + pengujian

    •  

      15-18 Su-35 (lanjutan kontrak 11 Su-35) ?

      15 + 11 = 26 (1 sk x 12 unit + 1 sk x 14 unit)
      17 + 11 = 28 (2 sk x 14 unit)

      Mengingat 24 unit punya China maka prospek 26 – 28 unit lebih baik daripada hanya punya 11 unit. Makanya saya pernah bilang kalau hanya 11 unit pasti keok lawan China, tapi kalau 26 – 28 unit kagak keok lawan China tapi masih tetap keok jika lawan F35 grup tetangga.

      •  

        Dan takjub nya lg, mef III sdh ada IFX lho? itu merupakan pencapaian tertinggi krn pt di akan bs membuat jet tempur setidak nya 50% lah ilmu nya sdh cukup..

        •  

          2 Unit IF-X (Generasi Pertama – Prototipe)
          – 12 Unit IF-X (Generasi Pertama Hasil Program Korsel-Indonesia)
          – 36 Unit IF-X (Generasi Kedua PT DI-Indonesia)

          Yg target nya 2026 baru bs terbang di langit indonesia, tp sebelum thn 2024 sdh tiba dimari dan banyak pula…36 unit…ckckck thx bung joe, nice info

        •  

          Seven,

          IFX itu baru di 2019 – 2024 sign pengadaan dan proses pengadaan.

          Jadi hanya angka di atas kertas saja (bukan unit realisasi) = 2 + 12 + 36 = 50

          Prediksi yang bisa terjadi adalah :
          2 IFX prototype punya kemungkinan jadi 75 – 100%
          12 IFX batch 1 punya kemungkinan jadi 0 – 50%
          36 IFX batch 2 punya kemungkinan jadi 0 – 25%.

          Prediksi saya justru di tahun 2026 – 2031 :
          12 IFX batch 1 punya kemungkinan 50 – 100%.
          36 IFX batch 2 punya kemungkinan 25 – 100%.

        •  

          bung seven…utk IF-X kan baru pengadaannya bung,,
          50unit IF-X lumayan untuk TNI AU…
          48 unit murni utk siaga tempur sedangkan 2 unit prototipe (uji coba)

          2 unit prototipe sesuai rencana uji terbangnya thn 2021
          dan tahun selanjutnya akan menjadi tahun produksi IF-X…

          •  

            Oh iya bung Joe, itu nanti 48 IFX all version untuk SKA Baru apa buat pergantian F16 yang udah uzur?

          •  

            F16 kita baru di upgrade bung, apanya yg udah uzur??? yg bacht terakhir aja baru dikirim bbrp bln lalu…kemungkinan IFX akan dijadi skadron baru.,.

      •  

        nah itu dia bung TN…
        saya saja bingung dengar permintaan RI 1 nya..
        15-18 Unit Proses Lanjutan dari 11 Unit yang sudah disetujui..
        11+15 = 26 (aneh 13 13)
        11+16 = 27 (lebih aneh lagi 13 14)
        11+17 = 28 (lumayan 14 unit jadi 2 Skad)
        11+18 = 29 (aneh 14 15)
        hahahaaa…

        jago bikin bingung deh…

      •  

        F35 tetangga pasti keok lah bung TN kalo dihajar 11 Su35 ama 46 F16 Viper πŸ™‚
        itu pesawat baru…
        belum lagi F16 ama sukhoi yang sudah lama tinggalnya di tanah NKRI πŸ˜€

    •  

      32 unit FA-50

      sebagai pengganti Hawk ya ?

      Setuju gue. Bisa untuk latih para pilot yg baru lulus dan bisa juga untuk tempur.

      Apalagi ada TOTnya. Setuju banget.

      •  

        ada 2 konsorsium berasal dari Korsel menanamkan Modalnya (Investasi) di PT DI dalam hal Produksi Light Fighter..
        kayaknya berhubungan langsung dengan pembelian pesat Tempur ringan FA50 serta Tot korsel ke Indonesia

        Indonesia dijadikan batu loncatan oleh Korsel di dalam dunia bisnis Alutsista Udara..
        setiap pembelian alutsista dari Indonesia membuat negara2 lain menjadi percaya akan produk alutsista yang telah dibeli oleh Indonesia..
        Indonesia menjadi Brand Produk Alutsista Korsel
        contoh..
        Pengiriman pesawat ke Filipina dijadwalkan akan dilakukan pada Desember 2015 dan berakhir pada 2017. Filipina juga dikabarkan akan menambah sekitar 12 jet tempur tipe FA-50, namun belum ada rincian informasi soal hal ini.

        Irak juga telah bernegosiasi untuk mengakuisisi jet tempur T-50 untuk latihan militer. Pertama kali ketika menyatakan minatnya pada KTT Korea-Irak di Seoul pada 24 Februari 2009, Irak menandatangani kontrak akuisisi 24 jet tempur varian T-50IQ pada Desember 2013. Akuisisi ini dilengkapi dengan pembeluan peralatan tempur dan pelatihan pilot selama 20 tahun.

        Pengiriman pertama jet tempur T-50IQ ke Irak akan dimulai pada April 2016 dan dijadwalkan kelar selama 12 bulan selanjutnya.

        Thailand juga akan menggunakan jet tempur varian T-50 yang akan digunakan untuk menggantikan pesawat L-39 Albatros yang telah menua. Pembelian jet tempur ini diumumkan pada Septermber 2015 ketika Thailand lebih memilih membeli jet buatan Korsel ini ketimbang jet tempur buatan China, Hongdu L-15. Pengiriman jet tempur T-50 ke Thailand akan dimulai pada Maret 2018.

        Sejumlah negara lain, seperti Spanyol, Uni Emirat Arab, Azerbaijan, Brunei, Pakistan, Vietnam dan Taiwan juga telah menunjukkan minat mereka untuk membeli jet tempur T-50 berserta variannya, meski belum ada penandatanganan kontrak.

        “Pasar luar negeri sebagai pasar baru mempunyai kesempatan yang sangat besar. Ini dimulai dari Filipina.
        Budiman mengatakan, pasar luar negeri yang akan dibidik adalah Malaysia dan negara-negara di Afrika. Bahkan Malaysia sudah tertarik dengan kapal semacam Landing Platform Deck (LPD) buatan PAL, yang biasa mereka sebut dengan Multi Role Service Ship (MRSS).

        Untuk kapal perang pasar luar negeri, Budiman mengapresiasi pesanan kapal perang oleh TNI AL. Dengan memesan kapal perang ke PT PAL, secara tidak langsung, TNI AL telah mempromosikan PT PAL dalam hal kemampuannya dalam pembuatan kapal perang ke negara lain.

