Jun 202018
 

Jakartagreater.com, Perusahaan Pertahanan Leonardo akan memasok torpedo Black Shark Advanced (BSA), dengan dukungan logistik terkait, ke Angkatan Laut Italia untuk melengkapi kapal selam Seri 2 U212A. Peralatan baru ini secara signifikan akan meningkatkan kemampuannya untuk melawan kapal selam dan deterrent (penangkis) bagi Angkatan Bersenjata, dirilis situs Leonardocompany.com, 20-6-2018.

Black Shark Advanced adalah evolusi dari torpedo kelas berat Black Shark, yang telah diakuisisi oleh banyak negara termasuk Chili, Indonesia, Malaysia, Portugal dan Singapura. Versi terbaru ini mengintegrasikan bagian inovatif dari produksi energi, terdiversifikasi sesuai dengan penggunaan sistem, untuk tujuan pelatihan maupun operasional.

Ketika BSA digunakan untuk kegiatan pelatihan, baterai isi ulang yang baru dikembangkan, memungkinkan jumlah peluncuran yang lebih banyak – hingga seratus – dibandingkan dengan versi sebelumnya, menawarkan penghematan yang signifikan pada biaya operasional.

Dalam konfigurasi operasional, BSA dilengkapi dengan baterai inovatif yang memastikan peningkatan kapasitas dan kinerja. Solusi baru juga memungkinkan pengurangan yang signifikan dalam biaya manajemen sepanjang siklus hidup sistem.

Dibuat di Italia di pabrik Livorno, Black Shark Advanced mewakili keunggulan di sektor pertahanan bawah laut, hasil dari prestise besar diperoleh berkat sinergi dan kolaborasi yang intens antara Angkatan Laut Italia dan industri nasional.

  16 Responses to “Torpedo Black Shark Advanced untuk Kapal Selam Italia”

  1.  

    Katanya nagapasa class akan dipersenjatai torpedo ini. Apa sudah dipesan atau cuma wacana aja?

  2.  

    bahan peledaknya kita ga bisa buat seperti punya italia, malaysia saja yg jaguh saja kesulitan buat bahan peledak yg high eksplosive aka torpex, apa lagi indonesia paling ya pakai campuran mercon campur bensin……….xixi

  3.  

    Indonesia is very keen on developing torpedo drone, an autonomous underwater independent system. The system is far more viable option for limited budget, some of which is perfectly suit for shallow water and mini submarine.

    The research proposal is divided into three parts: explosive, engine and underwater remote control.

    Black Shark torpedo is a typical Indonesian military such shortcoming a good problem solving idea as it is a coordinated research program.

  4.  

    Menyeramkan….!!!!!!

  5.  

    Indonesia sudah bisa bikin terpedo tinggal pendorong sama seekernya yg blom mandiri

  6.  

    Borong ilmunya agar bs mengembangkan sendiri,he3.ngawur.com

  7.  

    Kok tulisan headline JKGR kayak font Harpot ya??

 Leave a Reply