Feb 172014
 
Sistem Pertahanan Rudal Buk-M2E Rusia (photo:Rosoboronexport)

Sistem Pertahanan Rudal Buk-M2E Rusia (photo:Rosoboronexport)

Mungkin kabar singkat ini bisa menjadi informasi buat teman-teman di warjag. Semoga info ini bisa bermanfaat buat teman-teman.

Ceritanya hasil pertemuan saya dengan pimpinan TNI AU saat  ada kegiatan di daerah Jakarta pada beberapa hari lalu. Saat itu saya iseng bertanya soal penangkis udara pertahanan negara kita. Untuk penangkis udara jarak pendek kan kita sudah punya seperti Oerlikon, Starstrek, VL Mica, dan lain-lain.

Kita langsung pada jarak sedang. Untuk Jarak sedang direncanakan pada rentra kedua. Di Mef 2 ini, TNI AU akan fokus kepada penangkis udara jarak sedang, untuk mengganti Rudal S-75/SA-2 guidelines.  Saya pun bertanyaa, berikut cuplikan wawancara saya:

Saya : Pak kalau Buk-M2E masuk list?
Jenderal Bintang 3 : “Ya termasuk, namun tunggu menteri baru di tahun 2015. Listnya sudah kita berikan, terima atau tidak itu keputusan kemenhan,”

Sedangkan bos-nya TNI Angkatan udara ngomong gini : “Untuk 10  sampai 100 kilometer itu, perlu untuk kendali jarak sedang. Sekarang lagi diproses mudah-mudahan segera melengkapi sistem pertahanan kita,”

Nah, ini yang ditunggu-tunggu, iseng saya tanya ketertarikan TNI AU dengan Rudal permukaan ke udara jarak jauh, S-300 bapak yang kalem ini (Marsekal Putu) mengatakan :

“Apabila sasaran berada di luar seratus kilometer, maka pesawat masih efektif untuk mengejar. Karena waktu sasaran sampai titik pertahanan pesawat akan mengejar untuk pertahanan itu. TNI AU sudah siap dengan pesawat tempurnya dengan rudal yang sudah dibeli saat ini’.

Nah tipe pesawat ini saya tidak dikasih kisi-kisi, tapi pastinya dari keluarga Flanker. Apakah pesawat Su-27, 30 atau SU-35. Untuk rudal TNI AU punya R-77 (AA-12 Adder), Vympel R-27 (AA-10 Alamo), dan lain-lain. Ada juga rencana untuk membeli rudal jarak jauh, tapi tidak dikasih bocoran juga.

Setelah selesai ngobrol, Pejabat di Kemenhan berinisial RL mengatakan : “Mungkin dipikirkan untuk renstra kedua, tidak untuk pertama. Sekarang dalam pembangunan, dalam renstra kedua, untuk dalam proses pembangunan kementrian pertahanan sudah memikirkan secara holistik ”. (written by Jalo 17/02/2014)

  57 Responses to “TNI Jajaki Sistem Pertahanan Jarak Sedang/ Jauh”

  1. Buk-M2E masuk MEF2, tapi jawaban untuk S300 ambigu

    • Semuanya pasti sudah dipikirkan dengan seksama oleh TNI bung now….

      MEF pertama memang wajib memenuhi jarak pendek dulu diperbanyak, semua peleton darat TNI wajib punya.

      MEF kedua mulai naik ke medium range, karena mahal, setidaknya untuk menjaga aset, macam lanud, radar site, dan pabrik/tempat yang mempunyai nilai penting

      MEF ketiga naik lagi ke long-range macam S-400, disini merupakan puncak deterensi TNI

      Moga-moga aja dikasih umur yang panjang, agar masih bisa melihat rudal ini ya…amin….

      • Bukan sekedar umur saja bung melektech…
        Tapi pemimpin bangsa selanjutnya apa bisa melanjutkan tugas2 yang belum tersampaikan,khususnya yg sudah2, jangan sampai terseok seok tidak jelas jluntrunganya.
        Jangan sampai ksatria bajahitam di gantikan dengan irama ksatria bergitar.kalau ini benul benul teljadi ya alamat sudahhhh,

        Renstra mef inhan yg udah tersusun rapih dikalahkan dan di gagalkanb dengan pemimpin yang tak bertanggung jawab dg mengabaikan payung negara….yang berpihak dg barat khususnya…

        Maaf oot

      • Amin.