        “Komunitas AL adalah komunitas yang kecil. Pastilah mempunyai counter part di luar negeri yang pasti akan berbicara satu sama lain tentang keunggulan produk PT PAL. Bersama TNI AL, kita bisa meyakinkan customer dalam dan luar negeri (Hasil Kerja sama Korsel-Indonesia)

        •  

          hush,,,bukan batu loncatan tapi karena indonesia membeli sejumlah peralatan militer dari korea selatan maka……..

          maka indonesia diwajibkan memenuhi offset yg ditetapkan oleh DAPA, offset korsel ditarik 30%. maka dari itu indonesia punya kewajiban memenuhi offset 30% itu.

          salah satunya adalah menawarkan alutsista buatan korsel kenegara2 tetangga. di bawah saya juga sudah membeberkan beberapa penjelasan ttg offset.

    •  

      Yang mau datang di tahun ini :
      2 radar weibel ?

      Bukankah sudah datang 2 radar weibel, 1 di Congot dan 1 di sekitar selatan Jakarta ?

      Apa nambah 2 radar lagi ? Kalau betul nambah lagi berarti yang 2 unit yang akan datang ini adalah pembelian jaman Jokowi.

    •  

      Ini jelas ngawur. IFX baru akan siap 2026, itu juga masih Blok 1. IFX Blok 2 baru akan siap sekitar 3-5 tahun setelah blok 1 selesai, itu jika lancar dalam pengembangan. Kalo sampai 2024 sudah ada blok 1 apalagi blok 2 jelas gak mungkin. Dari awal saya tidak pernah mengakui data yg diberikan Bung Joe karena datanya tidak dari sumber yang jelas.

      Bahkan Renstra pengembangan dan pembentukan Divisi Raider, Koopsau, Marinir hingga Komando Armada sudah lama dibahas dimari dan itu bukan hal baru. Kerjasama buat Kasel dg Turki juga dibahas tapi masih ada ganjalan lisensi dg Jerman sehubungan memanasnya tensi politik antar kedua negara. Bisa saja proyek U-214 dg Turki mengalami kendala.

      Saya masih menerima hitungan alutsista Bung TN PhD karena hitungannya didasarkan pada kebutuhan yg ada baik yg sudah di list maupun kondisi ancaman. Sedangkan data dari Bung Joe tanpa disertai sumber yg jelas, jenis dan jumlah Alutsistanya tidak kredibel sama sekali.

      Hentikan penyebaran HOAX dan penghimpunan Jamaah Ghoibiah di JKGR. HOAX dan Jamaah Ghoibiah adalah BAHAYA LATEN BAGI JKGR.

      •  

        Xixixixixixixi…

        Bung@ruskye mana yah.. Tumben ga nyalain kompor..

      •  

        kalo wacana saya menjadi pengundang jamaah Ghoibiyah…maka saya tidak akan memberikan komen lagi kok bung…
        intinya saya bukan jamaah Ghoibiyah πŸ™‚

        untuk IF-X kan tertera jelas renstra sampai 2024…apakah harus jadi di tahun 2024 ?? kan gak juga bung..
        list tetaplah list….permintaan barang tetaplah permintaan barang..
        proses memang lama tetapi rencana tetaplah ada bung..
        maaf klo ada salah…

        •  

          Apa Bung Joe Bekerja di Mabes TNI/Kemenhan/Bea Cukai?? Hanya 3 instansi itu yg tau detail kedatangan alutsista TNI. Kalopun Anda memang sumber orang dalam ya, mohon dihati2. Sebelumnya JKGR pernah ada masalah karena orang dalam sebuah industri strategis Indonesia hingga membuat JKGR membuat klarifikasi atas masalah tersebut. Kalo nanti kebablasan dan ada yg baca komentar Bung Joe lalu tidak berkenan,
          ini akan menjadi hal buruk bagi JKGR. Beda jika Anda menyatakan diri dari instansi mana dan memberikan data valid ya itu silahkan. Sales2an disini juga dilakukan hanya pada sebatas informasi yg sudah disampaikan kepada publik, baik secara internasional maupun lokal.

          •  

            Bung Ayam Jago juga sering membuat list seperti ini, begitupun bung TN, kalau bung Joe memang baru kemarin nongol meskipun sering membaca di JKGR…
            Saya rasa anda perlu memberikan apresiasi kepada beberapa orang lain yang bersusah payah ber komentar di JKGR… apapun itu benar atau salah, tinggal di komparasi dengan actualnya kok… dan satu lagi bung Agato, “Saya masih menerima hitungan alutsista Bung TN PhD”, saya rasa anda harus belajar memahami dan menerima komentar lain yang dibuat susah payah oleh seseorang…
            Tidak asal main sikat saja dengan menyebut ngawur, atau ungkapan kurang simpatik yang lain… jika memang paham sebaiknya di respon dengan positif bukan direspon dengan arogansi…

          •  

            Ganti nya ada org yg tau apa2 yg akan dibeli tni malah dilarang, nti klo ga ada berita ttg alutsista tni apa sj yg akan dibeli, malah nebak2 dan pada sotoy,,,udahlah bung agato, ente jgn panik gitu,,,klo emang ente ga suka komentar2 dr bung joe ttg renstra2 dr menhan dan tni kedepannya, ga usha dibaca dan cari informasi2 selain bung joe..jgn munafik lah..ini salah itu salah,…berterima kasih kek sm bung joe, aoa kek gitu, ucapin sselamat bergabung kek dl..malah protas protes ga jelas,,.,ente aneh bung…

          •  

            Nohhh,,,ente makan tuh nasehat2 dr bung yuli biar perut ente kenyag agato,..lbh baik berkata jujur drpd nebak2 dan sotoy muluuu,,,udah bagus ada warjag yg pemberani spt bung joe ini, drpd ente kerja nya cuma jualan F35 yg pernah laku2 di indonesia ini smpe kapanpun, krn produk jual ente jelek bin welekkkk …

        •  

          @ Bung Yuli dan Bung Seven.

          Ane gak pernah memandang jumlah dan jenis alutsista baik yg disampaikan oleh Bung Megakarti ataupun Bung Ayam Jago selama data yg disampaikan tidak didasarkan atas data yg valid atau data dari instansi yg memang di-share kan kepada publik.

          Beda dg Bung TN yg kadang hitungannya didasarkan pada data yg valid dan dihitung melalui logika berpikir yg ada. Kalopun ada hitungan yg tidak didasarkan pada fakta ya ane bakal mengkoreksi ataupun memberikan sanggahan pada Bung TN. Sudah cukup kasus kilo di kalender TNI yg menjadi vital dan dianggap kita sudah punya padahal belum karena penundaan. Kalopun nanti ternyata muncul itu soal lain. JKGR itu sudah jadi Forumil yg diamati oleh silent reader dari luar negeri. Bahkan artikel disini dijadikan sumber pustaka untuk makalah yg berkaitan dg hankam. Kalo JKGR diisi dg komentar yg tidak mutu apalagi dg komentar tanpa data alias HOAX jelas selain akan ditinggal oleh pembaca setianya juga tentunya akan menurunkan kredibilitas dan juga berpengaruh pada iklan disini. Saya berharap JKGR bisa jadi referensi Forumil seperti halnya Defense PK atau National Interest.

