Jun 012016
 

Kepala Staf Umum (Kasum) TNI, Laksdya TNI Didit Herdiawan, mengatakan bahwa Tentara Nasional Indonesia (TNI) akan meningkatkan kerja sama dalam berbagai interaksi kegiatan dengan The Indian Armed Forces.

Laksdya Didit menjelaskan bahwa meski secara geografis lokasi Indonesia dan India berjauhan, namun kedua negara telah lama menjalin hubungan bilateral yang erat. Hubungan tersebut tidak hanya melibatkan antarpemimpin pemerintahan, namun juga antarpimpinan angkatan bersenjata kedua negara, yaitu TNI dan The Indian Armed Forces.

“TNI akan dengan senang hati membuka ruang diskusi dengan rekan-rekan (LPN) dari India. Kami pun berharap pertemuan hari ini bisa membantu rekan-rekan semua memperoleh bekal yang bermanfaat bagi karier penugasan Anda di masa mendatang,” ujar Laksdya Didit saat menerima kunjungan Delegasi Lembaga Pertahanan Nasional (LPN) India di Jakarta, Selasa (31/05).

Komandan LPN Letnan Jenderal NS Ghei, Pvsm (kiri) bersama Asisten Personel (Aspers) Panglima TNI Marsda TNI Bambang Samoedra, S.Sos, M.M. (Puspen TNI)

Komandan LPN Letnan Jenderal NS Ghei, Pvsm (kiri) bersama Asisten Personel (Aspers) Panglima TNI Marsda TNI Bambang Samoedra, S.Sos, M.M. (Puspen TNI)


Menurut Kasum, instansinya terus menjalankan sejumlah program strategis secara bertahap di segala bidang untuk menjadikan TNI sebagai angkatan bersenjata profesional kelas dunia. Program strategis yang dijalankan TNI tak hanya mencakup skala regional, tetapi juga global.

Pada skala regional, TNI aktif menjalin kerja sama dengan angkatan bersenjata negara-negara kawasan yang di antaranya berupa kegiatan latihan bersama, komite tingkat tinggi tahunan, pertukaran pendidikan dan personel, serta saling berkunjung antarpimpinan militer. Sementara pada tataran global, Indonesia selalu aktif berpartisipasi dalam berbagai misi di bawah bendera PBB. Salah satunya dengan mengirimkan Kontingen Garuda sejak tahun 1957.

Sumber: Republika Online

  12 Responses to “TNI Pererat Kerja Sama Dengan Indian Armed Forces”

  1. Kuch kuch hotahai

  2. Akan lagi…kata kata akan udah bosen….menipu…

  3. Awas ada DONGFENG… Ngacir.com

  4. acha…..acha nehi…..nehi tumurekate teh campur jahe enak rasane .

  5. persiapan terima TOT rudal Bramos

  6. Pasukan India sdh berpengalaman “gebuk-gebukan” dg rival beratnya yg sebenarnya msh saudara yakni Pakistan, khususnya dlm isu khasmir. Akankah pengalaman India bisa dijadikan rujukan oleh TNI, terutama bila terpaksa harus “menggebuk” tentara tetangga serumpun yg suka iseng menggeser patok perbatasan?

  7. Pak Luhut di Mata Najwa

  8. musuh tradisional si aseng… acahe… welcome to indonesia

  9. Sudah aku duga… hubungan ini untuk menggertak China.

  10. Sesuai amanat konstitusi itu PERDAMAIAN n bebas aktif
    Klu gertak cina ngaklah
    tanpa indiapun tni dan rakyat siap mati tidak takut dgn cina
    india cina rusia di ikat 2 perjanjian

 Leave a Reply