Oct 042014
 
Atraksi Anggota TNI saat gladi bersih HUT TNI ke 69 di markas Komando Armada RI Kawasan Timur, Surabaya, Jawa Timur,  (04/10/2014). (photo:VIVAnews/Anhar Rizki Affandi)

Atraksi Anggota TNI saat gladi bersih HUT TNI ke 69 di markas Komando Armada RI Kawasan Timur, Surabaya, Jawa Timur, (04/10/2014). (photo:VIVAnews/Anhar Rizki Affandi)

Kuala Lumpur – DIRGAHAYU TNI..! Hanya kata itu yang bisa saya ungkapkan. Rasa bangga dan bahagia yang tiada tara, seakan telah lebih dulu turut menyesakkan dada. Bagaimana tidak, jika harus merungkai dan merangkai sejarahnya, rasanya hampir tidak ada lembaran sejarah berwarna putih yang terselip diantara lembaran-lembaran sejarah kelahiran dan berdirinya Tentara Nasional Indonesia (TNI). Bahkan di hari kelahirannya sekalipun, TNI bukanlah tentara yang memulai mencatatkan sejarahnya dengan tinta emas di atas lembaran kertas nan putih bersih. TNI lahir dari rahim ibu pertiwi yang terluka dan tersiksa oleh penjajahan selama berabad lamanya. TNI adalah simbol dari puncak perjuangan bangsa Indonesia demi menjadi bangsa yang kokoh, berbudaya, dan memiliki jati diri yang utuh untuk mewujudkan segala cita-cita bangsa sebagaimana termaktub dalam pembukaan UUD 1945 dan berazaskan Pancasila sebagai dasar hidup bangsa Indonesia.

Pesawat tempur TNI melakukan atraksi saat gladi bersih HUT TNI ke 69 di markas Komando Armada RI Kawasan Timur, Surabaya, Jawa Timur,  (04/10/2014). (photo:VIVAnews/Anhar Rizki Affandi)

Pesawat tempur TNI melakukan atraksi saat gladi bersih HUT TNI ke 69 di markas Komando Armada RI Kawasan Timur, Surabaya, Jawa Timur, (04/10/2014). (photo:VIVAnews/Anhar Rizki Affandi)

Langkah kaki itu telah cukup jauh meninggalkan matahari dan rembulan yang setia mencatatkan hari kelahirannya. Tapi jejak-jejak tapak kaki berdarah, masih jelas tampak di antara tajamnya bebatuan dan kerikil, pasir, tanah, lumpur, belukar, hutan belantara, bukit, gua-gua, gunung, sungai, rawa-rawa, muara, pantai, lautan lepas, samudera, bahkan hingga ke angkasa raya..! TNI tidak pernah berhenti berjuang. Perjuangan seperti telah menjadi sebuah takdir yang tak bisa dielakkan. Tidak terhitung berapa banyak momen pertempuran yang harus dihadapi dan pulang dengan kemenangan di tangan..! Perjuangan itu sendiri, telah menuntun TNI untuk menjadi lebih dewasa, kuat, berotot, dihormati dan disegani oleh berbagai dunia. Fakta telah membuktikan, bersama rakyat, TNI telah memenangkan berbagai pertempuran dan memastikan keutuhan bangsa Indonesia hingga ke hari ini. Kemanunggalan dua dimensi kehidupan bangsa yang kita miliki, tanpa kita sadari, bahkan mungkin sangat jarang kita syukuri, telah mampu menjadi kekuatan dasar yang amat besar, handal dan terpercaya dalam memastikan keutuhan dan kelangsungan hidup bangsa Indonesia.

Anggota TNI melakukan atraksi saat gladi bersih HUT TNI ke 69 di markas Komando Armada RI Kawasan Timur, Surabaya, Jawa Timur, (04/10/2014). (photo:VIVAnews/Anhar Rizki Affandi)

Gladi bersih HUT TNI ke 69 di markas Komando Armada Timur, Surabaya, Jawa Timur, (04/10/2014). (photo:VIVAnews/Anhar Rizki Affandi)