          Moga Bung Yuli dan Bung Seven bisa memahami kenapa Ane bisa strength sama pendapat Bung Joe. Terima kasih kepada Bung Joe yg sudah memahami maksud saya. Berbagi ilmu dan hal positif yg berkaitan dg Forumil akan lebih baik kok Bung, selama masih disertai dg data dan fakta.

          •  

            Typo: Viral, bukan Vital.

          •  

            Gini aja deh om sugi…jikalau semua data2 yg bung joe jabarkan dari awal beliau komen dijkgr smpe yg terakhir nyatanya terbukti, ente mau blg apa sm bung joe??? klo manusia normal sih harusnya malu, krn bung joe sdh membuktikkam jika data2 nya valid dan beda 2-3 bln dgn pengumuman resmi dr menhan ato panglima….trus ente bs kasih penghargaan apa buat bung joe??? tdk ada kan….jd ente jg ga usah minta ini itu ke bung joe, dia jg ga masalah kok jika ente ga percaya dgn info apa yg telah dia berikan utk warjag dimari…klo ga percaya mending jgn neko2 minta ini itu, cukup diam sj, ato baca artikel yg lain….gitu aja deh, ga usah repotw om sugi…

          •  

            4 tahun yg lalu ada yg bilang kayak gitu ketika Jamaah Ghoibiah bangkit. Biarlah alutsista itu diumumkan pada waktunya. Jika kita udah tau dari awal, mau share data list Alutsista tapi gak ada sumber datanya ya simpan aja sendiri. Kalo muncul ya syukur, kalo gak muncul juga gpp. Itu untuk mencegah orang asal ngasih liat atau komen tanpa data. Apakah di Forumil luar negeri ada yg ngomong soal bullshit dan hoax?? Ada, tapi gak semuanya karena mereka akan merasa malu kalo apa yg disampaikan tak terbukti benar. Kalo Bung Seven mau tau list alutsista yg mau keluar tahun ini atau yg akan datang ya minta aja Bung Joe buat ngirim email data tersebut ke Ente, kelar perkara. Mungkin Bung Joe Saya kasih saran untuk share email-nya disini aja jadi biar yg mau tau langsung bisa menghubungi Anda lewat email. Itu akan lebih baik untuk semuanya.

          •  

            Itu suka2 bung joe dong, ente ga boleh ngelarang dia utk memposting info2 yg sangat penting itu di jkgr, disitu nampak ente sangat egois bung,,.ente jualan F35 disini aja sah2 aja, padahal ga laku2 , tp msh ttp aja promo,,,klo yg suka dgn komentar dan info dr bung joe, trus apa hubungan nya dgn ente bung?emang ente yg punya formil ini? udah sy blg klo ente ga suka ya jgn dibaca dong,,,spt indonesia yg tdk suka dgn F35 ente, ya ga akan dibeli, udah mahal, produk gagal, bermasalah lg,,,,siapa yg mau beli bung, ngaca dong ngaca,,,.lbh baik ane baca komen2 dr bung joe, lbh menjanjikan dan membuat hati senang dan gembira,,,drpd bacs F35 trus menerus,,bosen, jelek dan mahal itu,,,ogah amat….

          •  

            Sudah2 donk mbah2 semua. Terkadang saya sedih lht negara kita senang bener warganya ribut cuma karena beda sudut pandang. Perkara su35 ini slh satunya ketika ga ada info yg jls ttg proses pengadaan dan finalisasi ttd kontrak ketika berita ttg keinginan tni mengakuisisinya mencuat, salah di blg php lah, ga jls lah apa lah. Setelah ada berita ttg ttd kontrak dan pengiriman 2 unit utk di pakai memeriahkan hut tni jg msh ada aja yg di permasalahkan. Mbok ya di sukuri aja dan ga ush di perdebatkan. Mau itu pinjam pakai atw milik resmi intinya kan udh ttd

  33.  

    kalo sukhoi saya jelas percaya bung.. cuman masalahnya kilo kan belum ada TTD kontrak n setau saya pembuatan kasel membutuhkan paling gak 1-2 tahun pembuatan + pengujian

  34.  

    Nasams norway dgn HQ9 china bagusan mana bung tn??.jarak nya sama2 sedang-jauh ya???…spt nya nasams II rudal hanud sedang…

    •  

      mending Nasam..
      HQ9 pake acara draft kontrak segala (kecewa saya lihatnya mending THAAD,Patriot atau S300,400,500) untuk pertahanan udara nya saya kecewa..
      takutnya delay tuh rudal HQ9 nya,,rudal musuh udah nyentuh di tanah NKRI malah tuh rudal HQ9 baru keluar….zzzzzzz

      sayang banget s300 s400 atau s500 gak masuk di daftar rencana alutsista TNI πŸ™
      maaf utk jamaah Ghoibiyah s300 series gak masuk rencana pembelian…

      •  

        Pyuuh kecewa berat HQ-9 yang dipilih.

        Apa ini dipilih untuk melindungi 10 lanuma + 4 pangkalan armada ?

      •  

        Jika bung Joe ada akses utk sekadar kasih saran kpd petinggi2 tni utk mengganti HQ9 dgn S300,400,500 bs ga? jika bs kami akan sangat senang mendengarnya, krn dari data2 yg bung Joe posting, itu menunjukkan bahwa anda tau banget ttg renstra pengadaan alutsista tni yg akan dtg,..

      •  

        Niat mau ambil yg bagus tapi terbentur harga… yah ga da pilihan selain cari yg murah dan Emang sih kalau dipikir System pertahanan udara cina itu bisa di bilang banyak variannya dari System sejenis dan yg terpenting dng harga miring… ente Mau system kek apa dari barat atau rusia??

        Mau S-300/patriot ada HQ-9
        Mau Aspide ada LY-60
        Mau S-200 ada HQ-12
        Mau crotale ada HQ-7
        Mau Pantsyr ada FK-1000
        Mau goalkeper ada LD-2000
        Mau GDF ada Twin gun
        Mau Chapparal ada LS-2

        Dan Masih Banyak deh pokoknya… Tapi yah sm seperti yg anda bilang bung Joe Sy pun khawatir kalau sampai delay nanti wkkkk… Udah gitu yah pastinya ga bakal boleh kalau di taruh di Natuna buat jaga Nine dash line xixixi…

  35.  

    Kilo 636 no lambung 409, itu arti nya U-214 Turki 4010 dan 4011, scorpene 4012??? gitu bung tn???

  36.  

