Apr 212017
 

US Navy latihan dengan negara-negara di Pasifik (U.S. Air Force photo by Tech. Sgt. Tony Tolley)

Jakarta – Tentara Nasional Indonesia (TNI) bekerjasama dengan US Pasific Command (USPACOM) menggelar Latihan Penanggulangan Bencana Multinasional yang diikuti oleh 30 negara kawasan Asia Pasifik, mulai tanggal 20 sampai 28 April 2017 di Jakarta.

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo yang diwakili Perwira Tinggi Staf Ahli (Pa Sahli) Panglima TNI Tk. II Bidang Ekonomi Keuangan dan Perdagangan Brigjen TNI Edison Simanjuntak saat membuka Multinational Planning Augmentation Team (MPAT) Tempest Express-30 di Hotel JW Marriot, Jakarta, Kamis (20/4/2017) mengatakan bahwa, kegiatan MPAT Tempest Express-30 adalah suatu kegiatan penanggulangan bencana multinasional.

Lebih lanjut Brigjen TNI Edison Simanjuntak menyampaikan bahwa pada kegiatan Tempest Express-30 ini, akan di diskusikan tentang bagaimana memberikan bantuan yang cepat dan luas kepada negara yang sedang tertimpa bencana di kawasan Asia-Pasifik. “Dalam rangkaian kegiatannya nanti, kita juga akan berkoordinasi bagaimana bekerja dengan instansi terkait dan berbagai negara multinasional,” ucapnya.

“Latma Tempest Express-30 menggabungkan kerja sama berbagai organisasi yang berbeda antara militer, komunitas kemanusiaan, instansi pemerintah dan instansi sipil lainnya, yang bersama-sama untuk merencanakan terhadap skenario tindakan penanganan yang dapat terjadi kapan saja di Asia Tenggara,” jelas Brigjen TNI Edison Simanjuntak.

Brigjen TNI Edison Simanjuntak menyatakan peristiwa bencana alam dalam suatu negara bukan hanya tanggung jawab pihak sipil atau komunitas kemanusiaan semata. “Keberhasilan misi-misi penanganan bencana alam, baik di dalam negeri maupun ke luar negeri sangat bergantung pada kerja sama sipil, militer, komunitas kemanusiaan, pemerintah, LSM dan organisasi terkait lainnya,” terangnya.

Menurut Pa Sahli Panglima TNI Tk. II Bidang Ekonomi Keuangan dan Perdagangan Brigjen TNI Edison Simanjuntak, pasukan militer sering kali dilibatkan dalam penanganan bencana di beberapa Negara, seperti Indonesia. “TNI merupakan pihak pertama dan pendukung utama, bahkan terkadang sebagai pelaku utama dalam menangani kondisi bencana alam,” katanya.

Paban 7 Latma Sops TNI Kolonel Inf A. Budi Handoyo selaku Direktur Latma Tempest Express-30 mengatakan, latihan ini diikuti oleh 30 negara yaitu Australia, Cambodia, France, India, Japan, Maldives, New Zealand, Philippines, Sri Lanka, Tuvalu, Vanuatu, Bangladesh, Canada, Fiji, Indonesia, Korea, Mongolia, Brunei, East Timor, Germany, Italy, Malaysia, Nepal, Papua New Guinea, Singapore, Thailand, United Kingdom, Vietnam, Solomon Island, Tonga, dan United States.

Menurut Direktur Latma Tempest Express-30, Materi Latma Tempest Express-30 yang disampaikan diantaranya Humanitarian Stakeholders, Humanitarian Principles, International Disaster Response Operations, CM Coord & Hu MOCC, Humanitarian Logistics, IDN Disaster Response Mechanisms, MNF SOP Introduction and MNF SOP HA/DR Annex.

“Dalam Latma Tempest Express-30, terdapat pula instansi pemerintah yang terlibat yaitu Kemensos, Kemenkes, Pemprov Yogyakarta, Pemkab Sleman, Pemkab Bantul, BNPB, BPBD Yogyakarta, BATAN Yogyakarta, Kantor SAR Yogyakarta (Basarnas/SAR), Polda Yogyakarta (District Police),” tambah Kolonel Inf A. Budi Handoyo.

Turut hadir dalam upacara pembukaan diantaranya, Kapusinfolahta TNI Marsma TNI Dadang Hermawan M.Sc, Kolonel Mark Railey, Kepala Kantor Kerjasama Pertahanan Amerika Serikat di Jakarta, Mr. Scoot A. Weidie dan Kepala Bagian Kerjasama Latihan dan Program Multinasional (USPACOM J712).

Puspen TNI

Komentar Facebook :
Bagikan Artikel:

  33 Responses to “TNI – US Pasific Command, Gelar Latihan Multinasional”

  1. MMM

  2. permamax

  3. arep komen opo aq bingung

  4. pertamina F1..

  5. Pokoknya kalau you punya fleepolt;you kasih ke I, I jamin you bisa latihan sama pasific command tiap tahun; I kasih deh chinook blackhawk apache viper herky f 35; you boleh bolong eks alutsista nato buatan usa. Tapi you inlander patuh ama I. I ngga suka Assad, you juga ngga suka! You damai juga dg israel. Jangan you jual juga hasil bumi ke Naga semuanya! Nanti I kasih catalogue alutsista, kongless pasti setuju you pengen punya apa.. Tapi kalau you ngga suka apalagi say No.. wah kita bule USA olang baik hati, so jangan kaya ilak suliah libya afghan (bukan penyanyi)

    • Silahkan serang kami 5000 tomahoaxmu tak akan pernah bisa menghancurkan kami….justru tekad n semangat kami semakin kuat selanjutnya kami akan bawa kematian didepan matamu… NKRI harga mati !!!