Sebagai bangsa yang besar, bukan saja dilihat dari faktor sejarahnya, kita telah menjadi satu diantara segelintir negara di dunia yang tidak menerapkan program wajib militer. Ajaibnya, militansi dan suplai kekuatan dari rakyat kepada tentara yang dicintainya, teramat sangat membanggakan. Tentara seakan telah menjelma menjadi sebuah simbol pusaka. Ketika TNI bertempur di medan perang, sesungguhnya rakyat sedang siaga menuju medan laga. Kemanunggalan kekuatan yang sangat langka, dan tidak dimiliki oleh semua bangsa di dunia. Seorang sahabat pernah mengidentikan kekuatan TNI dan Rakyat Indonesia, sebagai dua kekeuatan anatara Arjuna dan Kumba Karna. Jika dalam keadaan terpisah saja, keduanya memiliki kekuatan yang sama, apalagi jika keduanya dipersatukan..! Tidak akan pernah ada musuh yang akan mampu menghadapi serangan panah yang menghujamnya..!

Anggota TNI melakukan atraksi saat gladi bersih HUT TNI ke 69 di markas Komando Armada RI Kawasan Timur, Surabaya, Jawa Timur,  (04/10/2014). (photo:VIVAnews/Anhar Rizki Affandi)

Gladi bersih HUT TNI ke 69 di markas Komando Armada Timur, Surabaya, Jawa Timur, (04/10/2014). (photo:VIVAnews/Anhar Rizki Affandi)

Tidak dipungkiri, banyak di antara kita yang merasa miris dengan kepemilikan senjata oleh bangsa lain. Mungkin benar, senjata adalah benda yang tak terpisahkan dari sosok seorang prajurit yang gagah. Tapi jangan lupakan sejarah, bahwa unsur kekuatan utama bangsa ini tidak bertumpu pada senjata. Senjata hanya pelengkap untuk menuju bentuk dan wujud kekuatan bangsa Indonesia yang utuh. Senjata hanya sebuah isyarat bahwa kita ada, tumbuh, kuat dan siap menyergap..! Meskipun tanpa itu, keberanian dan kekutan kita tidak akan pernah hilang dan terbilang. Bermula dari era senjata bambu runcing, TNI terus membangun dan berbenah diri. Tuntutan zaman telah menggerakkan TNI untuk menjadi sebuah organisasi tempur yang memiliki daya gempur yang tinggi dan daya dobrak yang kuat. Untuk memenuhi tuntutan ini, rakyat telah turut merestui TNI untuk terus melangkah lebih jauh, agar mampu terus bersaing dengan kekuatan dunia lainnya. Kini era bambu runcing itu telah lama surut ke belakang. Bangsa kita sedang menuju era membangun TNI yang modern, dengan memasuki era mesin perang yang mendesing.

Atraksi Anggota TNI saat gladi bersih HUT TNI ke 69 di markas Komando Armada RI Kawasan Timur, Surabaya, Jawa Timur,  (04/10/2014). (photo:VIVAnews/Anhar Rizki Affandi)

Gladi bersih HUT TNI ke 69 di markas Komando Armada Timur, Surabaya, Jawa Timur, (04/10/2014). (photo:VIVAnews/Anhar Rizki Affandi)

Seiring dengan semakin kuatnya TNI, semoga tidak menjadi sebab renggangnya ikatan antara tentara dan rakyat. Kehadiran teknologi harus dimaknai sebagai supplemen untuk menambah kekuatan persatuan diantara keduanya, bukan justru menjadi penyebab lahirnya sebuah kehancuran. Mari kita bersama-sama untuk senantiasa sadar bahwa kekuatan bangsa Indonesia bukan terletak pada kekuatan senjata yang dimilikinya, melainkan tertanam kuat di dalam pertahanan semesta yang dutakdirkanNya..! Semoga dengan segala kekuatan yang ada, tidak membuat kita menjadi lupa segala, apalagi harus besar kepala.