    Yang belum ada di list itu, pengadaan :
    24 – 28 C130J (semoga varian C130J-30).
    12 Chinook
    8 apache untuk AD dan kemungkinan 8 apache untuk AU.
    Sekitar 12 – 28 blackhawk untuk AD.
    MH60R Romeo (entah berapa jumlahnya untuk AL).
    5 A400m (Pelita Air Service under supervising TNI AU).
    2-4 MRTT
    3-4 Beriev
    3 IL76
    3 Mi26
    54 LG-Nex 105 mm
    18 Caesar Nexter
    Tambahan Astros (mungkin 12 – 20 unit)
    Tambahan Leopard 50 unit
    20 m109
    50 badak
    50 sanca
    100 Harimau Hitam
    119 rantis untuk paskhasau
    undisclosed number of arisgator dan tambahan m113.
    50 kendaraan amfibi untuk marinir
    42 PC 40
    6 PC 60
    19 LCU
    Ratusan KAL (PC32, PC28, KMC 18 combat boat)

  37.  

    oh iya….
    dari semua yang gak percaya akan sign kontrak su35 kemarin ayo coba angkat tangannya πŸ˜€
    hehehee….akhirnya keluar di medsos dan forum militer berita sukhoinya…

    tuh kan….lama kelamaan akan muncul dan diberitakan agar menjadi konsumsi publik…
    kalo rahasia2 sih ya gak ada..
    rahasia itu yaitu skill TNI dan kekuatan TNI yang dirahasiakan..

    utk jamah Ghoibiyah,,,udah gak usah mikir2 ntar sakit otaknya karena terlalu banyak mengkhayal….ingat kapal selam TNI itu hanya 2 class cakra + 3 changbogo class utk penambahan alutsista kapal selam yah seperti itu udah dijabarkan diatas…
    gak lebih dan gak kurang,,cukup 1 skuadron kecil kapal selam (12 unit)..

    •  

      bentar brow, saya bukan ga percaya sudah sign kontrak, tapi bicara kontrak efektif ya artinya semua surat2 sudah diTTD dan disahkan, dan kedua belah pihak sudah mulai bekerja.

      •  

        siap salah bung wong…
        kemarin memang salah saya cuma memberikan info sudah ditandatangan tanpa bukti (benar bung agato yg harus disertakan bukti)…
        salah saya juga terlalu cepat memberikan infonya,,seharusnya sejalan dengan info yang sudah dipublikasikan…

        terima kasih bung Wong..

        salam..

        •  

          Bung Joe ga salah tapi memang harus dengan bukti karena kita punya jargon tanpa bukti Hoax, jika Hoax di biarkan maka jemaah Ghobiyah akan muncul seperti dahulu. πŸ˜€

          Semakin cepat info semakin baik apalagi jika memang sudah di pastikan benar datang dan memang di beritakan seperti terjadi saat ini meskipun bung Joe sharingnya tanpa bukti.
          tapi balik lagi. apakah jika info itu di sebarkan terlalu dini akankah ada orang yang percaya? itu dia intinya. xixixixixxii… πŸ˜€

          •  

            Masalah anda percaya ato ga percaya, itu urusan anda bung tanpa nama, klo sy pribadi percaya apa yg dikatakan bung joe,,,,jd ga usah kebanyakan protes jika bung joe kasi info sebesar itu,,,,sebaik nya anda komen di artikel lan, toh anda jg ga percaya kan,..

          •  

            yups benar sekali bung tanpa nama….

            terima kasih atas bantuan nasehat dan sarannya…

            mungkin karena tanpa bukti maka admin bung diego tida bisa mengangkat artikel saya..

            kedepannya saya akan mengoreksi setiap info yang akan saya berikan dengan mengikut sertakan bukti beserta fotonya..

            sekali lagi terima kasih bung.. πŸ™‚

            salam..

          •  

            Seven,
            Justru saya percaya ke bung Joe bung Seven, tapi yang bikin saya komen itu karena kurangnya bukti dari bung Joe malah dia yang kena bullyan, dll. saya hanya kasih saran dan motivasi supaya lebih di percaya lagi. πŸ™‚

            Joe,
            Sama2 bung Joe. πŸ™‚
            Salam…

          •  

            Ya sudah lah,,,ga usah diperpanjang,.

          •  

            Karena beberapa yang suka komen disini adalah pedagang… jadi ketika melihat list daganganya tidak masuk pasti bakal rada2 sensi…
            Saya sih ga peduli, benar atau salah, membuat list itu tidak mudah, dan memberikan bukti (misal bukti kontrak) bahkan saya yakin baik pemerintah maupun TNI tidak akan pernah mempublikasikannya… hanya sebatas memberikan keterangan resmi tentang kontrak itu, dan saya rasa tidak perlu sebuah kontrak yang ditandatangani di publikasikan, karena itu sama saja membuka rahasia negara dan itu jelas kesalahan besar mungkin malah melawan hukum…
            List yang cenderung liar seperti ini adalah konsumsi yang menyenangkan untuk dikomentari, baik untuk yang percaya atau tidak, bagi yang minta bukti – sebaiknya anda belajar lagi tentang kontrak apalagi mengenai hubungan antar negara, itu tidak boleh dipublikasikan…
            Saya salut dengan pemahaman bung Joe, tetapi memang list seperti ini tidak perlu dibuat sebagai artikel yang resmi, cukup di kolom komentar sebagai konsumsi liar bagi para komentator saja…

          •  

            Sy setuju sangat dgn bung yuli,,,informasi itu sangat penting, tdk usah minta ini itu, ente2 disuruh baca aja repot amat,,,skr ane suruh kalian yg cari informasi spt bung joe, jika sdh dirilis di jkgr, trus banyak warjag yg minta bukti ini itu, gmn perasaan ente bung tanpa nama?? makanya mikir dl sebelum komen,,,paham tak?

    •  

      Aduh bung Joe, sorry bukanya kurang percaya atau gimana.
      jika ada apa2 saya juga ga enak liat bung Joe kenapa2. tapi saya juga sangat bersyukur bung Joe berani share meskipun banyak yang ga percaya…
      dan lagi sesuai kata bung Wong ID, saya lebih suka jika memang kontrak Efektifnya sudah benar2 di TTD.

