Dec 012014
 

image

Boyolali – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Marwan Jafar berencana mentransmigrasikan anggota Tentara Nasional Indonesia ke wilayah perbatasan RI-Malaysia. Transmigrasi Terpadu atau Kota Terpadu tersebut akan diluncurkan tahun 2015 dan diperuntukan untuk anggota TNI.

Informasi tersebut diungkapkan Marwan Jafar kepada wartawan sebelum menghadiri sebuah seminar dan lokakarya di Donohudan, Boyolali, Jawa Tengah, Minggu (30/11/2014).

Jafar menjelaskan, program tersebut akan digulirkan pada Maret atau April tahun depan. Lokasi yang diprioritaskan adalah di wilayah Kalimantan Barat dan Timur yang berbatasan langsung dengan Malaysia.

Lebih jauh, Jafar menerangkan bahwa anggota TNI akan diminta untuk menghuni tempat tersebut demi menggerakkan sektor ekonomi dan juga menjaga pertahanan.

“Akan kita bentuk transmigrasi terpadu di daerah perbatasan yang akan dihuni oleh tentara kita yang mampu menggerakan sektor ekonomi dan menjaga pertahanan kita, dan keberadaannya akan membuat lebih tenang,” kata Jafar.

Jafar menambahkan, sebagai pilot project, lokasi transmigrasi akan dihuni oleh 4.000 hingga 6.000 kepala keluarga.

“Tentunya kita kerja sama dengan investor untuk membangun tempat ibadah, pendidikan anaknya, kesehatan anaknya, pokoknya semua bidang yang berkaitan dengan kebutuhan dasar atau basic needs akan kita penuhi. Istilahnya, Kota Terpadu kita siapkan,” kata Jafar. (Kompas.com).

  23 Responses to “Transmigrasi Anggota TNI ke Perbatasan Kalimantan”

  1.  

    Ide yang bagus

    •  

      Ide yg bagus. Cuma herannya kenapa masih berpikir dng pendekatan proyek. Proyek selesai. wassalam.
      Apa tidak dipikirkan menempatkan para transmigrasi di kampung2 yg sudah ada di daerah perbatasan, sehingga bisa memperkuat masyarakat yg sudah tinggal disana, merubah kampungnya yg mungkin terisolir menjadi sebuah kota kecil setingkat kecamatan di Jawa.

    •  

      Ide ini mirip gaya pasukan Romawi menaruh garnisun utama tentara mereka di perbatasan dan membentuk kota2 baru..spt di Inggris garis Hadrian..maupun di tanah Jerman sbg batas dgn Viking land…VOC jg membentuk spt ini dgn Cina Benteng di Tanggerang maupun Depok dan Bekasi…..logis..tapi butuh kesabaran..

    •  

      betul, ide yg bagus, klo bisa jgn cuman anggota tni, purnawirawan juga harus ditawari

  2.  

    Nyimak

  3.  

    halo, salam kenal 🙂

  4.  

    ide-ide kyak gini patut kita dukung,

  5.  

    boleh boleh penjaga plus penggerak perekonomian mantap

  6.  

    program transmigrasi akan mnjadikan prajurit tni tmbah sejhtera, sbagaimna d dsun saya rata2 mnjadi kluarga sjahtera asal rajin dn tekun mngolah lahan yg sudh dfasilitasi pemerintah. Kami mrupakn petani karet & sawit yg alhamdulillah kami mmpu mmbangun rumh permanen dn mmpu bli roda4

  7.  

    Contoh Nyata pencerminan TNI adalah bagian dari Rakyat.
    Maju terus TNI, rakyat mendukungmu.

  8.  

    Suatu Langkah yang bagus untuk menempatkan Tenatara maupun Pensiunan tentara sekaLian menjaga perbatasan kita serta membuat ruang Lingkup ekonomi baru diperbatasan , dan suatu soLusi bagi TNI kita yang beLum mempunyai hunian memiLiki hunian , mudah2an ada investor yang tertarik , saya harap kedepan jangan KaLimantan saja kaLau bisa irian dan perbatasan Papua nugini 🙂

  9.  

    Ide brilian, cepat dan segera laksanakan pembangunan infrastrukturnya lebih dahulu, tahun 2015 harus sudah beres, sehingga dapat segera ditempati oleh transmigran !!!

  10.  

    Hati2 jangan sampai melupakan putra daerah. Penduduk asli wajib diajak untuk meningkatkan kemakmuran sebab bilamana hanya sekedar memasukkan pendatang sekalipun tujuannya baik namun bila meninggalkan penduduk asli untuk membangun maka akan memiliki potensi SARA pada akhirnya. Belajarlah dari kasus2 di Aceh, Kalimantan, Papua dan Timor Timur

  11.  

    Klu pemerintah benar2 mau menjadi abdi rakyat, mk akan muncullah ide2 kreatif, yg mudah2an ide2 tsb bisa langsung direalisasikan.
    Kenapa? Karena dia bisa fokus berfikir hanya utk rakyat!
    Klu saja itu terjadi sejak dulu, mk pemerataan sdh di rasakan oleh bangsa ini. Tp sudahlah, tdk baik meratapi nasib!
    Kini yg terpenting kerja, kerja, dan kerja. Titik!
    Salut atas idemu, pak menteri!

  12.  

    Mungkin perlu jg dibangun jalan raya Akap/Antarkota antarpropinsi yg membentang di sepanjang garis perbatasan dgn negara lain guna mempermudah mobilitas dlm menjaga perbatasan dn mobilitas barang dn jasa sehingga dpt meningkatkan pembangunan perekonomian masyarakat daerah tsb.

  13.  

    Sebuah strategi militer yg jitu.Setelah penempatan marinir dibatam, membuat pangkalan militer natuna dan tanjung datuk, sekarang pemerataan kekuatan langsung…dalihnya transmigrasi..sangat cerdas…operasi illegal fishing tes case terhadap reaksi negara lain bila RI benar2 menutup lautnya untuk pihak asing.Sama seperti RRT yg mengklaim LCS..dilihat siapa yang paling banyak protes dan bacot..terbuktikan ???? siapa yg selama ini selalu maling dan klaim ? ..ini baru dari satu matra…lanjutkan dengan episode ke dua untuk ilegal logging dan moratorium tki…musuh terbesar biasanya kawan terdekat.. menghabisi si rumpon (kadang ) tak perlu dengan senjata…tapi jangan lengah dengan selatan…sebentar lagi mereka juga akan test dengan alat barunya.kira2 apa ya…

  14.  

    Dngn yg selatan Indonesia sudah punya anti dot nya ,,mohon tetap tenang

  15.  

    nanti tni disana jangan jadi pembeking ilegal logging ya, please

 Leave a Reply