Feb 202015
 

9

Panglima TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko dan Menteri Perhubungan RI Ignasius Jonan melakukan penandatangaan Memorandum Of Understanding (MoU) antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dengan Kementerian Perhubungan RI terkait pengamanan objek vital, bertempat di Mabes TNI Cilangkap Jakarta Timur, Jumat (20/2/2015).
Menurut Panglima TNI, nantinya personel TNI akan diperbantukan ke bandara, pelabuhan serta obyek transportasi di bawah Kementerian Perhubungan untuk pengamanan objek vital. Personel TNI yang akan diperbantukan adalah personel yang akan memasuki masa pensiun sekaligus untuk magang dalam masa MPP (Masa Persiapan Pensiun).
“MoU yang dilakukan ini sesuai dengan kebijakan Presiden RI Joko Widodo, agar TNI melakukan sinergi dengan kementerian yang ada dalam rangka memperlancar pembangunan nasional”, kata Panglima TNI.
“Banyak MoU yang dilakukan TNI guna untuk memperlancar pembangunan nasional sesuai dengan amanat Undang-Undang No 34 tahun 2014 tentang TNI”, tegas Panglima TNI.
Dalam kesempatan tersebut Menhub Ignasius Jonan mengucapkan terima kasih atas dukungan TNI atas kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan oleh Kemenhub ke depan. “Apa yang dilakukan oleh Panglima TNI adalah untuk mendukung pembangunan nasional yang telah ditetapkan dalam Undang-Undang atau aturan yang ada”, ujar Ignasius Jonan.
MoU antara TNI dengan Kementerian Perhubungan ini meliputi: Pertama, pengamanan sarana dan prasarana transportasi secara terpadu dan terkoordinasi. Kedua, survei dan pemetaan di seluruh wilayah transportasi yurisdiksi nasional  Indonesia, serta penerbitan buku-buku publikasi yang diperlukan para pengguna transportasi yurisdiksi nasional Indonesia. Ketiga, pembinaan sumber daya manusia untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan pengamanan sarana dan prasarana transportasi. Keempat, membantu penegakan hukum di lingkungan transportasi darat, transportasi laut, transportasi udara dan transportasi perkeretaapian termasuk BUMN di lingkungan Kementerian Perhubungan. Kelima, melaksanakan program pendidikan, pelatihan dan pemanfaatan sumber daya manusia, serta pemanfaatan fasilitas pendidikan dan latihan dan Keenam, pertukaran data dan infomasi yang diperlukan dengan tetap memperhatikan kerahasiaan dan kepentingan negara.
Hadir dalam acara penandatanganan nota kesepahaman antara TNI dan Kementerian Perhubungan, antara lain Kasau Marsekal TNI Agus Supriatna, Wakasal Laksdya TNI Didit Herdiawan, para Asisten Panglima TNI, Kapuspen TNI Mayjen TNI M. Fuad Basya serta beberapa pejabat teras dari TNI dan Kementerian Perhubungan.
.
8
.
6(1)
.
Pengirim                            :  Puspen TNI
Authentikasi                     :  Kadispenum Puspen TNI, Kolonel Inf Bernardus Robert
Bagikan :
 Posted by on February 20, 2015

  17 Responses to “TNI dan Kemenhub MoU Terkait Pengamanan Objek Vital”

  1.  

    Lanjutkan pak panglima dn pak mentri

  2.  

    Pak Jonan itu Lion air delay 24 jam lebih dimana mana, penumpang demo di APRON bandara (???!!kok bisa???), waktu dengan AA sampai sidak ke kantornya. Kok sekarang ngga berani sidak ke kantor Pusat lion? Mangement lion kenapa takut berhadapan fisik dengan customers? Angkasa Pura malah nalangin uang kompensasi delay!!??

  3.  

    Knp ya yg diperbantukan yg udh memsuki MPP???

  4.  

    Belingan resmi & legal..:)

  5.  

    Sejak kapan menhub pake lencana bintang 4 lagi?
    Kerja kerja kerja itu semboyannya, kenyataanya pencitraan pencitraan pencitraan.

  6.  

    inilah strategi jokowi memperat TNI, waktu di solo dan Jakarta, jokowi selalu menggandeng TNI untuk kerjasama, untuk kerjasama baik MOU atau lainnya kan ada anggaraannya jadi ada tambahan pemasukan gaji buat personil TNI. kemaren TNI AD kerjasama dengan Kementan buat penyuluhan pertanian bagi petani, Lalu sama Bu Susi dengan TNI AL, sekarang Kemenhub dan masih banyak lagi.

  7.  

    Manyan otaknya jlan jg..lumyan bwt ngurangin budget apbn drpda rekrut pns yg g jlaz kerja nya mending memberdayakan yg ad

  8.  

    Saya mencium aroma buah pir

 Leave a Reply