Trump Ancam 52 Target Iran Jika Teheran Serang Kepentingan AS

Jakartagreater.com  –  Komandan militer Iran, Qasem Soleimani, dibunuh pada hari Jumat 3-1-2020 di Baghdad dalam serangan udara AS yang disahkan oleh Presiden Donald Trump. Iran bersumpah akan membalas dendam atas pembunuhan itu, sementara pemerintahan Trump sebelumnya mengklaim serangan udara yang ditargetkan itu dimaksudkan untuk mengurangi ketegangan regional, dirilis Sputniknews.com pada Minggu 5 Januari 2020.

Trump, dalam serangkaian tweet pada hari Sabtu 4-1-2020, bereaksi terhadap ancaman “balas dendam” dari pemimpim Iran, atas pembunuhan Soleimani. Presiden AS mengecam Teheran, memperingatkan kemungkinan serangan terhadap “52 target Iran”.

Trump merujuk pada peristiwa dramatis yang mengejutkan komunitas global pada 1979 setelah 52 staf diplomatik Amerika disandera di Iran selama 444 hari. Pada saat itu, Amerika Serikat dan Iran memutuskan hubungan diplomatik. Amerika Serikat sejak itu telah memprakarsai pengenaan sanksi Dewan Keamanan internasional PBB terhadap Iran.

Iran, sementara itu, tetap marah dengan pembunuhan Jenderal utamanya dan telah berjanji akan memberikan tanggapan yang keras.

Ketegangan dipicu oleh eskalasi ancaman setelah pembunuhan Soleimani. Selama beberapa hari terakhir, Irak telah dilanda serangan udara beruntun yang dilaporkan diduga dilakukan Pentagon, yang terus berupaya untuk melenyapkan anggota senior pasukan milisi yang didukung Iran di Irak.

Media lokal mengklaim, mengutip sumber-sumber, bahwa milisi Irak pada hari sebelumnya menyerang beberapa instalasi militer milik pasukan keamanan Irak yang ditempatkan bersama pasukan AS di wilayah tersebut.

Trump mengklaim dalam konferensi pers setelah pembunuhan Soleimani bahwa keputusannya untuk membunuh pejabat senior militer Iran di negara Irak bertujuan untuk mencegah perang. Trump memperingatkan bahwa Amerika Serikat telah mengidentifikasi target militer dan siap untuk mengambil tindakan jika Iran mengancam warga Amerika.

Dewan Keamanan Nasional Iran mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka akan menanggapi kematian Soleimani “pada waktu yang tepat dan di tempat yang tepat”

3 pemikiran pada “Trump Ancam 52 Target Iran Jika Teheran Serang Kepentingan AS”

Tinggalkan komentar