    • yadeh…I kasih Fleepolt ..gpp deh..ambil2…tapi jangan yang Freeport ya…..gue jitak you…

    • I tak suka lu mau tawar apa la .. you dikit-dikit Tawar Hiba lah… kehkehekehhhh

    • I Gk Mau Lah Paling Nanti You Cuma Kasih Hibahlah…

  6. 30 Negara ikut latihan yg diselenggarakan di ibu kota jakarta. kebanyakan dari pasifik. ada apa ya ?

  7. Kegiatan ini memungkinkan para peserta untuk :

    Lumayan, lumayan, bisa borong gudegnya entah gudeg Sagan atau Wijilan.

    Bisa borong kaus Dagadu.

    Bisa borong batiknya.

    Bisa ikut cicip2 sate jamu.

    Xixixi kegiatan ini secara tidak langsung ikut menyukseskan program 20 juta turis xixixi

    • Bedanya gudeg Sagan atau Wijilan apa Bung TN….?

      • Silakan cicip sendiri ya.

        Masing-masing punya keunikan rasa sendiri.

        • @TN, Phd

          Mungkin bung Phd ketinggalan informasi…saat ini kami sdg memberlakukan moratorium sate jamu utk melindungi populasi para “jamu”.

          Coba dibayangkan, seandainya tiap hari ada puluhan ekor “jamu” yang dipotong diseantero jogja…lalu siapa yg akan mengamankan rumah kami, kampung kami…yang menjaga harta benda dan ternak kami?

          Tolonglah bung Phd, ikut memikirkan hal ini…

      • gudeg sagan menurut saya lebih bisa dinikmati orang luar Jogja, dengan santan yg lebih pekat dan rasa manis yg dikurangi..

        gudeg wijilan dasarnya dari gudeg sekitar keraton YK. manis…
        mbok lies dan yu djum yg saya tau,, nah bagi mhs yg akan pulang dan membeli oleh2 biasanya membeli dalam bentuk terbungkus besek (seperti besek tape jawa timuran)

        di solo dan semarang juga ada gudeg lokal..
        tapi bagi saya yg suka masakan jawa timuran (pedas gaya cak!) minta saja tambahan cabe isi krecek. saya fav sama gudeg di sewon bantul…
        suasananya seperti makan dirumah… jadi lapar, makan dulu.

        • Achhh…menurut saya kok sama aja bung bhisma

          Mau makan gudeg dimanapun rasanya sama saja…sama2 dibayarin, heeeee

          • Hihihi… Jadi Laper Nih … Makan Dulu Ahhh… 😀

          • Ehhhh…mentang2 namanya pake jimmy pula, nanti ujungnya minta dibayarin…ngak usahlahya.

            #kemarin jualan bmp-3…ane kagak ditraktir !!!

          • ????… Miaaaawww…

          • sama yaa!!??? xixixi
            tapi kebanyakan perantauan disana awalnya tidak suka gudeg, karena kemanisan.. setelah makan agak mual dan bermasalah di perut.. tapi setelah lama mungkin akan jadi salah satu makanan fav.

          • Di Kasih Sambal Krecek Enak tuh… 😀

      • Bedanya begini bung cendol…

        Kalo makan gudeg wijilan, apalagi dipagi hari…kalo nasib lg mujur bisa sambil nglihat putri-putri kraton lg joging di alun2 selatan.

        Nah kalo disagan, paling banter nglihat ambulan mo nganter pasien ke RS Panti Rapih…tapi kalo tengah2nya menyantap gudeg, lalu ada orang melintas sambil menuntun motor…mungkin itu bung bhisma yang sdg apes, motornya kena paku dijalan

        • puteri keratonnya gak pernah jogging disana,, kejauhan. keraton dalem saja begitu luas.
          kalo disagan buka malam hari setelah toko tutup,,
          yg disagan kerennya itu ada grup musik keroncongnya..

          ha ha ha,, ketahuan motor butut saya sering gembos…

          nah kalo kebarat dari sagan sedikit,, ada yg main kelereng,, itu bung Jimi cs, kebarat dikit hati2 banyak menwa sangar2 ha ha ha…

          nah dari bunderan itu kearah utara terus ke timur,, setelah Masjid kampus itu, dahulunya dijadikan inspirasi novel fenomenal “cintaku di kampus biru”. setelah reformasi kalah kesan dengan kampus biru tri sakti..

    • Bung TN PHD bisa juga canda ya. kira dpan komputer isi nya kalkulator sama teropong, juga buku matematika xaxaxaxaaaa

    • 😛 😆

      • saya pikir untuk penanggulangan bencana kapal tipe MRSS efektif dimiliki Indonesia…

        dalam keadaan bencana bisa untuk logistik, RS, deploy relawan, evakuasi.

        dalam keadaan rutin bisa tuk latihan, kapal komando, patroli, muhibah,

        dalam keadaan perang apalagi,, 163 meter dg kecepatan max 18 knot.. dibabar hitungannya bung TN!!!

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)