Nov 162016
 

202320oflr9d87afw60is3

Resimen pertahanan udara dari Grup Angkatan Darat ke-39 China melakukan latihan penembakan dengan peluru tajam dari sistem meriam ganda PGZ07 kaliber 35mm dan rudal pertahanan udara HQ-17 alias TOR M1 namun versi China.
Meski memiliki jangkauan pendek, namun HQ-17 diklaim memiliki tingkat probilitas hit mencapai 90% untuk mencegat rudal jelajah musuh. TOR M1 China khusus dirancang untuk menyerang ppesawat tempur, helikopter, bom pintar dan rudal jelajah musuh yang terbang rendah.
202332zdowqr7mb2bebbzm  202430tftw66269np99ptf

China telah membeli 25 unit sistem TOR M1, dan memproduksi lisensinya yang diberi nama HQ-17 dengan perbedaan utama pada kendaraan pengangkut, antenna sistem identifikasi teman atau musuh (IFF), radar pindai elektronik dengan kemampuan yang lebih baik menghadapi serangan jamming musuh, dan memiliki kesesuaian datalink dengan sistem Cina lainnya.

202436c8zx0kxhbkkcx4n1 202437u1tpna1kk1n6dpqr

HQ-17 cukup tangguh untuk dapat bertempur dengan unit garis depan lainnya seperti batalion tank, dan melindunginya dari serangan helikopter dan pesawat tak berawak musuh. Dengan persenjataan utama rudal peluncur vertikal yang memungkinkan HQ-17 untuk menghadang serangan beberapa rudal jelajah musuh seperti Tomahawk AS atau HF-IIE Taiwan.
202415oj6y550pg5gbtztg

Sedangkan PGZ-07 adalah kendaraan lapis baja yang dipersenjatai dengan dua meriam kaliber 35mm yang terpasang di setiap sisi turret. PGZ-07 dapat menembakkan lima jenis amunisi berbeda yang sama mematikannya, yakni amunisi pembakar HEI (High Explosive Incendiary), HEI-T (High Explosive Incendiary Tracer), SAPHEI-T (Semi-armor-piercing high-explosive incendiary), PMBDPF dan TP- T (Target Practice Tracer).

Sistem senjata anti-pesawat PGZ-07 dapat mengalahkan hampir semua ancaman udara, darat dan permukann laut, termasuk juga melibas kendaraan lapis baja ringan.

  28 Responses to “TOR M1…Pelindung Batalion Tank di Garis Depan”

  1.  

    Apa TNI berminat ya.?

  2.  

    No wayyy

  3.  

    Oh ya

  4.  

    Ora tuku….made in China….meskipun murah meriah….tetep jual barang KW 3…

  5.  

    Smg ada niatan Kemhan utk membeli Lisensi nya,,

  6.  

    banyakin mampad portable dan mampad javelin,, buat hajar tank berat dan pesawat yg terbang rendah…

  7.  

    Lho kok komen nya nyasar disini.?

  8.  

    Borong

  9.  

    lebih baik kita punya Pantsyr varian anyar

  10.  

    Mendingan beli yang asli dari rusia

  11.  

    cari aman mending jangan beli dulu dari cinak..takunya ngadat lagi dan meledak di tempat, bisa berabe kan..

  12.  

    indo lagi mempertimbangkan…mengkaji..mempertimbangkan lagi..mengkaji lagi..sampai kiamat hehehehehe

  13.  

    alangkah bangganya jika NKRI bisa mmbuat rudal2 canggih plus kendaraanya maka bisa dipastikn angkasa ngr kita aman.

  14.  

    tapi tak bisa menghadang LGM-30 :v

  15.  

    Teori bagus, tapi bukti lapangan kalah juga ma milan

  16.  

    Tes

  17.  

    Stop beli alutsista buatan Cina

  18.  

    Stop beli alutsista buatan Cina!

  19.  

    TNI mesti beli pantsir S-2 sbg payung udara melindungi garis depan armada MBT Leopard kita.

  20.  

    Tesy

  21.  

    Maaf…
    Saya lebih percaya MANPADS dan JEVELIN yang sudah di miliki TNI AD

  22.  

    Untuk anti tank, sebelum diakusisinya Jevelin, Armburst, C90-CR dan FP89 Norinco.
    TNI sudah lama menggunakan anti tank era th 80-an yang tetap diopersikan TNI hinga sekarang, yaitu LRAC M89mm, M80, M4 CarlGustav dan RPG7.

  23.  

    test

  24.  

    Test

  25.  

    Laras 35mm….Laras 30mm…..begitu strategisnya…kalo menguasai teknologi ini…bisa dipasang dimana aja…kecuali kapal selam ahahah

  26.  

    Tanggung …
    Kalau mau Beli yang Seperti ini …
    Beli saja Pantsyir ….
    Sudah Cukup …semua nya dapat di Pantsyir .
    Sekarang ini Bapak RI 1 sedang rajin berkunjung Ke markas TNI ..minta dukungan …
    Sebaiknya Minta dibelikan Alutsista yang bagus Dan terbaru …
    Sebaiknya segera Dan jangan ditunda..

  27.  

    saya masih ingat kata pejabat militer cina mengenai delay rudal c705 dgn alasan krn dipengaruhi faktor alam,suhu dan kelebaban di Indonesia.

    jd karena suhu dan kelebaban kita dgn alutsista cina tidak cocok maka jangan dibeli walau murah.

    mending beli made in ceko daripada cina.

 Leave a Reply