Sep 182013
 
KSAD Jenderal Budiman mengaktifkan kembali TNI Masuk Desa dengan menggandeng Kementerian Pemuda dan Olah Raga

KSAD Jenderal Budiman mengaktifkan kembali TNI Masuk Desa dengan menggandeng Kementerian Pemuda dan Olah Raga

Program ABRI Masuk Desa yang populer di jaman Orde Baru, akan dihidupkan kembali dengan nama TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD). TNI akan memberdayakan kalangan pemuda dan pelaksaan tahap pertama program tersebut  berkerjasama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga.

“Tahun ini dilaksanakan tanggal 9 sampai 29 Oktober 2013, selama 21 hari,” kata KSAD, Jenderal Budiman di Balai Kartini, Jakarta ,Rabu (18/9/2013). Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa ini akan dijadikan agenda rutin, untuk membangun desa-desa di Indonesia.

“Kita lebih fokus pada pemuda dan olahraga, karena kita sadari pemuda adalah kader di masa akan datang,” sambung KSAD.

Kegiatan ini sepenuhnya akan mengakomodir kebutuhan warga di pedesaan seluruh Indonesia. Masyarakat dan pemerintah desa diberi kesempatan untuk menyampaikan aspirasi mereka tentang pembangunan seperti apa yang diinginkan untuk desa mereka.

“TMMD dilakukan dengan sistem buttom-up. Masyarakat desa ingin apa? Begitu juga dengan pemerintahnya mau apa? Nanti akan disinergikan dengan kementerian apa yang terkait dengan kebutuhan tersebut,” jelas Jederal Budiman.

Teknis kegiatan akan dibahas dalam rapat koordinasi teknis, bersama Kementerian Pemuda dan Olah Raga. Diharapkan dalam rapat itu ditemukan kesesuaian antara TNI dan Kemenpora. Untuk pembangunan seluruh desa, TNI AD setiap tahunnya diberi anggaran Rp 1,3 miliar. Dana ini dinilai sangat minim. Pihak TNI mengharapkan kerjasama dari pihak pemda dan masyarakat.

“Dananya sekitar Rp. 1,3 miliar per tahun. Sangat kecil. Karena itu, kita minta agar pemda dan masyarakat lebih bersemangat membangun bersama-sama,” ujar Budiman.

Menteri Pemuda dan Olahraga menyambut rencana tersebut. Dalam waktu dekat, salah satu program yang dicanangkan yakni perbaikan di sekitar kawasan Gunung Sinabung, Karo, Sumatera Utara. TNI dan Kemenpora akan bekerja sama untuk pembangunannya. “Misalnya bencana Sinabung. Kita punya program pemuda tanggap bencana. Kerja sama dengan TNI untuk infrastrukturnya. Tapi pembangkitan fisik dari kita. Ini fleksibilitas,”  ujar Menpora Roy Suryo. (detik.com)

  8 Responses to “TNI Masuk Desa”

  1. sekarang TNi mulai aktif mengemban berbagai misi,dari pertahanan,perdamaian,pebuatan jalan,sampai mmasuk desa lagi,
    seperti ini perlu di contoh,di banding sesama anggota ksatuan sperti sama***ta dan br***ob kemaren..
    Dengan tNi mmasuk desa, ikut serta membangun masyarakat untuk bisa mmengenal TNI,karena di balik kegarangan TNi masih memiliki sifat toleran di banding dgn saudaranya PO***I di balik sragam dan kelembutanya tersimpan kebusukanya untuk menghancurkan ,,meskipun mengayomi mmasya rakat adalah sibolnya tp smmua itu tidak terbukti..

    Salam 1jiwa NkrI

  2. Sebenarya program TNI masuk desa selama ini tidak berhenti total
    Karena ini berkaitan dengan peran sosial TNI kepada masyarakatnya yang disebut Tanggung jawab sosial (Social Responsibility),Dan bila lingkupnya besar bisa melalui Operasi Militer Selain Perang / MOOTW (Millitary Operation Other Than War).

    Di Jawa Timur program BEDAH RUMAH kerja sama Kodam V Brawijaya dan Pemprov Jatim berjalan dengan baiknya.
    Ratusan rumah yang tak layak huni dipelosok pelosok desa di Jatim sudah dibedah hingga layak huni.
    Sampai sampai para pembantu gubernur dan para DanDim rela belusukan di daerah daerah terpencil untuk mensukseskan bedah rumah tersebut..dan program ini bisa ditiru oleh kodam dan pemprov lainnya.

  3. sayang, program TMMD ini terkesan kurang publishitas oleh para media mapan..

  4. Alhamdulillah 4 bulan yang lalu desa ku ada program dari TMMD dari Kodim o710/Pekalongan tepat ya di Kelurahan Sengare

    program
    TMMD yang dikerjakan adalah pembuatan jalan
    rabat beton dengan volume 1.050 M x 2 M dan
    pembuatan 2 unit gorong-gorong 0,4M x 3M,
    pembangunan deker plat beton dengan volume 0,80
    m x 1 m x 3 m, serta pembangunan got 0,20 m x 100
    m.harapan ku semoga program TMMD ini jalan terus untuk membangun Pelosok² desa yang ngak tersentuh pembangunan jalan Maju terus TNI

  5. Ini baru mantab.. TNI manunggal bersama rakyat.. Bersatu Kita Teguh Bercerai Kita Runtuh.. Jayalah Indonesiaku

  6. Setuju dan mendukung. Untuk desa, umumnya yang diperlukan adalah akses jalan, jembatan dan suplai air didaerah air sulit air..

    Dengan adanya jalan yang menghubungkan desa yang terisolir. Mungkin harus naik bukit, turun bukit, sebrang sungai yang dalam– kasihan lihat anak2 SD yang haryus menempuh 2-3 jam ke sekolahnya, itupun harus bersabung nyawa untuk nyebrang sungai dengan seutas tali ato nyebrangi kali yang banjir. Pembukaan akses desa ini, tentu akan menjadi pioner bagi pembangunan dan pengembangan desa itu.

    Bravo TNI – Rakyat.

  7. TMMD memang setiap tahun ada dari dulu cuma ganti nama dari ABRI masuk desa. Wong saya sering ikut pembukaan dan juga pernah ikut TMMD tahun 2007 (saya dari pemda)

  8. Mantap, semoga frekwensinya dipersering 😀

    Ane denger nanti TNI ada penyusutan ya?…klau bener jangan sampai deh program bgini dihilangkan, yahh dari pada parpol yg melakukan, umumnya mereka ada maunya…..jelasnya minta “suara” 😀

    Program ini selain berguna utk pembangunan desa juga bisa menambah rasa aman, jangan salah premanisme, miras/narkoba dan genk motor skrg bukan sekedar monopoli perkotaan, tetapi sudah mulai merambah pedesaan dan plosok2, dibanding ama p*l*si rakyat pedesaan merasa lebih tentram bila dekat TNI.

 Leave a Reply