Jul 112016
 

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen Tatang Sulaiman, mengatakan bahwa TNI berencana melakukan evaluasi total atas pengadaan pesawat dan helikopter. “Rencana ke situ ada. Tetapi masih menunggu hasil investigasi atas kecelakaan helikopter yang terakhir,” ujar Mayjen Tatang di Jakarta, Senin (11/7).

Mayjen Tatang menjelaskan bahwa evaluasi itu menunggu hasil investigasi jatuhnya helikopter TNI Angkatan Darat di Yogyakarta pada hari Jumat lalu. Menurutnya, hasil itu akan memperlihatkan penyebab jatuhnya helikopter tersebut, apakah karena usia helikopter, kelalaian manusia, atau faktor cuaca.

“Nanti hasil yang ada menjadi pertimbangan Panglima TNI. Dari situ, akan diputuskan perlu lakukan evaluasi total atau bagaimana. Jadi evaluasi menunggu investigasi kecelakaan terakhir,” kata Kapuspen TNI.

Menurut Mayjen Tatang, perkembangan investigasi atas kecelakaan helikopter di Yogyakarta masih berjalan dan belum selesai. Tim dari Angkatan Darat masih bekerja untuk mencari tahu penyebab kecelakaan itu.

Kapuspen menyebut, TNI akan fokus melakukan evaluasi pengadaan pesawat dan helikopter lantaran dua Alutsista itu yang sering mengalami masalah.

Sumber: Suara Pembaruan

Bagikan Artikel:

  33 Responses to “Tunggu Hasil Investigasi, TNI Berencana Evaluasi Pengadaan Pesawat dan Helikopter”

  1. test habis pulang mudik

    • Ini contoh mahluk golongan yg sakit hati yg hidupnya tidak bahagia, karena penuh iri dan dengki. Dipenuhi hawa nafsu, hidupnya tidak pernah puas dan bersyukur. Buat warga jkgr yg lain, biasanya mahluk spt ini akan selalu membuat ketidak nyamanan sekelulingnya, karena egonya yg berlebihan dan sulit dikendalikan. Lihat saja komen2nya… sungguh kasihan sebenernya orang ini.

    • AA Ucul eeeh ICAL…

      Seperti’a jika orang tua anda sakit dan meninggal dunia dirumah sakit , anda tidak akan melihat itu sebagai takdir Qadha dan Qadhar Illahi , tapi anda akan berteriak menyalahkan Para dokter yang telah gagal menyembuhkan dan menyelamatkan orang tua anda , kemudia andapun akan berkoar-koar mengumpat Malaikat Izrail yang telah merengut nyawa kedua’a ( Orang tua anda )

      Sadar mas…jangan hanya bisa mengumpat saja ..jadilah rakyat yang bijak dengan mendukung pemerintah yang syah..taat hukum dan Jangan Lupa bayar pajak agar pemerintah mampu membeli alutsista yang Gres bin canggih :D :D :D

  2. wajar katuh heli sudah sepuh kayak MBAH…..PLA

  3. wajar jatuh heli sudah sepuh kayak MBAH….

  4. Ah lupakan saja.. OMDO, Besar omong realita NOL besar.. Anggap saja tidak terjadi apa2..

  5. Perlu dimaklumi negara kt sbnarnya kaya, hrusnya anggaran pertahanan dan penelitian mndpt porsi besar, neg kt menganut sistem dibuang sayang, dampaknya alutsista berumur di atas 30 thn masih dioperasionalkan, mrk bilang layak terbang, abis itu bilang kesalahan teknis, itu sih lagu lama, kjadian ini hrsnya jd pelajaran, entah layak ato tdk alutsista umur 30 thn tetep harusnya pensiun, kasian operatornya, bukan mati dimedan perang tp mati krn alat sendiri

  6. TNI masih kurang ideal anggarannya sepertinya dibandingkan POLISI nih…

    • Dulu sewaktu masih berjudul ABRI porsi yg didapat TNI jauh lebih besar dibandingin POLRI (hanya dapat sisa – namanya anak tiri), kalau sekarang lumayan besar ya sepertinya selisih anggaran yang dulu di RAPEL ke anggaran saat ini.

      :D
      Be Positive – Be Wise

  7. Baik hati sedikitlah pa presiden.percayalah,TNI selalu bersama Anda.xixixixi…..

  8. sya kira penyebab krena mesin pesawat yg sudah tua…itu lgsung sya lihat 100%

  9. Dari sekian banyak pilot terbaik indonesia yang meninggal dalam tugas, pemimpin atau petinggi tni hanya bisa investigasi evaluasi investigasi evaluasi investigasi evaluasi, itu nyawa pilot kita ga bisa di evaluasi dan investigasi doang?? Adakah rasa belas kasihan kpd istri dan anak2 mrk yg ditinggal ayah/ibunya selamanya?? Coba dong pak dikit aja beri rasa iba kpd mrk, pesawat/heli kita jatun bukan kali ini lho pak, tp berkali2, dan spt org latah, jatuh satu yg lai ikut jatuh, ini gimana pak??. sy rasa solusi semua itu mgkin bpk2 petinggi kita sdh taulah apa yg hrs dilakukan, jd sy ga perlu koment panjang lebar krn tdk akan mendapat respon yg cepat dari bpkw skalian…jd kesimpulannya, nyawa tdk ada yg jual, jgn beri mrk pesawat/heli yg usianya rata2 40 tahun, meski laik terbang tp yg namanya mesin tuwir kita ga bakalan tau kapan dia akan matk atau meledak…trims!!

    • Semua pasti berfikir begitu, berusaha mencegah segala kemungkinan terburuk, tapi semua kembali pada tidak ada pilihan lain dan takdir. Saat mereka dan keluarga memberikan tanda tangan, mereka sudah mengerti dan mengetahui segala resikonya menjadi anggota TNI. Bukankah pepatah gugur 1 tumbuh 1000 telah lama kita dengar dan bahkan sering kita dengar dalam lantunan lagu.

      Jadi semua kembali kepada ke ikhlasan semua pihak dan kita disini. Kalau saat ini kita memang belum bisa menggantikan dengan yang lebih layak maka sama-sama kita bekerja dengan lebih gigih lagi, meningkatkan taraf hidup sehingga bisa memberikan sumbangsih dalam bentuk pajak yang lebih besar kepada negara sehingga anggaran untuk pertahanan bisa jauh lebih ditingkatkan.

      Salam.

  10. makanya cepat di ganti semua yang udah berumur.. orang udah tau tua masih buat andalan..

  11. Yg sering jatuh emang pesawat tempur sama helikopter.kalau tank sama kapal dan kapal selam mau jatuh kemana…jangan dikorupsi dananya bìar gak dapat beai tua..

  12. Dari dulu cuma akan,minat,rencana,bangsat punya pemimpin

  13. ??????????????????????????…
    Negoro gede ra due duet. ra mungkin…
    DUIT RAKYAT KEMANA SEMUA BOS…
    INGAT TUHAN INGAT MATI NANTI ANAK MU JADI CACAT & PEAK KEBANYAKAN MAKAN UANG PANAS….

  14. F 16 bekas dan 24 f16 blok 25 id akan menjadi masalah kemudian hari ,akan byk pilot yg akan menjadi korban

    Sebaiknya pengadan barang bekas tapi di bayar dgn harga mahal di selidiki dan klu ada penyimpangan sang pengambil kebijakan walau mantan presiden harus di minta bertanggung jawab nya
    Sisa yg belum di kirim ganti saja dgn viper
    Yg sudah di kirim di bongkar saja untuk riset

  15. Comment:sdhlah negara kita ini susah. buat maju,,org negara kaya SDA,SdM nya jg dah lumayan,tp saking para pemimpinya banyak yg berotak bangkai,yg maunya korup uang negara,boro2 mikir buat kemajuan bngsa dn kekuatan militer buat mnjaga NKRI,ngurusin warga negara yg disandera sja ribet dn lelet nya minta ampun,enak ya jd pejabat komen sana sini iya nnti akan kita bicarakn,iya msh dlm pembicaraan,kok lama2 kya lawak smua ya para pejabat kita,negara besar dan kaya kok rongsokan smua pesawatnya???negara kaya kok mau beli su35 aja lelet mnta ampun,itupun ngeteng,knp ya kl mau beli alutsista yg gahar dn mahal gtu terkesan berat dan kbnyakan mikir???kl yg alutsista kelas ringan aja cpt2,tp kl yg sdh kelas berat banyak bgt ngebacotnya gk hbis2,deal nya kapan gk tau jga,brp dbeli gak tau jga,,kok kyaknya sayang bgt ama uang nya,kl syg gak ush beli uangnya dibeliin super tukino aja smuanya,PANCEN ASU KABEH NDUE PEMIMPIN KOYO ASU DANCOK….!!!!NGENE KOK RAKYAT SURUH TENANG,DAN DAMAI,DAMAI TENNG MATAMU PICEK KUI DANCOK