Anggota TNI melakukan atraksi saat gladi bersih HUT TNI ke 69 di markas Komando Armada RI Kawasan Timur, Surabaya, Jawa Timur,  (04/10/2014). (photo:VIVAnews/Anhar Rizki Affandi)

Gladi bersih HUT TNI ke 69 di markas Komando Armada Timur, Surabaya, Jawa Timur, (04/10/2014). (photo:VIVAnews/Anhar Rizki Affandi)

TNI, di hari jadimu, segenap bangsa Indonesia berucap selamat. Rasa bangga dan bahagia turut tersemat. Senjata hanya mantra, bukan segala-galanya. Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh. Persatuan bukan sekedar pusaka, tapi telah menjadi kekuatan nyata bangsa Indonesia. Jangan besar kepala..! Hehehe..! Maju TNI, Jaya NKRI..! Doa dan cinta kami akan selalu ada untukmu. Dirgahayu TNI..! I love you..!. (by: yayan@indocuisine/Kuala Lumpur, 05 October 2014).

  144 Responses to “TNI : Metamorfosa yang Semakin Dewasa”

  1.  

    DIRGAHAYU TNI KE 69.. Terima Kasih untuk pengabdian yang selama ini selalu tak pernah surut.. NKRI HARGA MATI..

  2.  

    Selamat hari raya iedul adha & dirgahayu tni…semoga bertemunye 2 hari yg sangat bersejarah & penuh makna ini..menjadi awal kebangkitan negeri ini menuju cita” bangsa sebagai bangsa yg besar nantinye…dihari ini syarat dg makna yaitu..”ber-qurban” Tni pun sebagai hulu balang akan selalu siap berkorban jiwa & raga demi NKRI. Begitupun rakyat indonesia akan selalu siap berkorban demi bangsa & negara ini…!!! 2 kekuatan ini antara tni & rakyat akan jadi satu kekuatan yg sangat dahsyat yg ga dimiiki negara manapun di dunia ini..walaupun tdk menerapkan wajib miiter , rakyat indonesia dg jiwa nasionalisme & militan nye yg besar dg sendirinye akan terpanggil untuk membela bangsanye bila terjadi perang..salam hangat bung@yayan..!!! Sudah lama sekali ane rindu dg artikelnye..!! Trs berbagi ilmu bung & gelorakan semangat nasionalisme para warjager dg artikel” ..ini juga menjadi bagian salah satu bentuk pengorbanan dg membuat artikel ini..!!

    ….NKRI HARGA MATI…

  3.  

    DIRGAHAYU TNI KE 69….
    semoga semakin kuat dan dicintai rakyat..

  4.  

    bung yayan apa kabar?
    kangen e ama artikelnya bung yayan

    bung ada yg kurang sependapat dari kalimat diatas bung
    dijajah ratusan tahun?
    bukannya kita berjuang melawan penjajahan selama ratusan tahun ya
    Indonesia/nusantara itu luas dan masih bnyak bagian negara yg belum ditaklukan oleh belanda
    hanya jawa dan maluku saja yg telah takluk di tangan belanda

    •  

      Bung loveINA@ anda warga negara mana? Apa motif anda? Sejarah indonesia saja anda nihil,apalagi sejarah dunia.salam

      •  

        coba jelaskan bung lek U?

        lagipula apa anda orang yg sangat ANTI dan JIJIK dengan pendapat dan sudut pandang orang lain?

        coba buka lagi pelajaran SD yg jaman dulu namanya PPKN tentang menghargai pendapat orang lain
        apa perlu saya kasih link nya?

        •  

          Sabar bung Love INA….mungkin bung Lek U berkomentar spt itu karena membaca komen anda terlalu cepat sehingga krg memahami makna dan maksud yg ingin anda tanyakan….bukan bgitu @Lek U?
          @ lek U…..meminta maaf bukanlah hal yg dilarang dalam pergaulan jika kita ada kesalah fahaman…IMHO

      •  

        Salam Bung Lek U-mar:

        Maaf, Indonesia tidak pernah di jajah selama ratusan Tahun, karena:
        (1). Pada waktu itu Blm ada Indonesia, adanya cuman kesultanan2/kerjaan2 di Nusantara.
        (2). Kalo kerajaan tersebut yang di bilang di jajah ya tidak betul juga, sampai berdirinya NKRI, kerajaan itu masih banyak yang independen. contoh Kesultanan Jogja (yang dulunya Mataram Islam), Aceh, Bali dan masih banyak lainya.
        – Minimal sampai masa berdirinya NKRI, kerajaan2 tersebut selalu memberikan perlawanan.
        3. Belanda kalah di perang Jawa tahun 1830, (walaupun Pangeran diponegoro akhirnya ditipu).

