Nov 232018
 

Sistem rudal permukaan-ke-udara Patriot buatan AS © Osman Orsal via Reuters

JakartaGreater.com – Sebelumnya, seorang pejabat tinggi AS mengatakan kepada media Turki bahwa Washington masih mempertimbangkan “menghajar” Ankara dengan sanksi atas pembelian sistem pertahanan udara S-400 Rusia di tengah kekhawatiran bahwa itu bisa menjadi ancaman bagi NATO dan juga F-35, seprti dilansir dari laman Sputnik.

Turki tetap siap untuk membeli sistem pertahanan udara Patriot AS jika mendapat harga yang bagus dari pihak AS, sebut juru bicara kepresidenan Turki Ibrahim Kalin.

“Batch pertama S-400 akan dikirim ke Turki pada akhir tahun depan, yang kemudian produksi bersama akan dimulai. Tetapi Turki tidak pernah puas pada satu proposal dan kita perlu melihat dari perspektif ini”, kata Kalin.

Menambahkan bahwa jika Turki mencapai kesepakatan dengan Amerika Serikat untuk sistem Patriotnya dan mendapatkan penawaran yang bagus serta mencapai kesepakatan tentang produksi bersama, maka Turki akan menerima tawaran tersebut.

Sistem rudal pertahanan udara jarak jauh S-400 Rusia. © Russian Federation MoD

Menurut Kalin bahwa pembelian sistem pertahanan udara Rusia oleh Ankara ditujukan untuk meningkatkan kemampuan pertahanan Turki. “Kami tidak akan menyerang siapa pun, kami hanya akan melindungi diri dari kemungkinan serangan”.

Pada hari Rabu, 21 Nopember 2018, Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu telah mengisyaratkan bahwa Turki mungkin akan membeli sistem pertahanan udara dari AS, mengatakan kepada wartawan bahwa meskipun kesepakatan S-400 adalah telah selesai, Ankara masih membutuhkan “pertahanan udara” dan “lebih suka untuk membeli dari sekutunya”.

Peluncur rudal permukaan-ke-udara Patriot di Fort Bliss, Jerman. © Mark Halloway via Wikimedia Commons

Awal pekan ini, juru bicara Pentagon mengatakan kepada Sputnik bahwa Departemen Pertahanan dan Kongres AS masih berharap menemukan “alternatif yang layak” untuk kesepakatan S-400 Turki.

“Kami telah melakukan diskusi diplomatik yang sedang berlangsung tentang alternatif tersebut”, kata juru bicara Pentagon, Eric Pahon.

Pekan lalu, sebuah sumber tinggi di Washington mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa AS mungkin akan memberikan sanksi kepada Turki atas keputusannya membeli S-400, mengatakan bahwa pemerintahan Trump “tidak optimis” tentang masalah ini.

Lusinan jet tempur generasi kelima, F-35 Lightning II © US Air Force

Sebelumnya, AS mengancam akan memblokir pengiriman pesawat generasi kelima F-35 ke Turki, terlepas dari masalah keuangan, litbang dan produksi yang besar dimana Turki terlibat dalam penciptaan jet tempur siluman generasi kelima tersebut.

Bagikan: