Jun 302019
 

Jet tempur F-35. (pixabay.com)

Osaka, Jakartagreater.com  – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengharapkan Jet tempur Siluman F-35 AS akan dikirimkan ke Turki, karena Ankara telah membayarnya, dirilis Sputniknews.com pada Sabtu 29-6-2019.

“Kami mengharapkan pengiriman Jet untuk dilanjutkan. Kami telah mentransfer pembayaran,” kata Erdogan saat briefing di KTT G20 di Osaka, Jepang.

Erdogan pada hari Sabtu menolak  membatalkan perjanjian dengan Rusia untuk pembelian sistem Rudal S-400 karena Ankara mengharapkan pengiriman akan segera dimulai.

“Kesepakatan untuk membeli S-400 sepenuhnya ditutup. Itu bukan aturan Turki untuk meninggalkan perjanjian seperti ini,” katanya, dan menambahkan pengiriman Rudal segera dimulai.

Erdogan, yang berbicara saat briefing di G20 di Osaka Jepang, mengatakan bahwa Amerika Serikat “tampaknya” tidak mempertimbangkan sanksi terhadap Turki atas kesepakatan tersebut.

“Sanksi antara Amerika Serikat dan Turki, 2 sekutu strategis, tidak terpikirkan,” tambah presiden Turki itu. Washington memberi Ankara sebuah ultimatum untuk menghentikan pembelian atau menghadapi hukuman.

Dikatakan bahwa sistem Rudal Rusia tidak kompatibel dengan pertahanan NATO.

Presiden AS Donald Trump membela Erdogan karena pergi ke Rusia setelah pemerintah AS sebelumnya menolak upaya Turki untuk membeli Rudal Patriot AS.

“Dia ingin membeli Patriot. Tidak bisa membelinya. Dia kemudian pergi ke Rusia dan dia membeli S-400. Dia membuat kesepakatan, dia membayar, mereka Jujur. Saya (bertindak) semua untuk negara kita, tetapi dia diperlakukan sangat tidak adil, “kata Trump kepada wartawan.

Amerika Serikat telah mengancam akan mengeluarkan Turki dari program F-35 setelah negara itu menolak untuk membatalkan perjanjian dengan Rusia untuk membeli Sistem Misilnya, yang menurut Washington dapat membahayakan pesawatnya.

Video F-35