Mar 162017
 

Drone / UCAV MQ – 9 Reaper Amerika Serikat, bawa rudal, termasuk hellfire, anti-tank (USAF)

Washington – Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan wewenang baru kepada Badan Intelijen Pusat (CIA) melancarkan serangan melalui pesawat nirawak terhadap tersangka garis keras, ujar “Wall Street Journal” pada 13/3/2017 mengutip pejabat setempat.

Langkah itu akan mengubah kebijakan Presiden Barack Obama, yang membatasi peran paramiliter CIA, kata koran itu.

Gedung Putih, Kementerian Pertahanan, dan CIA tidak secara langsung menanggapi permintaan tanggapan oleh wartawan.

Obama berusaha mempengaruhi pedoman global dalam penggunaan serangan pesawat nirawak karena negara lain mulai mengembangkan program pesawat tanpa awak.

Amerika Serikat menjadi negara pertama menggunakan pesawat nirawak dilengkapi peluru kendali untuk membunuh tersangka pegaris keras sesudah peristiwa 11 september 2001 di New York dan Washington.

Serangan pesawat tanpa awak “Predator” dan “Reaper”, yang dilengkapi peluru kendali dan membidik negara lain mulai dilakukan pada masa Presiden George W Bush dan diperluas penggunaannya oleh Obama.

Kritik terhadap program serangan tersebut memunculkan pertanyaan apakah serangan ini menghasilkan lebih banyak militan dari yang mereka bunuh. Mereka mengutip bahwa persebaran organisasi Jihadis dan serangan militan di seluruh dunia adalah sebagai bukti bahwa serangan pesawat nirawak dapat memperburuk keadaan.

Pada Juli, pemerintah Amerika Serikat menerima tanggung jawab atas kematian 116 warga akibat serangan di negara tidak terlibat perang dengan Amerika Serikat.

Antara

  15 Responses to “Trump Beri Kewenangan CIA Lancarkan Serangan Drone”

  1. Garis keras itu biasanya selalu tegak dan keras.

  2. Pertamax….

  3. gagal….

  4. gagal ternyata…..

  5. kpn drone kita di persenjatai pak,

  6. gak ada bedanya ama obama

  7. ingat drone,, ingat motor gw yg di pinjam org,, sengaja mau manasin mesin , eh gas di tarik kenceng2…

    Drone…
    dronnne..
    droonnnnnnneeee…………ssssstttttt

    dia ga tau itu motor matic..
    langsung ngacir kecemplung got..

  8. Seharusnya RI yg duluan punya ini barang..untuk ngurusi teroris pembakar lahan, perambah hutan, maling ikan, dll.

  9. Perang semakin terjadi kesenjangan dimana lawan yg lemah tidak punya teknologi canggih jd bulan2an, semakin canggih Alutsista USA maka semakin ciut nyali dan mental prajuritnya karena ketergantungan teknologi. Coba perang konvensional dgn senjata berimbang alamat babak belur tuh tentara AS.

 Leave a Reply