Oct 092017
 

Presiden AS, Donald Trump (Ryan Johnson / commons.wikipedia.org)

Washington – Jakartagreater.com. Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada hari Sabtu, 7/10/2017 mengatakan “hanya satu hal yang akan berhasil” dalam menangani Korea Utara setelah pemerintah sebelumnya telah berbicara dengan Pyongyang tanpa hasil.

“Presiden dan administrasi mereka telah berbicara dengan Korea Utara selama 25 tahun, kesepakatan dibuat dan sejumlah besar uang dibayar,” kata Trump dalam sebuah tweet. “… Tidak berhasil, kesepakatan dilanggar sebelum tinta kering, membuat bodoh negosiator A.S. Maaf, tapi hanya satu hal yang akan berhasil! (but only one thing will work!)”, dirilis Reuters, 8/10/2017.

Trump tidak menjelaskan apa maksudnya, tapi komentarnya sepertinya merupakan saran lebih lanjut bahwa tindakan militer ada di pikirannya.

Presiden Trump sebelumnya mengatakan bahwa Amerika Serikat akan “benar-benar menghancurkan” Korea Utara jika diperlukan untuk melindungi dirinya dan sekutu-sekutunya dari ancaman nuklir Pyongyang.

Awal pekan ini, saat bertemu dengan pemimpin militer AS dan partnernya, Trump mengatakan kepada wartawan bahwa “akan tenang sebelum badai (calm before the storm)”. Saat diminta klarifikasi tentang apa yang dia maksud, Trump berkata, “Anda akan tahu.”

Berbicara kepada wartawan pada hari Sabtu menjelang melakukan perjalanan ke North Carolina, Trump mengatakan bahwa dia tidak perlu lagi mengklarifikasi.

Juru bicara Gedung Putih Sarah Sanders merujuk ke Iran dan Korea Utara keesokan harinya ketika ditanya tentang komentar “tenang sebelum badai” Trump.

Ditanya pada hari Sabtu tentang tweet Trump, Sanders mengatakan bahwa dia tidak dapat menambahkan komentar presiden tersebut.

Pentagon merujuk sebuah pertanyaan untuk klarifikasi ke Gedung Putih dan mengatakan bahwa tugas Departemen Pertahanan adalah untuk “memberikan pilihan militer kepada presiden dan melaksanakan perintah.”

Trump berulang kali telah membuat jelas ketidaksukaannya untuk berdialog dengan Korea Utara. Pada hari Minggu, dia menolak gagasan perundingan itu sebagai pemborosan waktu, sehari setelah Sekretaris Negara Rex Tillerson mengatakan bahwa Washington menjaga jalur komunikasi terbuka dengan pemerintah pemimpin Korea Utara Kim Jong Un.

Trump mengatakan pada hari Sabtu bahwa dia memiliki hubungan baik dengan Sekretaris Negara Rex Tillerson, meskipun ada beberapa ketidaksepakatan.

“Kami memiliki hubungan yang sangat baik. Kami tidak setuju dengan beberapa hal. Terkadang saya ingin dia menjadi sedikit lebih tangguh, tapi selain itu kami memiliki hubungan yang sangat baik, “katanya.

Seorang anggota parlemen Rusia pada hari Jumat mengatakan bahwa Korea Utara sedang mempersiapkan untuk menguji rudal jarak jauh yang diyakini dapat mencapai pantai barat Amerika Serikat. Anton Morozov, anggota dewan urusan parlemen majelis rendah Rusia, adalah bagian dari sebuah delegasi Rusia yang mengunjungi Pyongyang dari 2-6 Oktober, menurut kantor berita RIA Rusia.

Program senjata nuklir dan rudal Korea Utara telah memicu ketegangan di wilayah ini dan di seluruh dunia dalam beberapa bulan terakhir, terutama setelah melakukan ledakan uji coba dari apa yang dikatakannya sebagai bom hidrogen.

 Posted by on October 9, 2017

  9 Responses to “Trump : ‘Hanya Satu Hal yang Akan Berhasil’ dengan Korea Utara”

  1.  

    HALAH INTINYA KAGAK ADA YANG MAU NGALAH TETEP CUMAN PERANG KATA KATA SAJA SEBENERNYA KAGAK ADA YANG BERANI PERANG CUMAN GERTAK MENGGERTAK SAJA HAHAHAHA

  2.  

    Hati Trump lg galau kepala panas dibuat Jong Un, yg kasihan dan dikorbankan rakyat Korut.

  3.  

    saya setuju dengan istilah Russia untuk mereka… “seperti anak TK”… ngomong mulu ga ada ujung

  4.  

    Hahahahhahaha

  5.  

    Ada hal yg lain yg ingin diperangi trump yaitu lembaganya sendiri sprti cia yg tidak terima kemengan trump disokong rusia tapi msh dugaan, tapi jika trump yg trpilih itulah yaa itulah presiden amerika yg hrs diakui lembaganya suka tidak suka, klu tidak suka? Silahkan diganti trump

    Hahhahaaaa

  6.  

    Hahaha maruk..!!! selain yg ketiga itu, yg lagi satu buat ruskye aja…xixi

  7.  

    Untung presiden amrik trump dan korut jong un jadi cuma bertengkar biasa aja kayak anak kecil manja tanpa tonjok2an, coba kalau presidennya bush ngebush bisa langsung diserbu

  8.  

    Amerika tidak bisa berkutik cuma sama dgn jong un aja….. Huehuehue