Tunggu Rupiah Stabil, RI Belum Pesan Sukhoi SU-35

84
84
 Penampilan jet tempur Sukhoi SU-35 dalam China Air Show 2014. (foto: AFP)
Penampilan jet tempur Sukhoi SU-35 dalam China Air Show 2014. (foto: AFP)

Jakarta: Usia jet tempur F-5 Tiger TNI AU sudah cukup uzur. Jet tempur super sonic Sukhoi SU-35 jadi calon kuat penggantinya untuk mengamankan wilayah udara NKRI.

“Hasil kajian untuk mengganti F-5, ada Su-35, ada dari Swedia dan F-16,” ujar Panglima TNI Jend. Moeldoko di Markas Kopassus TNI AD, Cijantung, Jakarta Timur, Jumat (6/2/2015).

“Kita sepakat Su-35 urutan pertama,” sambungnya.

Penggantian jet tempur F-5 Tiger masih berupa rencana strategis TNI AU. Belum ada langkah TNI dan Kementerian Pertahanan untuk memesan Sukhoi SU-35 yang merupakan buatan Rusia, seperti pengadaan anggarannya.

“Anggaran belum (dibahas) karena nilai tukar rupiah masih fluktuatif terhadap dolar,” jelas Moeldoko.

Kepala Staf Angkatan Udara (KASAU) Marsekal Agus Supriatna sempat mengatakan, pesawat Sukhoi SU-35 buatan Rusia memenuhi spesifikasi untuk melengkapi kekuatan alutsista matra udara. Ia berharap pemerintah menyetujui TNI AU mendatangkan jet tempur pengganti F-5 itu guna pengamanan wilayah udara NKRI.

“Keinginan kita jelas pesawat generasi di atas IV, kalau F-16 yang blok 60. Kalau dari timur atau Rusia kalau bisa Sukoi F-35,” kata Agus (Metrotvnews.com)

84 KOMENTAR

      • Setuju bung@Udinov, TNI melalui pak Moel dan rekan-rekan menginginkan Indonesia disegani dengan memiliki alutsista canggih,moderen dan mempunyai efek “menakutkan” biar pihak asing tidak ada yang macem-macem mengganggu kedaulatan NKRI, khususnya dalam wilayah udara dengan mengingkan SU35 pengganti pesawat tempur F5 yang telah uzur/sepuh. Tapi percaya ga percaya,feeling saya mengatakan WELCOME f16 block30+ yang setara dengan F16 blok60(bakalan ada program peace bimasena lagi).Wong kita punya pemimpin BONEKA. Klo bukan pemimpin BONEKA,pasti pengganti F5 nanti SU35 BUKAN YANG LAIN.Alasannya karna kemungkinan Rusia mengembargo NKRI kemungkinanny kecil.Sedangkan bila pengganti F5 ialah F16 kemungkinan embargonya lebih besar kemungkinan Rusia mengembargo Indonesia,mengingat dan menimbang NKRI pernah diembargo suku cadang f16 oleh Amerika,karena alasan pada saat itu NKRI telah melanggar HAM di papua/NTT.Ingat bung-bung sekalian dalam kurun waktu 5-10 tahun singapura dan australia sudah memiliki pesawat tempur f35.Untuk saat ini para analisis militer dunia sebagian besar berpendapat bahwa hanya SU35 yang setara bahkan bisa menggungguli f35.Sedangkan masalah gripen dengan alasan kemandirian alutsista,mari kita telah seksama kasus angkatan bersenjata Argentina matra udara yang batal mengakuisisi gripen karna di veto sama Inggris(Inggris tidak mau memberikan komponen pesawat tempur gripen kepada Argentina) sehingga mengalihkan kepada pesawat tempur JF10/16 buatan China.Sedangkan kalau feeling saya benar pengganti F5 adalah f16 block 30++,maka akan ada yang “tertawa terbahak-bahak” dan rakyat Indonesia,khusunya pecinta alutsista dan TNI hanya “tertunduk malu”tanpa bisa berbuat apa-apa!!!

