Feb 272017
 

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo saat memberikan sambutan pada acara rapat gabungan percepatan Serapan Gabah Petani (Sergap) tahun 2017 di Auditorium Gedung F Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Kamis (23/2/2017). (Puspen TNI)

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan bahwa TNI bersama Kementerian Pertanian (Kementan) RI mencari solusi guna memaksimalkan penyerapan hasil panen gabah petani. Petani adalah rakyat kecil, jika tidak sejahtera maka semuanya akan berhenti menjadi petani dan pergi mencari kerja di kota.

Hal tersebut disampaikan oleh Panglima TNI Jenderal saat memberikan sambutan pada acara rapat gabungan percepatan Serapan Gabah Petani (Sergap) tahun 2017 yang dihadiri para Danrem, Kepala Divisi Regional Bulog se-Indonesia dan Kepala Dinas Pertanian Provinsi, Kabupaten dan Kota yang merupakan sentra produksi Padi, Jagung dan Kedelai (Pajale) di Auditorium Gedung F Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Kamis (23/2).

Jenderal Gatot menegaskan bahwa masih ada sistem penyerapan yang tidak benar hingga saat ini. Oleh karena itu, rapat ini harus mencari solusi untuk mengembalikan hak-hak petani dengan membeli gabah sesuai dengan harga pemerintah yaitu seharga Rp 3.700.

”Saya dan Kasad akan menyiapkan semua jajaran Babinsa, untuk bersama-sama membantu petani dan Bulog guna menstabilkan harga Gabah agar moril petani tetap tinggi. Mudah-mudahan niat baik kita didengar Tuhan Yang Maha Esa untuk menyelamatkan para petani, sehingga lebih bersemangat lagi dalam mewujudkan ketahanan pangan yang merupakan salah satu cara yang paling efektif untuk menyelamatkan bangsa ini,” ujar Jenderal Gatot Nurmantyo.


Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI juga mengingatkan bahwa Presiden Joko Widodo beberapa waktu yang lalu menyampaikan tentang energi, pangan dan air menjadi suatu hal penting yang akan diperebutkan oleh negara-negara dunia. Indonesia memiliki sumber kekayaan alam yang melimpah, hal ini bisa menjadikan Indonesia makmur tetapi juga bisa menjadi ancaman di masa yang akan datang.

“Banyak bangsa lain yang menjadikan Indonesia sebagai sasaran kompetisi globalnya dengan berusaha melemahkan Indonesia menggunakan tangan-tangan orang Indonesia sendiri,” kata Panglima TNI.

Sumber: Puspen TNI

https://twitter.com/suparjorohman

  8 Responses to “TNI Bersama Kementan RI Maksimalkan Penyerapan Gabah Petani”

  1. Levi lips

  2. Mengapa ikut mengurus pertanian?

    • Masih bnyk TNI yg kurang kerjaan, jadi daripada Aktivitas cuma itu2 doang ya mending bantu pertanian

    • pangan jadi sumber konflik di masa depan bung seiring membludaknya populasi bumi.
      sudah terlihat dari gerak-gerik negara2 berpopulasi terbesar utk mengamankan komoditas pangan negaranya

      • hidup petani…
        saya swasembada beras, cabe, dan bumbu,, xixixi
        semoga kedepan bisa memanfaatkan pekarangan agar swasembada sayur…

    • Mengingat komen2 senior di artikel sebelumnya. Sebab mengapa TNI turun tangan karena selama tahun2 terakhir. Keadaan pertaninan kita selalu dan semakin terpuruk baik oleh karena ulah tengkulak, mafia dan mungkin yg disebutkan panglima TNI tersebut yaitu ada upaya pelemahan pertanian sebagai salah satu proxy war.
      Dulu banyak yang namanya swasembada jenis pangan. Tapi akhir2 ini boro2 swasembada. Yang ada semuanya impor. Biaya pupuk yg selalu dirasa mahal tak sebanding hasilnya. Peranan bulog pun seperti apa saat ini kurang jelas, apakah tempat mengatur alur barang pangan impor saja atau bagaimana.
      Sepertinya ada hal besar sehingga TNI berkecimpung dan pemerintah pun mendukungnya. Dan hasilnya pun mulai terlihat dengan bangkitnya kembali swasembada bahan-bahan pangan tertentu.
      Kl bahan pangan kita dominan impor, jangan2 ntar diembargo lg, terus kita kelabakan suku cadang pangan. Xixixi.

  3. “Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan bahwa TNI bersama Kementerian Pertanian (Kementan) RI mencari solusi guna memaksimalkan penyerapan hasil panen gabah petani.” TNI mengawal petani agar tidak jadi korban cukong-cukong nakal yg seenaknya memainkan harga, sehingga petani jadi rugi, oleh karena itu, maka ketahanan pangan jadi meningkat ke depannya….

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)