Jul 082017
 

ilustrasi : Pasukan TNI

Jayapura – Prajurit TNI yang bertugas di Pos Ilaga, melaporkan telah menembak mati anggota kelompok kriminal bersenjata pada Jumat 7-7-2017 sekitar pukul 15.10 WIT di Kampung Kago, Ilaga, Kabupaten Puncak Jaya, Papua.

Kapendam XVII Cenderawasih Kolonel Inf Teguh Rahardjo ketika dihubungi ANTARA, Sabtu 8-7-2017 membenarkan, sesudah terjadinya insiden penembakan yang menewaskan satu anggota kelompok kriminal bersenjata bernama Beti Murib.

“Memang benar prajurit TNI sudah menembak mati anggota kelompok kriminal bersenjata dan sewaktu dievakuasi juga ditemukan satu pucuk Revolver beserta 5 butir peluru kaliber 9 mm,” kata Kolonel Inf. Teguh Rahardjo.

Insiden terjadi beberapa saat setelah Prajurit yang bertugas di Pos Ilaga mendengar suara tembakan yang jaraknya sekitar 1 Km. Kemudian diperkuat dengan adanya laporan masyarakat bahwa kelompok OPM membawa senjata dan sudah masuk kampung.

Kolonel Teguh mengatakan, penembakan terjadi ketika 2 Prajurit, Praka Wahyu dan Pratu Angga Patroli menyelusuri sungai. Tiba-tiba saja, korban menodongkan senjatanya ke Pratu Angga, sehingga rekannya Praka Wahyu langsung melepaskan tembakan.

Dari jenazah Beti Murib yang merupakan adik bungsu dari Kalenak Murib, anggota kelompok Legakak Telenggen, ditemukan telepon seluler dan dompet di dalam Noken (tas ayaman khas pengunungan Papua) bermotif Bintang Kejora.

Kelompok Lekagak Telenggen adalah salah satu dari kelompok bersenjata di sekitar pedalaman Papua yang tergabung dalam OPM dan ingin memisahkan Papua dari NKRI.

Antara

  9 Responses to “TNI Tembak Mati Anggota Kelompok Bersenjata”

  1.  

    Membahayakan, tembak saja…

  2.  

    ga mau pertamax ahhh

  3.  

    tembak saja jika udah keliatan bukan warga/kawan.apalagi bawa senjata.

  4.  

    Jgn kch ampun… NKRI harga mati

  5.  

    Sesuai prosedur saja, bina teritorial, pendekatan, peringatan, kena kaki, kena badan…. Itu saja dipegang…..

  6.  

    Tdk perlu di beritakan yg beginian..habiskan saja seperatis

  7.  

    Mereka ini keluar masuk ke negara papua NG

  8.  

    Harus seperti itu,jangan kasi ampun!! Peneror harus langsung ditembak di tempat karena membahayakan warga dan petugas sekitar!!

  9.  

    dor aja,, wong jelas jelas anti nkri

 Leave a Reply