      •  

        Sudahlah bung tanpa nama, bung joe bs kasih info sebesar itu aja kita harus nya sdh berterima kasih, jgn lah dl diprotes ttg ttd tgn dan kontrak efektif tsb..,,klo bung tanpa nama dan bung wi ga percaya ato ga suka info2 sebesar ini dipublikasikan, cukup baca aja, jgn kebanyakan protes, bung joe sangat beresiko lho, ga main2 itu melangkahi menhan dan panglima,,.jd seharusnya bung2 sekalian ikut berbangga krn ada 1 dari warjag adalah seorang pemberani,,,,thx bung joe

        •  

          Bung Seven,

          saya ga pernah protes atau ga percaya sama bung Joe, cuman saya juga sangat berterima kasih ke bung Joe tlah berani sharing info sprti di atas…

          •  

            Iya, tp komen anda rada2 ga percaya gitu bung,,,ya sudahlah…lihat bung joe dr sisi positif nya aja, skr kita jd tau, alutsista apa sj yg akan dibeli hingga 2024, itu informasi yg sangat berharga…hrs kita beri ucapan trima kasih kpd bung joe,,buat yg ga percaya, silahken, itu hak anda,…

  38.  

    sudah saya duga berita ini bakal ramai pada saatnya…hehe…nah jangan pada nyinyir lagi ya…sudah terbukti kalo bukan PHP.

    Swa Bhuwana Paksa “Sayap Pelindung Tanah Airku” Bravo TNI AU !!!!!!!

      •  

        Ahh zon sotoy…Pak Jokowi tak tertandingi saat ini,,.malah sy usul Pak Jokowi menjabat sbg presiden seumur hidup,,,

        •  

          ah…ya ga seumur hidup jg kali…hhhhhhhh
          tapi untuk 2019 okelah…..

        •  

          Itu melanggar UUD bung, sama saja kayak ORLA dan ORBA klu begitu yg semakin lama berkuasa semakin otoriter dan merupakan kemunduran demokrasi.

          •  

            Gimana kalo Jokowi dan Prabowo duet bareng jadi Capres dan Cawapres, 2 periode ganti2 terus kayak Putin. Kan bisa jadi seumur hidup tuh.

          •  

            Itu lbh mustahil bung Agato.he3.tar apa kata kanjeng Mami klu kedua tokoh bs menyatukan visi dan misi.he3

          •  

            Kalau saya jadi pak Prabowo, saya akan bermain cantik dengan mendukung pak Jokowi habis2an, mendekat kepada rakyat, membuat langkah2 yang menarik simpati rakyat dengan memberikan dukungan dan kegiatan2 yang sifatnya mendukung dan membangun… pada masanya nanti, saat pilpres 2024 pasti akan terpilih secara mutlak…
            Kalau nanti 2019 bertarung kembali dan sekarang cenderung bersikap sebagai pihak yang oposisi justru akan memberikan nilai negatif, karena sebenarnya yang dilakukan pemerintah sekarang sudah jauh lebih baik daripada yang lalu2… bermain cantik untuk kemenangan tidak perlu terus berada sebagai oposisi, menantang pihak yang mendapat banyak simpati jelas bukanlah perkara mudah, dan terus mengkritik pemerintah adalah kesalahan…

          •  

            Ide bagus bung yuli, sy pikir sih pak prabowo pst sdh sempet terlintas pikiran2 semacam itu, tp konco2 ne iku lho yg memberikan masuk2an aneh dan menjerumuskan beliau,,,

          •  

            @Bung Agato : masalah nya setau saya spt nya peraturan perundang2an kita tdk memungkinkan hal itu terjadi bung. Karena setau saya di peraturan perundang2an kita udh di kunci setiap pejabat kepala daerah atw negara ga bisa turun kasta agar tdk terjadi permainan spt om putin di rusia. Misal utk di provinsi klu seseorang telah menjadi seorang gubernur definitif maka dia tdk bs di calonkan kembali menjadi wakil gubernur di periode berikutnya. Tp saya tdk tau apakah klu di provinsi lain blh apa tdk di calonkan sbg wakil ya. Hhhhh.
            Kali aja ada mbah2 yg lain yg tau mengenai hal ini monggo di bahi pemahaman nya.

        •  

          Ntar ada yg kepanasan bin ngamuk2 lho haha

  39.  

    bung Joe …
    dlm list anda ada kasel Turkey, apakah ada pola kerjasama dg PAL spt yg dipakai sama dg Chang class Korsel ?

    •  

      Ga mungkin bung, krn beli nya hanya 2 unit….beda dgn changbogo, setelah 403,404 dan 405, akan ada penambahan lg improoved changbogo dgn no lambung 406, 407 dan 408…

      •  

        Tapi tidak ada yang tidak mungkin bung, mungkin ada TOT tapi untuk suatu hal. dan lagi jika aku baca sepertinya hanya ingin supaya TOT dari korsel lancar tanpa membuat marah Pembuat dan pemegang lisensinya… itu sih spekulasiku. entah kalo memang ada hal yang lainya, mungkin bung Joe bisa jabarkan disini…

      •  

        maaf saya ralat bung seven…

        berhubungan dengan pertanyaan dari bung den….
        kerja sama pasti ada bung dikarenakan Indonesia harus patuh dengan UU yang mengharuskan Tot disemua impor alutsista..

        kapal selam U-214 turkey akan bekerja sama dengan PT PAL dengan hasil Tot mencakup pemeliharaan dan sistem AIP serta peluncuran vertikal…
        dalam pemenuhan kapal selam improved changbogo class pertama murni copyan dari 3 changbogo class yg kemarin..
        nah untuk improved changbogo class kedua dan ketiga akan di upgrade dengan memakai AIP dan Peluncur Vertikal – Rudal yang merupakan hasil pembelian U214 dari Turkey dan itupun sudah disetujui oleh pihak Jerman…

        mari kita lihat kelanjutan dari beberapa alutsista yang akan upgrade sesuai inovasi anak2 bangsa melalui pengalaman dan materi Tot yang telah \ akan didapat…

        jayalah TNI ku

        •  

          Mantap nie bung joe, penjelasan nya gamblang, simple dan tepat.,.thx bung joe….harapan sy bung joe sering2 hadir di jkgr di wkt luang anda bung,,,trims

        •  

          Ok syukurlah … tks bung Joe
          moga gabungan ilmu tekno kasel Turkey + Korsel menghasilkan kemandirian buat PAL.

        •  

          Hhmmm,, sejak kapan bung U-214 ada VLS?? Xixixixixixixi

          •  

            Kapal selam kelas U-214 mampu menyelam hingga kedalaman 400m di bawah permukaan laut. U-214 dilengkapi dengan delapan tabung torpedo 533 mm dan mampu meluncurkan rudal Harpoon, sedangkan kelas U-212A dilengkapi dengan enam tabung terpedo 533 mm untuk meluncurkan terpedo kelas berat DM2A4, torpedo Black Shark, dan rudal IDAS.

            Rudalnya diluncurkan Vertikal atau Horizontal om Weleh ??
            saya aja bingung PT PAL ingin ilmu Rudalnya atau tempat Peluncuran dari kapal selamnya…

          •  

            Bung joe, SU35 yg bakal tiba oktobed nti itu milik indonesia bung, bkn pinjeman…menurut sumber nya nota kesepahaman ini dilakukan pd agustus 2017…

            cekidot :

            http://www.inews.id/finance/read/barter-sukhoi-rusia-harus-beli-komoditas-ri-akhir-bulan-ini

        •  

          @ Edo aka Seven: Nota Kesepahaman/MoU itu bukan kontrak, tapi kesepahaman atas apa yg sudah dinegosiasikan untuk dibuat tertulis agar tidak melenceng dari poin2 yg sudah disepakati ketika ditanda tanganinya kontrak kerjasama.