        • Iya Bung move on, presiden sdh move on kok. Move dari bilang menteri profesional jadi profesional partai… move dari penguatan KPK jadi membiarkan KPK terkatung-katung… move dari koalisi tanpa syarat jadi koalisi dagang sapi… move dari esemka jadi proton… ayo kita move on…

        • Apa ini…??? Urusan pesawat tempur ngelantur ke politik. Emang ada bukti JOKOWI boneka asing?? Itu semua khan akal2an kalian saja yg masih tak terima kekalahan pilpres. Kalo mau jujur, ketegasan JOKOWI mengalahkan SBY saat2 ini. Buktinya penolakan grasi narkoba, kalo SBY malah membebaskan ratu mariyuana, penengelaman kapal pencuri ikan – SBY tak pernah ada, pemaafan SBY atas penyadapan Australia meski awal2nya sok kebakaran jenggot, Pegiat HAM yg tak bisa intervensi pada keputusan hukuman mati oleh pengadilan. Itu sdh cukup bukti kalo jokowi bukanlah boneka asing atopun partai. Ente2 saja yg mencoba adu domba jokowi dengan partai atopun adu domba dgn rakyat demi nama baik jagoan ente di kemudian hari…………

      • jangan salah bung, kenaikan cadangan devisa dari hasil utang bank indonesia. Hasil pencabutan BBM malah direncanakan utk mensubsidi BUMN yg notabenenya adalah perusahaan publik dimana bisa mendapatkan modal dari public alias saham bukan minta subsidi negara. Lucu sekali dijaman SBY, BUMN tersebut diharuskan membayar deviden, tapi di pemerintahan skg malah negara lah yg harus membayar deviden kpd mereka. Yang saya takutkan adlh langkah ini cuma kembaran dari kasus BLBI jamannya mega dulu dimana uang negara dipakai utk membantu para konglomerat yg banknya lg rush spt BCA dll tapi negara tdk mendapat keuntungan sama sekali.

        • Bung, itu bukan dividen. Itu penambahan modal. Mulai tahun ini AFT, kalo ga disuntik modal bakal kalah BUMN kita lawan perusahaan2 singapore, malaysia, thailand.

          Lagian sapa bilang jaman SBY pemerintah ga suntik modal ke BUMN? Ada juga. Klo ngga ada suntikan berarti pemerintah sbg pemilik ga tanggung jawab

  1. Up to you lah pak..!! Yg penting wajib beli tuh su 35..klo kaga beli dimana efek deterent nye, ??pesawat banyak tapi ompong kaya mbah bowo..heehehe..!! S400 beli yg banyak biar punya pespur dikit tapi efek deterent nye besar..

    …NKRI HARGA MATI…

  2. Ya jelas dong harus SU-35S, kalo f-16 blok brp pun kagak ada pengaruhnya, paling jadi bahan tertawaan Aus dan Singaporn ( f-16 block 52 Singaporn sudah di upgrade ke blok 60 ) belum lagi f-35 ………..yang mampu menandingi cuma SU-35S !!!

  3. Harga minyak turun..juga..ulah mamarika…makanya indonesia mandek beli alutsista…mamarika yg atur harga minyak dunia, makanya ada julukan petro dolar…gila!! Berarti nilainya besar sekali rencana belanja alutsista tni, sampe2 mamarika buat harga minyak turun, spy rupiah lemah…tapi tni cerdas…betul kata bung yayan..semua sdh ada antidotnya,semua sdh diantisipasi…

  4. jagan memberi statement karna itu abu-abu atau malah bisa jadi kamuflase atas pemberi harapan terang dan tinggi, setelah mengawan lalu menjatukannya hingga kedasar bumi, dan Owh.. tak lagi terasa sakit karna amnesia seletah terkubur dan tinggal kenangan..

