TNI Utamakan Pengadaan Alutsista Produk Dalam Negeri

Roket Rhan Pindad (PT Pindad)

Surabaya – Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengutamakan pengadaan alat utama sistem persenjataan / alutsista produksi dalam negeri seiring telah dilakukannya alih teknologi, salah satunya oleh PT PAL Indonesia.

Salah satu produk alutsista yang melakukan transfer teknologi Indonesia adalah kapal selam KRI Nagapasa class. Kapal selam ketiga DSME itu, akan dirakit di PT PAL Surabaya, Jawa TImur.

“Selain KRI Nagapasa, ada beberapa peralatan tempur lainnya yang merupakan produksi dalam negeri yang dipamerkan di sini,” ujar Laksamana Muda TNI Darwanto kepada wartawan, Minggu 17-9-2017 di sela pameran HUT ke-72 TNI di Koarmatim, Surabaya.

KRI Nagapasa class ketiga akan dibangun di PT PAL, Surabaya, Jawa Timur (Korps Hiu Kencana)

Laksamana Muda TNI Darwanto menjelaskan Alutsista yang dipunyai TNI Angkatan Darat malah telah banyak yang diproduksi oleh perusahaan dari dalam negeri.

“Seperti beberapa kendaraan tempur jenis Anoa milik TNI AD itu merupakan produk dalam negeri. Beberapa Alutsista milik Angkatan Udara dan Angkatan Laut saya lihat juga sudah banyak teknologi yang sudah dikembangkan oleh perusahaan dalam negeri,” ucap Laksamana Muda TNI Darwanto.

TNI Angkatan Laut sendiri, lanjut Pangarmatim, sekarang ini sedang memesan sejumlah unit kapal selam di PT PAL Indonesia, menindaklanjuti pengembangan hasil alih teknologi dari perusahaan galangan kapal Badan Usaha Milik Negara itu dengan perusahaan Korea Utara.

Bagi TNI, Pangarmatim menambahkan, sangat menyambut baik alih teknologi yang sudah dilakukan perusahaan dalam negeri dengan negara lain. “Dengan begitu kebutuhan alutista yang diinginkan TNI bisa dipenuhi di dalam negeri sendiri,” ujar Laksda TNI Darwanto.

Terlebih kondisi Alutsista yang dimiliki TNI memang harus segera diremajakan sebab kebanyakan umurnya sudah terlalu tua. “Sekarang ini sedang kita ganti satu persatu. Tinggal menunggu kuota yang diberikan pemerintah terhadap perusahaan dalam negeri kita sebesar apa. Apa mau seratus persen pengadaan Alutsista dibangun sendiri di dalam negeri, nanti terserah keputusaan pemerintah,” kata Pangarmatim Laksda TNI Darwanto. (Antara).

TERPOPULER

Tinggalkan komentar