          •  

            yups benar sekali bung agato…

            untuk bung seven…udah saya jelasin diatas bung
            coba bung cek kembali di komen2 sebelumnya/setelahnya…

            2 unit su35 hanya pinjaman…

            yg pasti 2 unit hasil pembelian dan asli punya TNI itu nanti 2019 datangnya (lebih tepatnya bulan agustus)

          •  

            yang dittd kemarin itu sudah kontrak bung, main kontrak.

            sisanya hanya tinggal ttd dan pengesahan,
            juga masih perlu adanya kesepakatan antara rostec dan pt ppi.

            berhubung sudah ttd main kontrak, perlu dicermati sub kontrak dan klausanya, seperti offset yg 35% apakah sesuai dgn UU yg berlaku, dan seperti yg dijanjikan dulu mau buka pabrik sparepart, ada ToT, investasi dan lain sebagainya.

            3 poin tadi adalah janji sesuai dgn UU, kalau cuma dikasih biaya perawatan dan pemeliharaan atau kursus cuma2 ya sama saja percuma.

          •  

            Oke sy paham, itu sy hanya membagikan link yg artinya kurang sy pahami, sy sdh baca dgn jelas komen bung joe diatas, tp guna nya sy share link tsb kan ingin menanyakan apakah beda dgn pendapat bung joe kmrn dan komen bung agato,,itu aja kok, ga ada sy tdk menyalahkan pendapat bung2 semua,,,,apalagi bung wi, sy sdh paham bahwa tgl 14/02/2018 itu main kontrak, bukan dagelan kontrak,,,

          •  

            Utk link bung agato, sy sdh baca itu semua di kios sebelah, sy sdh bac ampe abis dan berulang2 bahkan, tp kali aja link yg sy share diatas bunyi nya berbeda lg.,,itu aja kok,.,dan sy sdh paham bahwa SU35 yg asli akan tiba 2 unit bln agustus 2019, dan 6 unit di februari 2020 serta sisanya di bulan agustus 2020,..jd spt nya kalian nyangka sy ga baca itu semua kali ya,.,.sptnya mengajari anak SD aja…

          •  

            komen saya buat bung @agato lho bung seven…..ini kagak loncat2 emangnya saya ini keturunan kodok…..xixixi

            jadi komen saya buat agato supaya dia ga salah paham saja. ok trims.

          •  

            Serahhh dehhh….

  40.  

    Mantap nie bung joe, penjelasan nya gamblang, simple dan tepat.,.thx bung joe….harapan sy bung joe sering2 hadir di jkgr di wkt luang anda bung,,,trims

  41.  

    Ya sudah lah,,,ga usah diperpanjang,.

  42.  

    Ahh zon sotoy…Pak Jokowi tak tertandingi saat ini,,.malah sy usul Pak Jokowi menjabat sbg presiden seumur hidup,,,

  43.  

    Mari Kita FlashBack Alutsista yang sudah datang maupun sudah action Lapangan ditubuh TNI

    6 Helikopter Caracal memperkuat TNI AU

    3 Apache datang, 5 lagi Maret 2018

    6 F16 Blok 52 Id datang, lengkap jadi 24 unit

    20 unit Artileri Swa Gerak sudah datang

    1 dari 11 unit Helikopter anti kapal selam Panther

    7 Hercules dari 9 yg dipesan dari Australia sudah datang

    PKR 10514 KRI 331 dan KRI 332 sudah operasional

    KRI Bimasuci buatan Spanyol sudah datang

    KRI Nagapasa403 sudah datang, 2 lagi menyusul

    Oerlikon Skyshield sudah disebar ke pangkalan udara

    MLRS Vampire sudah masuk arsenal Marinir

    Tank Pindad sudah berparade

    Panser Pandur II sudah unjuk diri

    Rudal Starstreak sudah disebar ke Obyek Vital

    M113 Arisgator sudah sampai

  44.  

    Program modernisasi militer Indonesia memasuki masa-masa paling menentukan, utamanya soal pengembangan kekuatan pasukan pemukulnya. Program 100 hari Panglima TNI dengan jelas akan memulai merealisasikan penyebaran dan pengembangan postur kekuatan angkatan bersenjata segala matra. Dan semuanya adalah serba tiga.

    Divisi pemukul strategis angkatan darat yang lebih dikenal dengan nama Kostrad akan mengembangkan diri menjadi tiga Divisi tempur modern dengan markas pusat Divisi III ada di Makassar sementara satu Brigade tempur Kostrad akan ditempatkan di Papua. Divisi yang sudah ada sampai saat ini, Divisi I bermarkas di Cilodong Jawa Barat dan Divisi II di Singosari Malang. Kekuatan pasukan pemukul elitenya diprediksi akan mencapai 50 ribu prajurit.

    Divisi Marinir yang lebih dikenal dengan Pasmar akan dikembangkan menjadi tiga Pasmar dimana Pasmar ketiga akan berpusat di Sorong Papua. Saat ini Pasmar I ada di Jakarta dan Pasmar II di Surabaya. Prediksi jumlah pasukan Marinir dengan tiga Pasmar berjumlah 35 ribu pasukan. Demikian juga dengan Armada ketiga yang sedang dikembangkan akan berpusat di Sorong. Saat ini ada dua Armada kekuatan TNI AL, Armada Barat di Jakarta dan Armada Timur di Surabaya.

    Martadinata Class
    Komando operasi angkatan udara tidak mau ketinggalan dengan membentuk Koopsau III di Biak. Pangkalan angkatan udara Biak secara infrastruktur sudah ready for use sebagai markas Koopsau III sekaligus home base jet tempur. Saat ini Koopsau I berkedudukan di Jakarta dan Koopsau II berada di Makassar. Jumlah pesawat tempur berbagai jenis yang dimiliki saat ini berjumlah 116 unit. Prediksi pesawat tempur sampai MEF ketiga adalah 180 unit.

    Yang menarik adalah 3 skadron jet tempur untuk TNI AU, tiga puluhan kapal perang untuk TNI AL dan tigaratusan Tank berbagai jenis yang dibutuhkan TNI AD. Dan yang juga tidak kalah penting adalah semua program hebat itu akan diselesaikan dalam serial MEF yang ketiga periode 2019-2024.

