Turki Bisa Beralih Kepada Su-35 Jika AS Terus Blokir F-35

Jet tempur Su-35, Su-30 dan Su-24 Rusia. © Kemhan Rusia

JakartaGreater.com – AS bisa menghadapi risiko kehilangan pasar senjata ke Turki jika terus menunda pengiriman pesawat tempur F-35 yang disepakati dengan Ankara, karena Turki mungkin akan membeli pesawat tempur dari Rusia.

“Jika AS tidak mengirim jet tempur (F-35) ke Turki, Ankara tentu akan dapat membeli Su-35 dari Rusia,” kata Viktor Litovkin, seorang analis militer sebagaimana dikutip oleh media RT.

AS akan berakhir dengan kehilangan pasar senjata di Turki jika itu terjadi, Viktor menambahkan.

Kedua pesawat tempur memiliki karakteristik yang sebanding, kata Viktor, dan menambahkan bahwa Moskow tidak akan mengambil risiko membocorkan teknologi militer sensitif ke luar negeri, karena perangkat lunak jet tempur sulit untuk diuraikan. Juga Turki tidak akan kesulitan apabila ingin mengintegrasikan pesawat tempur Su-35 ke dalam militer Turki.

Politisi di Washington telah berusaha menekan Turki, sekutu penting NATO-nya, untuk menangguhkan kesepakatan besar pembelian sistem pertahanan rudal S-400 dari Moskow.

Minggu lalu, para senator AS telah memperkenalkan sebuah undang-undang, yang menyerukan larangan transfer 100 pesawat tempur F-35, yang sebelumnya disetujui dengan Turki, kecuali jika negara itu menjamin tidak akan membeli persenjataan dari Rusia.

Pengiriman pesawat tempur F-35 buatan AS diblokir secara efektif oleh Senat tahun lalu.

Sementara itu, kepemimpinan Turki sangat mempertahankan haknya untuk membeli senjata dari siapa pun yang diinginkan dan berulang kali menegaskan kembali akan mempertahankan kontrak dengan Rusia tentang S-400.

Upaya untuk menekan Ankara adalah “tanda persaingan tidak sehat” yang digunakan Amerika Serikat untuk mengangkat penjualan sistem rudal pertahanan anti-rudal Patriot Pac 3 buatan AS sendiri, Litovkin berkomentar.

Dia percaya Washington kemungkinan akan terus memeras sekutunya selama mungkin, tetapi pada suatu saat akan dipaksa untuk menyerah dan mengirimkan jet tempur yang dijanjikannya ke Turki.

Sputnik

Tinggalkan komentar