JakartaGreater.com - Forum Militer
Jun 112018
 

Sistem rudal pertahanan udara jarak jauh S-500 Rusia © Russian MoD.

JakartaGreater.com – Presiden Recep Tayyip Erdogan telah menyatakan niatnya bahwa Turki berkeinginan untuk memproduksi sistem pertahanan udara jarak jauh tercanggih generasi berikutnya S-500 bersama Rusia, seperti dilansir dari laman Bao Dat Viet.

Pernyataan Presiden Erdogan tersebut dibuat dalam sebuah wawancara dengan saluran TV-24 Turki. Disebutkan bahwa sistem pertahanan rudal jarak jauh S-500 tersebut akan memperkuat kemampuan pertahanan Turki.

Sekarang ini, Ankara berharap untuk bersama-sama dengan Rusia memproduksi sistem rudal pertahanan udara jarak jauh generasi baru S-500.

“Saya menghubungi Presiden Putin dengan proposal untuk memproduksi bersama S-500”, kata Presiden Erdogan.

Namun, Presiden Recep Tayyip Erdogan tidak menyebutkan bagaimana reaksi rekannya dari Rusia, Presiden Putin mengenai gagasan Erdogan tersebut.

Seperti dilansir dari Anadolu yang mengutip pernyataan Erdogan bahwa pemerintah Rusia telah memberi pinjaman kepada Ankara untuk membeli sistem rudal S-400. “Pada tahap kedua dan ketiga, kami akan melakukan produksi bersama sistem S-500”, kata Erdogan.

Pengumuman Presiden Erdogan mengejutkan, tetapi menurut media Turki, kemungkinan ini dimungkinkan karena sebelum itu, Rusia tidak hanya setuju untuk menjual, tetapi juga mengalihkan teknologi produksi S-400. untuk negara ini.

Menurut Profesor Mesut Hakki Chashin, di Fakultas Hubungan Internasional di Akademi Angkatan Udara dan Universitas Ozyegin di Istanbul, Turki sedang membutuhkan sistem pertahanan rudal S-400 atau versi yang lebih canggih.

Dengan sistem ini, jaringan pertahanan rudal nasional akan lebih efektif dalam menjaga wilayah Turki, bahkan dalam kasus di mana musuh memiliki jet tempur generasi kelima.

Profesor tersebut mengatakan bahwa Moskow dan Ankara kemungkinan akan mencapai kesepakatan substantif pada pasokan sistem S-400 kepada Turki, serta kerjasama dalam memproduksi mereka di dalam negeri.

Jika pengadaan dan transfer teknologinya sukses, ini akan menjadi langkah baru menuju model kerjasama yang sangat baik antara Turki – anggota NATO – dan Rusia, membuka kemitraan yang nyata dalam hubungan antara kedua negara.

Sebagai reaksi terhadap informasi yang telah dirilis oleh Ankara, penasihat Presiden Putin untuk kerjasama teknis militer internasional, Vladimir Kozhin, mengatakan “Kesepakatan S-400 telah diberlakukan, setoran telah ditransfer ke Turki, namun tidak ada yang dapat dikatakan tentang jangka waktu penyelesaian kesepakatan”.

Namun Kozhin mengatakan bahwa untuk masalah transfer teknologi baik Rusia dan Turki masih belum dinegosiasikan secara rinci, tapi hanya menyetujui pengiriman rudal S-400 dari Rusia.

Bagikan :

  11 Responses to “Turki Ingin Produksi S-500 Bersama Rusia”

  1.  

    Klulah memang terjadi apa gak mangkin kebakaran rambut jagung tuh AS, atau ada penghianat membocorkan teknologi tsb kpd AS apa gak seperti kebagian durian runtuh tuh!he3

  2.  

    Jiahh… Diembat semua sama turki, lanjut ottoman

  3.  

    Kata Fanboy Rusiyah Indonesia Kerjasama S-500 dg Turki Sbg Imbal Balikx Rusia Akan Memasang Pipa Minyak & Gas Bawah Laut Ke Indonesia Utk distribusi Ke Kawasan Asean, Pasifik, China & Ausy, Kerjasama Ini Sama Dg Turki

  4.  

    posisi tawarnya lg bagus nih turki, bisa menang banyak doi..langsung pengen ke s-500

  5.  

    baiknya turky menyelesaikan terlebih dahulu janji yg sudah disepakati mengenai s400, klu utk s500 jika turky berminat? sangat bagus, tapi s500 blm bisa dibahas utk saat ini, karna s500 msh dalam proses utk dicetak masal, mungkin lain waktu akan dibahas utk mitra potensial

    hahhaahaaaa

  6.  

    1. Typical Turks, main gertak buat naikin bargain. Ini negara bingung, mau jadi Arab malu, mau ikutan keliatan bingung kayak Turks lainnya (Kazakh, Uzbek, dll) juga malu. Mau jadi Eropa gak ada yang mau nerima.
    2. Sampai kapanpun, kalau Russia kagak ada untung gede atau dibayar pakai duit gede, gak bakalan mau sharing.
    3. Minimal keduanya tergila2 sama EU — buat Russia & Turkey artinya status sosialnya naik. hahaha 😀

  7.  

    1. Typical Turks, sukanya teriak2 bikin sensasi. (kayak tetangga Utara, haha 🙂 )
    2. Turks adalah bangsa bingung, mau jadi Arab malu, mau jadi Turks juga terlalu rendah (Kazakh, Uzbek,dll). Mau jadi Eropa gak ada yg mau nerima, malah jadi bahan cemoohan.
    3. Minimal keduanya, Russia & Turkey punya kesamaan: pingin diterima di Eropa spy naik kelas sosialnya. hahaha 🙂
    4. Sampai kapanpun, kalau tdk ada profit / kepentingan gede, Russia gak bakalan mau bagi2.

  8.  

    S-500 Prometheus yg lebih sangar dari S-400 Triumf

    https://youtu.be/tLvXwOuhOvo

 Leave a Reply