Mar 312017
 


Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah mencabut embargo yang telah diberlakukan kepada Bahrain oleh pemerintahan Obama akibat pelanggaran hak asasi manusia yang disponsori negara, hal ini dilakukan agar Bahrain dapat menerima 19 unit jet tempur F-16 yang telah dipesannya, seperti dilansir dari Defense News.

Keputusan untuk mengizinkan penjualan jet tempur multiperan F-16 tersebut mungkin “sebagai bagian dari strategi kebijakan Trump untuk melawan pengaruh regional seperti Iran”, menurut Congressional Research Service (CRS).

Bahrain telah menjadi peserta aktif dalam koalisi yang dipimpin Arab Saudi melawan pemberontak Houthi di Yaman, situasi yang terus memburuk menjadi krisis kemanusiaan semakin parah dari hari ke hari. Selanjutnya, kelompok-kelompok hak asasi manusia telah menyebut kerajaan bermaksud untuk menyingkirkan penduduk Syiah di Bahrain.

Menurut Human Rights Watch, Bahrain secara rutin menyiksa tahanan, membungkam lawan-lawan politik melalui undang-undang dan bertindak sewenang-wenang terhadap aktivis HAM dan pembangkang politik, seperti dalam laporan tahun 2016 mengenai Bahrain.

Bahrain juga telah mengerahkan sortie untuk melakukan serangan udara terhadap kelompok teroris ISIS di Suriah, namun tapi tidak di Irak, demikian tulis CRS.

Bloomberg memperkirakan kesepakatan Amerika Serikat bisa bernilai antara USD 2,7 – 4 miliar, tergantung pada apakah paket tersebut termasuk dukungan untuk upgrade jet tempur F-16 Bahrain yang ada saat ini.

Pada hari Kamis, Jenderal Angkatan Darat AS Joseph Votel mengatakan kepada Komite Angkatan Bersenjata Senat bahwa masalah hak asasi manusia telah menjadi sumber ketegangan antara Bahrain dan Amerika Serikat di masa lalu, hal ini menghambat tawaran pembelian persenjataan yang menguntungkan.

“Perkembangan yang lambat pada masalah kunci [penjualan militer asing, atau FMS], khususnya pesanan tambahan pesawat F-16 dan upgrade armada F-16 Bahrain yang sudah ada, karena kekhawatiran pelanggaran hak asasi manusia yang potensial di negeri ini, terus mempertegang hubungan kita”, kata Votel.

Peminat manga, anime, gadget, sains & teknologi, sosial-politik dan militer
Link medsos ada dibawah
– Facebook
– Google Plus
– Twitter

  12 Responses to “Trump Cabut Embargo Demi Penjualan F-16 ke Bahrain”

  1. Sore

    • sah… rusak parah…
      semoga tidak sampai pada tingkat bocornya “rahasia negara” deh terutama yang berhubungan dengan kapal perang dan kapal selam yang diproduksi oleh PT. PAL

      gak kebayang klo blueprint-nya smpe di obral seperti scorpene India 😀 hihihi

  2. NEGARA BONEKA IBLIS. DIKUASAI MINYAKNYA DISURUH BELI SENJATA DAN DISURUH PERANG.

    • Semua demi kekuasaan 😀 klo tak ikuti arus maka “monarki” akan diruntuh dengan berbagai isu, terutama HAM, klo nurut maka isu “HAM” ganti jadi isu “HAH”ahaha

  3. Padahal menurut Badan Amnesti Internasional, pelanggar HAM terbesar justru USA . . lol.

  4. Yah, demi $$$ semua masuk akal, mungkin klo Indonesia ada rencana “borong” alutsista dari AS dalam jumlah besar terutama “rudal” sepertinya bakal disetujui oleh pemerintahan Trump. 😀 hehehe…
    Tapi ingetloh, mesti diatas USD 2 milyar yah… 😆 hihihi

  5. Itu supaya agar laku aja tuh…ntar kalau udh dibeli keesokan harinya diembargo juga tuh….

    Mending beralih ke Om putin

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)