Des 032018
 

doc. President Trump with President Xi, commons wikipedia

Beijing, Jakartagreater.com    –    Presiden AS Donald Trump dan pemimpin Cina Xi Jinping pada Sabtu 1-12-2018 sepakat bahwa tidak ada tarif “tit-for-tat”  baru akan diberlakukan setelah 1 Januari 2018 karena pembicaraan perdagangan berlanjut, kata media pemerintah Cina. Kemudian, Gedung Putih dan diplomat top Cina mengkonfirmasi informasi tersebut, dirilis pada 2-12-2018 oleh Sputniknews.com.

Saluran televisi CGTN mengatakan kedua pemimpin telah membuat pengaturan pada pertemuan di Buenos Aires, yang menjadi tuan rumah KTT Kelompok 20 dari negara-negara industri yang paling maju.

Kemudian, Gedung Putih mengumumkan bahwa Cina dan AS setuju untuk mencoba mencapai kesepakatan tentang beberapa masalah perdagangan “dalam 90 hari ke depan.” Pernyataan itu mengatakan bahwa Donald Trump setuju untuk meninggalkan tarif pada produk Cina senilai $ 200 milyar dengan tingkat 10 persen, dan tidak menaikkannya menjadi 25 persen setelah 1 Januari 2018.

Gedung Putih juga menyatakan bahwa Cina akan setuju untuk membeli produk pertanian, energi, industri dan lainnya yang sangat substansial dari Amerika Serikat untuk mengurangi ketidakseimbangan perdagangan. Gedung Putih mencatat bahwa pemerintah AS akan menaikkan tarif hingga 25% jika tidak ada kesepakatan yang dicapai dalam perdagangan dalam 90 hari.

Sementara itu, konselor negara Cina Wang Yi juga mengumumkan bahwa Xi Jinping dan Donald Trump setuju untuk menghentikan pengenaan tarif perdagangan tambahan, lapor kantor Xinhua. “Kedua pemimpin mencapai konsensus untuk menghentikan penerapan tarif baru,” kata Wang. Menteri juga mengatakan bahwa Xi Jinping dan rekannya dari Amerika setuju untuk bertukar kunjungan pada waktunya.

Cina dan Amerika Serikat telah terlibat dalam sengketa perdagangan besar menyusul pengumuman pengenaan bea masuk impor baja dan aluminium oleh Presiden AS Donald Trump pada bulan Maret 2018. Ketegangan semakin meningkat pada akhir Mei 2018 ketika Washington mengumumkan bahwa barang-barang Cina senilai $ 50 miliar akan dikenakan tarif 25 persen, yang mendorong pembalasan keras dari Beijing.

The Wall Street Journal melaporkan pada hari Kamis 29-11-2018 bahwa pada malam KTT G20 di Argentina, Amerika Serikat dan Cina sedang mempertimbangkan sebuah kesepakatan di mana Washington akan menunda pengenaan tarif di masa depan sebagai ganti pembicaraan mengenai perbaikan besar-besaran terhadap praktik ekonomi dan perdagangan Cina.

Bagikan: