Nov 082016
 
Anoa 2

Anoa 2

Jakarta – Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengatakan, hingga kini Tentara Nasional Indonesia telah menggunakan lebih dari 200 panser angkut pasukan Anoa 6 x 6. Untuk meningkatkan produksi alat utama sistem persenjataan dalam negeri, Kementerian Pertahanan akan terus memesan, termasuk produk baru dari PT Pindad..

Kita sudah pakai produk PT Pindad. Kita lihat ada panser Badak dengan meriam 90 milimeter, panser Anoa tipe amfibi, dan kendaraan taktis Sanca. Kami akan pesan juga, ujar Ryamizard usai menyaksikan demonstrasi berbagai kendaraan tempur dan kendaraan taktis dalam dan luar negeri di sela kunjungan ke Pameran Indo Defence 2106, di Jakarta, 15/11/2016.

Menteri Pertahanan puas melihat pengembangan produk alutsista dalam negeri yang sudah dapat bersaing sehingga pihaknya memegang komitmen untuk selalu menggunakan produksi dalam negeri. Pembelian panser Badak yang bersenjatakan meriam Cockerill 90 milimeter dan kendaraan taktis Sanca akan dibahas lebih Ianjut oleh pihak Kemhan.

Panser Anoa 2 di Bandara Kuala Namu, Deli Serdang, 1/11/2016

Panser Anoa 2 di Bandara Kuala Namu, Deli Serdang, 1/11/2016

Kepala Badan Sarana Pertahanan Kemhan Laksamana Muda (TNI) Leonardi mengatakan, hingga kini, sekurangnya 250 panser Anoa yang sudah digunakan oleh berbagai satuan TNI yang dibuat Pindad.

Pemesanan alutsista, seperti panser Badak dan kendaraan taktis Sanca, menunggu permintaan pengguna yakni matra TNI, Darat, Laut, dan Udara. Pihaknya juga selalu berkomunikasi dengan pabrikan alutsista, baik BUMN maupun swasta.

Siap Mengembangkan

Beberapa waktu lalu, Direktur Utama PT Pindad Abraham Mose mengatakan, pihaknya selalu siap mengembangkan berbagai produk alutsista dan meningkatkan kapasitasnya. Sementara Dirjen Perencanaan Pertahanan Kemhan Marsekal Muda (TNI) NI Syaugi berharap, pabrikan dalam negeri lebih aktif berkomunikasi dengan Kemhan dan matra TNI selaku pemakai alutsista.

Sumber: HU Kompas

Bagikan:

  22 Responses to “TNI Telah Gunakan Lebih 200 Panser Anoa”

  1.  

    PERTAMAAXXXXX!!!!! YEAA PERTAMAAAXXXX….

  2.  

    Tuku seng okeh Pak De, telu ratus tiap kodam

  3.  

    lha itu sanca dari ostrali.

    gimana dong?

  4.  

    Dimana-mana pasukan khusus itu gak ada yang “kodian” bung…pasus itu jumlahnya terbatas, tapi kemampuannya berlipat ganda

  5.  

    kurang banyak pak RR, masa 13 Kodam cuma 200 unit berarti per Kodam sekitar 15 an unit kurang banget utk mobilisasi pasukan anggap per unit Anoa utk 2400 an prajurit jika diasumsi per Kodam kurang kebih 33000 prajurit ( pendekatan ), belum lagi personil Polri….mereja kan juga prajurit NKRI pak, kembangkan lagi yg lebih besar dan lebih kuat supaya muat prajurit dan senjata yg lebih besar, negara kita terlalu luas dan besar pak…..semiga

  6.  

    wkwkkk…jadi banyak pabrikan lokal yang ngeluarin produk gak pake desain2an. instan langsung jadi keren coyyyyy

  7.  

    tes

  8.  

    yg sabar yaaa, nnti kita gandakn biar jadi banyak tapi nunggu yg nggadain uang itu krn dia msh ditahanan nnti kita suruh gandain anoa biar dimelarkan n diperbanyak sampai sepuluh ribu, oke coy?

  9.  

    Itu camo negara mana ?

  10.  

    Perbanyak lg…utk anoa minimal harus punya 1000 unit, badak 1500 unit, dan komodo 2000 unit…

  11.  

    Test

  12.  

    satpol pp di kasih anoa juga ga???
    hihiii

  13.  

    Ngga ada yang kebal rpg 29, kecuali pakai AMAP-ADS

  14.  

    Sekarang ini Tinggal….
    Kalau bisa produksi& Lisensi kendaraan APC
    Pandur 2 Dan BTR 4 ..
    Kalau bisa ….
    Tapi ..tetap waspada Dan hati hati dengan Australia and Singapore ….
    Tetangga yang Tidak bisa dipercaya ..jangan terlalu intense diajak kerjasama…

  15.  

    Repot.. Repot.. Repot..
    Kak…..

    Pantas Kamar Kos Berantakan..
    Aku Mau Bertanya Apa bedanya sih Dengan Yang Lain Lain nya.
    Huuuffttt…

    Udah Skep 330/VIII/2009

    Udah ngepam
    15 64 28

    Udah SC 00 16030594
    ‘ 2 Desember 2011 sampai dengan 28 mei 2014 ‘

    Keputusan Sidang Pengadilan Agama 16 maret 2014 “Bercerai”
    Keputusan Pengadilan Sidang Negri 22 January 2015 ” Bebas / Merdeka ”

    Tanda Tangan

    Apa Bedanya angka 1 dengan angka 7

    Dompet KTP ATM juga sita

    Oh Iya Kak

    Mohon Maaf
    Jika Berbeda Aliran
    Mohon Maaf Jika Nyong Anak Ingusan Kemarin Sore

    Untuk Korps Marinir
    Salam Randu

    Dari Brata Bhakti 38
    84070638

    Bapak’e Inyong Sungguh Njenengan Kursus Kilat se’Indonesia

    Salam

 Leave a Reply