Jul 172016
 

Kandidat Presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Republik, Donald Trump tiba-tiba menuduh saingan politiknya dari Partai Demokrat Hillary Clinton sebagai penyebab kerusuhan yang melanda Turki.

Tuduhan tersebut disampaikan Trump dalam sebuah pidatonya di depan publik. Meski sangat bersemangat menuduh Hillary sebagai faktor penyebab, Trump tidak lupa menyampaikan rasa duka atas tragedi berdarah yang menimpa masyarakat Turki.

Tuduhan itu karena Trump beranggapan bahwa kerusuhan di Timur Tengah selama ini diakibatkan kebijakan luar negeri Hillary. Peperangan berkelanjutan di Irak dan Suriah selama ini telah menginspirasi Turki.

Trump melanjutkan, “Kondisi Timur Tengah saat ini adalah lebih stabil dibandingkan sebelumnya”. Kondisi ini jauh berbeda saat Hillary menjadi menteri luar negeri dalam pemerintahan Presiden Obama.

Saat berpidato di depan pendukungnya, Trump berharap Pemerintah Turki dapat menyelesaikan permasalahan negara mereka secepat mungkin.

Trump mengungkapkan dalam pidatonya“Terdapat banyak sekali teman di Turki, orang-orang hebat, dan mereka yang sangat menakjubkan. Kita berharap mereka semua berada dalam keadaan baik,”

Pada Jumat, 15 Juli 2016, faksi militer Turki diketahui telah menyerbu media pemerintah dan menyatakan kudeta terhadap Presiden Reccep Tayyip Erdogan. Pengumuman itu memicu kerusuhan sipil dengan ribuan masa turun ke jalan untuk menolak kudeta tersebut. Beberapa jam kemudian, Erdogan mendarat di Istanbul dan menyatakan kudeta telah gagal, menahan ratusan tentara pengkudeta.

Bagikan:

  8 Responses to “Trump: Hillary lah penyebab terjadinya kudeta militer Mesir”

  1.  

    Saling tuduh nih yee

  2.  

    saya berharap ada Europe Spring di benua tersebut..

  3.  

    Sukurlah kudeta gagal

  4.  

    Kudeta, kudeti, kudeti maklum buru-buru, mumpung erdo masih pelesir’n, tpi apesnya masyarakatnya gak dukung.. hedeh..

  5.  

    Judul ama isi gak nyambung ?

  6.  

    Bisa jadi betul bahwa upaya kudeta dikomandoi oleh ulama turki yg ada di USA (hasil penyelidikan intel pihak turki tentunya). gak semata2 turki mengeluarkan statemen vital sprti itu. USA pun gak mau memerima malu kalau negaranya menjadi sarang/tempat bagi pihak separatis negara lain.
    Bila ini memang benar. Ada pihak yang tersenyum lebar “sekali mendayung. dua tiga pulau terlewati”.

  7.  

    Akhirnya makin jelas si asu dan anteknya lah penggerak kudeta gagal di Turki.

    Yg lucu sih Mesir, saking nafsunya inginkan Erdogan sahabat M. Mursi, media pendukung fir’un Assisi memberitakan kudeta Turki berhasil. Malu ni yeh. Wakakakakak!

 Leave a Reply