  5. Duitnya untuk mendirikan percetakan buku aja. Kemudian mencetak buku doa untuk semua rakyat..kemudian dibagi gratis.
    Isi doanya..memohon agar tiap pswt tempur, rudal, icbm yg melanggar wilayah kita dan yg menyerang kita akan jatuh dgn sendirinya..,
    Juga memohon tiap kpl perang dan lontong asing akan tenggelam kelaut terdalam saat menyerang wilayah kita..

    Tiap hari tiap mlm didoakan terus menerus..rutin..oleh seluruh rakyat.., percayalah, doa dari 300 juta rakyat pasti didengar dan dikabulkan

    Gak pusing mikirin TOT..

  6. Nah coba Anda bayangkan misalnya Indonesia pada akhirnya hanya memiliki ep-16 setara blok 52 sebanyak 3 skadron plus ep-16 blok 60 sebanyak 1 skadron maka apakah bisa ep-16 ini menghadapi F-35 ustrali, dan singapur ajah deh belum menyebut gerombolan f-15 sg dan f-18 growler dan klasik

    harusnya Indonesia mengoperasikan 2-3 skadron SU-35 lengkap dengan senjatanya untuk mengimbangi kekuatan udara negara di kawasan, tapi saya orang yang realistis bisa punya 1 skadron SU-35 sudah bersyukur jika terealisasi

  7. Buat fansboy sukro yg sabar ya? pasti dikirim 4 unit, tp bkn sekarang, ntar setelah pengganti F5EF kelar dan diumumkan. Sekarang ini lg dibahas alot utk pengganti F5EF. yg bertarung di level2 shuriken AU, kemenhan dan tim kajian strategis termasuk kkip lg merumuskan pespur apa kedepan yg di akuisisi, dan pespur yg bersaing ketat adlh F16 blok25 dan bisa jg yg blok60. sepertinya kongres US mengizinkan dan memberi lampu hijau. F16 menjadi kandidat besar krn lbh disebabkan faktor POLITIS. Sedang opsi yg menginginkan memilih ada pembelian pespur dilengkapi dgn skema ToT akan di isi oleh EF Typhoon. gripen kayaknya blm bisa bersaing krn produk Gripen NG blm diproduksi. dan kemungkinan di MEF3 thn 2019 Gripen EF baru bisa ikut jd kandidat pengganti BAe Hawk 100/200. Typhoon sangat berpeluang diakuisisi krn menawarkan kerjasama pemasaran dan perakitan serta pengembangan pespur yg kedepannya dpt dirakit dgn komponen2 dasarnya bisa dibuat di indonesia sdg yg komponen inti sprt mesin msh ttp didatangkan dari negara eropa. Kalau menurut saya tim kajian strategis lbh condong ke pilihan POLITIS yakni F16 meneruskan skema 24 hibah. dgn adanya sdkt peningkatan kualitas dan kuantitas dibanding 24 F16 hibah kemarin. Faktor politis ini lbh besar terpilih utk GRAND DESIGN yg lbh BESAR kedepannya.
    BTW, kenapa 24 F16 blok25 dilengkapi oleh pengait kabel sling yg notabene biasanya ada di pespur2 utk kapal induk? dan knp US memberikan hibah F16 sprt itu? apakah ada pertimbangan aspek kajian dikawasan kedepan dgn dihibahkannya F16 yg dilegkapi pengait pendarat kpd Indonesia? Dan apakah kita masih ingat beberapa waktu yg lalu, pilot F16 kita kini mulai belajardan berlatih mendarat dgn alat pengait yg biasanya ada di Mothership? kini beberapa lanud sdh dilengkapi dgn kabel sling pengait F16 mendarat yg dibuat di lanud2 aju yg strategis sprt di lanud suwondo medan dan lanud rusmin nuryadin pekan baru yg kini dilengkapi kabel sling pengait utk F16? dan lanud2 disekitaran kalimantan dan mgkn Natuna kedepan. Tp sebenarnya kita gak perlu heran, krn faktor LCS kedepan. maka di skenariokan F16 bisa take off dan landing disetiap pulau2 kecil yg menjadi pangkalan aju dan kedepannya jg bisa mendarat di kapal induk armada 7 pasifik US utk mengisi perbekalan senjata dan BBM yg kedepan US akan membentuk aliansi gugus tempur guna menghadapi armada barongsai. kembali ke awal, Jk nanti pilihan dimenangkan oleh pendukung percepatan dan kemandirian teknologi dan alutsista utk dalam negeri yg terpilih mk, EF Typhoon yg didukung PT,DI dan BUMN strategis lainnya sprt LEN yg bisa menyediakan sofware dan dari perusahaan dlm negeri. Jd berdoa saja kedepan Barongsai naga gak macem2 sengaja bikin rusuh di LCS yg mana sangat di tunggu2 US biar ada alasan dia menjadi koodinator yg srg diperankannya utk alasan melindungi negara2 yg berpotensi berkonflik dgn barongsai naga. dan mulai menakut-nakuti pemerintah dikawasan bakal bahaya kalau gak kerjasama dgn dia (US) sambil menyodorkan alutsista2 karatan utk dibeli menjadi anti dot barongsai naga.