  16. hasil investigasi y faktor usia..barang dah 40 thn mau terbang tnp hambatan,,

  17. Maklumlah, tuh kendaraan sudah sepuh. Tak perlu diperpanjang lagi sudah waktunya digantikan rezim baru :D

    Hahaha…

  18. kalau Susi jadi Presiden pasti beli … beli … beli … dari dalam dan luar negeri …

    tapi karena Susi bukan presiden, bahkan kapal pengintai dan kapal induk pengawas ikan idaman menteri Susi saja sepertinya jalan di tempat …

    kalau Susi jadi Presiden :

    “bu Susi kita perlu pesawat tempur dalam jumlah besar dan destroyer, untuk detterent terhadap negara tukang maling ikan”

    Bu Susi :

    “segera LAKSANAKAN, kalau perlu mata anggaran belanja bidang lain kita kurangi, agar bisa dialihkan ke KEMENTERIAN PERTAHANAN”

    perlu orang di luar pakem :

    bertatto
    perokok
    kerja cepat

  19. Investigasi terus====rencana terus====masih akan dibeli====masih pengen ganti==== ujungnya tong kosong nyaring bunyinya alias OMDO….

  20. Tuh dana buat beli alutsista baru atau merawat alutsista tua jauh lebih berharga ketimbang nyawa 1 prajurit terbaik tanah air???

  21. suku cadang dan biaya perawatannya gimna tuh udh terpenuhi blm dari anggarannya gmna tuh

  22. alutsista mahal sebenernya jg tak menjamin keselamatan, tp nyawa sudah tentulah alutsista tak tergantikan, jd klu bisa beli alutsista baru pasti lebih baik pak..

  23. rencana..rencana dan..rencana..

  24. Comment:bagreg pemerintah…….ngemeng doang……kmn tuh duit subsidi bbm……??? kasihan TNI…….terus berjatuhan………jgn cuma ….akan….dan ….akan………….

  25. yg namanya ngola negara hampir sama dgn mengola perusahaan, perusahan besar belum tentu mampu memberi gaji besar dan memberi tujangan ke karyawannya. begitu jg dgn NKRI sudah hampir 71 th masih baru ngerangkak. banding kan negara kecil yg mampu mengola negaranya dan memiliki budget besar militer, sebab apa krn geografinya seupil, jd cuma sedikit yg dikeluarkan biayanya untuk perbaikan atau infrastruktur. dan yg penting komitmen memberangus koruptor terstruktur masif dan terencana!!

    gimana mau beli alutsista jika masi ada infrastruktur di luar jawa yg masi belum punya lintasan kereta dan jalan penghubung antar kota yg layak?????lah 32th ngapain aja toh mbah, gunung emas kita punya, lautan minyak berlimpah,lumbung gas pun ada?piye mbah, nyaman turunan mu mbah.

  26. coba qt hitung..dr jaman dulu smpe sekarang sudah brp kali di investigasi setiap kecelakaan yg melibatkan alutsista TNI..tp hasil nya ap yachh..selalu klo terjadi kecelakan diinvestigasi ulang wkwwk..padahal ank kecil juga tau..sebagian besar lutsista TNI yg berupa helicopter sudah lewat usia pakai alias tidak layak n laik operasi lagi…yah tp mungkin para petinggi TNI punya pikiran lain kali..,semacam menguji nyali anak buah nya kali hehe..tp biar bagaimanapun ttp Bravo TNI ut semua pengabdian n prestasimu

  27. Kalau persoalan jatuh itu karena usia tua, apakah usia muda tidak jatuh?

    Kayaknya satu T-50i yang notabene adalah pesawat baru alias usai muda, jatuh.

    KT-1B yabg usia muda, juga ada yang jatuh.

    Heli Mi-17 milik AD yabg tergolong usia muda, bukannnya ada yang jatuh juga?

    Faktor penyebab pesawat / heli jatuh itu bukan melulu karena usia tua, tapi juga bisa karena pemeliharaan, perawatan, dan faktor manusia serta alam.

    Jadi, ya lebih baik menunggu hasil penyelidikan dan penyidikan.

 Leave a Reply