        Mohon koreksi bung jika ada yang tidak benar.
        Salam :).

    •  

      Bung loveINA@ anda menepis/menyanggah bahwa indonesia tidak dijajah belanda ratusan tahun? Terus terang saya kaget dgn statment anda.krn dlm kurikulum nasional pemerintah tidak pernah meralat buku sejarah indonesia.coba anda pertanggung jawabkan statment anda ?

      •  

        Mengubah sejarah adalah sangat berbahaya,membohongi jutaan generasi muda indonesia.Wilayah indonesia adalah dari sabang sampai merauke seperti yang diusulkan Soekarno sbg syarat mendirikan negara indonesia,tidak ada negara jawa atau maluku.Kepulauan nusantara adalah istilah populer yang wujud dari zaman kerajaan sriwijaya dan majapahit yang disebut para saudagar cina,persia dan gujarat dan di legacy kan oleh para pelaut kep nusantara yang sudah ada ikatan hubungan dagang antara kerajaan2 kecil di seluruh nusantara.Barang kali istilah anda makaudnya seperti anda memasuki kembali ke zaman nusantara ketika itu.Kenapa ada nama indonesia? Kenapa bukan memakai nama negara nusantara tapi memakai nama negara indonesia? Salam

      •  

        menurut PANDANGAN w
        arti kata menjajah iu dibawah kekuatan militer
        sedangkan awal kedatangan belanda hingga membangun VOC ditujukan untuk berdagang
        pada masanya terjadi tanam paksa
        tanam paksa disini dikarenakan masyarakat INA khususnya di pulau jawa hanya menanam padi dan sayur mayur untuk pangan saja dan memiliki ekonomis rendah
        tanam paksa ini bermaksud merubah pola bertani petani ke tanaman yg lbh ekonomi
        didatangkanlah bibit kopi, singkong dari brazil begitu juga tebu yg diperbanyak
        kalo u beranggapan singkong asli INA berarti sejarah u sama kayak anak SD
        dngan memberikan upah yg tidak menguntungkan dan tindakan belanda yg makin arogan banyak yg menentang belanda dan terjadinya pertempuran

        ada 2 sudut pandang menurut PANDANGAN w
        1 penjajahan bukan dikihat saat 1st kali belanda menginjakan kaki di INA, si cournelis de houtman mendarat
        dia bertujuan untuk berdagang
        apa orng asing berdagang bisa dibilang menjajah?
        2 terjadi pertempuran yg dimenangkan oleh belanda yaitu di jawa dan maluku
        hanya 2 pulau itu yg takluk di tangan belanda
        apakah ke 2pulau itu dapat mengartikan INA telah terjajah?
        apa INA dapat diwakilkan oleh 2 pulau saja?
        tidak
        bangsa ini masih berjuang
        begitu juga pangeran diponogoro tahun 1808an yg msh berjuang
        3 secara teknis kita terjajah saat aceh takhluk di tangan belanda tahun 1904
        secara hukum kita sudah terjajah secara nasional

        anda sebagai orang yg KATANYA lebih jago sejarahnya seharusnya dapat menganalisis terlebih dahulu
        kalo patokan anda hanya pada buku di SMA itu kurang bro
        kalo mau main ke kos sini tak pinjemin buku tentang sejarah
        dari zaman majapahit ampe merdeka ada

        •  

          Mantap bung terima kasih atas penjelasanya

        •  

          Opini anda mewakali individu anda sendiri bung loveINA@ baca dahulu Kenapa VOC didirikan dan kenapa VOC melebarkan sayap ke kepulauan nusantara dan afrika selatan-timur.saya bukan jago sejarah dan saya bkn berpendidikan tinggi tapi saya mempercayai pemerintah.kecuali anda membikin gerakan bawah tanah dgn mempersoalkan buku sejarah.buktikan ke publik opini anda benar.salam

