Oct 162018
 

dok. Russian Aerospace Forces melakukan peluncuran “Soyuz-2.1V” baru dari Plesetsk Cosmodrome. (Mil.ru)

Jakartagreater.com – Pada bulan Juni 2018, Presiden AS Donald Trump memerintahkan Departemen Pertahanan negara untuk “segera memulai proses yang diperlukan untuk membentuk Angkatan Luar Angkasa sebagai cabang keenam angkatan bersenjata”, dirilis Sputniknews.com, pada Minggu 4-10-2018.

Berbicara saat safari “Make America Great Again” di Kentucky, Presiden AS Donald Trump mengakui bahwa Washington tertinggal di belakang Moskow dan Beijing dalam penciptaan pasukan antariksa.

“Rusia sudah mulai, Cina sudah mulai. Mereka punya awal, tapi kita punya orang-orang terhebat di dunia, kita membuat peralatan terbesar di dunia, kita membuat roket, Rudal, dan tank terbesar, dan kapal di dunia, “Trump menggarisbawahi.

Pada awal Agustus 2018, Wakil Presiden Mike Pence merinci penciptaan Space Force Amerika yang baru, yang diharapkan menjadi cabang keenam Militer AS dan membantu memastikan “dominasi Amerika di ruang angkasa” pada tahun 2020.

Dia menambahkan bahwa China sedang menciptakan Kekuatan Dukungan Strategis Angkatan Darat Pembebasan Rakyat (PLA), yang bertugas mengembangkan dan mempertahankan kemampuan ruang PLA, mendorong AS untuk menanggapi dengan cara yang sama.

Tak lama setelah Trump mengumumkan pembentukan Space Force AS pada bulan Juni 2018, Sekretaris Angkatan Udara Heather Wilson mengeluarkan memo untuk penerbang di mana dia memperingatkan bahwa proses pembentukan cabang militer baru akan memakan waktu dan itu bisa menghabiskan biaya setidaknya 13 miliar dolar, untuk mengubah Space Force menjadi kenyataan.

Pasukan Ruang Angkasa Rusia adalah bagian sub divisi dari Angkatan Udara Rusia, yang ditugaskan untuk memastikan kedaulatan udara Rusia, mempromosikan peringatan dini kedirgantaraan dan mengoperasikan satelit militer negara itu, termasuk sistem navigasi GLONASS.

  4 Responses to “Trump Akui AS Tertinggal dari Rusia dan China untuk Pasukan Antariksa”

  1.  

    Yes pertamak..

  2.  

    As harus bekerja keras untuk mengungguli rusia dan china, pengembangan rudal hypersonic dan Jet tempur telah mengalahkan USA dan sekarang Space race pun akan kalah.

    •  

      Lol,.. Jet tempur kalah dari Rusia dan China?? Kalah apanya??? Rudal jelajah hipersonik memang bisa jadi senjata taktis-strategis tapi bukan sebagai penentu perang.

      USA ketinggalan dalam space race??? USA hanya mempensiunkan space shuttle dan beli mesin roket dari Rusia bukan berarti udah kalah dari Rusia dan China. Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh

  3.  

    paman trump saja legowo mengakuinya loh .
    masa fansboy yg di sini ada yg uring uringan .
    salam peace.

 Leave a Reply