        Tapi kata pak Pur renstra MEF hanya sampai 2. Artinya nanti pasca MEF2 bukan ngejar minimum lagi tapi Ideal Essential Force, IEF 🙂

        saya baca berita ekonomi tadi malam, pada 2020 ekonomi negara2 ASEAN akan meningkat 2 kali lipat. Indonesia diprediksi akan mempunyai GDP $1.9 trilyun usd. saya jadi teringat lagi anggaran pertahanan :mrgreen: smisal, ternyata 2020 GDP sesuai prediksi dgn anggaran1.5-2% GDP maka anggaran pertahanan akan ada di kisaran $28.5-38 milyar usd.

        Artinya 2020 ga perlu lagi program MEF atau IEF dengan dana diluar APBN. anggaran perthanan normal sudah akan cukup melanjutkan momentum MEF 2010-2019. Tapi jika ada renstra lanjutan, maka saya makin optimis TNI akan masuk 5-10 besar kekuatan militer dunia pada 2025 keatas

        • dan pada saat itu wilayah indonesia sudah mengecil, papua lepas, aceh lepas….omg

        • Program MEF dgn catatan kondisi ekonomi terus tumbuh membaik atau stabil, gue harap tetap berlanjut bahkan sampe Mef-4, melihat geliat China yg kemampuan ekonominya diatas kita membutuhkan 20 thn penguatan militer nya.

          berdasarkan Posisi AS entah kembali digjaya atau menarik diri dari pasifik, juga Peningkatan Oz yg skrg ada diperinkat 20 yg tadinya selisih banyak dgn posisi peringkat Indonesia di 2013 GFP.

          ke-2 kondisi tsb membuat kerawanan makin bertambah bagi Indonesia.
          Bukannya Bung Nowyoudont pengen Aircfratf Carrier..??
          semoga

          • Maunya om donnie, aircraft carrier yang kita miliki adalah aircraft carrier yang terbang, bukan aircraft carrier yang berenang….. 🙂 Ya kalo ada aircarft yang berenang syukur juga lah…. hehehe…

          • Tau aja kesukaan ane :mrgreen:

            Menghadapi ancaman Australia kita harus punya kemampuan menyerang dari berbagai arah termasuk dari belakang mereka. Dengan demikian tidak rlalu gampang terbaca dan membuat mereka berhitung ulang mengenai strategi perang mereka selama ini.

            Bentuknya memang bisa saja carrier, tapi destroyer apalagi cruiser sudah bisa mencukupi keperluan tersebut. Bisa juga kapal selam berkemampuan serang darat yang dilengkapi AIP dan LPD 20-30k ton plus A400 atawa Antonov untuk air/sealift

            Hampir bisa dipastikan tiap negara PFDA kecuali NZ dan UK punya strategi perang dgn Indonesia yg terus disesuaikan dgn perkembangan. Dan selagi kita bisa meningkatkan kekuatan militer, negara seperti Australia terkendala kekurangan men power. Mereka bisa beli 20 kapal selam nuklir tapi percuma jika kurang awak. Hal yang sama untuk matra lain. Dan jika mereka mengandalkan crew US atau NATO maka hal itu akan memancing China atau Russia untuk masuk walau tidak langsung. Kenetralan kita penting untuk semua pihak dan US punya kecenderungan masuk dan menhobok obok negara yg bersebrangan untuk dijadikan negara boneka. Jika Aus/US ngotot maka kita akan jadi proxy China dan Russia. Saya ragu itu adalah resiko yg mau dan mampu ditanggung US dan Australia

      • semoga Tuhan YME mengabulkan doa bung melektech.

  2. Bisa BUK-M2E seperti tawaran rosobor pada beberapa waktu lalu bisa juga Hong Qi 16 china…

  3. Nohh.. coba lihat itu Iran.. Korut.. mereka ngada in pespur hanya sebagai pelengkap doang dimiliter.. mereka fokus ke rudal.. bahkan sengaja koar-koar ke dunia mrk sdh buat rudal mampu menghantam apa saja dgn jarak yg sebentar lagi bisa memutari dunia macem superman. US sampai sekarang kagak berani nyerang cuma bisa ngedumel.. setiap US ngedumel mrk lgsg beritain ke media bahwa mrk sdh membuat rudal terbaru.. terus aja begitu.. jadi artinya Rudal itu yg nomor satu sebenarnya kalau pespur dan lainnya hanya utk mainan user agar nampak ada kegiatannya aja titik gak pake koma

    • @ bung Pedro ,setuju bung, korut efektif sekali pertahanannya. fokus di rudal dan nuklir dan rudal siap di luncurkan bila setiap saat di serang dan ini membuat negara mereka aman untuk sementara dr invansi. klo bahasa preman nya lo senggol gue gebuk.