        •  

          mantab bung Love INA@ …
          Bukanya saya menyangsikan sejarah, tapi sejarah sepertinya musti dikoreksi. Ada beberapa kasus:
          1. PBNU menerbitkan buku Atlas Wali Songo, untuk mengcounter sejarawan Belanda yang mencoba menegasikan peran Wali Songo di Nusantara (Ini perang Non-Fisik, tapi melalui pemikiran yang berpengaruh ke rasa percaya diri).
          2. Awal2 “penemuan” Gunung Padang, si “penemu” sering dihina, di bilang klenik, pake jin, tahayul dan tidak mungkin ada peradaban tua di Nusantara, karena di Sejarah Dunia nggak ada tuh peradaban tua di Nusantara (Khan mereka hanya modal buku teks)
          3. sepertinya yang telah sampaikan sebelumnya, ada penulisan sejarah yang diinsikasi palsu untuk memecah belah warga Nusantara seperti Perang Bubat (memecah belah Jawa dan Sunda), Majapahit diserang demak (Raden parah adalah anak Prabu Brawijaya V) untuk mengadudomba Jawa dengan Islam.
          4. dll

          Intinya, perang pemikiran masih terus berlangsung, tapi secara tidak sadar Nusantara masih terjajah kepercayaan dirinya.

          Salam, CMIIW
          he he

          •  

            Dalam kasus high profil@ kesalahan sejarah cuma ada dua:
            -Serangan umum 1 maret
            -surat perintah sebelas maret( super semar).
            Tadi bung loveINA menyebutkan hanya jawa dan maluku yg takluk tanpa menyebutkan ada apa di jawa dan maluku? Kenapa dua daerah ini sangat terkenal seantero eropah? Knp portugis dan inggris berusaha merebut dua syurga ini dari VOC? Salam

          •  

            bung, Lek U-mar@, panjenengan menyebutkan kesalahan sejarah cuma ada dua:
            -Serangan umum 1 maret
            -surat perintah sebelas maret( super semar).
            Kok bisa bung? penelitian terkini menyebutkan banyak lho yang merupakan sejarah “palsu”, maupun sejarah yang di “kira2” karena memang belum ada bukti, dan skr banyak sekali bukti yang muncul oleh putra-putri bangsa dengan tujuan untuk meluruskan sejarah. Sperti yg saya sebut diatas, (1) penelitian di PBNU, dan (2) penelitian yang dilakukan oleh Herman Sinung Janutama (beliau ini siap berdiskusi).
            Kalo soal Knp portugis dan inggris berusaha merebut dua syurga ini dari VOC? wah … saya blm tau, kiranya bung dapat memberikan alasanya.

            Salam. 🙂

          •  

            Dua kasus itu adalah “high profil/menyangkut figur presiden terdahulu” bung masBB@ ga bisa dibabar,faham kan? Kita berdiskusi di JKGR saja untuk berbagi ilmu pengetahuan dan menanamkan cinta tanah air dan bangsa,salam.

          •  

            bung lek saya hanya bisa beropini
            saya cuma bisa analis dan saya bukan ahli sejarah tp orang yg hobi baca sejarah
            kalo ke museum ane bisa nongkrong berjam2 bung
            ampe pngn tau sejarah mataram kuno hingga sekarang ane dah nelusurin dari kasunanan surakarta, yogya, musium ulen setalu di kaliurang KM atas, balik lg ke makam kerajaan
            semuanya itu untuk menelusuri kepenasaran saya akan sejarah mataram kuno
            bahkan saya pernah komunikasi ama orng belanda mengapa artefak2 kita banyak di bawa kesana
            tp syang dia masalah sejarah belanda di INA kurang tahu atau pura2 tidak tahu

            kalo masalah knp 2 pulau itu telah dikuasai
            hanya 1
            rempah2
            di jawa hampir semua rempah bisa di tanam di maluku ada cengkeh yg terkenal hingga ke eropa
            kalo anda main ke daerah rumah saya di tangerang tp di daerah desa2 yg tergolong masih asri pasti ditemukan pohon kopi
            itu karena bekasi dan tangrang ditanami kopi dan jakarta selatan ditanami tebu
            lada banyak di daerah banten
            yogyakarta dan solo hampir mayoritas ditanam tebu

        •  

          lha terus pangeran diponegara and friend dikemanain……………..

    •  

      saya nyumbang rujukan peta wilayah voc deh (mungkin masih banyak selain versi rusia ini),

      http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/2/2d/Evolution_of_the_Dutch_East_Indies_(ru).png

  5.  

    selamat hari aya Idul adha untuk para wagjger para sesepuh semua juga bung yayan,bung nara,bung jalo,bung diego, mbah bowo dll

  6.  

    bung PS juga semoga makin serem aja beritanya

  7.  

    jayalah TNIku jayalah NEGARAku…Amiiin salam hangat untuk smua…

  8.  

