Sep 082014
 

Panglima TNI Jenderal Moeldoko (ANTARA/ Jessica Helena Wuysang)

Jakarta – Panglima TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko menerima Audiensi Direktur Utama (Dirut) PT. Pindad Bapak Sudirman Said beserta 2 orang staf, bertempat di Ruang Tamu Panglima TNI Mabes TNI Cilangkap Jakarta, Rabu (3/9).

Dirut PT. Pindat dalam kesempatan tersebut memperkenalkan diri sebagai pejabat yang baru sekaligus menyampaikan hasil produksi yang dibutuhkan TNI serta tantangan ke depan yang akan dihadapi. Saat ini PT. Pindad terus berbenah diri atas kepercayaan dan kesempatan yang sangat besar dari pemerintah.

Disamping itu, berdasarkan Undang-Undang Industri Pertahanan juga memberikan peluang untuk terus meningkatkan tuntutan dari segi kualitas. Untuk itu PT. Pindad terus berbenah diri guna melakukan perbaikan baik kualitas produksi dan pembenahan organisasi.

Panglima TNI juga mengapresiasi dan menyambut baik kedatangan Dirut PT. Pindad ke Mabes TNI. Pada pertemuan tersebut Panglima TNI menyampaikan prioritas penggunaan Alutsista produk dalam negeri dalam hal ini produk PT. Pindad termasuk amunisi kaliber besar, supaya pengerjaannya dipercepat agar dapat mendukung kendaraan taktis maupun amunisi yang dibutuhkan TNI.

Sementara itu, Panglima TNI menyampaikan agar PT. Pindad mengoptimalkan waktu dalam memproduksinya sehingga kebutuhan Alutsista TNI khususnya amunisi ringan dapat terpenuhi. “Kebutuhan TNI ke depan sangat banyak, sehingga PT. Pindad dapat memprioritaskan dan merealisasikan apa yang dibutuhkan TNI”, ujar Jenderal TNI Dr. Moeldoko.

Saat ini andalan produk PT. Pindad untuk jenis kendaraan adalah kendaraan taktis Anoa, Komodo dan menyuplai secara rutin senjata, amunisi kepada Kemenhan RI, Mabes TNI dan Angkatan. Penambahan produk untuk amunisi besar saat ini meriam 105 mm yang sedang dilakukan dengan harapan ke depan, amunisi tank juga dapat terpenuhi. Kemudian untuk saat ini, senjata SS2 yang terbaru dan ke depan ada kebutuhan senapan 7.62 mm, diharapkan akhir tahun ini dapat diproduksi. (gatra.com)

Bagikan:

  28 Responses to “TNI daN Alutsista Buatan Dalam Negeri”

  1.  

    Selamat siang…!!!

  2.  

    kahiji oke

  3.  

    pindad lagi kebut ..job.banyak kali…ya

  4.  

    lanjutkan.

  5.  

    semoga kita bisa makin mandiri.. cayoo Indonesiaku..

  6.  

    6m

  7.  

    direktur2 bumnis bakal sering nongkrong di cilangkap nih..biar akur buat sinergi kemajuan kinerja inhan..mantap..

  8.  

    Selamat siang!!!

  9.  

    Indonesia bingits..

  10.  

    Pak Moel,seorang anak negeri yang mempunyai intregritas untuk memimpin negeri ini…..

  11.  

    semoga bukan hanya dalam bidang militer saja hasil karya riset anak bangsa digunakan
    Layakya sapu lidi yg menjadi satu takkan mudah patah
    sinergi antara pemerintah,ilmuwan dan rakyat akan membuat bangsa ini kuat dalam bidang apapun

  12.  

    kok sepi???tumben bgt….

  13.  

    sebaiknya membuat sebuah BUMN baru yang bergerak di bidang senjata selain pindad, kenapa demikian?

    biar ada gairah dalam bersaing di dalam negeri sekaligus mungkin banyak hal yang tidak bisa diwujudkan oleh PT.Pindad oleh sesuatu dan lain hal,

    bentuk perusahaan bisa kerjasama dengan yang sudah modern atau merintis dari nol,

  14.  

    Semoga terus dikembangkan utk membeli alutsista produk2 dalam negeri lainnya, dan jangan terpaku pada industri strategis yg ada. saya sebagai orang awam, sangat yakin bahwa potensi Industri Militer dalam negeri sangat besar sekali. Salah satunya lewat “Panglima TNI Innovation award” bisa dilihat betapa hebatnya karya anak bangsa kita. Pintar2nya pimpinan TNI utk hunting dalam mencari/menyeleksi peserta/alutsista yg akan dilombakan. (Jadi ingat AFI (akademi Fantasi Indonesia) yg mampu menjaring dan melahirkan penyanyi hebat tanpa melalui jalur audisi lama yg penuh dengan intrik2 kotor). Jangan sampai terjadi ‘LAYU SEBELUM BERKEMBANG”.Tinggal kemauan politik Pimpinan negeri ini : ANDA PERCAYA KAMI BISA” . “Sikat habis budaya ‘WANI PIRO” maka JAYALAH NKRI. (mimpinya rakyat jelata seorang pedagang ayam)

  15.  

    Mungki kedepan bisa difikirkan sebuah bumnis khusus export alutsista prti soboronexp.jdi para direksi bisa bergerak layaknya sbuah prshaan swasta dg mnggandeng bank2 milik negara dlm hal pmbiayaan.

  16.  

    Ya yang ini sepi. Kalau soal kasel, terlambat sedikit kepala empat Lah kita.

  17.  

    Cuma pendapat sy, untuk alutsista dalam negeri harus di lihat dulu, apakah betul betul teknologi mumpuni atau tidak. Kalau mumpuni, harus dipasok dalam negeri. Kalau belum segera dicari kelemahannya, dan perbaiki.

  18.  

    Mantap… maju terus pindat..

  19.  

    Mari kita dukung terus agar pt.pindad dapat menjadi oerusahaan dlm negri yg mampu membuat dan sekaligus memproduksi senjata senjata andalan untuk tni kita agar tidak tergantung lagi sama import.
    Hiduplah indonesia raya.

    Assalamu’alaikum wr wb.

  20.  

    NKRI harus bangga dengan buatan sendiri seperti lagunya TVRI tempoe doeloe :

    AKU CINTA SEMUA CINTA BUATAN INDONESIAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA …

    Perlu Proses panjang dan berkelanjutan agar mampu memasok kebutuhan Pertahanan Indonesia … sekalian perbanyak TOT alutsista …

  21.  

    Saya penasaran kalau Pak Moel mampir di warjag ini kira-kira akan komentar kayak gimana ya? Kalau bisa ada dong yang undang beliau mantau-mantau dimari. Siapa tahu ada bolu-bolu yang bisa dihadiahkan ke kita-kita hehehe

  22.  

    cintailah produk-produk INDONESIA.

 Leave a Reply