Mar 242018
 

Danramil 1402-02 Kapten Inf Poniman mengatakan, agar pekerjaan tidak tertunda, maka Motor dinas Babinsa dan gerobak pun digunakan untuk mengangkut material bangunan yang digunakan anggota Satgas TMMD bersama masyarakat,

Polewali Mandar, Sulsel, Jakartagreater.com – Jalan sebagai jalur perekonomian masyarakat menjadi kebutuhan penting bagi warga yang kehidupannya jauh dari pusat perekonomian, apalagi dengan kondisi geografi wilayah Lenggo Kecamatan Bulo mulai dari gunung, lembah, dan sungai yang secara fisik memisahkan lokasi tempat tinggal penduduk di daerah pelosok dengan sekolah, pasar, serta pemukiman lain.

Pra TMMD ke 101 Kodim 1402/Polmas dimulai, Jalan  dan duiker (Gorong-gorong) yang berfungsi sebagai penghubung antardusun di desa lenggo mulai dibangun ditandai dengan Danramil 1402-02/Wonomulyo Kapten Inf Poniman mengatakan, agar pekerjaan tidak tertunda, Motor dinas Babinsa dan gerobak menjadi sarana yang digunakan anggota Satgas TMMD bersama masyarakat.

Danramil 1402-02/Wonomulyo Kapten Inf Poniman selaku Dan SSK TMMD ke-101 mengatakan bahwa, agar segala aspek kehidupan di Daerah terpencil dapat berjalan sama seperti daerah lain, konstruksi duiker dan jalan yang dibangun tentunya harus layak dan ekonomis.

“Sulitnya transfortasi di Desa ini menjadi hambatan pendistribusian bahan bangunan yang akan digunakan saat pengerjaan sasaran jalan, duiker, rumah dinas kepala sekolah dan Jamban sehat masyarakat,” Kata Kapten Inf Poniman.

Danramil 1402-02/Wonomulyo Kapten Inf Poniman mengatakan, agar pekerjaan tidak tertunda, Motor dinas Babinsa dan gerobak menjadi sarana yang digunakan anggota Satgas TMMD bersama masyarakat, kondisi itu dikarenakan kendala minimnya kenderaan roda 4 untuk mengangkut bahan bangunan di Desa ini karena harus menyeberangi sungai menggunakan rakit.

Sementara itu Ammang, umur 45 tahun salah satu warga Lenggo yang ikut bekerja bersama TNI mengatakan bahwa tak ada rotan akarpun jadi, tak ada kendaraan roda 4, Motor dinas Babinsa dan gerobak pun digunakan untuk mengangkut material bangunan. Pekerjaan itu dilakukan bersama dan warga yang bahu-membahu untuk mengangkut bahan material bangunan yang akan digunakan membangun sasaran fisik TMMD.

“Kegiatan ini juga membangkitkan semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat, kami bersama TNI dari pagi hingga sore selalu bersama sama bekerja untuk mensukseskan program Tentara Membangun Desa ini,” ujar Ammang.
(Pen Kodim 1402/Polmas)

Bagikan :

  2 Responses to “TNI Bersama Warga Lenggo Angkut Bahan Material”

  1.  

    Sarapan dulu biar kuat ngangkut..

  2.  

    Umumnya desa terpencil terkendala masuk kawasan hutan lindung atau suaka marga satwa sehingga dinas PU tdk dpt izin membuka jalan permanen beraspal, itu termasuk kendala yg ada didaerah saya jg!he3

 Leave a Reply