    Welcome back bung yayan, sy merindukan tulisan2 anda yg sangat menumbuhkan cinta tanah air dan bangga bernegara. Selamat idhul adha. Salam kenal. Salam Indonesia.

  9.  

    Dirgahayu TNI ke 69…

    Artikel yg bagus bung Yayan… 🙂
    Sukses selalu buat anda keluarga…

  10.  

    Gambarnya ga muncul 🙁

  11.  

    Bung coto..warung cotonya di jkt atau makassar? Saya mau mampir dong. Deket kantor saya ga ada yg enak cotonya

  12.  

    Dirgahayu TNI, bersama rakyat TNI kuat. Jayalah TNI … jayalah bangsaku … jayalah negeriku. Artikel yang menyejukkan suasana bung Yayan… ditengah ‘panasnya’ suhu politik saat ini. Semoga TNI diberi kekuatan dan kesabaran untukmu tetap menjaga nusa dan bangsa meski harus berkorban jiwa raga demi persatuan dan kesatuan. Selamat Hari Raya Idul Adha 1435 H mohon maaf lahir dan batin. Salam NKRI.

  13.  

    Jiakakakakakakakak……..jetenbi lagi…….jetenbi lagi…….

    Penasaran banget kayaknya ya bung Coto……

    Salam kenal ya bung….mohon maaf saya ketawa krn untuk kesekian kalinya

    bung Coto menanyakannya….akhirnya sy jg ikut ikutan penasaran….

  14.  

    SELAMAT DATANG BUNG YAYAN, SELAMAT IEDUL ADHA. 1435 H, MOHON MAAF ATAS KESALAHAN DAN KEKHILAFAN, Sukses slalu tuk Bung YAYAN.

  15.  

    Dirgahayu TNI, NKRI harga mati.

  16.  

    Assalamu alaikum wr.wb,,,banyak yg ingin saya tumpahkan dari ruang hati saya diforum ini mengingat disini hadir segelintir ksatria2 bangsaku yg sangat pantas untuk jadi kebanggaan kami dan memang harus mutlak demikian,,,sayang saya bukanlah type orang yg mudah curhat(maaf tak tahu apa kata yg pantas untk ini),,lg pula saya rasa bahwa bukan cuma saya saja yg punya rasa yg demikian disini abang2 yg lainpun psti demikian,,forum ini memberi saya pengetahuan dan ilmu2 yg fositif serta membangun rasa nasionalisme yg semakin kokoh,,,makasih buat anda2 semua wassalam…

  17.  

    Dirgahayu TNI yg ke 69, smoga semakin profesional dn d cintai rakyat Indonesia. D pundakmu tgg jwb sbg penjaga demokrasi dn kdaulatan mnjadikan harapan itu diberikan. Slamat berjuang hulubalang bangsa. Kami bangga pd kalian. Smoga Alloh SWT slalu mnjaga kita semua. Aamiin.

  18.  

    Dirgahayu TNI ke 69
    Patriot Sejati, Profesional Dan Di Cintai Rakyat
    Bersama Rakyat TNI Kuat … Jayalah Negeriku …

    Selamat pagi warjager, Salam@Bung Yayan… artikel yang bagus, ditunggu artikel2 berikutnya.. Terima kasih.. 🙂

  19.  

    LANJUT KAN…

  20.  

    Dari satu paragraf saja sudah tercium itu tulisan bung Yayan,salam hangat bung.Oh ya dulu pasukan gurkha aja kalah sama tni di rimba kalimantan,TNI HEBAT!

  21.  

    tulisan yg menggetarkan mata, kamo tutul tutul memang melegenda..

    DIRGAHAYU TNI KE 69 | SELAMAT HARI RAYA IDUL ADHA

  22.  

    Dirgahay TNI,jayalah Negeriku…salam hangat Bung Yayan

  23.  

    Dirgahayu TNI dan selamat Hari Raya Idul Adha bagi yang merayakan…

  24.  

