Mei 302015
 
Ocean Eagle 43MH

Ocean Eagle 43MH

Galangan kapal Prancis, Constructions Mécaniques de Normandie (CMN) memperkenalkan kapal trimaran penyapu ranjau yang baru, Ocean Eagle 43MH dalam pameran IMDEX 2015 di Singapura.

CMN mengatakan menargetkan angkatan laut India dan Indonesia, sebagai pembeli potensial untuk menggantikan kapal penyapu ranjau (MCM) mereka yang sudah tua.

Kapal Ocean Eagle 43MH memungkinkan menyebarkan hingga enam kendaraan bawah air tak berawak (UUVs) untuk identifikasi ranjau, inspeksi, dan penghancuran. Kapal ini juga dapat mengangkut scan sonar dilengkapi kendaraan otonom bawah air (AUV) untuk meningkatkan kemampuan platform penyapu ranjau (MCM).

“Idenya adalah untuk kapal Ocean Eagle 43MH bertindak sebagai induk dari operasi MCM,” kata Cherif Rdissi, direktur CMN. Dia menambahkan bahwa AUV dan UUV semakin sering digunakan dalam operasi MCM modern dan Ocean Eagle 43MH telah dimodifikasi untuk memenuhi perkembangan tersebut.

Kapal ini memiliki panjang keseluruhan 43,6 m, lebar 15,7 m, dan draft maksimal 2 m. Didukung oleh dua mesin diesel dan dua baling-baling, kapal ini bisa mencapai kecepatan tertinggi 19 knot dan menjelajah sejauh 2.500 nautical mil pada kecepatan 14 knot. Fitur lambung dan suprastruktur yang terbuat dari bahan komposit, menjanjikan pendeteksian magnetik dan akustik yang rendah.

Kapal yang ringan ini dipersenjatai dengan satu turret canon 20 mm remote-control dan dua senjata mesin 12,7 mm senapan mesin menghafap belakang. Di tempat AUV, kapal dapat memuat satu perahu karet untuk operasi penyelam MCM.

Selain kawasan Asia tenggara, CMN juga mengidentifikasi Timur Tengah sebagai pasar potensial untuk Ocean Eagle 43MH.

Untuk kapal Trimaran, PT Lundin Industry Invest dari Indonesia juga memamerkan KRI Klewang II dalam IMDEX 2015 di Singapura. Lundin bekerjasama dengan SAAB Swedia untuk persenjataan dan radar.

image

image

image

  45 Responses to “Trimaran Ocean Eagle 43 dan Klewang 2”

  1.  

    nomer siji gan…

  2.  

    Yes Pertamax

  3.  

    Bentar lagi ada klewang mgapain juga beli dari prancis,

  4.  

    Ealah dapet solar ae…luput pertamax

  5.  

    Serupa tapi tak sama

  6.  

    nunggu yng d banyuwangi aja nggah usah beli.

  7.  

    Mirip beda difungsi.ambi yang ada totx aja bos….

  8.  

    Model.boleh kayak pisau aerodinamis.di air. . talk kalo kecepatan cuma sekencang kapal fery yaa buat apa . . pt pal lbh pintar buat kapal yg lbh cepat walau pake model konvensional

  9.  

    Beli klewang saja yg produk dlm negri jgn beli dari luar terus

  10.  

    Ambil kedua”nya lumayan buat dioprek” mpu Lundin Ocean Eagle 43 nya biar jdi Klewang 3 biar makin gahar

  11.  

    cocok lah kalo ditawarin ke indonesia. untuk menggantikan kapal penyapu ranjau tua kita. kalo dibandingin klewang dari persenjataan klewang sangat superior dan desainya juga lebih keren. tapi gak masalah karena tugas utamanya kapal ini ya penyapu ranjau

  12.  

    Kecepatan klewang 2 sekitar 40 knot , ini baru 19 knot, tp gpp lah buat penyapu ranjau

  13.  

    kalau minat jg gpp beli lagi pula sudah tua penyapu ranjaunya di miliki indonesia tp kira” how much ?

  14.  

    Bagusan trimaran,penyapu ranjau kita masih oke

    •  

      Beda fungsi bung, trimaran lundin jenisnya kcr, sedangkan ttimaran perancis jenis penyampu ranjau, kalo kcr butuh kecepatan dan persenjataan yg bisa bergerak cepat, sedangkan penyampu ranjau butuh peralatan untuk mendeteksi ranjau dan menghancurkan jd tdk dibutuhkan kecepatan tinggi

      •  

        Mungkin yg “beliau” pikir, kapal pengejar torpedo bukan kapal penyapu ranjau, jadi perlu kecepatan bung, untuk mengejar torpedo yg keburu meluncur. (sepertinya kapal pengejar torpedo belum ada sampai kini tuh?)

  15.  

    Msi hebat klewang2 yg dlengkpi rudal kendali

    •  

      Hebatnya dalam hal apa dulu bung?. Kalau dalam hal menyapu ranjau ya jelas hebat Ocean Eagle lah wong fungsinya tidak sama kok dibandingin. Yang namanya membandingkan ya harus apple to apple lah.

  16.  

    borong semuanya

  17.  

    Bentuknya sdh sama..tinggal dibentuk aja sesuai fungsinya..salah satunya buat penyapu ranjau..mungkin Teknologi penyapu ranjaunya bisa kerjasama dng SAAB lg..

  18.  

    Bagusnya segera dibungkus… Karena fungsinya berbeda.. Teknologi pendeteksiam ranjau jg perlu utk mengamankan klewang yg bertempur.. Klo klewang masuk daerah ranjau jg bakal kewlahan..kecepatannya jg gak bakal maksimal krn harus mendeteksi ranjau yg tersebar di area pertempuran.. Saling sinergi spy manuver klewang bisa mematikan tanpa harus khawatir byk nya ranjau dgn adanya kapal ini..

  19.  

    Kapal penyapu ranjau memang sebaiknya di bikin dari non metal ,untuk mencegah pengaruh jelek terhadap alat deteksi. Tehnologi kapal jaman PDII kapal penyapu ranjau di bikin dari kayu untuk menghilangkan gangguan metal dari body kapal terhadap alat deteksi.

  20.  

    Baiknya TNI AL hrus segera mengakuisisi Trimaran Perancis inim, sy yakin teknologi dahsyat Israel ada di dlm tubuh kapal hebat ini, ketimbang buatan Lundin yg msh bersifat khayalan seorang bocah bule dekil bernama John Lundin….Klewang itu imajinasi yg keterlaluan….

  21.  

    Ya setidaknya bodi sudah ada dan dpt berenang, tpi isi dalam dan teknologi perlu ditambah dan tingkatkan gaharnya ..gabunglah ama om Fran ini.

  22.  

    Tawaran menarik yg bisa tuk dipertimbangkan..
    Setahu Saya kapal penyapu ranjau qta mank dah uzur dan termakan usia..

  23.  

    Tp rus disesuain juga dgn kemampuan dana dan daya qta.
    Hee….

  24.  

    tinggal upgrade klewangnya om…biar multifungsi