Oct 182018
 

Desain Turkish Aerospace Industries TFX – 5th Generation Fighter. (NeeXxXoR via commons.wikimedia.org)

Jakartagreater.com – Turkish Aerospace Industries (TAI) sedang mencari mitra strategis di Indonesia untuk pengembangan pesawat tempur, dirilis Anadolu Agency, 16/10/2018.

Vice Presiden Corporate Marketing and Communications TAI, Tamer Ozmen mengatakan hal ini kepada Anadolu Agency saat berkunjung ke fasilitas pengujian pesawat terbang di BPPT Serpong, Banten, akhir pekan lalu.

Tamer mengatakan pihaknya sedang berusaha memperkuat kerja sama dengan industri pertahanan yang ada di Indonesia. Upaya ini dimulai melalui proses tender pengembangan pesawat terbang tanpa awak (Unmanned Aircraft Vehicle) oleh Kementerian Pertahanan Indonesia yang diikuti TAI.

Turki memiliki program pengembangan pesawat tempur yang ditargetkan akan mulai mengudara pada 2023 mendatang dan memulai operasional penerbangan pada 2026.

“Pesawat tempur tersebut akan menggantikan seluruh pesawat tempur F16 yang dimiliki Turki pada 2040 mendatang,” ungkap Tamer.

Program tersebut menurut Tamer, membutuhkan dukungan banyak teknisi. Oleh karena itu, TAI ingin menggandeng kemitraan dengan industri dirgantara dan pertahanan di Indonesia seperti PT Dirgantara Indonesia serta universitas di Indonesia untuk penyediaan sumber daya manusianya.

Perusahaan tersebut lanjut Tamer, sedang mempertimbangkan untuk menggunakan teknisi asal Indonesia.

“Mungkin kita akan membuka kantor di Jakarta atau Bandung. Kita tahu universitas di Bandung (ITB) cukup kuat untuk pengembangan pesawat tempur,” imbuh dia.

Selain itu, TAI menurut Tamer, juga sedang mencari kesempatan untuk bekerja sama dalam pengembangan pesawat regional dengan menggandeng PT Regio Aviasi Industri (PT RAI) yang saat ini sedang menggarap pesawat R80.

“Turki memiliki kehebatan dalam pengembangan pesawat regional dan mungkin bisa menggandeng PT RAI untuk bekerja sama,” ujar Tamer Ozmen.

  11 Responses to “Turki Ingin Gandeng Indonesia Kembangkan Pesawat Tempur”

  1.  

    Ya…memang harus diakui turky sudah mampu memproduksi beberapa komponen kunci F-35.tpi kita jangan bercabang-cabang dulu.fokus dulu bwat KFX/IFX.

  2.  

    bagus dong..ada PT DI yg bekerjasama dg Korsel dan PT Rai dg turki. pasti sangat strategis buat bangsa indonesia kedepannya….

  3.  

    SDM aeronautika kita butuh proyek buat menyalurkan bakatnya juga butuh makan. Kalau ngga ada, mereka kabur ke luar.

  4.  

    Lanjutkan

  5.  

    Baguslah kalau kerjasama Riset dan pengembangan tapi harus fokus ke IFX dulu dengan korea selatan agar efektif, selanjutnya hasil riset dg turki bisa di masukkan ke riset IFX.

  6.  

    dlm hal sdm dan teknologi indonesia mampu membuat jet tempur yg jadi masalah dana dan suplay suku cadang seperti mesin jet,radar,missil yg belum mampu dibuat didalam negeri.

    •  

      Buat jet tempur??? Avioniknya sih mungkin, lah spareparts sama mesinnya gimana?? Senjatanya juga gimana??? Orang Indonesia aja kesulitan anggaran untuk IFX loh, padahal cuman diminta bayar 1/5nya. Lah gimana mau buat sendiri?? Ngelantur juga ada batasnya bos. Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh

  7.  

    membuat dalam artian kayak Swedia/SAAB merakit Gripen dengan lebih dari 50% komponen krusial impor dari luar negeri?

  8.  

    Mendingan krja sama sama turki dripd sama korsel. Korsel kn msh blok amerik

  9.  

    Klo saya setuju krja sama dgn turki karena belajar dari pengalaman yg lalu dengan pengembangan bersama tank medium fnss-pindad yg dari pihak turkinya tidak terlalu menggebu2/memaksa indonesia utk invest dana terlalu besar, selain itu mereka juga cukup fair dan murah dalam berbagi teknologi dgn indonesia. Terbukti tank kaplan/harimau hitam berjalan mulus.

    Selain itu TAI dan PTDI jga sedang kerja sama utk pengembangan drone
    https://ibb.co/bxAUwL
    TAI terkenal dgn produk UAV Anka nya, yg termasuk salah satu UAV paling canggih di dunia. Variant terbaru Anka, Anka-S yg memiliki jarak unlimited karena kontrolnya melalui satelit. Dengan kerja sama ini, saya yakin TAI dan PTDI dapat berkolaborasi untuk proyek yg lebih besar di masa depan.

 Leave a Reply