    hehehe.. pilihan mana yg dipilih petinggi kita kedepan, maka saya berpatokan dgn rumus yg saya tulis diatas. bagaimana menurut warjager apakah kita nanti ikut aliansi US yg mmg sdh di skenariokan mrk utk membuat hotspot baru di LCS. krn hotspot di TimTeng sdh kurang mendapat sambutan penonton sehingga penjualanan karcis2 film hollywood agak berkurang dan skrg dan kedepan bibit proxy yg di semai sdh mulai bisa dipetik dan dipanen. Siapakah sebenarnya proxy US sebenarnya? anda2 pasti terkejut kalau saya menunjuk china? hah..! knp china? hehehe.. ada deh..? oh ya, knp ya? china dlm satu dekade ini sangat meningkat pesat teknologinya? dan oh hampir lupa, sas..sus santer china punya modal besar dlm bentuk obligasi serta mata uang dollar yg mana klw ditarik china maka US bangkrut dan kapal induk mrk gak bisa lg pesiar jauh2, maka tau sendirilah apa imbalan utk china di LCS. makin bingung kan? :mrgreen: apakah china dan US sdg memainkan sandiwara di lCS..? waktu yg membuktikan. let’s see..!

  8. Tergantung TNI AU sendiri sbg pemakai. Kalo mereka masih mau diintervensi kepentingan barat ya pastinya menurut doank. Tapi kalo sbg pengguna mau ngotot dan memperjuangkan SU-35 pemerintah tak akan berkutik juga terhadap keinginan TNI AU tersebut. Aplg kalo menilik sejarah alutsista barat rawan akan embargo dgn alasan yg dibuat2 demi mewujudkan kepentingan mereka di Indonesia. Jadi para perwira tinggi TNI AU harus berpikir kedepan dlm menentukan pilihan yg terbaik utknya. Produk Rusia adalah merupakan produk teraman dr segala kepentingan politik, HAM, sadap serta menjadikan simbol deteran tinggi terhadap sekitar Indonesia yg mengadakan F-35. Jadi jatuh pilihan pada SU-35 sangat-sangat mendesak terhadap negara ini. Apa masih mau Indonesia jadi bahan cibiran dan hinaan oleh negara tetangga krn lemah dlm hal pertahanan??? Krn negara tetangga memang tdk menginginkan kekuatan TNI terkhusus AU dan AL lemah. HARGA DIRI BANGSA LEBIH UTAMA DIATAS KEPENTINGAN YG LAIN…………………..

  9. klw jokowi pd akhirnya bertentangan dgn pr jendral di 3 matra au,al dan ad untuk beli pesawat su35 yg jls” rusia mau berbagi tot dngn indonesia dan lebih memilih f16 blok 60/61 itu slh besar dan mimpi jadi macan asia itu hanya untuk macan ompong indonesia kasihan sekali pr jendral itu.