Agu 232016
 

Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan United States Pacific Command (US-PACOM) melakukan latihan bersama bertajuk Pacific Partnership 2016. Latihan yang menjadi program kerjasama Mabes TNI dan US-PACOM itu dibuka oleh Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI Mayjen TNI Agung Risdhianto, M.B.A dan Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Mr. Brian Mc Feeters, di Mako Lantamal II Padang, Sumatera Barat.

Mayjen Agung mengatakan bahwa Pacific Partnership 2016 merupakan kegiatan tahunan operasi bantuan kemanusiaan dan penanggulangan bencana dalam bentuk pengerahan kekuatan Armada Pasifik Angkatan Laut Amerika, yaitu Kapal Rumah sakit Amerika Serikat (USNS) Mercy bekerja sama dengan negara di Asia Pasifik.

Lebih lanjut, Mayjen Agung menjelaskan bahwa latihan bersama ini menjadi forum bagi TNI untuk meningkatkan kepercayaan serta sebagai wahana bertukar pengalaman dan pengetahuan tanpa menghilangkan rasa saling menghargai dengan standar prosedur yang ada antara kedua negara dan institusi, sehingga tujuan latihan dapat tercapai. Latihan ini juga dapat meningkatkan kemampuan personel TNI dalam upaya mengorganisir latihan kesehatan militer berskala internasional.

Sementara itu, Mr. Brian Mc Feeters menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Indonesia yang telah menjadi tuan rumah Pacific Partnership 2016. Menurutnya, tahun ini menjadi misi ke lima USNS Mercy mengunjungi Indonesia sejak tahun 2006.

“Indonesia secara luas diakui sebagai pemimpin di Kawasan Asia-Pasifik, dan kami menghargai komitmennya untuk kerja sama regional. Pacific Partnership merupakan misi multilateral bantuan kemanusiaan dan bantuan kesiapan bencana terbesar tahunan yang dilakukan di Asia-Pasifik,” ujar Mr. Brian Mc Feeters.

Asops Panglima TNI Mayjen TNI Agung Risdhianto, M.B.A dan Duta Besar Amerika Serikat (Dubes AS) untuk Indonesia Mr. Brian Mc Feeters. (poskotanews.com)

Asops Panglima TNI Mayjen TNI Agung Risdhianto, M.B.A dan Duta Besar Amerika Serikat (Dubes AS) untuk Indonesia Mr. Brian Mc Feeters. (poskotanews.com)


Latihan bersama Pacific Partnership 2016 melibatkan 2.711 personel dari pihak TNI dan US-PACOM. Selain itu, latihan bersama juga melibatkan negara Australia, Jepang, Kanada, Korea Selatan dan Selandia Baru. Latihan itu melibatkan KRI Makassar-590 dengan Komandan Letkol Laut (P) Elmondo Samuel Sianipar dan Kapal Rumah Sakit USNS Mercy dengan Komandan Kapal Captain Navy Tom William.

Pacific Partnership 2016 juga melibatkan sejumlah relawan dari Non Government Organization (NGO), seperti “Project Hope Indonesia” Mahasiswa Kesehatan dan Non Kesehatan dari berbagai Perguruan Tinggi di Indonesia, US Public Health Service USA, Latter Day Saint Charities Strengthening Families dan Pre Dental Society NGO dari Universitas California San Diego.

Adapun kegiatan latihan bersama tersebut meliputi Engineering Civic Action Program, Medical Civic Action Program, Community Relationship, Table Top Exercise, Command Post Exercise, Field Training Exercise serta beberapa kegiatan tambahan lainnya.

Tujuan Pacific Partnership 2016 adalah melatih dan meningkatkan kemampuan koordinasi, interoperabilitas antar lembaga dan antar negara dalam penanggulangan bencana. Selain itu, untuk analisa pasca bencana dan meningkatkan keterampilan kemampuan Emergency Preparednes bagi Personel Kesehatan TNI dan US-PACOM serta masyarakat Sumatera Barat.

Sumber: poskotanews.com

Bagikan
 Posted by on Agustus 23, 2016