Sep 302019
 

Mock-up jet tempur siluman TF-X Turki

Turki sedang bersiap untuk membangun jet tempurnya sendiri karena Turki ingin mandiri dalam hal kebutuhan pertahanan pada tahun 2023, kata Presiden Recep Tayyip Erdogan pada hari Minggu, lansir Ahvalnews.

Pernyataan Erdogan tentang rencananya untuk membangun jet tempur di dalam negeri mengikuti langkah Washington pada Juli yang mengeluarkan Turki dari program jet tempur F-35 atas pembelian sistem rudal S-400 Rusia.

“Kami akan segera membangun pesawat tempur kami sendiri seperti kami telah membangun UAV kami sendiri, helikopter ATAK. Jika mereka membangunkan raksasa yang sedang tidur, mereka akan menanggung akibatnya,” tulis media pro-pemerintah A Haber mengutip perkataan Erdogan, merujuk pada sengketa jet tempur F-35 antara Ankara dan Washington.

Amerika Serikat mempertahankan jet tempur siluman F-35 tidak dapat hidup berdampingan dengan platform pengumpulan intelijen Rusia dan Washington telah mengancam Turki dengan sanksi atas pembelian S-400.

Turki mulai mengamati jet tempur Su-35 Rusia atau Su-57 menyusul penangguhannya dari program F-35, kata sumber-sumber diplomatik Rusia melaporkan bulan ini.

Presiden Turki juga mengatakan perkembangan terakhir di Mediterania telah menyebabkan Turki mendorong untuk meningkatkan kekuatan angkatan lautnya, selama upacara peresmian kapal perang TCG Kinaliada, korvet buatan dalam negeri Turki.

Ketegangan tentang hidrokarbon telah meningkat di wilayah tersebut setelah ditemukannya kemungkinan cadangan gas yang besar di pulau Siprus yang terbagi, di mana terdapat klaim yang saling bertentangan di perairan tersebut.

Turki telah menjadi salah satu dari 10 negara yang mampu membangun dan memelihara kapal perang didalam negeri sendiri secara eksklusif, kata Erdogan.

Bagikan:
 Posted by on September 30, 2019