    DIRGAHAYU TNI DAN TETAP JAYA
    NKRI HARGA MATI

  25.  

    setelah bertahun2 jadi pembaca jkgr akhirnya saya beranikan diri tuk ikut nimbrung lam kenal wat smuanya

  26.  

    dari judulnya saja ane sudah tahu nih pasti bung yayang bangeeett…
    thank’s bung Yayan artikelmu selalu kunantikan, salam….

  27.  

    Selamat IEDUL ADHA. 1435 H, Bung Yayan dan para warjag disini dan Selamat Dirgahayu TNI ku yg disegani .
    Menjelma kedewasaan itu penting karena masih banyak yg harus dikerjakan kedepanya.
    Generasi* TNI tumbuh menjadi yg besar dan mempunyai dotkrin wawasan yg sangat luas di era sekarang ini.
    Sejujurnya kita berada dalam perjalanan itu dan kemajuan ekonomi kita sejauh ini memberikan nilai tambah pada sentuhan pertumbuhan ekonomi dan cadangan devisa serta nilai bursa saham yang menjadi indikator penting untuk memodernkan alutsista* sebagai penjaga NKRi tercinta.
    Tak pelak Spirit beralutsista dalam bingkai semangat kebangsaan perlu selalu didengungkan untuk memberikan kebanggaan dalam berbangsa dan bernegara. Dalam kondisi kita yang sedang membangun kekuatan militer sesuai renstra MEF.

    Maafkan perkataanku di warjag ini,jika sedang nyleneh bila melihat alutsista* yg masih dibawah standard.

  28.  

    Presidennya dewasa ndak? Hahahahahahaha looooooool

  29.  

    saya waktu ke ujung surabaya sempat berbicang dengan seorang letkol purn.kopassus grup1,beliau bercerita TNI dimata negara2 yang bersengketa di dunia selalu dihormati dan disegani dibanding dengan ASU. dirgahayu TNI-ku.

    •  

      Huurrra..ketika TNI maju bertempur,sesungguhnya rakyat sedang siaga menuju medan laga..kalimat yang menggentarkan lawan..tidak heran bila TNI disegani dan dihormati didunia bung suroboyo-jombang..salam kenal..dirgahayu TNI

  30.  

    Bung Yayan, saya rindu dng racikan tulisan Bung. Cerita2 tentang cara pandang orang luar (pimpinan) thd Indonesia, selalu membuatku bangga menjadi Bangsa Indonesia. Selamat Hari Raya Idhul Adha, Semoga Alloh selalu memberikan kesehatan Bagi Bung Yayan Sekeluarga.Salam hangat.

  31.  

    Selamat Ulang Tahun TNI, harapan saya singkat saja : Jadilah Militer Yang Siap Berperang ………..

  32.  

    Senang membaca tulisan Bung Yayan, terimakasih telah membuat rasa nasionalisme kami semakin kuat.

    TNI dan Rakyat tdk akan pernah renggang, karena kita sama2 menjaga Nusantara.
    Selamat ulang tahun TNI, tetaplah profesional, lekas besar, lekas pintar, dan jangan lupa selalu teratur minum vitamin alutsista agar bertambah KUAT, GAHAR dan bisa membuat GENTAR lawan2mu.

    Bersama Rakyat TNI kuat.

  33.  

    Dirgahayu TNI.. Jayalah negeriku.. Salam NKRI. Thank’s Bung Yayan, semoga sehat2 slalu

  34.  

    Dirgahayu TNI ke 69
    Patriot Sejati, Profesional Dan Di Cintai Rakyat
    Bersama Rakyat TNI Kuat
    Salam NKRI.
    Thank’s Bung Yayan, semoga sehat2 slalu.

  35.  

    Dirgahayu TNI ke 69
    Tulisan yang menarik, salam kenal bung yayan. TNI dan Rakyat Indonesia saat ini juga diperkuat
    oleh anak-anak muda kreatif dengan nasionalisme tinggi. Saat ini mereka sedang diorganisir pemerintah dan TNI. Satu kekuatan yang tidak kelihatan dan sudah terbukti disegani. Mereka adalah
    barisan Hacker Indonesia yang baru tumbuh. NKRI harga mati. Salam

  36.  

    Dirgahayu TNI..makasih bung yayan untuk goresannya..

 Leave a Reply