TOR M1…Pelindung Batalion Tank di Garis Depan

28
12

202320oflr9d87afw60is3

Resimen pertahanan udara dari Grup Angkatan Darat ke-39 China melakukan latihan penembakan dengan peluru tajam dari sistem meriam ganda PGZ07 kaliber 35mm dan rudal pertahanan udara HQ-17 alias TOR M1 namun versi China.
Meski memiliki jangkauan pendek, namun HQ-17 diklaim memiliki tingkat probilitas hit mencapai 90% untuk mencegat rudal jelajah musuh. TOR M1 China khusus dirancang untuk menyerang ppesawat tempur, helikopter, bom pintar dan rudal jelajah musuh yang terbang rendah.
202332zdowqr7mb2bebbzm  202430tftw66269np99ptf

China telah membeli 25 unit sistem TOR M1, dan memproduksi lisensinya yang diberi nama HQ-17 dengan perbedaan utama pada kendaraan pengangkut, antenna sistem identifikasi teman atau musuh (IFF), radar pindai elektronik dengan kemampuan yang lebih baik menghadapi serangan jamming musuh, dan memiliki kesesuaian datalink dengan sistem Cina lainnya.

202436c8zx0kxhbkkcx4n1 202437u1tpna1kk1n6dpqr

HQ-17 cukup tangguh untuk dapat bertempur dengan unit garis depan lainnya seperti batalion tank, dan melindunginya dari serangan helikopter dan pesawat tak berawak musuh. Dengan persenjataan utama rudal peluncur vertikal yang memungkinkan HQ-17 untuk menghadang serangan beberapa rudal jelajah musuh seperti Tomahawk AS atau HF-IIE Taiwan.
202415oj6y550pg5gbtztg

Sedangkan PGZ-07 adalah kendaraan lapis baja yang dipersenjatai dengan dua meriam kaliber 35mm yang terpasang di setiap sisi turret. PGZ-07 dapat menembakkan lima jenis amunisi berbeda yang sama mematikannya, yakni amunisi pembakar HEI (High Explosive Incendiary), HEI-T (High Explosive Incendiary Tracer), SAPHEI-T (Semi-armor-piercing high-explosive incendiary), PMBDPF dan TP- T (Target Practice Tracer).

Sistem senjata anti-pesawat PGZ-07 dapat mengalahkan hampir semua ancaman udara, darat dan permukann laut, termasuk juga melibas kendaraan lapis baja ringan.

28 KOMENTAR

  1. Tanggung …
    Kalau mau Beli yang Seperti ini …
    Beli saja Pantsyir ….
    Sudah Cukup …semua nya dapat di Pantsyir .
    Sekarang ini Bapak RI 1 sedang rajin berkunjung Ke markas TNI ..minta dukungan …
    Sebaiknya Minta dibelikan Alutsista yang bagus Dan terbaru …
    Sebaiknya segera Dan jangan ditunda..

  2. saya masih ingat kata pejabat militer cina mengenai delay rudal c705 dgn alasan krn dipengaruhi faktor alam,suhu dan kelebaban di Indonesia.

    jd karena suhu dan kelebaban kita dgn alutsista cina tidak cocok maka jangan dibeli walau murah.

    mending beli made in ceko daripada cina.