      Kami wong cilik smoga Indonesia punya senjata yg strategis & efektif spt mereka untuk menjaga NKRI Raya sampai ke anak cucu kelak . Namun sayang indonesia mudah untuk di lemahkan bukan dari luar tp dari dalam dg adanya korupsi dan suap.

      Maaf OOT dan gak nyambung.

    • Bung pedro,ente tau berapa jarak jangkau rudal pertahanan udara Maksimum? ZEE kita 200 nautical miles (+\_380 km).kalau kita cm bertahan pake rudal berarti musuh sudah masuk dong.tugas pesawat kita menyerang musuh di luar ZEE.kalau kita mau rudal jelajah siapa yg mau jual?negara2

      Produsen rudal selain terikat traktat penjualan rudal jelajah juga melihat untuk siapa rudal itu di beli,membahayakan sekutunya apa nggak,seberapa dekat kita dgn mereka.kalau .au kita buat sendiri dan kita belum mampu.sabarlah sampai kita menguasai teknologi guidance.sampai saat itu tiba kita butuh pespur mumpuni untuk menggebuk musuh kita di luar ZEE.

  4. Lha..bkn nya td udh ada clue yg sya share di artikel sblm nya..yg nyekolahin kakaknya Triton ke blikppan krn coba2 ngintip di Biak.?

    • Bung@De_ka
      sorry ni bung , saolnya gw blom baca clue yg bung de_ka share……..maksudnya gmn bung, apa ada gombal hawk yg kesasar scara sengaja sampai ke biak trus di tembak jatuh gtu bung, bsa di jelasin gk bung, sorry ni oot…

      • Bener Bung.. infonya begitu, di sengat pensil bu minah krn coba2 ngintip apa aja yg ada disana. disengat di “pagar 1”.hanya sayang nya efek sengatan nya ckup parah sehingga sedikit bahan yg bisa dibedah.

  5. Mbah mbah warjag sy rkayat jelata yg awam, waktu di beritakan kita beli kucing jerman senang bukan main ikut bangga, tp kok kucingnya yg dtg cuma 2 ya?? Yg lainnya kemana yg katanya total beli 155 biji 105 leo 50 mbak mar. Mudah2an tni kita makin kuat makin modern, tdk rela negara kita di lecehkan jiran

  6. Salam kenal mbah2 warjag, ijin nyimak dolooo hehee

  7. dari gaya bahasa artikel di atas jadi teringat “Denkoran” di sebelah

  8. @bung Surya : tak tunggu info mak’nyus-nya…

  9. INFO KUDU PAKE LINK COY, INI MAH SI TUKANG BIKIN NASKAH LAGI YANG MUNCUL…HWAAA..

    • Saya gak punya link Om, tapi saya punya rekamannya… Kalau mau nanti saya kasih,

      • HOAX GAK LAKU DISINI JAL, BANYAK SENIOR DISINI, LANGSUNG AJA PASANG KALO ADA BARANGNYE, KAN TRANSKRIPNYA ADA DI ATAS..HEHEHE..

        • Kalau masukin rekaman suara caranya gimana ya? Gaptek saya bung ozul, 🙂

          • @ bung jalo

            gini bung pake file hosting saja nanti link-nya di share disini…
            paling enak google drive saja.. jika anda punya email gmail udah bisa dipake si google drive.. maknyuss arang awam aja pasti bisa….

        • @Ozul, jangan bilang info dari Jalo Hoax. Bagaimana anda tahu itu Hoax ?. Kalau anda penasaran, verifikasi sendiri.

          Saya sudah berkomunikasi dengan Jalo via japri. Clear dan bisa dipertanggungjawabkan.

          • g usah diladeni bung Diego, sengaja itu si Ozul…. paling dia jg sang pengintip…. harus hati2 jg bnyk di sini antek imprealis yg suka bikin gaduh suasana.

