Jul 032017
 

Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un saat parade militer “Hari Matahari” ke-105 di Pyongyang. © Illiya Pitalev

Tokyo – Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe melalui pembicaraan telepon menegaskan pada Senin 3-7-2017 akan menambah tekanan pada Korea Utara dalam kerja sama dengan Korea Selatan, kata juru bicara pemerintah Jepang.

Perundingan AS dengan Jepang ini untuk memastikan kerja sama erat Amerika Serikat, Jepang, dan Korea Selatan sebelum pertemuan puncak G20 pada akhir pekan ini di Hamburg, Jerman, kata juru bicara tersebut.

Trump juga dijadwalkan berbicara melalui telepon dengan Presiden China Xi Jinping, kata Gedung Putih pada Sabtu 1-7-2017.

Trump mengadakan pertemuan puncak dengan Xi pada April 2017. Presiden AS itu mencoba bekerja sama dengan China untuk memperkuat tekanan terhadap Korea Utara atas program Nuklir dan Peluru Kendali Balistiknya, yang menjadi ancaman bagi AS dan sekutunya, Korea Selatan dan Jepang.

Presiden Trump bertemu dengan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in di Gedung Putih pada hari Jumat 30-6-2017 dan dijadwalkan untuk mengadakan pertemuan bilateral dengan Xi, Abe and Moon pada KTT G20.

Setelah melaksanakan pembicaraan dengan Moon, Trump mengatakan bahwa negaranya telah menegosiasikan ulang apa yang dianggapnya sebagai kesepahaman perdagangan “kasar” dengan Korea Selatan yang disetujui 5 tahun yang lalu oleh Presiden pendahulunya, Barack Obama. Trump juga menegaskan bahwa masa kesabaran atas program Rudal Nuklir dan Balistik Korea Utara telah berakhir.

Terlepas dari retorika sulit, masih belum jelas bagaimana Trump akan menemukan jalan ke depan di Korea Utara, yang sedang berusaha mengembangkan Rudal bertipe Nuklir yang mampu menyerang Amerika Serikat.

Trump akhir-akhir ini mengambil sikap keras dengan China tentang kebutuhan Beijing untuk mengendalikan Korea Utara.

Pada Minggu 2-7-2017, sebuah kapal perang AS berlayar di dekat sebuah pulau yang disengketakan di Laut Cina Selatan yang diklaim oleh China, Taiwan dan Vietnam dalam sebuah operasi yang dimaksudkan untuk menantang klaim yang bersaing dari ketiga Negara tersebut, kata seorang pejabat Kementerian Pertahanan AS.

USS Stethem, Kapal Perusak, berlayar dalam jarak 12 Mil laut dari Pulau Triton, bagian dari Kepulauan Paracel di Laut Cina Selatan, kata pejabat tersebut.

Itu “gerakan kebebasan berlayar” atau “Fonop” kedua selama masa kepresidenan Donald Trump, setelah pelatihan pada akhir Mei 2017, sewaktu kapal perang AS berlayar pada jarak 12 mil laut dari pulau buatan, yang dibangun China di perairan tersebut.

Antara/Reuters.

Bagikan:

  13 Responses to “Trump : Masa Kesabaran Untuk Rudal Korut Telah Berakhir”

  1.  

    Mana mau Korut di atur atur.. Korut gitu loh

  2.  

    Ha ha ha ha …… bacot doang dari dulu korut klo gak bikin rudal nuklir sudah di cabik cabik itu negara ama amrik dan sekutunya…ayooo korut bikin yg banyak rudalnya…

  3.  

    Bagi Saya dan Bagi Korea Utara : Sorry ya diatur-atur sama lu Amerika.. emang lu siapa ngekang-ngekang gue.. negara gue udah merdeka dan gue berhak memperkuat negara gue buat jadi yang terkuat dan terhebat didunia ini… Gue bisa berdiri sendiri untuk jadi yang terkuat dan jangan berani ngekang dan ngatur-ngatur gue…!

  4.  

    Korut serang dah ASu dgn nuklir sekalian biar mampus ASu

  5.  

    Hajar dampot jaran teroris the world Amerika

  6.  

    hehehe sengkuni

  7.  

    jepang dan china , sengkuniada
    semenanjung korea , sengkuni ada .
    timur tengah , sengkuni ada.
    laut china selatan , sengkuni ada .
    china dan taiwan sengkuni ada
    depan pintu rusia , sengkuni ada.
    indonesia dan timor timor , perwakilan sengkuni ada.
    hehehe dll

    lihat lihat lah jejak jejak sengkuni hehehe.

  8.  

    Ah… donal trompa ngomong aja gede ngadepi korut… perasaan masa kesabaran atas program Rudal Nuklir dan Balistik Korea Utara telah berakhir itu sdh d keukakan sejak pertama d lantik jd presiden…. sape sekarang habisnya malah g habis…. :ngakak :ngakak :ngakak

  9.  

    Sikat aja kim,jadikan Donald bebek jadi bebek Peking.

  10.  

    kim jong un bravo…

  11.  

    Ane ga suka korut, selain komunis ane ga suka dgn cara kediktatoran yg diberlakukan kim…negara paling aneh di dunia adalah korut…tp ga mihak as jg…ane cuma harap indonesia bisa maju, damai dan sejahtera bagi seluruh rakyatnya tanpa kecuali…

  12.  

    Tembak aja amerika pake nuklir.

  13.  

    Perasaan dari dulu kesabaran sdh habis mulu, kapan perang mr trump?

 Leave a Reply