    Angkatan laut saat ini sedang mempersiapkan pembangunan tiga kapal selam lanjutan setelah tiga kapal selam Nagapasa Class selesai tahun ini. Sangat dimungkinkan serial kerjasama transfer teknologi PT PAL dengan Korsel akan terulang kembali. PT PAL saat ini juga sedang mempersiapkan pembangunan tiga Kapal Cepat Rudal, setelah sukses membangun kapal jenis yang sama β€œSampari Class” sebanyak tiga unit serta persiapan kerjasama mempelajari Tot dari turkey dengan pengadaan 2 Unit Kapal Selam U-214.

    Setelah memproduksi tiga ratusan Panser Anoa berbagai versi PT PINDAD dalam program MEF ketiga juga direncanakan akan membangun tigaratusan Medium Tank Kaplan produksi bersama Turki dan Indonesia. PT Pindad telah banyak memproduksi berbagai jenis alutsista untuk TNI AD termasuk senjata organik perorangan yang membuat TNI AD selalu juara tak tergoyahkan dalam setiap lomba tembak militer tingkat dunia.

    Parade HUT TNI
    Angkatan udara membutuhkan tambahan tiga skadron tempur dengan harapan terbesar ada di jet tempur paling menggiurkan 46 unit F-16 Viper. Kedatangan Menhan AS beberapa waktu lalu di Jakarta mengisyaratkan kuat kita akan segera mendapatkannya..
    serta kelanjutan kerjasama dengan pihak rusia adanya penambahan kekuatan pesawat tempur 15-18 Unit Su-35. Kekuatan pukul TNI AU saat ini ada di 8 skadron pesawat tempur. Sementara itu tambahan tiga radar militer diprediksi akan tiba dalam sisa waktu MEF jilid dua saat ini.

    Pembentukan armada ketiga TNI AL membutuhkan sebaran kapal perang berbagai jenis. Dari jumlah 150 kapal perang berbagai jenis yang dimiliki saat ini, angkatan laut Indonesia akan menambah paling sedikit 30 kapal perang baru. Sampai selesainya MEF ketiga nanti jumlah KRI akan mencapai 180 unit KRI.

    Mulai tahun ini program sebaran kapal perang RI dialokasikan untuk 14 pangkalan angkatan laut (Lantamal). Dengan asumsi setiap Lantamal disediakan 3-4 kapal perang berkualifikasi patroli maka ada sekitar 50 KRI disebar di seluruh Lantamal. Ini adalah strategi untuk gerak cepat armada mengantisipasi pelanggaran teritori laut.

    Penambahan jumlah armada kapal perang TNI AL bisa tercapai karena dua pertiga kapal perang yang dibutuhkan itu bisa dibuat di PT PAL dan galangan kapal swasta nasional lainnya. Sementara sepertiganya dilakukan melalui kerjasama produksi dengan pihak luar atau membeli utuh untuk kapal perang berkualifikasi Destroyer.

    Kita meyakini di babak-babak akhir pemerintahan saat ini selama satu tahun ke depan akan banyak kontrak pangadaan alutsista skala besar. Dan barangnya akan datang pada saat MEF ketiga berlangsung. Misalnya kontrak pengadaan kapal perang jenis perusak kawal rudal, kapal selam, jet tempur, radar, uac/ucav, tank amfibi dan lain-lain. Ini yang paling realistis.
    Serta kejutan yang lebih hebat misalnya kontrak pengadaan 2 kapal perang jenis Destroyer.

    Perjalanan MEF kita adalah pola ukur hitung untuk menyelesaikan perkuatan TNI yang selama puluhan tahun kurang mendapat perhatian. Dampaknya kita sudah tertinggal jauh dengan militer jiran. Oleh sebab itu diniscayakan dengan terus memompakan anggaran pertahanan yang besar dalam program MEF berkesinambungan ketertinggalan itu bisa disejajarkan.

    •  

      Mantappppp bung joe, penjelasan yg panjang, padat dan berisi…paten kaliii,,..tp sayang bung, pemilihan destroyer nya DZP class, warjag ingin nya sih Admiral Gorskov bung joe,..

      •  

        menggiurkan bung Seven soalnya ada Tot Destroyernya…

        saya malah condong ke Rusia untuk Kapal Perang…tapi ya sudahlah Bung klo utk Kapal Perang mainannya dari teknologi Barat..
        kecuali Marinir ama Heavy Fighter khusus papa bear..
        pengujian satelit dan teknologi Nuklir Condong ke papa bear juga…

        semoga kedepannya alutsista kita bisa bekerja sama dengan papa bear dengan ruang lingkup yang lebih luas… πŸ˜€

        •  

          Amin bung joe…salam sukses selalu bung,.,

        •  

          Thanks bung Joe infonya dah bisa si babarkan di Warjager.. saya mewakili Warjager sangat berterima kasih atas semua infonya. πŸ™‚

          oh iya bung Joe, di Biak jadikan sebagai Tempat Spaceship kita meluncur?
          soalnya jika liat latihan di Biak kemarin kayaknya liat kondisi di lapangan sana…

        •  

          @bung joe

          Salam kenal om…

          Kalo dapet LCF sih oke banget, tapi feeling saya kita pake frigat “M Class replacement” (sama dengan AL belanda&belgia yg akan mengganti M Class frigat mereka)…mengingat kemampuan keuangan kita dan anggaran yg tersedia utk mengupgrade perangkat lunak pada kaprang scr berkesinambungan, plus kemungkinan kalo kita beli M Clss replacement kita dapet bonus beberapa dari 4 unit M Class lama milik belanda dan belgia

    •  

      Destroyer Please……

    •  

      kalo yg hrg nya bersaing tapi bejibun armament nya … Sejong Korsel kelas destroyer mirip light cruiser

    •  

      Aamin

    •  

      @Bung Joe : bolehkah di bagi knp dr ketiga matra yang ada saat ini baik utk divisi pemukul darat dan laut, komando armada laut dan udara 1 dan 2 terpusat di jawa? Klu yg ke 3 akan di bgn di wilayah timur apakah ke depan nya utk yg 1 dan 2 akan memungkinkan jg akan di lakukan pergeseran base sesuai pembagian wilayah kita spt zona wkt yaitu bara,t tengah dan timur? Mohon pencerahan nya.

  45.  

    ngerihhhhhh kaliiiii ……

  46.  

    udah scrol dari no satu ampe 190 ko ga ada si carin komen ?

  47.  

    Offset 35% kok malah dibahas ngalor ngidul ngibul.
    Perawatan dan pelatihan tentulah satu paket dng pengadaannya.
    Pengadaan pespur itu sifatnya like specialis. Utk pelatihan pilot dilakukan sebelum tibanya pedawat. Ingat pengadaan awal F-16 thn 80 an. Krn gak mungkin pesawatnya sdh ada baru melatih pilotnya. Lha klo ada perang, pesawat baru datang pilot baru latihan, bisa gagap2 nanti dipecundangi pilot musuh.