        • ozul@ trus klu yg bkn hoax mnrt ente sndr yg kaya apa?? apa ente bs share dimari info2 yg lbh mantap n bs di pertanggung jwbkn kbnrnya bkn hoax sprti yg di share bung jalo yg mnrt ente hoax??

          ane 1000% org awam alias fansboy only yg kaga paham pisan tntg alutsista, tp ane slalu kegirangan tiap ada artikel/info2 baru tntg alutsista TNI yg di share dimari terlepas berita2 yg di sampaikan msh bersifat teka-teki n ngambang di awang-awang atopun dah jd kenyataan!!!

          so..jgn ganggu mimpi indah ane tentang jayanya TNI n NEGARA ini, jika ente sndr tdk bs mmberikan info2 yg bnr n bs di pertanggung jwbkn jg pelajaran yg lbh berharga dr yg di berikan para sesepuh warjag!!!

          maaf admin jd oot..maklum sering gemes klu lg enak2 belajar di mari tau2 da alay muncul…hehehe..salaaammm!!!

    • Gini aja Bung.. disini mmg jarang sekali suatu Informasi disertakan dengan LINK nya..kalau menurut ente informasi yg disampaikan ini HOAX alias Omong Kosong..ya nggak usah dibaca, abaikan saja. GAMPANG KAN..

      bagi kami disini info2 yg disampaikan/diposting oleh rekan2 itu adalah bagian dari Puzzle2 yg belum terangkai.. tinggal masing2 dari kita aja pecahkan puzzle2 ini..

      beginilah cara kami belajar & berdiskusi disini. Maaf jika kata2 saya tidak berkenan.

  10. salam kenal para sesepuh warjag…saya sebagai SR dan nubie disini..
    semoga saya bisa terus mengikuti dan ikut berdiskusi disini..

    salam

  11. Marty N kemarin menabuh gendang abbot joget oplosan tergopoh gopoh…besok Marty N bawa satu set drum “metal” plus double pedal……wuih kira2 abbot joget, tari apa………Go Go Go Marty N its the best

  12. @Surya,

    Code of name -nya sudah diganti tuh… Keputusan bersama sesepuh warjag (Satrio, Nowyou, Diego.dll)

    Indonesia = Perjaka Ganteng, msh sedikit kurus blum jadi Reman,
    AS cees = Janda tua cerewet, pelit tapi kaya, temperamental
    Rusia = Janda estewe, kaya, sedikit Royal.
    China = Janda muda, kaya, agresif,

    demi menghindari kesan tragis di Gangbang…katanya begitu 😀 😀

  13. VIRUS KAKUS MENYERANG JKGR, EMANG GAK CAPE APA NGERECOKIN BLOG ORANG!,..HAIYAA..

  14. “Apabila sasaran berada di luar seratus kilometer, maka pesawat masih efektif untuk mengejar. Karena waktu sasaran sampai titik pertahanan pesawat akan mengejar untuk pertahanan itu. TNI AU sudah siap dengan pesawat tempurnya dengan rudal yang sudah dibeli saat ini’.

    Bila di skenario kan JKT di serang rudal Tomahawk & Harpoon dari laut kidul , sementara

    Thawk speed 890 km/h 14.83 km / menit atau 100 km/6.7 menit
    Hp speed 864 km/h 14.4 km /menit atau 100 Km /6.9 menit

    Mohon pencerahan para suhu , ke handle gak ya bila menggunakan Su dg rudal nya Homebase makasar ?? pesawat yang di maksud kira kira apa ya ? dan apakah bisa melawan rudal air to air vs Thawk dan HPoon tsb ?

    Maaf pertanyaan orang awam ,Terima kasih

    • bung @newbie, mungkin karena Su30 mampu terbang dengan kecepatan maks 2.4 Mach atau sekitar 2940 km per jam. pada kecepatan penuh sukhoi bisa mencapai jarak 100km hanya dalam waktu 2 menit. Dan sudah dilengkapi rudal R-77 dengan kecepatan 4.5 Mach atau 5512 km per jam. dengan radar baru berjangkauan 500 km memang ada kesempatan mencegat serangan yang datang. Hanya saja itu harusnya Plan B. Yang aman jelas ada payung udara tersendiri dan berlapis. tidak mengandalkan sepenuhnya pada pesawat tempur. Apalagi jika serangan muncul dari flatform kapal selam yang bisa saja jauh dari pangkalan Sukhoi namun dekat dengan object sasaran

