Jul 192018
 

Sistem Pertahanan Udara S-400 © Russian MoD

JakartaGreater.com – Turki mengharapkan untuk menerima batch pertama dari sistem rudal anti-pesawat S-400 sebelum akhir tahun depan, kata Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu pada forum NATO di Brussels pada hari Rabu, seperti dilansir dari laman Anadolu Agency.

“Pengiriman pertama sistem S-400 Rusia ke Turki akan berlangsung sebelum akhir 2019”, kata Menteri Luar Negeri Turki. Cavusoglu menekankan bahwa pembelian S-400 dari Rusia tidak berarti bahwa Ankara berencana untuk keluar dari NATO.

Menambahkan bahwa Turki dapat memahami secara teknis. Sebagai contoh, normal bagi mereka (NATO) untuk bertanya apakah S-400 mengenali NATO, sistem NATO atau juga sekutunya sebagai musuh. Turki juga sensitif terhadap masalah ini, katanya.

“Kami juga telah menetapkan kondisi tersebut, dalam hal ini saat melakukan pembelian itu”, tambahnya.

Pada pertengahan Juni, sumber militer-diplomatik mengatakan kepada bahwa pabrik pertahanan Rusia diperintahkan untuk menyelesaikan produksi dari sistem rudal anti-pesawat S-400 pada bulan Mei 2019 untuk dikirimkan ke Turki.

Turki menjadi pembeli kedua dari sistem S-400, didahului oleh China. Kontrak tersebut secara resmi dinyatakan telah ditandatangani pada bulan September 2017. Sistem S-400 ini awalnya akan dikirim ke Turki pada awal 2020. Kemudian muncul informasi bahwa Ankara meminta untuk mempercepat pengiriman tersebut.

Bagikan:

  4 Responses to “Turki Berharap Terima S-400 Pertama Akhir 2019”

  1.  

    Turki pantang mundur walau dlm tekanan sekutu terutama dedengkotnya AS.

  2.  

    Kejayaan dinasti Usmaniyah yang kokoh selama 5 abad dan hancur di tangan Artarturk hanya dalam waktu 5thn, sedang berusaha dikembalikan lagi oleh Erdogan ……

  3.  

    Jadi kapan kita punya sam long range?? kabarnya kemaren mo ngincer long range kok ga da kabarnya lagi yah…

 Leave a Reply