Jun 182019
 

Makassar, Jakartagreater.com – Torpedo jenis MK. NC. 44 MOD yang berukuran besar sebagai salah satu senjata Alutsista penghancur kapal atas air dan kapal selam akan sambut pengunjung di Naval Museum Pangkalan Utama TNI AL VI (Lantamal VI) Makassar pada Selasa 18-6-2019.

Dua peluru torpedo yang yang sudah tampak dipajang di ruang utama Naval Museum Lantamal VI ini adalah salah satu Alutsista andalan yang pernah dimiliki oleh kapal-kapal perang TNI AL.

Letkol Laut (KH) Jarwadi selaku seksi pengumpulan materi Naval museum mengatakan torpedo ini adalah termasuk salah satu Alutsista yang dimiliki oleh kapal-kapal perang yang dipakai dalam peperangan untuk menjaga keutuhan NKRI di masa lalu.

Peluru terpedo yang telah purna tugas itu akan melengkapi koleksi sejarah Alutsista TNI AL di Naval Museum Lantamal VI Makassar, ujar Letkol Laut (KH) Jarwadi.

Pesan yang ingin disampaikan Letkol Laut (KH) Jarwadi, dalam pemajangan peluru terpedo di Naval museum ini adalah :

  1.  Menginformasikan kepada masyarakat tentang salah satu Alutsista handal yang pernah dimiliki oleh kapal-kapal perang TNI AL yaitu Torpedo dengan harapan dapat berguna sebagai wahana pendidikan bagi masyarakat yang berkunjung ke Naval museum Lantamal VI dalam menambah pengetahuan militer khusunya TNI AL.
  2. Diharapkan mampu menularkan semangat patriotisme bagi pelajar dan mahasiswa dan pengunjung lainya.
  3. Diharapkan dapat berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan negara dibidang pertahanan dan sejarah TNI AL”.

Torpedo jenis MK. NC. 44 MOD merupakan peluru andalan TNI AL buatan Amerika Serikat, dan di bawah lisensi Kanada, Prancis, Italia, Jepang dan Inggris dan mempunyai kecepatan 30 knot (56 km / jam; 35 mph) serta bisa menempuh kedalaman air maksimum sampai 1.000 meter (910 m),

Pada zamannya terpedo tersebut dapat ditembakkan dari kapal perang perusak dan pesawat terbang. (Dispen Lantamal VI)

  One Response to “Torpedo MK. NC. 44 MOD Penghancur Kapal Masuk Museum”

  1.  

    Ex kapal perang jenis apa??
    Pasti teknologi tahun 1960 an .