      • Makanya bung di jakarta sebagai ibukota negara seharusnya di sediakan payung udara jarak menengah atau jauh sekalian..biar aset2 stategis milik kita tdk mdh di hancurkan oleh negara yg coba invasi kita……untuk lanud halim seharusny jg cepet di isi skuadron pespur sekelas sukhoi….terlalu jauh menurut saya bung mengandaljan sukhoi yg di makasar wlapun punya kcpatan mach 2,4……

        • Saya malah berpikir squadron tempur TNI 12 unit saja, 2 squadron 18 unit bisa dibikin 3 squadron 12 unit. lebih tersebar = lebih cepat beraksi dan lebih sukar dilumpuhkan/dihancurkan.

          Tapi itupun tetap tidak bisa menggantikan kebutuhan payung udara dan radar jarak jauh

    • ada yang SALAH KAPRAH dalam mendalami isi dari tulisan diatas.

      “Menurut mengamatan saya”
      Sukhoi bukan dimaksudkan untuk ngejar Rudal, namun ngejar sasaran pesawat diatas 100km
      Kalau mencari rudal itu sama saja mencari jarum dalam jerami

      Kalau Rudal itu jatahnya Skyshield atau Starstreak sebagai Defender yang akan menyongsong rudal yang datang, sama seperti kapal tempur CIWS

      nah tugas Sukhoi mencari SUMBER peluncur rudal tersebut, dan membinakannya, baik Kapal maupun Pesawat tempur

      • Ya saya tau bung klw rudal jatahnya skyshield….yg jd msalah klw yg tembakin rudal tsb adalah pespur yg take off dr chistmas island atau dr LHD hobarth class..hbs tembakin rudal balik kanan ke pangkalan, sdangkan sukhoi kita bru take off dr mkasar…….mkanya di atas sya bilang seharusnya di lanud halim ada 1 skuadron sukhoi buat jaga ibu kota…

        • Sesuai urutannya…..

          Saya menjawab pertanyaan dari bung @Newbie dan menambahi argumen dari bung @nowyoudont

          • maaf bung @ Melektech ,makanya berupa pertanyaan? mengingat kita belum punya s300 /s400 dan punya SU untuk melumpuh target >100 km bila yang datang itu Harpoon dan Tomahawk datang lebih dari 1 , jadi bagaimana klo cuma skyshield kan hanya local saja, dan baru jarak dekat bisa terdektesi dan di tembak bila yang tidak tercover skyshield berarta kemungkinan besar bobol dong ya. dengan demikian berarti pertahanan kita masih ringkih.. ( untuk sementara di larang perang dulu)

  15. Tergantung lobi selesnya ke KemHan kayak gimana
    karena pengambil keputusan adalah KemHan,TNI hanya sebagai penguna

  16. Makanya bung di jakarta sebagai ibukota negara seharusnya di sediakan payung udara jarak menengah atau jauh sekalian..biar aset2 stategis milik kita tdk mdh di hancurkan oleh negara yg coba invasi kita……untuk lanud halim seharusny jg cepet di isi skuadron pespur sekelas sukhoi….terlalu jauh menurut saya bung mengandaljan sukhoi yg di makasar wlapun punya kcpatan mach 2,4……

  17. salam kenal sahabat semua ….. meski kediri baru ada musibah meletus gunung kelud…… tetap semangat ……

    semoga saja perekonomian Negara Indonesia bisa berkembang dengan baik, dan pastinya bisa segera kolaborasi kemandirian teknologi …….

    orang indonesia banyak yang canggih sahabat, hanya kurang pendanaan serta kesempatan dari penguasa di negara kita saat ini…..

    mhn maaf …. salam persatuan dan kesatuan untuk semua…

  18. kemana ya bung satrio..?? tolong ditunggu infonya… makasih

  19. Kalo bisa sih sesuai UU pertahanan, pembelian disertai juga Transfer Teknologi agar ketika diembargo oleh Amerika atau negara lain di masa mendatang…Indonesia masih mampu berdiri di kaki sendiri alias Mandiri Alutsista… Majuu terus Indonesia Hebaat

 Leave a Reply