TNI Deklarasikan Perang Terhadap Geng Motor

51
22328

Paska tewasnya seorang anggota TNI AD akibat ditusuk kawanan geng motor, di Jalan Rajawali, Bandung, beberapa waktu lalu, membuat TNI mendeklarasikan ‘perang’ terhadap kelompok geng motor yang dinilai brutal.

Bahkan, Pangdam III/Siliwangi, Mayjen TNI Hadi Prasojo memerintahkan anak buahnya untuk memburu anggota geng motor yang telah menusuk Pratu Galang. Dia juga memerintahkan, tembak di tempat jika anggotanya mendapati anggota geng motor yang brutal.

“Dalam artian kita tembak atau lumpuhkan. Tapi bukan kepala, melainkan kaki atau badan ya,” tegasnya di Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis (23/6/2016).

Perintah serupa juga dikeluarkan Dandim 0607 Sukabumi Letkol (Arm) Syaifu, dia memerintahkan kepada anak buahnya untuk tembak di tempat kepada anggota geng motor.

Dia menambahkan, sikap tegas TNI bukan untuk menakut-nakuti atau meneror masyarakat, tetapi lebih kepada pembinaan khususnya untuk anggota geng motor agar tidak melakukan aksi brutal.

51 KOMENTAR

  1. Comment:>{@pow.napa malu itu kan membantu pihak kepolisian bukan tauran seperti biasanya,dan saya rasa ada wejangan dari komandan agar jangan main hakim sendiri.
    tapi memang tujuanya harus memberantas penyakit masarakat dan mengedepankan prosea hukum dan mendidik serta membina bukan aksi balas dendam atau membinasakan.

  2. MAsak Harus TNI turun gelanggang hanya demi menghadapi Geng Motor lah Polri juga punya kekuatan yg sejatinya cukup bila hanya menghadapi geng Motor dari Sabhara hingga Elite personil Brimobnya, masak harus Kostrad hingga Raider di Kodam III/Siliwangi harus turun tangan juga krn Melaksanakan perintah Pangdamnya

  3. Comment:{@maon.kalo itu masalah diskriminasi sosial dan aroganisme bukan pelangaran hukum apalagi tindak kriminal.
    lagian geng moge itu isinya jendral ama bos serta para pejabat lalu siapa yang berani,wong jalan aja harus di iringi patwal.

  4. Coba ditempatku udah habis tak tersisa itu genk…artinya masyarakat wajib juga memerangi genk kayak gituan…

    Bukankah mereka beraninya cuma keroyokan…jadi…sangat layak dilepasin herder yang banyak biar tau rasa dikeroyok herder…
    Guk guk gugukkk herrrrddderrr.. Serang….
    Wakakakakak

  5. Setuju, geng motor sdh sangat brutal dan meresahkan warga, jgn tebang pilih semua geng motor harus di bubarkan, kecuali geng motor yg sdh berizin spt klub- klub motor sport dan harley utk touring atau kegiatan bakti sosial dan kerja bakti serta gotong royong,,,,

  6. Lihat sisi positifnya knp harus TNI yg turun tangan,berarti kinerja polisi harus ditingkatkan, sebagai pengayom masyarakat polisi haruanya mengeluarkan perintah spt Pangdam Siliwangi gerakan Intel,Serse,Buser, Brimob,bila perlu densus 88 yg selama ini ditakuti teroris,masa penjaga negara sekelas TNI harus turun tangan, PR buat Kapolri baru nih!.

  7. Gini… Mereka (geng motor) disini, kalo bikin onar berkelompok, bersenjata pula. Yang disasar, yang kebetulan apes sedang sendiri atau posisi tanggung. Contoh, orang pacaran yang naik motor, atau minimarket.

    Mereka juga pilih-pilih tempat kalo beraksi, gak pernah di keramaian.

  8. Setuju !!! apabila TNI lakukan tembak di tempat…..La polisi dari dulu sampai timbul korban jiwa mulai sipil dan TNI, polisi ya cuman mingkem ae, mbideg thok…no action, talk more…di apain kek biar ndak kambuh lagi…malah geng motor muncul lagi malah tambah brutal. Kalau bisa bakar saja motornya sekalian setelah melumpuhkan pengendaraanya.

  9. kodam yang lain berani juga tidak sikat geng motor? atau perlu instruksi panglima TNI utk basmi geng motor? kami sebagai rakyat kecil makin muak dengan teror mereka bahkan kami kadang hanya menjadi penonton saja tanpa bisa berbuat banyak padahal kami punya tentara rakyat dan polisi rakyat yang dilahirkan oleh rakyat. kenapa peran mereka dalam membela kepentingan rakyat yang luas yang menginginkan kedamaian dari gangguan geng motor saat ini masih jauh ya? ayo kami dukung kalian membela hak hak kami