    Kalo urusan pelatihan perawatan berjalan bersamaan dng proses pembuatan unitnya sendiri, diharapkan pesawat datang sekaligus buat praktek pengenalan maintenance. Demikian jg suku cadang datang bersamaan satu paket dng unitnya.

    Urusan pembayaran sudah diatur oleh bank penjamin. Barang dibayar lunas oleh bank, yg beli nyicil ke bank penjamin sesuai tenggang waktu yg disepakati. Pespur gak pake bpkb utk ditahan sampe lunas….xixixi

    Kalo pihak penjual melakukan wanprestasi, maka ada abritase international yg nyelesaikan. Jd gak ada itu uang ditahan sampe nanti selesai offset diberikan. Gak sama dng beli motor kreditan ente2 semua yg pake nahan bpkb. Kok jd ngaco semua gitu.

    •  

      Yang 35% itu sebetulnya ToT apa Offset sih Bung Ruskye, yg bener yg mana???

      •  

        35% offset itu sudah termasuk
        – ToT,
        – Investasi rusia yang ditempatkan di indonesia (industri militer),
        – membuat pabrik sparepart atau bantuan memasarkan produk militer rusia.

        35% dari $1.140 adalah $ 399 juta.
        399 juta dibagi 3 masing2 point diatas bisa dapat $ 133 juta

        maka rusia bisa memberikan :
        – Transfer teknologi yg setara dengan $133 juta
        – investasi atau menggandeng industri lokal indonesia dengan mengucurkan dana setara dengan $133 juta.
        – membuat pabrik sparepart dan membuka cabang di indonesia dengan mengucurkan dana setara dengan $133 juta.

        •  

          Pihak perwakilan Sukhoi berencana membuka bengkel di Indonesia, mungkin itu adalah bagian diantara hasil pembelian SU-35.
          Indonesia sangat di untungkan jika rencana ini terwujud, karena bengkel Sukhoi di Indonesia ini akan melayani kawasan Asia Pasifik.

          •  

            kalo cuman bengkel (pusat layanan teknis sukhoi) di gong kedak malaysia bukannya sudah ada ya?

            mohon pencerahannya…

          •  

            Vietnam kalau tidak salah menggandeng Ukraina…
            Saya rasa akan berbeda jika yang dikelola Indonesia benar2 resmi dan mendapatkan lisensi langsung dari Russia… tentu saja level pekerjaan dan kualitasnya akan lebih tinggi atau hampir mendekati kemampuan negara pembuatnya…
            Pada level ini, maka perbaikan bisa seperti yang dilakukan Belarusia, dimana level perawatan berat dan upgrade bisa dilakukan, pasti akan sangat fantastis…
            Masing2 negara pasti memiliki layanan servis, Indonesia juga memiliki seperti yang di Makasar dan Madiun… saya rasa ini levelnya lain, mungkin levelnya memang sudah lebih kelas berat, sehingga tidak lagi perlu mengirim ke Russia/Belarusia untuk melakukan perawatan berat…

          •  

            bung wangsakencana, pihak rusia sudah memutuskan hanya memberikan pelatihan dan perawatan (mungkin maksudnya garansi produk), tidak ada ToT dan tidak ada pabrik sparepart, juga tidak ada konten lokal, atau menggunakan material lokal.

            jadi 3 poin diatas sudah ditolak oleh rusia, sebagai gantinya diberikan pelatihan dan perawatan.

            lebih jelas baca juga komennya bung ruske yg bilang tidak ada ToT, dsb.

          •  

            bung migrusia, ya memang ada MRO di gong kedak, malaysia, tapi sebatas MRO, bagus atau tidaknya saya kurang paham, mungkin bung migrusia perlu menanyakan langsung kepada AU malaysia sendiri.

            untuk MRO mungkin nanti indonesia akan bisa melakukan MRO di dalam negeri seandainya kerusakan pesawat tidak terlalu parah, kalau parah mungkin harus pulang kampung. ini karena offset yg 35% itu.

            kalau pabrik sparepart tidak ada, MRO(bengkel) dgn pabrik sparepart beda ya jangan disamakan.

            selain itu MRO bisa bekerja 100% rasanya mustahil karena amerika juga mepet rusia dengan ketat, jadi mustahil bisa 100%

      •  

        UU nya sdh jelas, jika tidak bisa TOT maka dlm bentuk imbal dagang dng offset sebesar 35% bung.
        Offsetnya dlm bentuk perawatan dan training maintenance. Harusnya jika kondisi umum kita beli alat jg keluar biaya utk kursus pemeliharaan serta perawatan alat. Tp yg ini kursusnya kita tdk bayar, melainkan dikasi secara cuma2 oleh rusia, termasuk perawatan berkala alat jarena diikat dng offset tadi. Jd bukan TOT. Tp paket perawatan dan kursus pemeliharaan alat kasarnya spt itu. Lumayan besar itu biaya perawatan dan training pemeliharaan bung.

    •  

      wwwkkkkk………..ya udah bang ruske jelasin ke warjager…..sungguh saya ga tega ngomong yg sebenarnya……….

    •  

      Ngalor ngidul gimana ?

      Lha wong dari tadi kita itu bicara ngetan ngulon kok dibilang ngalor ngidul.

      Ruskye, Ruskye ini lho, udah nyrundul nuduh ngalor ngidul lagi.

      Piye toh ?

      Xixixixixi

    •  

      Mau tanya Bung Ruskye, kalo latihan pilot transfer alih pesawat itu normalnya berapa jam terbang atau berapa tahun???

  48.  

    F16 kita baru di upgrade bung, apanya yg udah uzur??? yg bacht terakhir aja baru dikirim bbrp bln lalu…kemungkinan IFX akan dijadi skadron baru.,.

  49.  

    Ha ha ha…emang bruce lee loncat? ha ha ha…loncat2 kyk cebong bung…ha ha ha…

  50.  

    Jiahhhhhh….menehhh loncat2…piye iki jkgr, formil udah ga diurus lg kek nya…komen loncat2 didiemin…ha ha ha…

  51.  

    Mana ada kodok suka loncat2, itu krn emang takdir nya, coba aja tanya dr hati kodok paling dalam, mana suka dia loncat2, capek pastinya,,,pst inginnya jalan normal spt manusia,.,,,begitu pula dgn cebong, klo lg goog mood ya pat jingkrak2 lah mrk.,,loncat2 kegirangan,,xixxi

  52.  

    Terasa seperti dulu lagi,,kebanjiran komen, bisa bisa pecah rekor lagi.

  53.  

    Teast. ….!!! ?

  54.  

    Bung @joe apakah ada kabar tentang penggantian klewang yang terbakar dulu?
    Dan bagai mana kelanjutan proses yang pemesanan 3 unit. Apakah dibatalkan atau cuma ditunda samapai batas waktu yang tidak di tentukan?? Mohon pencerahannya. ?

 Leave a Reply