Nov 082017
 

Komandan KRI Bima Suci Letkol laut (P) Widiyatmoko Baruno Aji dan Dansatlat Kartika Jala Krida 2017 menggelar kegiatan mandi khatulistiwa untuk pertama kalinya  yang telah melewati garis lintang nol derajat, pada Selasa 7-11-2017 di Samudera Hindia.

Samudera Hindia, Jakartagreater.com – Komandan KRI Bima Suci Letkol laut (P) Widiyatmoko Baruno Aji dan Komandan Satuan Latihan Kartika Jala Krida 2017 Letkol Laut (P) Tonny Sundah M.Tr.Han., menggelar kegiatan mandi khatulistiwa untuk pertama kalinya ditengah pelayaran Operasi Satgas KJK tahun 2017 yang sudah melewati garis lintang nol derajat, pada Selasa 7-11-2017 di Samudera Hindia.

Komandan KRI Bima Suci Letkol laut (P) Widiyatmoko Baruno Aji dan Dansatlat Kartika Jala Krida 2017 menggelar kegiatan mandi khatulistiwa untuk pertama kalinya yang telah melewati garis lintang nol derajat, pada Selasa 7-11-2017 di Samudera Hindia.

Kegiatan diawali dengan penjemputan para pelaut-pelaut muda diantaranya 119 Taruna dan Taruni Akademi Angkatan Laut Angkatan Ke-64 dan para Awak Kapal Layar Latih KRI Bima Suci yang belum disucikan oleh para Punggawa yakni anak buah dari Kapten Davy Jones.

Komandan KRI Bima Suci Letkol laut (P) Widiyatmoko Baruno Aji dan Dansatlat Kartika Jala Krida 2017 menggelar kegiatan mandi khatulistiwa untuk pertama kalinya yang telah melewati garis lintang nol derajat, pada Selasa 7-11-2017 di Samudera Hindia.

Kedatangan Kapten Davy Jones, Dewa Neptunus dan Dewi Amfrite yang muncul dari dasar lautan disambut hangat oleh Komandan KRI Bima Suci dan Komandan Satgas KJK 2017. Dalam amanatnya Kapten Davy Jones menyampaikan bahwa pada pagi hari datang dari dasar laut Dewa Neptunus dan Dewi Amfrite untuk menyucikan para peserta untuk mandi khatulistiwa..

Pada kegiatan ini para Taruna dan Taruni AAL serta Awak KRI Bima Suci melakasanakan mandi khatulistiwa di geladak tengah KRI Bima suci yang disiram dengan air laut.

Komandan KRI Bima Suci Letkol laut (P) Widiyatmoko Baruno Aji dan Dansatlat Kartika Jala Krida 2017 menggelar kegiatan mandi khatulistiwa untuk pertama kalinya yang telah melewati garis lintang nol derajat, pada Selasa 7-11-2017 di Samudera Hindia.

Selanjutnya masing-masing nama dari Taruna dan Taruni AAL serta Awak Kapal Layar Latih KRI Bima Suci dipanggil dan diperintah menghadap Dewa Neptunus dan Kapten Davy Jones untuk pelaporan nama, pemberian nama suci, mandi air laut dan para peserta mendapatkan suguhan jamu dari dasar laut sebagai tanda bahwa peserta telah bersih dan suci ketika melewati garis khatulistiwa.

Komandan KRI Bima Suci Letkol laut (P) Widiyatmoko Baruno Aji dan Dansatlat Kartika Jala Krida 2017 menggelar kegiatan mandi khatulistiwa untuk pertama kalinya yang telah melewati garis lintang nol derajat, pada Selasa 7-11-2017 di Samudera Hindia.

Di akhir kegiatan, Komandan KRI Bima Suci dan Komandan Satgas KJK 2017 memberikan sertifikat dan foto bersama sebagai tanda berakhir kegiatan Tradisi mandi Khatulistiwa.  (Dispenal).

  10 Responses to “Tradisi Mandi Khatulistiwa di Samudra Hindia”

  1. Mandi dulu biar swegeeerr

  2. Asal jgn mandi kembang tengah malam aja!he3

  3. Hati hati ntar ketemu jack sparrow..

    • Dlm sejarah aslinya dia akhirnya dia mendapat amnesti dan abolisi dr kesultanan Turki klu tdk salah, dan menjadi mualaf. Bgt jg Barbarosa klu tdk salah namanya pahlawan bg Islam dlm sejarahnya karena mampu menghancurkan Armada Barat yg menyerang Jazirah Arab dan Afrika walau armadanya kecil mampu mengalkahkan Armada penyerang yg sangat besar,cuma pihak Barat selalu membuat sejarah terbalik menjadi Versi mereka!

 Leave a Reply